Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 92: Entahlah.


__ADS_3

Chapter 92


1 Minggu kemudian - Di Kyoto - Jepang.


Setelah seminggu peresmian YY JP-ID kafe yang berada di Kyoto ini. Dan karena Kafe ini memiliki tempat yang sangat bagus ,maka ramai pengunjung yang datang ke kafe ini.


Mulai dari wisatawan,pekerja kantoran yang habis pulang bekerja, dan masih banyak lagi. Dan setelah pemiliki Kafe ini telah memasang Iklan di berbagai saluran TV.


Pengunjung kafe ini naik sebesar 50%, yang dulunya hanya 50 pengunjung perharinya sekarang sudah mencapai 100 pengunjung perharinya. Bahkan bisa lebih. Dan jumlah itu terus naik beberapa persen per harinnya.


Dan alasan kenapa Kafe ini sangat ramai bukan hanya karena itu saja, alasan selanjutnya menjadi ramai adalah karena Makanan - makanan Indonesia yang di sediakan cukup banyak dan sangat enak.


Begitu juga makanan khas jepangnya, semuanya sangat lengkap dan harganya juga cukup terjangkau dengan menyesuaikan harga pasar yang ada. Semuanya akan aman dan beres.


Ya tentu saja, itu semua di atur oleh Yuto sendirian sehingga membuat Kafe ini berjalan lancar.


Sementara itu kondisi di dalam kafe, terlihat berbagai pengunjung datang untuk menikmati hidangan yang di sediakan.


"Permisi aku pesan Rendangnya Dan Jus mangga!"


"Aku pesan Nasi Gorengnya dan Jus jeruk!"


"Aku pesan Nasi Padang dua dan Es Teh!"


"Aku pesan Gudeng empat nya dan Jus buah naga"


"Aku pesan tempe gorengnya tiga dan Yogurt"


Semuanya memesan tanpa ada jeda dan membuat para pelayan bekerja begitu keras untuk mencacatat semua pesanan yang ada dengan benar supaya tidak menimbulkan kekeliruan.


Dan Karena yang menjadi tukang catat adalah Ken Ryuga, dia bisa melakukannya sendiri dengan begitu cepat. Ya tentu saja itu adalah hasil dari latihannya selama beberapa tahun ini.


"Baik - baik, akan segera saya siapkan!"


Lalu Ken datang ke tempat Resepsionisnya dan memberikan pesanan semua orang kepadanya. Ya tentu saja Resepsionis itu adalah Yuki Inohara.


"Ini semua pesanannya."Ucap Ken kepada Yuki.


"Oke, dan ini pesanan yang sudah siap!"


Yuki segera memberikan semua pesanan makanan dan minuman dari semua pelanggan yang baru saja jadi. Dan totalnya ada 10 pesanan dengan 5 makanan dan 5 minuman.


"Takoyaki, Susi ikan tuna, Nasi Goreng, Nasi Padang, Omerice lalu minumannya Es Teh,Yogurt,Jus Jeruk,Kopi dan Jus mangga"


"Baik, akan segera ku antar."


Ken segera mengantar semua makanan itu sesuai nomer meja dan dia mengantarkan semua itu dalam sekali bawa.


Ya itu memang hal yang luar biasa bagi semua orang. Tapi bagi Ken,itu adalah hal yang biasa karena dia sudah sering melakukannya.


Sedangkan di dalam dapur, terlihat 8 orang lebih sedang memasak dan mereka semua sangat sibuk dengan semua pesanan makanan para pelanggan yang begitu banyak.


Kemudian Yuki mulai mengecek dapur yang ada di belakangnya dan memberikan pesanan - pesanan yang baru di berikan.

__ADS_1


"Ini pesanan selanjutnya! Dan dimana pesanan yang sudah jadi?"Yuki memberikan kertas yang berisi pesanan para pelanggan dan terus bertanya.


"Baik! Dan pesanan yang sudah jadi ini."


Salah satu dari mereka memberikan semua pesanan pelanggan yang sudah jadi kepada Yuki dan menerima kertas yang berisi catatan para pelanggan yang selanjutnya.


Dan Yuki segera menerimanya lalu meletakannya ke meja depan meja pengambilan pesanan. "Baik, Sepuluh pesanan sudah siap!"


"Oke,aku akan datang!"


Ken segera mengambi semua makanan dan minuman para pelanggan yang ada di meja pengambilan. Lalu setelah itu ia segera mengantarkannya kembali.


Dan itu mereka lakukan berulang kali hingga waktunya tutup.


......


......


Sore menjelang malam, kondisi kafe sudah mulai sepi dan yang tersisa hanya beberapa orang yang baru saja datang.


Lalu sementara itu di sisi Ken dan Yuki yang sedang beristirahat di tempat Resepsionis sembari mengawasi kafe.


"Ini sudah hampir waktunya tutup kan, Yuki?"Tanya Ken kepada Yuki.


"Ya, mungkin 45 menit lagi."Jawab Yuki


"Apakah itu melelahkan?"Tanya Ken sekali lagi.


"Ya lumayan,bagaimana denganmu Ken?"Balas Yui


Lalu tiba - tiba tiga orang datang dan masuk ke dalam kafe tersebut. Dan itu membuat Yuki dan Ken terkejut karena mereka merasakan kekuatan yang sangat besar dari mereka bertiga.


