
Chapter 82
Sementara itu di sisi Yuto yang nampak sedang makan di kafe YY JP-ID Kafe. Nampak Yuto sedang memakan masakan Indonesia yang ada di mejanya itu dengan sangat lahap.
'Enak! Enak! Enak! Enak!'
Yuto nampak sangat menikmatinya dan terus berteriak di dalam hatinya dengan penuh bersemangat.
Ya itu karena makanan yang di makannya sangat enak, dan tentu saja makanan itu adalah makanan dari Indonesia. Dan siapa yang tidak tahu makanan dari Indonesia enak semua dan tentu saja rasanya tidak terlepas dari kata "Pedas"
'UWEEEEENAK TENAAAN!'
Lalu semua makanan yang dia pesan perlahan mulai mengurang dan hampir habis. Dan semua makanan yang dia pesan itu seharusnya cukup untuk 5 orang, namun Yuto menghabiskannya dengan sangat cepat.
Semua orang mulai berfikir. 'Itu perut atau gentong? Semuanya di lahap dengan sangat cepat'
Jika semua orang berfikir seperti itu, maka itu adalah hal yang wajar karena melihat seberapa lahapnya Yuto sampai menghabiskan makanan untuk 5 orang.
Glek! Glek Glek!
Setelah menghabiskan makanan yang ada di mejanya, Yuto segera meminum Jus jeruknya.
"Aaaaaaaah! Kenyangnya!"
Yuto merasa sangat kenyang dan sangat menikmati makanannya. Dan setelah ia makan, Yuto langsung melihat Ponselnya untuk melihat jam.
"Sudah jam 13.50 ya? Mungkin aku akan pulang jam 16.00 Nanti."Ucap Yuto
'Dan sekarang dimana Yui dan Yuki?'
[Mereka berdua berada 3 meja di kanan Tuan.]
Kemudian Yuto mulai mencari tempat yang di katanan 'Nao' kepadanya. Dan setelah melihatnya Yuto langsung menemukannya.
'Ketemu. Dan apa yang sedang mereka bicarakan? Nampaknya itu sangat serius,hm... Akan ku coba dengarkan saja dari sini.'
Kemudian Yuto mulai mengaktifkan alat yang ada di telinganya dan tentu saja alat itu tidak terlihar. Gunanya alat itu adalah untuk memperkuat indra pendengaran Yuto menjadi puluhan kali lipat.
[Tidak sopan sekali kau Tuan.]
'Tidak ada salahnya mendengar pembicaraan Sang Istri, jadi itu tidak apa.'
[Terserah Anda Tuan, tapi lebih baik anda lebih berhati - hati karena di masa depan yang ada musuh yang lebih kuat dari 'Yuto Tanaka' dari Masa depan.]
[Yuto Tanaka dari masa depan itu sudah berada di Level Ancaman "Planet." jadi ada kemungkinan musuh yang akan anda hadapi adalah Level "Planet Besar."]
'Aku tahu, maka dari itu aku sekarang sedang mengembangkan Susunan Struktur Armor lebih kuat dari sekarang.'
'Karena sekarang, Armor yang telah ku miliki hanya berada di level "Blok Kota" jadi itu masih sangat jauh untuk berada di level "Planet".'
[Ya, Kau benar tuan.]
'Baiklah,waktunya mendengarkan apa yang mereka katakan.'
Setelah itu Yuto mulai mendengarkan pembicaraan Yui dan Yuki saat ini. Dan saat ia mendengarnya terlihat jelas bahwa ia senyum - senyum sendiri.
__ADS_1
Ekspresinya itu sekarang berubah menjadi senyum canggung.
'Yuki! Yuki! Yuki! Jangan tanyakan itu kepada Yui! Aku memang melakukannya tapi jangan tanyakan itu di depan umum!!!'
Lalu ia melihat semua orang yang si sekitarnya mulai melihat dirinya dan memasang muka senyuman kepadanya.
Dan pada saat itu dirinya hanya bisa tersenyum canggung. Namun di dalam hatinya saat ini...
'Oh tidak! Semua orang menatapku dengan aneh!!! Sial! Ini gawat! Aku jadi sangat malu! Yuki tolong hentikan menanyakan itu kepada Yui!!'
'Tolong jangan rusak pikiran bersihnya dengan pertanyaan anehmu itu!'
[Yui Nanaka sudah tidak polos lagi seperti dulu dan itu adalah ulah tuan sendiri dari awal.].
Mendengar apa yang katakan Nao, ia merasa sedang di tusuk oleh ribuan pedang di hatinya.
'Aaaaaaahk! Tolong jangan katakan itu! Aku jadi yang merasa bersalah sekarang!'
[Baiklah,Maaf kan saya Tuan.]
'Ya.. Ya.. Ku maafkan,tapi jangan lakukan itu lagi.'
[Baik,akan saya usahakan Tuan.]
