
Chapter 83
Yuki saat ini cukup terkejut dengan apa yang di katakan Yui. "Huh? Apa maksudmu?"
"Maksudku, kau harus jadi wanitanya Yuto karena kau telah melakukan itu dengan Yuto. Dan saat itu kau melihat aku dan Yuto bersama saat selesai peresmian. Kau terlihat begitu cemburu."Jelas Yui
Mendengar hal tersebut Yuki tambah terkejut. "Ke-kenapa kau bisa tahu?"
"Instingku sebagai wanita itu sangat tajam. Jadi jangan coba - coba berbohong di depanku Yuki, jadi aku bisa saja membaca pikiranmu saat ini."Jelas Yui
"Instingmu cuma berguna sama wanita yang dekat dengan Yuto, sedangkan yang lainnya tidak."Ucap Yuki dengan datar.
"Hehehe kau tau saja, memang benar sih... Instingku hanya berguna sama wanita yang nampak dekat dengan Yuto."Jelas Yui sembari menggaruk kepalanya.
"Sudah ku duga, kau terlalu mencintai Yuto sampai kau memiliki Insting setajam itu jika ada gadis yang mencintainya."Ucap Yuki dengan sedikit kesal.
"Ya begitulah, jadi? Apakah kau mau?"Tawar Yui sekali lagi
"Tidak, terimakasih aku tidak punya waktu untuk hubungan konyol seperti itu."Ucap Yuki yang menolak.
Namun di dalam hatinya. 'Aaaaaa! Aku ingin menerimanya! Tapi degan hubunganku di dunia bawah... Maka aku tidak bisa menerimanya! Aku tidak ingin Yuto dalam bahaya karenaku!'
Seperti yang di katakan Yuki, sebenarnya dia ingin sekali menerimanya tapi karena dirinya berhubungan dengan dunia gelap, jadi dia tidak berani menerima tawaran Yui.
Dia tidak ingin Yuto dalam bahaya karena berhubungan dengannya. Tapi semua apa yang di pikirkan Yuki semuanya salah, karena Yuto itu memiliki hubungan besar dengan Dunia Bawah.
Selain itu... "Mana mungkin dia mencintaiku sama sepertimu, Yui."Ucap Yuki yang tersenyum pasrah
Yui saat mendengar pernyataan yang di berikan Yuki, ia menjadi cukup terkejut. "Eh?"
"Baiklah, aku akan pulang duluan Yui. Sampai nanti."Yuki pamit kepada Yui dan segera pergi keluar dari kafe.
"T-tunggu Yuki, sebelum kau pergi bolehkah aku minta nomee Linemu?"Ucap Yui kepada Yuki.
"Boleh saja, ini Yui."Kemudian Yuki memberikan ponselnya dan menampilkan panel Kode QR linenya tersebut.
Dan setelah itu Yui segera menscan Kode QR nya itu.
Kling!
Dan Pesan line muncul di Line Yuki. "Ini nomerku Yuki dan terimakasih telah menemaniku berbicara."Yui tersenyum dan berterimakasih kepada Yuki.
"Aah... Tidak apa, aku pergi dulu ya."
Kemudian Yuki benar - benar pergi dan keluar dari kafenya. Lalu setelah beberapa saat kemudian Yui langsung menghela nafasnya dengan sangat berat.
"Haaaaaah...."
Setelah menghela nafasnya dengan berat, ia langsung melirik ke arah Yuto dengan tatapan kesal dan marah.
__ADS_1
Saat Yuto melihat tatapan Marah dan Kesal Yui kepadanya, Ia hanya bisa menggaruk kepalanya dengan canggung. "Dasar tukang selingkuh."
Dan kata - kata yang di lontarkan Yui kepadanya itu jutaan lebih sakit dari semua yang ia rasakan sebelumnya. Seakan hatinya sudah seperti di tusuk ribuan besi yang sudah di panaskan
Jleb!*
"Ugh!"
[Apakah sakit?]
'Ini sudah melebihi kata sakit. Nao.'
[Begitu? Saya sama sekali tidak paham.]
Nao bingung dengan apa yang di katakan Tuannya itu, ya walaupun begitu setiap kata yang di lontarkan kepada Tuannya itu 'datar' dan mengenai suara yang di miliki oleh 'Nao' adalah suara wanita.
Nao bahkan tidak menyadarinya bahwa suaranya yang dia pakaiitu adalah wanita. Dan Nao sebenarnya memiliki sebuah emosi namun emosi itu sangat sulit di keluarkan tanpa adanya sesuatu hal yang menarik baginya.
Sebagai contoh, saat Yuto di bawa ngebut Guru Kinan saat itu. Dan karena bagi Nao itu adalah hal yang sangat menarik,jadinya Ia mengeluarkan Emosi Senang dan Semangat.
Kemudian Yuto mulai melihat Yui mendekatinya, dan saat melihatnya ia hanya diam gemetaran di tempat. Ya dia sebenarnya gemetaran bukan karena takut melainkan... Ya entahlah.
Itu tidak bisa di jelaskan lagi. "Yuto. Bisakah kita bicara nanti?" Tanya Yui dengan raut wajah senyuman manis, tapi sayangnya itu bukan keimutan di dalamnya.
