
...~Sebelum Baca mohon berikan Like terlebih dahulu, jadi selamat membaca~...
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Chapter 41
Setelah Yuto dan Yui meminum pesanannya di Kafe Ayase. Mereka berdua lekas akan segera pergi ke tempat selanjutnya, terlihat di sore harinya mereka berdua sedang berada di Depan kafe bersama dengan Ayase.
"Kak Ayase, kami pergi dulu."Ucap Yui yang pamit
"Baiklah, hati - hatilah Yui..."Ucap Ayase sambil tersenyum.
"Dan Yuto... Kemarilah,aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu..."Lanjutnya
"Hm... Ada apa Kak Ayase...?"Yuto mendekat ke arah Ayase...
Namun tiba - tiba dia menarik kerah Yuto setelah itu dia mencium Yuto secara tiba - tiba.
*Cump!*
Melihat itu Yuto sangat terkejut, lalu setelah beberapa saat kemudian Ayase melepaskan ciumannya itu dan mendorong Yuto.
Sedangkan Yui melihat itu sangat sangat sangat terkejut dan tidak mempercayai dengan apa yang di lihatnya. "A-apa - apa yang kau tadi Kak Ayase!? K-kau tadi mencium Yuto!"
"Hehehe... Yui, aku melakukannya sebagai rasa cintaku sebagai Kakaknya Yuto... Jadi jangan salah paham ya..."Jelas Yuto dengan tenang.
"Ma-mana ada kakak yang mencium Adik nya Kak Ayase! Lalu Yuto... Sampai kapan kau melamun seperti itu!? Yuto ayo pergi ke tempat selanjutnya...!"
Setelah itu Yui menarik tangan Yuto meninggalkan kafe tersebut. Melihat itu Ayase langsung masuk ke dalam kafenya tersebut.
Lalu dia langsung menutup pintunya dan memasang label tutup. Dan juga terlihat mukanya seketika memerah karena Sangking malunya dia sampai menutup mukanya dengan tangannya.
'Apa yang ku lakukan tadi...? Aku malah mencium Yuto di depan pacarnya... Bodohnya aku...'
'Sekarang... Aku sudah menjadi musuh bagi Yui... Dan juga, yang tadi itu ciuman kedua 'ku, Aaaaaaaaaah... Malunya!'
Kemudian dia melihat pegawainya memandangnya dengan muka yang tidak biasa, dan seperti mereka sedang menggodanya. "Jangan lihat - lihat aku! Kalian cepat pulang sana!"
*********
Sementara itu di Hutan belakang rumah Yuto, Terlihat Yami masih belum selesai memindahkan Sepuluh Batu yang sangat besar dari atas pintu rahasia tersebut.
"Ternyata ini lebih lama dari yang aku kira." Dan Terlihat Yami memegang sebilah katana yang sangat tajam.
Dan Katana itu adalah Katana yang memiliki Teknologi memanjang ataupun memendek. Dan terbuat dari campuran Titanium dan Besi.
*Sring!*
Dan Terlihat Yami menebas Batu tersebut menggunakan Katana tersebut. Namun sayangnya masih belum bisa memotong batu tersebut hanya dalam sekali.
"Hm... Keras juga, Tapi jika dengan Katana Versi 1.2 mungkin akan menjadi seperti Kertas."
*Sring!*
Yami terus menerus memotong batu itu satu persatu dengan potongan yang cukup kecil. Dan setelah itu dia mengangkatnya satu persatu... Ya karena itu sangat mustahil baginya untuk mengangkat Batu sebesar Mobil.
"Tapi bagaimanapun juga... Ini adalah pekerjaanku. Apa yang di katakan olehnya akan kulakukan jika ada uangnya hehe~"
"Walaupun membunuh sekalipun akan ku lakukan jika itu ada uangnya!"
*Sring!*
Perlahan raut wajahnya berubah menjadi penuh dengan keserakaran dan ketamakan yang sangat banyak.
__ADS_1
"Hahahahaha! Benar Uang adalah segalanya! Dunia ini... Hanya mementingka uang saja! Tidak ada cinta yang setia... Semuanya akan memudar dengan uang!"
Money is everything, ya itulah kondisi dunia saat ini... Itu ada benarnya dan ada salahnya, ya kalian mungkin bisa menebaknya kan.
Uang tidak bisa membayar nyawa seseorang,Uang tidak bisa membayar cinta seseorang. Dan Uang hanya bisa membeli nafsu manusia. Itu saja.
**********
....
....
....
Sementara itu di sisi Yui dan Yuto... Terlihat mereka sedang berjalan saling bergandengan tangan. Dan nampak Yui memasang raut wajah masam karena dia kesal Ayase mencium Yuto.
'Aku tidak menyangka Kak Ayase mencium Yuto. Walaupun muka Yuto yang sekarang Ini... dia sudah sepopuler ini, Bisa - bisa jika ia menata rambutnya dan menjadi lebih tampan...!'
'M-mungkin dia akan membentuk Harem.... Tidak! Pokoknya tidak! Jika itu terjadi maka cinta Yuto kepadaku akan berkurang! Pokoknya aku tidak mau!'
"Oh ya Yui, aku mau ke salon untuk mencukur rambutku... Menurutmu bagaimana?"Tanya Yuto
'Aaaaaa! Ternyata benar...!!!!'
"Hmm... Boleh tau alasannya Yuto?"Tanya Yui dengan muka polos. Ya walaupun itu hanya pura - pura.
"Ya apa kau lihat? Rambutku sudah lumayan panjang. Dan jadi aku ingin mencukur dan menata rambutku sedikit,apa kau tidak keberatan?"Jelas Yuto kepada Yui.
