Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 87: 1 Jam Sebelum Kematian.


__ADS_3

Chapter 87


Di sore hari tidak jauh dari rumah mereka, Yuto dan Yui terlihat sedang pulang bersama dan saling bergandengan tangan. Terlihat juga di belakang mereka ada segerombolan laki - laki sedang mengikuti mereka berdua.


Namun Yuto tetap berpura - pura tidak menyadarinya dan terus berjalan bersama Yui.


'Ada berapa orang... 4 orang ya..., aku akan membereskannya nanti.'Pikir Yuto


Yuto berniat untuk membereskan orang - orang yang mengikutinya dari tadi setelah ia mengantar Yui pulang. Tapi itu semua gagal karena...


Tiba - tiba Yui berhenti dan menoleh kebelakang. "Ada apa Yui.." Kata - katanya terhenti setelah ia melihat Yui telah menyadari bahwa dirinya di ikuti


"Hey kalian! Dari tadi kalian mengikuti kami apa maksudnya!? Berhentilah mengikuti kami! Dasar penguntit!" Bentak Yui dengan marah.


Dan pada saat itu, Yuto cukup terkejut karena Yui menyadari bahwa dirinya tengah di ikuti. Padahal jarak dari orang - orang itu cukup jauh, sekitar 25 meter.


Tapi tetap saja Yui menyadarinya dengan begitu mudahnya. 'Istriku memang hebat.' Batin Yuto yang tersenyum.


Tidak lama kemudian, 4 orang pria berandalan mulai muncul dari balik tembok. "Tidak ku sangka gadis sepertimu bisa merasakan kehadiran kami."


"Benar, ku kira pacarmu yang mengetahuinya tapi malah ternyata gadis sepertimu."


"Aku juga heran, apakah kita salah informasi?"


"Itu tidak penting, tapi apakah kau lihat? Gadis itu sangat cantik. Sepertinya kita akan puas malam ini hehe~"


"Ya kau benar~"


Dan para berandalan itu menatap jahat ke Arah Yui. Saat itu ia menjadi sangat marah ketika dirinya di hina seperti ini. "Brengsek." Ucap Yui dengan tatapan marah.


Melihat itu tatapan marah itu, Para berandalan mulai tertawa dengan cukup keras karena mereka menganggapnya sebagai guyonan yang cukup lucu. "Hahahahaha! Lucu sekali. Gadis sepertimu nantinya akan jadi mainan kami! Benarkan teman - teman?"


"Ya, kami akan membuatmu nikmat malam nanti jika kau menurut hahaha!"


"Benar! Pacarmu pasti tidak dapat mempuaskanmu jadilah ayo ikut kami. Setelah itu kami akan membuat pacarmu tidak bernyawa lagi hehe~"


Para berandalan itu semakin ngelunjak dan terus menghina Yuto dan Yui. Lalu saat mendengarnya emosi Yui meledak dengan begitu hebat. Yui sangat marah.


Dan karena marah - marah tidak baik untuk kehamilan Yui,jadi Yuto menghentikannya dengan sangat tenang. "Berhenti Yui, biarkan aku mengurusnya,jadi mundurlah."


Mendengar apa yang di katakan Yuto, ia langsung menurutinya. "Berhati - hatilah Yuto."

__ADS_1


"Ya,tenang saja. Aku ini kuat loh."Ucap Yuto dengan tersenyum.


Para berandal - berandalan itu melihatnya semakin menertawai Yui dan Yuto. Namun Yuto tetap membiarkannya dan tetap bersikap tenang.


Walaupun sebenarnya ia sudah sangat marah dan ingin sekali membunuh mereka dengan rasa sakit yang tidak ada duanya. "Kalian, ikuti aku."


Karena Yui sedang hamil dan ia tidak Yui melihat sesuatu yang berdarah. Yuto meminta mereka untuk pergi ke gang kecil yang tidak jauh dari posisi mereka saat ini.


"Hey, buat apa kau membawa kami ke sini? Oh ya, apakah kau tidak ingin terlihat menyedihkan di depan pacarmu? Hahahaha! Menyedihkan sekali!"


Setelah Yuto masuk ke gang cukup dalam tiba - tiba ia terhenti dan membuat keempat berandalan itu sedikit kaget.


"Sepertinya kau telah menemukan tempat yang cocok sebagai kuburanmu. Dan sepertinya kau itu terlihat sangat lemah tidak seperti dalam informasi."


"Benar, pekerjaan ini sangat mudah dan... Kami juga memiliki bonus yang menanti kita"


Dan Bonus yang mereka maksud adalah Yui Nanaka. Dan mereka masih berfikir bahwa Yuto itu sangatlah lemah karena tubuh Yuto terlihat begitu biasa saja.


Kemudian saat itu, Yuto berbalik menghadap mereka. Dan setelah itu ia mulai mengeluarkan Intimidasi yang sangat kuat ke arah mereka.


