Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 78: Tolong Jangan Lakukan.(S2)


__ADS_3

Chapter 78


2 Minggu setelah Pertarungan hebat Yuto,Ren VS Yuto dari masa depan yang sangat hebat. Dan dalam 2 minggu ini berbagai para Tokoh penting mulai menyelidiki dengan salah satu wilayah kosong di Tokyo.


Kini wilayah itu sudah hancur dan hanya menyisakan puing - puing bangunan yang sangat banyak. Namun tetap,mereka tidak akan mengetahui penyebab pasti dari hancurnya wilayah tersebut.


Ya itu juga karena semua sambungan Internet yang ada di Negara Jepang, Korea Utara dan Selatan. Semuanya mati total selama 2 Minggu,akibatnya mereka tidak bisa mencari informasi melewati rekaman CCTV di sekitar tempat itu.


Dan jika ada 1 atau 2 CCTV atau justru semua CCTV berhasil merekam bukti penyebab kejadian itu , maka Yuto Tanaka akan segera mengetahui dan langsung menghapus rekaman CCTV itu dengan "Hack Eyes"


Lalu di sebuah rumah sederhana dan masih layak untuk di tinggali. Terlihat pasangan Pasutri yang sedang tidur dan berpelukan satu sama lain. Dan tentu saja mereka adalah Yuto Tanaka dan Yui Nanaka.


"Ehm...Yuto...jangan terlalu kasar..."


Yui nampak mengigau dan memanggil nama Yuto dengan senyuman mesumnya, Ya itu sudah bisa di bayangkan apa yang terjadi di dalam mimpi Yui, setelah itu ia pun memeluk Yuto tambah keras hingga membuat Yuto langsung bangun.


'Sesak sekali...'


Yuto mulai menatap Yui yang tertidur dan memluknya dengan sangat erat itu. "Yuto... Hentikan... Hentikan, aku sudah...tidak kuat lagi..."


"Yuto... Tidak... Ini... Terlalu kasar~ ahm~"


Dan saat ia melihat Yui yang sedang mengingau itu. Ia menjadi sangat terkejut. Lalu pelukan Yui menjadi semakin erat dan itu membuat dirinya semakin kesulitan untuk bernafas.


'Sial sekali... Yang bisa ku lakukan hanya menunggunya bangun...'


Yuto hanya bisa pasrah dan terus diam di ranjangnya. Ya walaupun itu cukup menengangkan karena siapa tahu Yui memiliki kebiasaan Aneh seperti Yuki Inohara saat tidur? Ya itu memang sulit di percaya ketika Yui memiliki kebiasaan aneh saat tidur.


Lalu Yuto mulai berfikir.


'Mungkin ini sudah waktunya membuka kafe baruku yang sudah selesai di buat itu.'


'Dan untuk semua hal yang di butuhkan dalam Kafe, sudah ku bereskan semua. Seperti Alat Masak,mabel dan segala macam peralatan yang di butuhkan sudah ku siapkan...'


'Mengenai Karyawan, aku sudah menemukannya di wilayah kekuasaan Ren. Dan tidak ku sangka di wilayah kumuh seperti itu ada orang - orang yang sangat berbakat dalam hal memasak dan menyajikan hidangan'

__ADS_1


Benar, 1 Minggu yang lalu Yuto telah memasang sebuah Lowongan pekerjaan di wilayah kekuasaan Ren untuk kafenya tersebut. Tapi sebelum itu ia telah membuat kesepakatan dengan Ren.


Dan kesepakatan yang saling menguntungkan, ya mengenai kesepakatan itu akan di jelaskan lain kali saja. Namun di sana Yuto mendapatkan karyawan - karyawan kafe yang sangat lihai di bidangnya.


Totalnya adalah 8 Orang, terdiri dari 4 Laki - laki dan 4 Perempuan. Dan rata - rata umur mereka adalah 20-30 Tahunan.


Lalu Gaji yang di berikan setiap bulannya adalah 300.000 Yen. Ya tentu saja itu sudah cukup banyak bagi seorang karyawan kafe, dan tentu saja karena lokasi kafenya berada di kyoto.


Otomatis orang - orang yang di rekrut Yuto harus pindah ke sana. Dan maka dari itu Yuto perlu mencarikan apartemen untuk mereka lalu membayar biaya apartemen mereka selama 2 Bulan.