"Menurutku kau sudah tampan loh Yuto, kau tidak perlu lagi menata Rambutmu."Jawab Yui yang tersenyum.
"Ah... Tidak - tidak, aku tidak tampan loh Yu..."
"Kau sudah tampan loh Yuto."Sela Yui yang terus tersenyum.
"Tapi Yui...."
"Hah...Aku sama sekali tidak mengerti maksudmu Yui..."
"Baiklah akan ku jelaskan... Jika kau menata rambutmu kau akan menjadi sangat tampan dan menjadi sangat populer di kalangan para gadis. Belum lagi dengan kepintaranmu yang sangat tinggi itu, itu akan membuatmu lebih lebih populer lagi..."
Yui menjelaskan sembari menatap tatapan Kosong kepada Yuto.
"T-tu..."
"Dan jika kau sudah populer kau pasti akan menjadi sangat senang dan menjadi F*ck boys dan menerima semua gadis yang suka padamu... Setelah itu kau akan membentuk harem seperti cerita novel romcom...."
"Y-Yui... "
"Kemudian rasa cintamu kepadaku akan memudar dan malah kau akan mencampakanku karena kau sudah memiliki banyak gadis yang lebih cantik dariku."
" Setelah itu kau memiliki banyak anak dari banyak wanita dan lalu kau pasti akan tambah - tambah lagi...."
Setelah itu ucapan Yui berhenti dan tatapan kosongnya mulai berubah menjadi senyuman manis.
"Jadi apa kau sudah mengerti Yuto hehe?"
Mendengar itu Yuto hanya tersenyum kecut, ya bagaimanapun juga dia sudah bisa di bilang selingkuh dari Yui... Ya walaupun dirinya tidak sengaja. Tapi itu tepat di anggap selingkuh...
"Hahaha... Begitu, aku paham... Aku tidak akan melakukannya."Ucap Yuto yang setuju tidak mencukur rambutnya.
"Begitu ya... Syukurlah hehe~"Ucap Yui yang tersenyum.
Ya Yuto juga bingung bagaimana menjelaskannya, dan apa yang akan terjadi jika dia tahu dirinya telah melakukan hubungan badan dengan gadis lain.
__ADS_1
Dan Yuto memprediksikan beberapa hal yang akan terjadi pada Yui, jadi dia memutuskan tidak akan mengatakannya sekarang.
karena Yuto tidak jadi untuk menata dan mencukur rambutnya, jadi dia langsung memesan sebuah hotel yang di khususkan untuk Remaja Sma.
"Aku pesan satu kamar."Pesan Yuto kepada Resepsionis Hotel.
"Kalian sepasang kekasih ya?"
"Ya, kami sepasang kekasih."Jawab Yuto.
"Baiklah. Akan segera kami proses."
Setelah itu Resepsionis mulai memproses pesanan Yuto. Selang beberapa menit akhirnya resepsionis itu selesai dan memberikan kunci kamar nomer 14.
Kemudian mereka langsung pergi ke kamar 14. Dan setelah itu mereka masuk ke dalamnya.
"Ayo masuk Yui."
"Ya."
Setelah berada di dalam mereka langsung duduk di samping kasur.
"Oh ya Yuto... Aku ingin menunjukan sesuatu padamu. Jadi bisakah kau berbalik?"
"Hm... Kenapa?"Tanya Yuto
"Ya... Aku malu, habisnya aku mau menunjukan gaun yang baru kupilih padamu..."Jelas Yui yang malu - malu.
Mendengar itu Yuto langsung berbalik dengan sangat cepat. "Silahkan!"Ucap Yuto dengan bersemangat.
"Y-ya..."
Kemudian Yui mulai melepaskan pakaian yang dia pakai. Namun tetap saja Yuto memiliki keinginan untuk mengintip... Dan bola matanya perlahan melirik... 'Sial! Jangan mengintipnya dulu!'
Lalu setelah beberapa saat kemudian... "Y-Yuto... Aku sudah selesai. Jadi be-berbaliklah..."Panggil Yui yang terdengar malu - malu.
Yuto mendengarnya langsung berbalik... "Eh..?"Dan pada saat itu juga dirinya sangat terkejut dengan kecantikan Yui saat ini.
"Kau seperti bidadari saja Yui... Sangat cantik!"Ucap Yuto yang terkagum - kagum.
Mendengar itu wajahnya langsung memerah. "T-terimakasih..."
"Oh ya Yuto... Apa yang kau katakan tadi aku minta maaf..."Ucap Yui yang meminta maaf.
"Kenapa?"Yuto bertanya karena bingung
"Ya menurutku perkataan ku tadi sangat keterlaluan dan kau pasti sangat tidak suka di kekang seperti itu Kan Yuto?. Dan alasan aku mengatakannya hanya karena sedang kesal saja jadinya aku berkata demikian... Jadi maaf!"Jelas Yui dan meminta maaf kepada Yuto dengan bersungguh - sungguh.
"Tidak apa... Aku mengerti perasaanmu. Jadi apa kau tidak keberatan aku potong rambut?"Tanya Yuto
"Tidak."
"Menjadi lebih tampan?"
"Itu bagus!"
"Kalau membentuk harem?"
"Kalau itu... Aku belum setuju."
"Ya... Kau tidak harus menyetunjuinya... Dan belum lagi, mana ada aku Populer di kalangan para Gadis."Jelas Yuto...
"Kau itu cukup Populer loh Yuto. Asal kau tahu... Sudah ada 31 Gadis yang mendatangiku dan membicarakan bahwa 'Yuto sangat keren' atau sebagainya"
__ADS_1
"Dan itu terjadi setelah 1 minggu setelah Olahraga."
Mendengar itu Yuto sangat terkejut. "T-tidak mungkin..."