Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 102: Mengalami Hal Yang Sama?


__ADS_3

Chapter 102


Di siang harinya, terlihat Yui sedang berada di dalam Kafe yang tidak jauh dari rumahnya. Dan di depannya terlihat seorang Gadis berambut blonde dimana dia adalah Teman Sekelasnya.


Namanya adalah Nagisa Yatagari,nampak dia terlihat begitu gugup saat berhadapan langsung dengan Yui. "Y-yui, bagaimana kabarmu?"


"Hm...? Aah.. Aku baik - baik saja, bagaimana denganmu?" Yui awalnya bingung dengan apa yang di katakan Nagisa, tapi mengingat bahwa dia di kenal sebagai siswa pendiam.


Yui akhirnya paham dan mencoba ngobrol dengan santai. Lalu bagaimana bisa mereka bersama? Alasannya sangat mudah, itu karena Nagisa mengajak Yui Nanaka untuk minum ke Kafe dekat rumah Yui lewat Line.


Dan Yui yang melihat pesan Line Nagisa, dia langsung setuju dan bertemu setelah selang 1 jam.


"A-aku juga baik - baik saja Yui!" Jawab Nagisa yang gugup.


"Syukurlah kau baik - baik saja dan jangan terlalu gugup Nagisa, santai saja" Ucap Yui yang tersenyum santai.


"A-aah... Maaf! Ini kali pertamanya aku mengajak teman sekelas untuk keluar! J-jadi maaf!" Nagisa gugup di depan Yui


"A-apalagi yang aku ajak sekarang adalah siswi tercantik di sekolahku, j-jadi aku sangat gugup...!" Lanjutnya


Mendengar itu Yui hanya tertawa lembut "Hahaha... Tidak apa, aku juga bukanlah siswi tercantik di sekolah. Masih ada banyak siswi yang lebih cantik dariku..."


"I-itu tidak mungkin, kau adalah siswi tercantik di sekolah. Tidak ada siswi yang secantik dirimu!"


"Ada loh yang sama cantiknya denganku." Yui menjawab sambil memasang wajah tersenyum


"Si-siapa itu?"


"Itu adalah kau, Nagisa"


Mendengar perkataan Yui yang nampak serius, Nagisa menjadi cukup terkejut dan langsung menggelengkan kepalanya dengan begitu cepat.


"E-eeeh! Tidak! Tidak! Tidak! Aku tidak secantik dirimu! Kau pasti salah Yui!" Nagisa menyangkal apa yang di katakan Yui


Namun saat itu Yui juga menyangkal bahwa dirinya tidak salah menganggap bahwa Nagisa itu sama cantiknya dengan dirinya.


"Aku tidak salah Nagisa, kau hanya perlu lebih menata dirimu sendiri!"


"A-aku tidak percaya diri jika aku menata diri lebih dari ini! Dan jika aku melakukannya,tidak mungkin aku bisa setara denganmu..!"


Namun Nagisa terus menyangkal semua pernyataan dari Yui, dan saat itu Yui menjadi sedikit kesal. "Baiklah Nagisa! Ayo ikut denganku sebentar!"


Yui langsung menarik Nagisa keluar dari kafe ,melihat apa yang di lakukan Yui kepadanya dia menjadi sangat terkejut.


"T-tunggu Yui,kau mau membawaku kemana?"

__ADS_1


"Kau akan tahu, jadi ikuti saja!"


Nagisa tidak bisa menolak keinginan Yui, jadinya dia hanya bisa parsah di tarik ke suatu tempat. Pada awalnya Nagisa mengira bahwa dirinya akan di bawa ke tempat yang mengerikan.


Tapi nyatanya tidak, sekarang Yui telah membawanya ke tempat idaman para wanita. Mungkin kalian bisa menebaknya apa tempat ini.


Benar, tempat ini adalah Salon. Dimana semua wanita mempercantik diri mereka dengan menata rambut mereka dengan berbagai model yang ada.


"K-kenapa kau membawaku kesini Yui?"


"Aku ingin membuktikan bahwa apa yang ku katakan benar, jadi ayo kita masuk."


Yui dan Nagisa masuk ke dalam salon yang cukup terkenal itu. Di dalamnya terlihat banyak sekali wanita yang sedang melakukan perawatan rambut serta memangkas rambut menjadi berbagai model.


"Permisi Nyonya, bisakah anda membuat temanku ini menjadi secantik mungkin?" Tanya Yui kepada salah satu pegawai salon itu.


