
Kutaroh hp ku mulai ku menimbrung dengan apa yang orang orang mabok ini bicarakan, ngarol ngidul tak karuan, ada yang sok sok kuat ada yang bercerita saat kita sedang tawuran, aku ketawa, asiknya dunia dewasa tanpa politik ini.
Perlahah lahan kita minum teman teman ku satu persatupun tumbang, sedangkan minuman masih botol utuh.
'Poss' iyok memanggilku dengan nada serak sebab alkohol.
'Iya yok, gimana' badanku ingin tumbang rasanya perut mulai terasa mual kutahan dengan rokok terus menerus.
'Cewek gua kemaren maen sama cowok laen pos, gua kata teman sekelasnya'
'Cewek lu sekolah dimana yok?'
'Di basis primbon pos'.
'Jangan percaya dulu yok kalau kau belum mengetahuinya sendiri, ayoklah kita berpositif thinking dahulu'
'Tidak pos aku ada fotonya'
Dudukku mulai kudekatkan dengan iyok, kurangkul badanya kubisikan ditelinganya, 'itu resiko pacaran yok, yang ganteng bakal kalah sama yang selalu ada'
'Iya pos itu yang gua alami, lu tau kan gua sama lu sama sama dari ekonomi yang susah yang mengharuskan kita mengayuh uang dibawah terik matahari'
__ADS_1
'Iya yok gua tau, ceritalah katakanlah apa yang ingin kau katakan yok, kudengar!'
'Kau memang jagoan itulah sebabnya yang laen memilih kau poss'
'Huss ceritalah yok jangan kau pendam sendiri'
'Pos, keluargaku sudah hancur, percintaan pun sekaligus, aku stres pos aku bingung pos, dimanakah tuhan, apakah ia melihatku pos?'
'Yok tak boleh berkata seperti itu, tuhan maha adil bagi hambanya yok, ingat satu kata yok, yang hilang bakal tuhan ganti dengan yang lebih baik yok'
Aku sadar walaupun esok hari kata kata ku bakal lupa ketika sadar tapi semua ini kukatakan dengan hati yang ikhlas, aku percaya semabok mabok orang meminum alkohol pasti ada titik sadarnya yang mencoba untuk sadar terus dibawah tekanan alkohol yang memaksa diri peminumnya untuk tidak menyadarkan diri sehingga bisa berbuat apapun tanpa si peminum mengingatnya.
'Tapi kenapa jalanku begitu sulit pos'
'Jalan kau jalanku walaupun kita sama sama broken tetap beda yok'
'Inginmu kuapakan si cowok yang jalan dengan cewekmu ini yok, agar kau tenang'
'Tidak poss, biarkan saja ia dengan pilihanya, aku tak akan mengejarkan lagi, aku tahu walaupun itu sakit tapi tak apa poss'
'Lu memang sebener benernya jagoan yok, gak pantas kita mengeluarkan darah hanya demi wanita yang tak pantas kita pertahankan yok'
__ADS_1
'Hahahah'
'Kenapa kau ketawa yok'
'Aku sudah lega pos, tadinya aku ingin bercerita saat yang lainya masih pada sadar, tapi tak kuasa mulutku untuk memulainya' sambungnya.
'Yok jika kau ingin bercerita kabarilah aku datangalh keparkiranku, kudengar semua apa yang kau ceritakan yok, gua tau perasaan lu'
Ilmu ini kudapat dari kehidupan yang sudah melalu lalang dan tak kudapat di bangku sekolah, seorang ilmuwan pernah berkata ilmu teori bakal kau temui di sekolahan tapi tidak dengan kehidupan, ilmu yang didapat saat kita menghadapinya dan mengambil segala baiknya saja.
Maka lakukanlah apa yang ingin kalian lakukan jika kalian tidak berhasil sampai dititik yang kau impikan pasti kau bakal dapat pengalaman yang tak kau dapat di sekolahan maupun perkuliahan.
'Sini gua aja yang bandarin yok'
Iyok menyerahkan botol minumnya kepadaku dengan sloki kosong kubandari iyok sendiri yang masih kuat duduk walaupun pikirannya entah kemana, dan iyok typical orang mabok yang ketika sudah tinggi ia akan bercerita apa apa yang ia sembunyikan.
'Kita tenggak saja ya yok, tinggal kita berdua ni masih ada stu botol lagi utuh'
'Boleh possaku' sembari ketawa tipis.
Kubuka botol yang terakhir sembari sempoyongan.
__ADS_1