Melainkan Intimidasi yang sangat kuat ketika seseorang wanita marah kepada pasangan yang sangat ia cintai itu.
Dan saat Yuto melihatnya, ia hanya bisa pasrah dan menjawab. "Y-ya..."
"B-baik, ayo kita pulang."
Kemudian Yui pulang dan Yuto mengikutinya dari belakang. Sedangkan semua orang yang melihatnya mereka hanya bisa mengatakan "Semangat! Berjuanglah!" di dalam hati mereka.
Dan Kata - kata sepertinya bukan untuk Yuto, melainkan itu untuk Yui.
"H-hey Yui, mengenai i---"
"Kita bicara nanti saat di rumah. Paham!?"Ucap Yui dengan menatap tajam Yuto.
"A-ah... Baik."
Yuto hanya bisa pasrah dan terus mengatakan: 'Yui sudah jadi galak saat aku menikahinya! Yui sangat menyeramkan!'
Ya jujur saja, Jika kita sudah menikahi seorang wanita yang sangat mencintai kita. Namun tiba - tiba sifatnya tiba - tiba berubah saat kita menikahinya seperti makin galak,ceweret,diam dan lainnya.
Itu sangatlah wajar karena itu tandanya wanita itu sangat mencintai dan ingin menjaga kita dari wanita - wanita l*acur yang ada di sekitar mereka.
Ya itu sama halnya yang terjadi pada Yui Nanaka saat ini.
......
__ADS_1
......
Di suatu tempat di Kyoto yang nampak cukup sepi, terlihat seorang wanita yang berumur sekitar 17 tahunan sedang berjalan dengan membawa tas cangklong di tangannya itu.
Wanita itu memiliki rambut coklat bergelombang,Kulit seputih susu dan memiliki wajah yang sangat cantik
Yang tidak lain wanita itu adalah Yuki Inohara.
Lalu tiba - tiba Yuki berhenti melangkah. "di sini tempatnya ya? Jadi dimana guru bodoh itu?"Ucap Yuki yang mulai mencari sekeliling.
Kemudian dari atas, Tiba - tiba seorang pria paruh baya berbadan kekar muncul dan melompat dari gedung yang sangat tinggi.
*Brak!*
Hingga beton yang di jadikan pijakan hancur akibat kakinya. Dan kali ini dia terlihat sangat keren dengan gaya turun seperti itu.
Ya ini seperti mirip gerakan Spider-man. Dan Yuki saat melihat tingkah laku gurunya itu,ia hanya menatap datar. "Seharusnya terlihat keren jika di lakukan oleh orang yang tepat."
"Aku sebenarnya ingin mengatakan 'keren' tapi sayang,kau itu guruku yang sangat bodoh dan tidak ada keren - keren nya."
Jleb!*
Sungguh perkataan yang sangat menyakiti hati, sampai - sampai gurunya yang sedang bergaya tidak bisa berdiri lagi karena ulahnya itu.
"M-murid kedua, seperti biasa kata - katamu memang sangat tajam."Ucap pria berbadan kekar dan besar itu sembari memegangi dadanya.
"Sudah cukup, jadi kenapa aku di panggil di sini?dan kenapa Ken tidak ikut juga?"Tanya Yuki yang langsung ke intinya
"Ken tidak ikut karena misi yang kali ini ku berikan hanya bisa di selesaikan olehmu saja. Jika aku memberikannya kepada Ken juga maka dia hanya menggagalkan misi."Jelas Guru itu kepada Yuki.
"Heh... Jadi apa misinya kali ini?"Tanya Yuki
"Kau harus membunuh orang - orang yang telah mencuri benda - benda yang seharusnya kita curi saat itu. Dan kau tidak perlu membunuh semuanya kau harus membunuh pemimpinnya saja."Jelas Guru itu
"Jika seperti itu, mereka tidak punya keberanian untuk mencuri di pelelangan pasar gelap itu."Lanjutnya
"Heh... Itu mustahil, kemampuanku yang sekarang ini tidak bisa membunuhnya. Dia itu sudah selevel dengan Ketua Yakuza yang tersebar di jepang ini."Jelas Yuki
"Tenang saja, aku memiliki sesuatu yang bagus untukmu."Ucap Guru itu yang langsung memberikan Koper hitam kepada Yuki.
Dan saat itu Yuki menerimanya dan langsung membukanya. Lalu saat ia melihat isi kopernya ia menjadi sangat bingung.
Karena yang ada di dalam Kopernya itu mirip seperti suntikan yang berisi cairan hijau yang sangat mencurigakan. "Suntikan "Tmits" dan jika kau menyuntikan ini ke dalam tubuhmu maka."
"Kekuatan Fisikmu akan bertambah sebanyak 10x lipat. Dan tentu saja aku menjamin keamanannya karena aku sudah pernah mencobanya."Jelas Guru itu kepada Yuki.
"Namun efek dari suntikan ini hanya bertahan 1 jam saja, dan suntikan ini hanya ada 2 buah saja. Jadi kau harus bisa menggunakan ini dengan sangat bijak."Lanjutnya.
"Dan kau tidak perlu menjalankan misi ini sekarang, karena kau memiliki waktu sebanyak 2 Bulan. Jadi santai saja Yuki."
__ADS_1
"Ya, akan aku usahakan."