"Maksudmu gadis berambut pirang ini?" Balas pegawai salon itu.


"Benar,apakah bisa?" Jawab dan tanya Yui


"Tentu saja bisa, tapi ini membutuhkan biaya yang cukup mahal---" Sebelum pegawai itu menyelesaikan perkataannya, Yui menyelanya


"Tidak masalah, asalkan hasilnya memuaskan."


Segera setelah mendengar perkataan Yui, pegawai itu langsung setuju dan segera membawa Nagisa untuk melakukan perawatan rambut.


Sejujurnya saat dirinya masuk sma, dia hanya memangkas rambutnya ke salon cuma 3 kali karena masalah uang. Jadi selama itu... Dia mencoba memangkas rambutnya sendiri.


Ya walaupun hasilnya tidak terlalu bagus, tapi dengan wajah Yui yang sangat cantik dari lahir. Itu menjadi sangat sempurna.


....


Sembari menunggu Perawatan rambut Nagisa selesai, Yui duduk ke kursi kosong yang ada di dekatnya. " Baiklah, sekarang aku hanya perlu menunggu saja."


Sementara itu di sisi Nagisa, terlihat dia sedang terbaring terlentang di tempat tidur. Ya alasan kenapa dia berbaring terlentang karena sekarang rambutnya sedang di kramas oleh salah satu pegawai salon ini.


"Nona, siapa namamu?" Tanya pegawai itu


"N-namaku Nagisa Yatagari." Jawab Nagisa


"Kelas berapa?" Tanya lagi pegawai itu


"Sma kelas 2." Jawab Nagisa


"Begitu, sekarang kau sedang liburan musim dingin kan?" Tanya Pegawai itu

__ADS_1


"Ya, sekarang lagi liburan musim dingin." Jawab Nagisa


"Oh ya apakah gadis yang sangat cantik itu adalah temanmu?"


"Dia teman sekelasku, aku niatnya mau ngobrol sebentar tapi pada akhirnya dia malah membawaku kesini." Jelas Nagisa


"Aku sama sekali tidak bisa mengerti dengan pemikirannya." Lanjutnya


Setelah mendengarnya, Pegawai itu tersenyum


"Sepertinya temanmu sangat sulit di tebak Nagisa, jadi siapa nama temanmu itu?"


"Yui Nanaka,dia gadis yang sangat baik dan sangat cantik. Berbeda sekali denganku yang begitu biasa - biasa saja. Aku kalah jauh darinya" jelas Nagisa dengan nada rendah


"Menurutku kau itu sangat cantik Nagisa, tapi karena kau kurang menata dirimu sendiri. Jadi aura kecantikanmu tidak muncul sama sekali." Balas pegawai itu


"Dan nampaknya temanmu itu sudah menyadari itu dari awal, makannya dia membawamu kesini." Lanjut pegawai itu.


Mendengar itu, Nagisa hanya bisa menunjukan muka pasrahnya " Walaupun itu benar, aku telah berbuat jahat kepadanya,aku tidak bisa membadingkan diriku dengannya "


"Apakah itu hubungannya dengan Cinta?"


"Kenapa anda bisa tahu?" Tanya Nagisa yang cukup terkejut


"Aku tahu karena telah mengalami hal yang sama, jadi laki - laki yang kau sukai itu adalah pacar dari temanmu itu?" Jelas Pegawai itu


"Benar."


"Begitu, jadi itu alasanya kau melakukan hal jahat kepadanya. Tapi menurutku hal itu adalah hal yang sering terjadi dalam cinta segitiga." Jelas pegawai itu


"Dan aku tidak tahu apa yang telah kau perbuat,tapi lebih baik kau meminta maaf kepadanya. Aku yakin dia akan memaafkanmu." Lanjutnya


"Kenapa kau bisa seyakin itu? Seakan kau sudah pernah mengalami semua ini."


"Aku memang pernah mengalaminya, jadi tidak ada yang perlu kau khawatirkan. Semuanya akan baik - baik saja jika kau mengatakan yang sebenarnya kepadanya." Jelas Pegawai itu yang tersenyum hangat.


Dan saat mendengar perkataan itu, entah kenapa hatinya menjadi sedikit ringan. "B-begitu, akan ku lakukan..."


"Gadis yang baik. Baiklah... Keramasnya telah selesai. Selanjutnya adalah mengeringkan rambutmu dan terakhir adalah memangkasnya."


"Baik.."


"Aku yakin, kau akan menjadi sangat cantik seperti temanmu itu."


"Baik..."

__ADS_1


__ADS_2