
Chapter 96
"Yuto,tolong ajari aku belajar!" Sehabis pulang sekolah, Yui meminta satu hal kepada Yuto dengan penuh semangat.
Dan sekarang mereka sudah berada dekat di rumah mereka.
"Belajar? Tumben sekali."Ucap Yuto yang tersenyum heran
"ku serius Yuto! Tolong ajari aku belajar karena ada Ujian sebentar lagi ada ujian kenaikan kelas! Aku ingin masuk ke kelas A!"Yui meminta Yuto dengan wajah kesal.
"Ahahaha, aku cuma bercanda Yui! Dan tenang saja aku akan membantumu belajar sampai kau menjadi lebih pintar dariku!"Yuto tertawa dan menyetujuinya dengan keras.
Mendengar jawaban yang di berikan Yuto, Yui menjadi sangat senang. Tapi ada satu hal yang membuatnya sedikit bingung. "Lebih pintar darimu?aku?serius?"
"Tentu saja, tapi jika kau bersungguh - sungguh belajarnya."Jelas Yuto yang tersenyum
"Aku akan belajar dengan serius!"
Setelah itu Yuto mulai membantu Yui untuk belajar saat mereka sampai kerumah mereka. Dan Yuto mulai mengajari berbagai materi pelajaran yang akan keluar di ujian akhir semester beberapa hari lagi.
"Aku akan memberimu 100 Soal iseei dan di dalamnya ada 4 Mata Pelajaran yang tadi kau sudah pelajari barusan."Jelas Yuto
"Jadi kau selesaikan 100 soal ini hari ini. Dan setelah itu aku akan mengoreksinya"Lanjutnya.
Yuto sekarang berpenampilan seperti guru, karena sekarang ia menggunakan kaca mata yang sangat memancarkan aura keguruan.
Dan pada saat itu, Yui lumayan terpukau dan terus menatap Yuto yang mirip sekali seorang guru. Yuto yang menyadarinya langsung menegur Yui. "Yui, jangan bengong saja. Cepat kerjakan soal ini!"
Saat itu Yui tersadar dan segera mengerjakan semua soal itu. "B-baik!"
"Kerjakan dengan benar, jika kau salah lebih dari 2 maka kau harus ulangi lagi dari awal. Mengerti?"
"S-saya mengerti guru!"
Saat itu Yui mengerjakan dengan serius, dan dia mulai berfikir keras tentang jawaban yang benar pada setiap soal yang ada.
'Rumus percepatan gravitasi apa ya...? Hm... Oh aku ingat!' Pada awalnya Yui bingung dengan rumus percepatan gravitasi. Namun setelah Yui mengingat - ingat apa yang di ajarkan Yuto beberapa menit yang lalu.
Yui akhirnya paham. Lalu apa itu percepatan Gravitasi?
Percepatan Gravitasi adalan suatu objek yang berada pada permukaan laur dikatakan ekuivalen dengan 1 g, yang didefinisikan memilikinilai 9,80665 m/s²
Percepatan di tempat lain seharusnya dikoreksi dari nilai ini sesuai dengan ketinggian dan juga pengaruh benda-benda bermassa besar di sekitarnya. Umumnya digunakan nilai 9,81 m/s² untuk mudahnya.
__ADS_1
Dan Nilai percepatan gravitasi diperoleh dari perumusan umum gaya gravitasi antara dua benda (objek dan bumi), yaitu:
g \= (G.M)/R2
Keterangan:
g \= Percepatan gravitasi di suatu titik
M \= Massa bumi
G \= Konstanta gravitasi
R \= Jarak titik terhadap pusat bumi.
Lalu Nilai g dapat diukur dengan berbagai metode. Bentuk-bentuk paling sederhana misalnya dengan menggunakan pegas atau bandul yang diketahui konstanta-konstantanya. Dengan melakukan pengukuran dapat ditentukan nilai percepatan gravitasi di suatu tempat, yang umumnya berbeda dengan tempat lain.
Dalam bidang fisika bumi dikenal pula metode gravitasi yaitu suatu metode pengukuran perbedaan percepatan gravitasi suatu tempat untuk memperkirakan kandungan tanah yang berada di bawah titik pengukuran. Dengan cara ini dapat diduga (bersama-sama dengan pemanfaatan metode fisika bumi lainnya) struktur dan juga unsur-unsur pembentuk lapisan tanah yang tersusun atas elemen yang memiliki rapat massa yang berbeda-beda.
Kembali ke cerita.
Sekarang Yui satu persatu mulai mengerjakan soal - soal yang ia pahami dengan cukup cepat. Saat melihatnya, Yuto hanya tersenyum memperhatikan Yui bisa mengerjakan semua soal - soal itu.