Sehingga membuat mereka berempat sangat terkejut dan membuat mereka tertunduk gemetaran ketakutan. "A-apa - apaan ini!? Berat sekali!"


"Hey, punya mulut tolong di jaga supaya tidak kebablasan seperti tadi. Dan karena kalian telah menghina wanita yang paling ku cintai..."


Kemudian Yuto mulai mengeluarkan sebuah pisau dari balik bajunya tersebut. Tidak hanya itu... Yuto juga memberikan cairan ungu kepada bilah pisau tersebut.


Dan saat keempat berandalan melihatnya, mereka semakin ketakutan. "A-apa yang kau lakukan!? Berhenti! Jantan mendekat!"


"J-jangan kemari! Kau pasti menyesal!"


Mereka menunjukan wajah yang menyedihkan dan saat itu Yuto tersenyum iblis. "Hey, apa kalian tahu cairan apa yang telah ku selimuti di bilah pusai ini?"


"Tidak menjawab? Baiklah akan aku beritahu. Ini adalah racun. Tapi racun ini bisa membuat makhluk hidup mati dalam waktu 1 jam,jika masuk ke dalam tubuhnya."


" dan di waktu 1 jam itu."


"Ia akan merasakan hawa panas dingin,mual,pusing,kaku,tidak bisa bergerak, detak jantung perlahan berhenti,kesulitan bernafas dan setelah itu seluruh fungsi tubuh yang ada mati total. Dan setelah itu mati dengan penuh penderitaan."


Yuto menjelaskannya dengan mendetail dan terus menunjukan senyuman iblisnya itu. Lalu semua berandalan yang ada semakin katakutan,mereka ingin lari tapi mereka tidak bisa bergerak karena terlalu takut.


Dan mereka melihat Yuto sedang berjalan mendekati mereka dengan senyum iblisnya.

__ADS_1


"Be-berhenti,jangan lakukan itu... Kami minta maaf... Kami sangat minta maaf!"


Mereka meminta maaf dengan penuh ketakutan dan penuh penyesalan kepada Yuto, tapi hal itu tidak membuat gentar sama sekali.


"Sudah ku bilang kan? Kalian itu akan mati. Jadi jangan salahkan aku,salahkan lah mulut kalian yang telah menghina Yui hingga separah itu."


"Jadi, selamat menikmati 1 jam penderitaan sebelum kematian mendatangi kalian hehe~"


.....


......


Sementara itu di sisi Yui yang nampak sedang menunggu Yuto di depan rumahnya. "Yuto lumayan lama ya... Aku harap dia baik - baik saja..."


Lalu ia mulai menatap ke atas langit sore yang berwarna orange itu. 'Apakah aku ini... Beban bagi Yuto? Masalah terus berdatangan menghampirinya dan aku merasa bahwa masalah itu datang karena kehadiranku...'Pikir Yui dengan begitu sedih di dalam hatinya


'Walaupun begitu,aku ingin berubah menjadi wanita yang kuat dan aku juga ingin menjadi wanita yang melindungi Yuto... Aku tidak ingin menjadi bebannya lagi...'Lanjutnya dengan perasan yang tetap sama.


Lalu dengan sangat cepat, tiba - tiba sebuah tangan mulai menutupi mulut nya dengan kain bius dari belakang. Dan hal itu membuat Yui menjadi sangat terkejut.


Lalu perlahan kesadaran Yui mulai hilang dan terjatuh ke tanah. "Hehehe~ Yuto, jangan pikir rencanaku hanya itu saja. Aku tau kau sangat mencintai wanita ini..."


"Dan karena kau mencintainya... Itu akan menjadi kelemahanmu. Jadi jangan salahkan aku jika melakukan sesuatu yang kotor hehe~"


Dan orang yang membuat Yui pingsan adalah seorang remaja yang memiliki rambut pirang dan memiliki wajah rupawan. Ya tentu saja dia adalah Hanagi Sasuto.


Namun Hanagi tidak tahu bahwa dari tadi Yuto telah mengawasinya menggunakan Drone Invisible miliknya.


.....


.....


Lalu dari jarak yang cukup jauh, nampak Yuto tersenyum licik dan membuat jarinya seperti pistol.


"Bang!"


Dan Drone itu mulai menembakan jarum yang membuat Hanagi tertidur seketika. Lalu terlihat Hanagi langsung ambruk karena tertembak jarum dari drone Invisible milik Yuto.


Kemudian dengan kecepatan yang begitu gila, Yuto langsung berada di depan rumahnya itu. "Maaf Yui karena telah membuatmu takut seperti, aku akan membawamu ke kamar."


Lalu Yuto langsung membopong Yui layaknya putri tidur. Kemudian ia meletakan Yui ke kamarnya dan membaringkannya ke ranjang.

__ADS_1


"Baiklah. Waktunya aku memberimu pelajaran Hanagi."Seketika tatapan Yuto terlihat begitu manakutkan dan Yuto mengeluarkan Intimidasi sangat kuat dari dalam dirinya itu.


__ADS_2