Karena sekarang ini, Mereka masih belum memiliki uang yang cukup untuk membayar apartemen tersebut. Walaupun Yuto Rugi... Tapi melihat potensi bakat mereka... Maka semua biaya yang Yuto keluarkan untuk mereka adalah jumlah yang kecil.


.....


.....


Lalu Yuto mulai memikirkan satu hal yang membuatnya agak khawatir. 'Omong - omong bagaimana keadaan Yuki? Aku agak khawatir dengan kondisinya sekarang. Dan sudah lama juga aku tidak mengubunginya.'


'Hm... Mungkin aku perlu membuat Janji dengannya hari ini, jika kondisinya sangat memungkinka---'


"Arraaaaaaaagghhhh!!! Hentikaaaan!"Yuto sudah tidak kuat lagi. Dan berteriak dengan sangat keras.


Akibatnya Yui pun bangun karena teriakan Yuto "Ada apa Yuto!?"Tanya Yui yang begitu terkejut.


"Tidak... Aku hanya bermimpi telah main kuda - kudaan denganmu, itu saja. Jadi jangan di pikirian."Ucap Yuto sembari memegang kepalanya itu.


Dan saat mendengar apa yang di katakan Yuto, wajah Yui menjadi memerah tomat. "J-jika kau ingin main itu, a-aku mau melakukannya dengan senang hati. Habisnya kita sudah menikah..."


"Jadi... Tidak apa... Mungkin. Tapi mainnya yang lembut karena aku sedang hamil."


Mendengar apa yang di katakan Yui, ia hanya menghela nafasnya. "Aku hanya bercanda Yui, tapi jika kau sangat ingin main kuda - kudaan denganku. Maka aku mau - mau saja hehe~"


Muka Yui semakin memerah. "D-dasar m-meesum."


"Tentu saja, mana ada lelaki yang tahan melihat godaan Istrinya sangat cantik dan imut. Jujur saja.. Dari tadi aku ingin sekali menyerangmu saat kau tidur."Jelas Yuto yang nyengir

__ADS_1


"D-dasar bodoh, jika kau menyerangku saat aku tidur. Mungkin aku langsung terkena serangan jantung karena sangking terkejutnya."Ucap Yui dengan malu dan sedikit kesal.


"Ya mau bagaimana lagi kan? Kau itu sangat menggoda saat tidur, dan apalagi suara mengingaumu... Itu sangat mengundang n*fsu untuk menyerangmu."Ucap Yuto yang sedikir nyindir


Mendengar itu, Muka Yui sangat terkejut dan langsung memerah tomat kembali. "E-eh... J-jadi..."


"Ya, aku mendengar semuanya Yui hehe~"Ucap Yuto yang tersenyum licik.


"T-tidak... Kau harus melupakannya sekarang juga!"Yui begitu terkejut dan sangat malu ,lalu ia memaksa Yuto untuk melupakannya.


Ya tapi Yuto tidak akan bisa melupakannya karena itu adalah hal yang sangat istimewa untuk di ingat.


"Tidak bisa Yui, karena kau suaramu itu sangat menggoda jadi aku tidak bisa melupakannya."Ucap Yuto yang bersandiwara layaknya aktor


"Tolong jangan berkata seperti itu! Aku yang tambah malu Yuto!"Ucap Yui yang kesal.


"Hahahaha! Kenapa kau harus malu Yui? Kau seharusnya senang dan bangga ketika suamimu memujimu seperti ini."Ucap Yuto yang tertawa


"Jangaaaaaaan! Lupakan! Lupakan itu! Aku tidak ingin kau mengingatnya!"Ucap Yui yang sangat malu dan ia langsung mendorong Yuto sampai dirinya jatuh bersamanya.


"Aaah!!"


"Yui, awas!"


*Gubraak!*


Dan mereka saling tumpang tindih, mereka menatap satu sama lain dengan sangat dekat. Lalu mereka mulai mendekatkan Bibir mereka satu sama lain.


Kemudian mereka berdua saling memberikan ciuman satu sama lain dengan begitu romantis.


*Cump!*


Dan beberapa saat kemudian, mereka langsung melepaskan ciumannya. "Dasar bodoh, jika kau begitu ingin mendengarku mengigau seperti itu. Maka akan ku lakukan setiap hari." Yui mengatakan itu dengan muka memerah.


"Lebih baik jangan, aku hanya bercanda. Serius. Jangan lakukan itu"Yuto mengatakan itu dengan muka memelas.

__ADS_1


"Tidak bisa, aku pasti akan membuatmu lemas setiap malam."


__ADS_2