Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 101: T-tidak...


__ADS_3

Chapter 101


Di tengah malam, di rumah Yuto--lebih tepatnya di dalam kamar. Terlihat Yuto nampak sedang bersiap - siap untuk pergi, itu sudah terlihat jelas karena dia mengganti pakaiannya menjadi serba hitam.


'Oh ya,apakah dia sudah datang Nao?'


[Sebentar lagi dia akan sampai Tuan dan tidak ku sangka anda menghubunginya dengan A.I yang terpasang di Ponsel Tuan.]


[Lalu memprogram A.I itu untuk bisa berinteraksi kepada pelaku tanpa ada kesalahan sedikitpun. Dan anda memprogramnya kurang dari 5 menit.]


'Ya begitulah, dan sudah saatnya aku pergi kesana.'


Lalu terlihat Yui sedang tertidur pulas di ranjang, Yuto melihatnya sesaat dan segera pergi lewat jendela kamarnya dengan memakai pakaian serba hitam


Pakaian itu sebenarjya adalah Jubah yang biasa di gunakan untuk melakukan aksinya di Pasar gelap atau di Dunia bawah.


*Swooossh!*


Yuto melesat dengan kecepatan 1km/detik, namun tanpa di sadari Yuto, ternta Yui dari tadi berpura - pura tidur dan melihat Yuto pergi dari rumahnya dengan sangat cepat.


"Yuto, apa yang akan kau lakukan kali ini? Dan siapa kau sebenarnya?" Ucap Yui yang bingung dan terus menatap jendela yang terbuka itu.


Pada awalnya Yui ingin mengikuti Yuto, namun karena menyaksikan seberapa cepatnya dia pergi, Yui memutuskan untuk diam di rumah dan menunggu kepulangannya.


"Aku tahu kau memiliki banyak sekali rahasia kau sembunyikan dariku, tapi suatu saat nanti... Aku akan mengetahui semuanya tanpa kau sadari."


.....


.....


Di sebuah Gudang yang berlokasi di dalam hutan, terlihat seorang Gadis sma berambut pirang sedang berada di depan pintu masuk gudang itu.


Dan terlihat dari raut wajahnya, dia sangat ketakutan sampai - sampai tubuhnya bergetar hebat tidak ada hentinya.


Glek...!


Dia menelan ludahnya dan mulai bersiap dengan siapa yang akan menunggunya di dalam gudang tua itu.

__ADS_1


Lalu Ia mulai pintu gudang itu dan dia sangat kesusahan membukanya karena pintu itu sudah sangat rusak. Dan itu sudah jelas gudang ini sudah sangat lama telah di tinggalkan.


Saat itu ia mulai masuk lalu melihat isi gudang yant sangat gelap juga kotor di sana. Banyak sekali serangga seperti laba - laba,kecoa yang terus beraktivitas.


"Yo, akhirnya kau datang juga."


Lalu ia mendengar suara laki - laki di dalam gudang itu. Dan saat mendengarnya Nagisa cukup terkejut lalu kemudian ia mulai mendekat ke arah suara itu.


"A-aku sudah datang, j-jadi apa yang akan kau lakukan padaku?" Tanya Nagisa dengan gemetaran.


Lalu Nagisa melihat seorang laki - laki berjubah hitam dan memakai topeng yang begitu mengerikan sehingga itu membuatnya semakin takut.


Ia bahkan tidak berani menatap matanya dan terus melihat ke bawah. "Kenapa kau menatap ke bawah? Apakah kau merendahkan aku?" Tanya laki - laki bertopeng itu dengan dingin.


Semakin Nagisa mendengar suaranya, ketakutannya terus bertambah. Namun karena tidak ingin membuat orang itu marah... Ia memaksakan untuk melihat wajah orang itu sekali lagi.


Dan saat melihat Nagisa menatapnya, dia tersenyum di balik topengnya itu. "Bagus, jadi kau sudah tahu apa yang akan kau lakukan seterusnya?"


Nagisa mengangguk pelan dan perlahan ia mulai membuka pakaiannya satu persatu. Dan saat itu pria bertopeng itu sangat terkejut "E-eh? Tunggu apa yang kau lakukan!?"


Nagisa terkejut. "Huh? B-bukannya kau ingin memperkosaku dan mengambil kesucianku?"


