Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 71: Dari Masa Depan?


__ADS_3

Chaoter 71


30 Menit setelahnya, Yuto mulai membuka matanya dengan perlahan. "Ugh... Dimana ini?"


Awalnya Yuto bingung, tapi setelah melihatnya baik - baik, Yuto langsung mengetahui tempatnya saat ini. Dan lalu ia melihat Juna sedang tertidur dengan kepala bersandar kakinya.


Yuto melihatnya hanya tersenyum. Tapi tetap saja ia nerasakan tubuhnya sangat tidak enak seperti pandangannya kabur - kabur, tidak ada tenaga dan tubuhnya merasakan sakit yang luar biasa. Namun ia tetap menyembunyikan apa yang ia rasakan saat ini.


Dan tetap wajah biasa saja supaya tidak menimbulkan ke khawatiran bagi orang yang ada di dekatnya saat ini.


Lalu ia mulai mengingat apa yang di lihatnya tadi. Dan itu membuat kepalanya makin sakit.


'Pasti ada maksud orang itu memperlihatkan kejadian yang sangat menyedihkan itu? Pasti ada maksud tertentu. Di dalam mimpi memerlihatkan Yui telah mati tapi aku tidak tahu siapa laki - laki yang di dekatnya itu.'


'Aku bahkan tidak bisa mendengar apa yang di katakan Yui dan laki - laki itu di sana. Aku jadi tidak bisa membuat kesimpulan pasti setelah melihatnya.'


'Sial sekali... Dia sangat pintar membuatku kebingungan. Dan siapa dia sebenarnya? Apakah itu aku dari masa depa---'


Lalu tiba - tiba Yuto mulai menyadari sesuatu yang sangat membuatnya terkejut. Dan lalu ia mulai menghubungkan apa yang telah terjadi saat ini. Dan setelah beberapa saat berfikir... Yuto akhirnya mengetahuinya.


'Jika benar dia adalah aku dari masa depan, pasti apa yang di lihat di mimpiku itu adalah masa depan yang akan terjadi padaku nantinya... Lalu dia pernah mengatakan "Sebelum aku membunuh Yui." dan apa yang dia maksud saat itu adalah "Sebelum diriku yang membunuh Yui" hm... Aku jadi semakin paham.'


'Dan alasan dia membuatku terluka sangat parah dan membuatku untuk menjauh dari Yui adalah demi membuat masa depan itu tidak terjadi. Apakah benar begitu?'


Ya alasan Yuto membuat kesimpulan seperti itu adalah Di Toko Sistem terdapat sebuah alat yang bernama "Time Machine" atau "Mesin Waktu." jadi mungkin saja dirinya di masa depan telah berhasil mendapatkannya.


Karena cara untuk membeli "Time Machine" masih tidak di ketahui saat ini, karena cara untuk membeli "Time Machine" itu tidak menggunakan Poin Sistem ataupun dengan menyelesaikan misi.


Melainkan sebuah Syarat yang masih belum jelas. Apakah syarat itu berhubungan dengan waktu ataupun lainnya. Ia masih tidak mengetahui sampai saat ini.


'Lalu jika ia pergi ke masa lalu, tidak akan mengubah masa depannya, dan yang akan berubah adalah masa depan di Time Line ini. Jadi apa yang ia lakukan saat ini tidak ada untungnya baginya.'


'Itulah yang kupikirkan jika apa yang kupikirkan tadi adalah benar. Tapi itu masih belum pasti.'


Yuto membuat kesimpulan yang cukup pasti,namun itu masih belum membuktikan bahwa itu adalah benar. Walaupun itu terdengar masuk akal tapi itu masih belum pasti.


Jadi itu masih tanda tanya.


Lalu beberapa saat kemudian, Juna bangun dan membuka matanya. Lalu saat ia melihat Yuto sudah membuka matanya ia pun menjadi sangat terkejut sekaligus senang.


"Yo, Juna... Sepertinya kau terlelap cukup lama."Ucap Yuto yang tersenyum.


"Y-yuto...!" Setelah itu Juna langsung memeluknya dengan erat. Dan pada saat itu Yuto merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya.


"Sa..kit..."

__ADS_1


Mendengar keluhan itu, Juna langsung melepas pelukannya dan segera meminta maaf. "Oh Ya Juna, sudah berapa lama aku pingsan?"


"2 Hari Yuto... Semua orang sangat khawatir setelah melihatmu pingsan dengan banyak darah."Jelas Juna


Mendengar perkataan Juna, ia menjadi sangat terkejut dan ia langsung mencoba untuk berdiri dari ranjang tidurnya. "Y-yuto kau mau kemana? Tolong jangan bergerak terlebih dahulu!"


"Tidak... Ini adalah harinya! Aku harus pergi... Aku harus pulang...!"


"Tolong jangan bercanda, kau sedang cedera parah... Tolong lain hari saja! Jika tidak... Kau bisa mati!"


"Aku baik - baik saja... Aku tidak akan mati...!"


"Aku tidak percaya padamu, mana mungkin kau baik - baik saja dengan kondisi seperti ini. Dan juga ini sudah jam 8 Malam! Kau tidak boleh keluar malam - malam seperti ini!"