Dengan 1 laki - laki dan 2 perempuan yang mungkin berumur 20 tahun ke atas, Tapi yang paling kuat tekanannya adalah yang laki - laki. Lalu terlihat mereka duduk di meja yang sama.


"Ken, cepat layani mereka dan hati - hati. Mereka bukan orang biasa."Bisik Yuki kepada Ken.


"Ya... Ya..."


Lalu Ken segera menghampir ketiga orang itu dengan sangat elegan. "Tuan dan Nyonya - nyonya, kalian mau pesan apa?"Tanya Ken dengan sopan.


"Hm... Apa ya...? Hyun Hyu dan Ha Ran, kalian mau pesan apa?"


Lelaki dengan rambut hitam,pupil mata dan kulit sawo matang dengan tinggi tubuh yang sempurna bertanya kepada dua teman wanitanya.


Dan nama laki - laki itu adalah Hyun Suu


"Aku pesan Nasi Padang saja, Hyun Suu"Jawab Hyun Hyu.


Hyun Hyu dia adalah perempuan dewasa dengan rambut hitam panjang, pupil mata ungu, kulit putih dan tubuh tinggi serta ideal.


"Ya aku juga sama dengan Kak Hyun Hyu"Lanjut Ha Ran.


Ha Ran perempuan muda dengan rambut blonde bergelombang, pupil mata merah muda dan kulit putih, tubuh sedikit pendek serta ideal.

__ADS_1


Mendengar semua jawaban dari kedua temannya, Hyun Suu pun memilih pesanan yang sama.


"Baiklah, Nasi Padang 3 dan untuk minumannya adalah Jus jeruk."Ucap Hyun Suu


"Baik, akan segera saya siapkan."


Setelah itu Ken pergi menyiapkan pesanan dari ketiga orang itu. Sedangkan ketiga orang itu mulai mengobrol sembari menunggu pesanan mereka di siapkan.


"Hyun Suu, apakah kau sudah mendapatkan sesuatu tentang ledakan yang terjadi di luar atmosfir bumi beberapa minggu yang lalu?"Tanya Hyun Yuu.


"Belum, bagaimana dengan kalian?"Tanya Hyun Suu kepada kedua wanita itu.


"Kami juga belum, benarkan Ha Ran?"Jawab Hyun Yuu dengan tenang.


"Benar, kami bahkan tidak mendapatkan informasi sedikitpun."Lanjut Ha Ran


Mendengar itu, Hyun Suu hanya menghela nafasnya. "Ya... Itu memang wajar, petunjuknya juga sangat sedikit. Aku akan hubungi Bos dulu untuk memberitahu perkembangannya."


Kemudian Hyun Suu mulai mengambil Ponselnya dan mulai menelpon seseorang. Lalu setelah 30 detik berbicara ia menutup teleponnya.


"Misi ini sepertinya telah di batalkan Hyun Yuu,Ha Ran karena tidak ada perkembangan setelah 3 minggu misi ini berjalan."Jelas Hyun Suu


Mendengar itu mereka berdua hanya menghela nafasnya. "Hah... Aku sudah menduganya, jadi kapan kita akan kembali ke Korea?"Tanya Ha Ran


"Hari ini ada pesawat yang menjemput kita."Jawab Hyun Suu


"Mendadak sekali."Keluh Hyun Yuu


"Ya begitulah,"


Kemudian Pesanan mereka datang setelah beberapa menit ngobrol. "Silahkan di nikmati."


Setelah pesanan nasi padang dan jus jeruk mereka sampai, mereka bertiga segera memakan dengan cukup cepat karena mereka akan kembali ke Korea malam nanti.


Dan setelah beberapa menit, mereka telah menghabiskan semua makanannya lalu membayar ke Resepsionis.


Lalu saat mereka menuju ke pintu keluar. "Makanan tadi sangat enak ya Ha Ran?"


"Benar, Kak Hyun Yuu.


Hyun Yuu dan Ha Ran nampak menikmati Nasi Padang yang mereka makan itu. Sedangkan Hyun Suu nampak sedang melihat Nota pembayarannya.


Dan saat dia melihatnya. Ia tersenyum "Harganya sesuai kantongku, sip lah"


Namun saat dirinya sedang melihat Notanya, tiba - tiba ia menabrak seseorang tanpa sengaja. "Aah... Maaf!"


"Tidak apa - apa, aku juga minta maaf tadi. Jadi permisi..." Dan yang Hyun Suu tabrak adalah seorang remaja Sma yang cukup tampan yang memiliki rambut hitam dengan mata pupil biru yang cukup indah.


Ya tentu saja Orang itu adalah Yuto Tanaka. Namun ia tidak menyadarinya bahwa dia adalah orang yang selama ini mereka cari.


Tapi saat dirinya bertabrakan dengan Yuto Tanaka, ia merasakan ada yang aneh saat itu. 'Hm... Siapa bocah itu? Aku merasa dia itu sangat kuat....'


Tapi karena males memikirkannya ,ia pun menyerah dan membiarkannya. "Lebih baik aku pulang saja ke rumahku dan tidur dengan nyenyak saat sampai!"

__ADS_1


"Itu adalah surga dunia yang sebenarnya! Tidur malam bangun siang, hahahaha!"


Ha Ran dan Hyun Yuu pun menatap datar dirinya yang sedang tertawa tidak jelas itu.


__ADS_2