"A-aku tidak bohong! Katanya kau tidak akan menyebarkan bukti kejahatanku jika aku melakukan ini! Jadi silahkan! Nikmati tubuhku sepuasnya!" Balas Nagisa yang menjelaskan sembari menunjukan seluruh tubuh telanjangnya ke Pria Bertopeng iti.


"Huh? Tunggu dulu, aku akan mengeceknya jadi kau diam dulu di situ."


Kemudian Pria bertopeng itu mulai melihat program A.I yang telah dia program sebelumnya untuk membuat Nagisa jera akan perbuatannya. Dan pasti kalian tahu siapa Pria bertopeng itu kan? Tentu saja dia adalah Yuto Tanaka.


Kali ini dia mulai mengecek Ratusan Ribu kode program yang telah dia buat dan mulai mencari kesalahan dalam program yang telah dia buat


Lalu saat dia mengeceknya, ternyata ada beberapa typo dalam program perintah suaranya.


'Hahahahaha... Aku jadi paham, seharusnya saat di akhir aku memprogram suara memaafkan tapi malah semakin mengancam.'


Dia tertawa lemas saat mengetahuinya, dia sama sekali tidak menyangka program A.I nya akan membuat masalah seperti ini.


"Sepertinya aku telah membuat kesalahan, tapi baiklah karena kau sudah terlanjur datang ke sini aku akan menyuruhmu satu hal." Ucap Yuto yang nampak lemas

__ADS_1


"Huh? Jadi kau tidak menginginkan tubuhku? Jadi kau tidak jadi memperkosaku? Nanti kau rugi loh, dan aku masih perawan juga." Jelas Nagisa dengan muka polosnya


Mendengarnya, Pria bertopeng itu hanya menghela nafasnya. " Haaaah.... Aku jadi kepikiran, kau datang kesini karena ancaman atau datang karena keinginan konyol mu itu."


"Mungkin setengahnya, dan kau pasti tahu kan jika semua orang mengetahui Gadis sma sepertiku masih perawan, aku takut kena Buly dan aku juga takut kau menyebarkan seluruh bukti kejahatanku."


"Ya jadi... Ini sama - sama untung kan?"


"Itu memang ada untungnya, tapi itu agak konyol juga." Ucap Pria bertopeng itu


"Jadi apa yang harus ku lakukan untuk membuatmu tidak menyebarkan bukti kejahatanku?" Tanya Nagisa


" Kau hanya perlu meminta maaf kepada gadis yang bernama Yui Nanaka. Dan jika kau tidak mau meminta maaf atau kau mengulangi perbuatan kurang ajarmu..."


"Aku akan melemparmu ke para kawanan Ugly bartard dan menyebarkan semua bukti kejahatanmu. Apakah kau paham"


Seketika suasana menjadi sangat mencekam, pria bertopeng itu mengeluarkan Intimidasi yang sangat kuat kepada Nagisa dan membuatnya terjatuh karena tidak kuat menerimanya.


"B-baik, akan segera ku lakukan...! Ta-tapi bagaimana orang - orang yang telah membeli kontak Line Yui Nanaka? Mereka bisa saja menyebarkannya atau justru menjual ulang itu..!" Ucap Nagisa


"Oh... Kalau itu aku sudah membereskannya, mereka tidak akan bisa melakukannya karena aku telah membuat mereka bertemu dengan kematian mereka sendiri." Ucap Pria bertopeng itu dengan dingin.


"Seterusnya... Tinggal kau saja yang belum ku bereskan, Nagisa." lajutnya dengan nada yang sama.


"A-apakah kau jangan - jangan akan membunuhku juga?" Tanya Nagisa yang ketakutan.


"Hahaha... Tidak, aku merasa kematian itu terlalu mudah untukmu. Jadi untuk kali ini aku akan membiarkanmu hidup..."


"Ya walaupun kau sudah meminta maaf kepada Yui dengan penuh sungguh - sungguh, tapi sayang sekali semua buktimu tidak akan ku hapus."


Mendengar hal itu Nagisa menjadi sangat terkejut.


"T-tidak..."


"Ini adalah hasil dari ulahmu dan ingat satu hal lagi..."


"....?"

__ADS_1


"Aku akan selalu mengawasimu dari kejauhan. Jadi jangan berani kau melakukan kejahatan dunia maya seperti sebelumnya."


__ADS_2