Dan setelah itu Yuto sudah tidak mendengar Yuki sudah tidak mendengar memberikan pertanyaan kepada Yui. Saar itu menghela nafasnya dengan dalam. "Syukurlah... Dia telah berhenti..."
Namun tiba - tiba Yui memberikan pertanyaan yang cukup mengejutkan kepada Yuki. Dan hal itu membuat mereka berdua cukup terkejut. "Eh?"
......
......
......
"Oh ya, sekarang giliranku bertanya. Sebenarnya apa hubunganmu dengan Yuto?"Tanya Yui yang tiba - tiba serius.
"Aah... Aku hanya temannya saja. Jadi tidak ada yang spesial."Jawab Yuki dengan santai.
"Tidak ada yang spesial? Jadi kau ingin memiliki hubungan spesial dengan Yuto?"Tanya Yui dengan serius.
"T---"
"Apa jangan - jangan kau itu memiliki hubungan yang spesial dengan Yuto?"
"Tidak, aku tidak sepe---"
"Heh, tidak seperti itu? Jadi kau itu sudah memiliki hubungan spesial dengan Yuto? Apakah benar begitu?"
Saat ini Yuki tersudut. 'Sial. Instingnya lebih tajam dari yang ku kira!'
Namun Yuki langsung memikirkan kata - kata yang pas untuk menyangkal semua itu.
"Yui, lebih baik kau jangan terlalu curiga. Jika seperti itu bisa saja Yuto meninggalkanmu."
Mendengar perkataan Yuki, tiba - tiba Yui tersadar dan langsung berhenti memberikan pertanyaan itu kepada Yuki. "A-ah. Aku minta maaf telah mencurigaimu Yuki."Yui meminta maaf kepada Yuki.
__ADS_1
"Tidak apa Yui, tidak perlu di pikirkan. Jadi santai saja."Ucap Yuki dengan santai.
"Ba-baiklah, aku akan ganti pertanyaannya."Ucap Yuki yang mulai berfikir.
"Baik - baik, akan aku dengarkan dan aku jawab jika aku bisa." Ucap Yuki sembari meminum Tehnya yang ada di cangkir.
"Apakah kau sudah pernah melakukan S.E.X?"
Mendengar pertanyaan yang di berikan Yui, ia kaget dan langsung tersedak tehnya. "Uhuk! Uhuk!"
"Y-Yuki, kau tidak apa?"
"Yui... Jangan tenyakan itu di sini? Dan mengenai itu... Aku sudah pernah..."Ucap Yuki yang berbisik
"Sudah ku duga, jadi kau melakukannya dengan siapa?"
"Aku tidak bisa mengatakannya karena itu hal pribadi yang harus di rahasiakan."
"Apakah dengan Yuto?"Ucap Yui yang asal meneka.
Dan pada saat itu Yuki sangat kaget dan langsung menyemburkan tehnya ke muka Yui. "K-kenapa kau bisa ta---" Lalu semua yang melihatnya menjadi sangat terkejut dan langsung melihatnya.
"Aah maaf, tidak apa kok."Ucap Yuki yang langsung memberikan alasan kepada lainnya.
Setelah menerima semburan dari Yuki tanpa sengaja, Yui langsung mengambil Tisu dan mengelap semua Teh yang ada di wajahnya.
"Maaf Yui, apakah kau tidak apa?"
"Tidak apa, tenang saja Yui. Tidak perlu di pikirkan,santai saja."Ucap Yui
"Aah... Baik.."
Setelah beberepa menit mengelap wajahnya, Yui langsung memasang muka serius lagi. Dan pada saat itu Yuki merasa sedikit dingin di punggungnya.
"Jadi Yuki, kenapa kau begitu terkejut dengan apa yang ku tanyakan tadi sampai menyemburkan teh ke wajahku?"
"Dan lalu kau tidak sengaja berkata 'Kenapa kau bisa ta--' dan jika aku lanjukan 'Kenapa kau bisa tau.' jadi aku bisa menyimpulkan bahwa kau memiliki hubungan spesial dengan Yuto."Ucap Yui yang tersenyum tipis
Mendengar hal penyataan yang di berikan Yui, ia menjadi sangat terpojok. 'Sial! Aku masuk jebakannya! Tidak dia sangat licik!'
Dan pada saat itu, Yuki hanya diam.
"Kau tidak menyangkalnya ya? Jadi kesimpulanku semuanya benar."
Yuki sama sekali tidak bisa berkutik dan terus diam.
"Dan karena kau telah memiliki hubungan dan telah melakukan itu dengan Yuto. Aku akan memberimu tawaran yang bagus."
"Eh? Apa itu?"Ucap Yuki yang cukup kaget
"Jadilah wanitanya Yuto."Ucap Yui yang cukup serius.
"Huh?"
Author: Yahahahahaha! Ketahuan selingkuh!!😂 Mampus kau Yuto.
__ADS_1