"Aku tidak peduli... Aku harus cepat pulang... Aku harus menepati janjiku kepadanya...! Maka dari itu aku harus pergi sekarang...! Lepaskan!"


Lalu Yuto segera mendorong Juna hingga ia hampir terjatuh. Setelah itu Yuto langsung berlari dengan sangat cepat.


Setelah itu Juna hanya bisa menatap Yuto yang pergi mejauh dan berlari dengan menahan rasa sakitnya itu. "Janji...?"


Dan lalu Yuto yang sedang berlari dengan sangat cepat itu, ia mulai mengaktifkan alat yang bisa menambahkan kekuatan Kakinya dengan menjadi beberapa kali lipat.


Sekarang alat tersebut terpasang di kedua pergelangan Kaki Yuto saat ini. 'Mengaktifkan kekuatan 10 x!'


[Memulai menggandakan kekuatan Kaki menjadi 10x]


Jadi semua sekarang kecepatan Yuto sudah mencapai 1Km/detik. Dengan kecepatan seperti itu pesawat tempur saja tidak akan bisa mengejarnya sekarang.


*Swssssss!!!*


'Jarak lokasi ini dengan rumahku kira - kira 100Km. Jadi aku sampai ke sana kurang dari 2 menit. Tapi tetap saja karena tubuhku tidak baik - baik saja sekarang, aku tidak bisa melakukannya terus menerus!'


'Yui! Tunggulah! Aku datang!'


Namun tiba - tiba seseorang yang selama ini ia takutkan akan datang. Tiba - tiba ia berada di atasnya. "Kau mau kemana? Aku belum mengizinkan kau untuk menemuinya lagi kan?"


Dan saat itu Yuto menjadi sangat terkejut, lalu ia mulai mengaktifkan senjata yang ia buat 2 hari lalu di tangannya di tangannya tersebut.


Lalu perlahan Nano partikel mulai menyelimuti sekujur kedua lengan Yuto. Setelah itu ia mulai mengeluarkan senjata Rudal roket yang terbentuk dari Nano Partikel nya tersebut.


"Tembaaaaaaaak!!!"


Lalu satu rudal yang memiliki daya hancur seperti Jet tempur di luncurkan ke arah Orang yang memakai zirah besi yang terbetuk dari Nano Teknologi dan menutupi seluruh tubuhnya itu.


*BOOOM!!!*

__ADS_1


Lalu ledakan yang sangat besar terjadi dan membuat tekanan yang sangat kuat hingga menghempaskan semua barang yang ada di sekitarnya.


Begitu dengan Yuto karena ia menembakan rudal tersebut dengan jarak yang sangat dekat. Atau bisa di bilang, kondisi yang sangat berbahaya. Namun karena ferlek Yuto sudah sangat cepat.


Ia langsung mengeluarkan Perisai yang terbentuk dengan Nano Partikel tersebut. Jadi ia hanya tidak mengalami luka karena serangannya tersebut.


Lalu ia mulai menatap orang yang di tembaknya itu dengan jarak yang cukup jauh. "Hebat sekali. Tidak ku sangka kau telah mengembangkan Nano Teknologi hingga sepesat ini, aku memujimu."


Namun serangan rudal tersebut tidak bisa melukai ataupun menggores zirahnya tersebut. "Sudah ku duga tidak semudah itu."Ucap Yuto yang cukup kesal.


"Ya,serangan itu tidak ada gunanya bagiku Yuto Tanaka, walaupun sekarang kau sudah berkembang pesat..."


"Kau tidak akan bisa mengalahkan aku yang sudah bisa menghancurkan Negara dalam satu kali serang ini."


Mendengar hal tersebut, Yuto hanya menyiranginya. "Ya mari kita lihat bagaimana Plot Armor yang akan di berikan kepadaku nanti."


"Tidak ada hal semacam itu Yuto Tanaka. Jadi mat..."


Sebelum Orang itu selesai mengatakannya, tiba - tiba Yuto melesat dengan kecepatan yang sangat cepat itu. Hingga membuat orang itu cukup terkejut...


"Pendorong aktifkan!"


[Mengaktifkan pendorong pada lengan Kanan.]


Lalu Yuto memukul orang itu dengan Ancaman Level Bangunan kecil. Dan lalu ia menggandakannya dengan Pendorong roket super kuat yang terpasang Di Nano Pertikel yang ada di lengannya tersebut.


Hingga level ancaman serangan tersebut mencapai Level Gedung.


*Booooom!*


Dan serangan itu mengenainya dengan sangat keras. Namun itu hanya membuatnya terpental dengan sangat jauh hingga beberapa ratus meter.


"Lumayan juga..., tapi ini masih belum cukup."


*Cling!*


Lalu orang itu berteleportasi dan langsung berada di atas Yuto yang sedang berdiri tersebut. Dan lalu ia bersiap untuk memberikan sebuah pukulan keras kepada Yuto.


"Terima ini."


Namun Yuto telah memprediksinya. Dan ia langsung menghindarinya dengan kecepatan super gilanya tersebut. Hingga serangan itu tidak mengenainya dan justru mengenai jalanan aspal super keras itu.


Dan akibatnya jalanan tersebut hancur dengan diameter ratusan meter.


*BOOOM!*

__ADS_1


'Cih.'


__ADS_2