'Istriku memang jenius.'Dan karena Yuto cukup bosan karena memperhatikan Yui saja.
Pada akhirnya Yuto mencoba ngobrol dengan Yui yang sedang fokus pada lembar soal yang di berikan oleh Yuto. "Oh ya Yui, ada satu hal yang ingin kutanyakan kepadamu."
"Kenapa kau begitu inginnya masuk ke kelas A? Belum lagi karena kau sudah hamil 1 bulan. Sudah pasti kau tidak akan bisa menyelesaikan 1 semester Kelas 3. "Ucap Yuto
"Jadi, kau tidak perlu memaksakan diri. Lebih baik kau berusaha sesuai dengan kemampuanmu saja."Lanjutnya.
Mendengar penjelasan dan pertanyaan yang di berikan oleh Yuto. Ia mulai meletakan alat tulisnya di atas kertas. "Ya memang benar, aku memang tidak akan bisa menyelesaikan masa Sma ku. Tapi setidaknya aku ingin merasakan sesuatu yang sangat spesial sebelum itu terjadi."
"Aku ingin merasakan bagaimana satu kelas denganmu Yuto, dimana kita bisa belajar bersama dalam satu kelas. Ya walaupun kau pasti tidak menganggap hal ini suatu yang spesial... Tapi.."
"Bagiku, semua waktu yang aku habiskan denganmu adalah suatu yang sangat spesial. Jadi... setidaknya aku ingin satu kelas sebelum aku berhenti sekolah."
Mendengar penjelasan dari Yui, ia merasa begitu senang. Ya bagaimana bilangnya... Setiap kata - kata yang di berikan kepadanya selalu masuk ke dalam hatinya.
Dan mengenai apa yang di katakan Yui tadi, Yuto juga merasa seperti itu. Dimana setiap waktu dirinya bersama Yui, ia akan menganggap hal itu sangat spesial.
Dan saat itu, Yuto segera mengelus kepala Yui dengan sangat lembut sembari tersenyum hangat kepadanya. "Kau itu selalu saja membuaktu semakin jatuh cinta kepadamu,Yui."
Mendengar hal itu, Yui tersenyum malu. "Y-ya.."
__ADS_1
"Baiklah, ayo cepat selesaikan semua soal itu. Nanti aku akan mengoreksinya."
Saat itu Juga Yuto menyuruh Yui untuk kembali mengerjakan nya lagi.
"Baik..."
Setelah itu Yui mulai mengerjakan soal yang tersisa, dan 1 Jam telah berlalu, Yui telah menyelesaikan semua soalnya itu dengan penuh ketelitian.
Berbeda sekali dengan Author, jika author tidak bisa menjawab soal itu maka author akan menulis ulang soalnya. Tapi jika itu soal Iseei.
Sedangkan pilihan ganda, maka dengan kehokian author yang cukup rendah. Author akan melemparkan pensil yang berisi tulisan A B C D E di setiap sisinya.
"Akhirnya selesai juga! Aaah... Lelahnya!"Keluh Yui sembari meregangkan tubuhnya.
"Kau sudah selesai Yui? Bagus, aku akan mengoreksinya sekarang."
Kemudian Yuto mulai mengambil lembar jawab dan soal milik Yui. Dan tidak sampai 10 menit mengoreksi, Yuto telah tahu hasil dari Yui.
"Hm...."
Saat itu, Yui menelan ludahnya sendiri dan begitu tegang setelah melihat raut wajah dari Yuto yang setiap detiknya berubah - ubah.
"Jadi bagaimana?"
"Hm... Ini gawat, semua jawaban yang kau berikan itu..."
Jantung Yui semakin berdetak cepat.
"Betul semua."
"Eh? Serius?"
"Iya, walaupun ada jawaban yang menggunakan kata - kata yang membingungkan. Tapi setelah beberapa detik memahaminya aku langsung paham" Jelas Yuto
"Jadi alasan kenapa raut wajahku terus berubah karena jawabanmu yang sulit untuk di mengerti."Lanjutnya
"Begitu? Jadi?"
"Jadi, saat kau menjawab soalnya. Usahakan pakai kosa kata yang mudah di mengerti."
"Baik, akan aku usahakan."
Setelah beberapa menit menjelaskan, Jam menunjukan pukul 23.45. "Ayo kita tidur Yui, ini sudah larut malam."
__ADS_1
"Ya,ayo kita tidur Yuto."
Author: Bingung mau ngomong apaan gw,yang penting lanjut!!