
"Maria nur'iani." Ucap maria songong. "Ayoklah kita muter muter dulu biar seru."
"Gas atuhh mar." Ucap posa sembari menatap spion yang tertuju kewajah maria.
Seperti biasa posa lebih sering menatap spion daripada jalan didepanya, "memang ini ciptaan tuhan yang paling sempurna." Ucap posa dalam hati.
"Kamu kangen makan gudeg ibu gak mar?"
"Boleh pos kangen sekali aku."
"Okkeh, kita mampir ya nanti."
"Shaap atuh pos."
Posa langsung menjalankan motor bututnya kearah malioboro tuk mampir ke gudeg jualan ibu.
Setelah sampai motor langsung ia parkir kan ditempat biasa.
"Poss, udah pulang?" Tanya pak jono.
"Sudah pak, ini tadi ada seleksi buat lomba antar sekolahan." Jawab posa.
"Oh itu siapa yang dibonceng?, pacar?"
"Bu..." belum selesai posa berargumen.
"Iya pak hehehe." Putus maria sembari tertawa renyah.
"Ah jangan gitu mar, gak enak gua." Tatap posa ke maria.
"Gak papa padunya seneng kan lu?" Ledek maria.
"Cantik cantik cewekmu pos, dijaga ya!" Singkat pak jono.
"Aman atuhh itumah pak." Jawab posa. "Yaudah pak ini maria pengen makan gudeg ibu."
"Oh siap siap, nanti markir gak?" Ganya pak jono sedikit teriak sebab posa sudah mulai menjauh.
"Iya pak." Jawab posa singkat.
"Bagus ya marioboro pos, dari awal kesini belum bosen aku mendatanginya."
"Hehe aku mah sudah waleh mar, sedari kecil sidah berkecimbung disini aku."
"Apa waleh?" Tanya maria bingung.
__ADS_1
"Waleh tu bahasa jawa artinya bosan."
"Oalah." Ucap maria sembari mengagukan kepalanya. "Yah wajarlah kalo kamu mah, orang sedari kecil sudah mempribumi ditanah yogya." Sambung maria.
Mereka berdua layaknya sepasang anak sekolah sma yang sedang bolos kelas demi bisa berduaan, orang orang melihatinya saat mereka lewat didepan daganganya ataupun tempat duduknya, tak sesekali ada yang menyapa posa sembari memuji kehebatan posa bisa mendapatkan wanita secantik ini.
"Poss." Ucap salah satu teman paguyuban ibu.
"Iya bu."
"Sopo kui?"
"Konco bu."
"Oalah tak kiro pacarmu."
"Duduk bu, teman sekelas namanya maria."
Teman ibu posa langsung bersenyum kepada maria yang sedari tadi memperhatikan mereka bicara.
"Tanya apa mereka pos, gak paham sama sekali aku."
"Ini lo mar, ibu itu tanya kamu siapa terus tak jawab kamu temenku."
"Aman itu mah mar." Ucap maria sembari mengkode dengan tangan.
Mereka sudah berjalan lumayan lama dengan langkah kaki yang lambat, akhirnya mereka sampai juga di warung ibu posa.
"Assalamualaikum bu." Ucap posa.
"Waalaikum salam nak, sudah pulang sekolah?" Jawab ibu posa sembari menyelesaikan pesanan.
"Sudah bu, tadi ada seleksi buat turnamen antar sekolah besok, yang gak ikut boleh pulang dulu."
"Lah gantengnya ibu kenapa gak iku?"
"Hihihi badanku masih sakit semua bu."
"Jangan ketawa ketawa kamu mar." Ucap lirih posa kemaria yang tersenyum mendengar betapa hangatnya keliarga mereka.
"Oh ada nam maria, sebentar ya nak ibu menyelesaikan pesanan dulu."
"Baik bu." Ucap maria malu malu.
"Erat sekali ya keluargamu pos!"
__ADS_1
"Kenapa bilang gitu mar?"
"Gak kek keluargaku yang sibuk cari uang semua." Ucap maria.
"Yahh semua ada kekurangan dan kelebihan mar dalam kehidupan, mungkin ekonomiku rendah tapi diberi keluarga indah, sedangkan kamu tercukupi namun keluarga sibuk mencari rezeki. Aku seperti ini karna aku gak mau ada orang yang menyakiti ibukku lagi mar."
"Paham aku apa yang kamj rasakan pos."
"Tapi mau gimana lagi semua sudah berjalan diorbitnya masing masing mar. Hehe." Ucap posa. "Yaudah lah jangan pikirin apa yang membuatmu bersedih mar." Lanjut posa.
"Bu..."
"Iya nak."
"Maria katanya kangen gudeg ibu."
"Boleh nanti ibu buatkan, sana pesen minum dulu."
"Baik bu." "Kamu tunggu sini."
Posa langsung menuju angkringan tuk membeli minum.
"Bu es teh sama es susu satu ya."
"Siap posa."
"Nanti minta tolong dianter diwarung ibuk ya."
"Okke pos."
Posa pun langsung kembali menemani maria yang sedang melihati ibu posa berjualan.
"Eh kamu tadi minum pesen apa poss?"
"Es susu putih!"
"Wahhh baguslah padahal belum kuberi tahu."
"Apa sih yang enggak aku pahammi dari maria ni. Huuuk."
"Kenapa harus batuk?"
"Gak papa mar, hahahah." Posa lalu ketawa dan diciwit maria.
"Auuu. Bu maria nakal."
__ADS_1