Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 22: Hadiah Dari Yui.


__ADS_3

Chapter 22


Sore Harinya di belakang sekolah, Terlihat seorang laki - laki tampan dengan rambut pirangnya yang sedang menyatakan perasaannya kepada Seorang gadis cantik yang ada di depannya.


"Aku menyukaimu... Tolong jadi---"Sebelum mengatakan semuanya gadis itu menyelanya.


"Maaf,aku sudah memiliki seseorang." dan gadis itu langsung menolaknya dengan sopan. Mendengarnya laki - laki itu tidak terkejut sama sekali karena dia tahu gadis itu akan menolaknya.


Meski begitu dia tetap ingin menyatakan perasaannya. "Be-begitu... Terimakasih sudah menjawabnya, Yui Nanaka"


Lalu laki - laki itu pun pergi meninggalkan Gadis yang bernama Yui itu, Sedangkan nama laki - laki itu adalah Shin Shibuya.


Lalu dari balik tembok terlihat seorang laki - laki yang sedang mengawasi dan mendengarkan mereka secara diam -diam dan dia adalah ....


Kekasihnya Yui Nanaka, dan Yuto mengawasi mereka diam - diam tanpa di sadari oleh mereka, Dan Yuto juga ingin tahu apakah Yui benar - benar mencintainya atau tidak.


Maka dari itu dia membuat Shin menyatakan perasaannya kepada Yui sebelum dia keluar dari sekolah ini.


'Lebih baik dari yang ku kira.'


Setelah itu Yuto pun pergi ke gerbang keluar sekolah karena dan berencana menunggu Yui di sana.


...


...


Lalu saat di gerbang sekolah, terlihat semua siswa dan siswi yang pergi meninggalkan sekolah dan mereka langsung pulang ke rumah masing - masing.


Dan terlihat juga seorang laki - laki dengan wajah biasa saja sedang menunggu di depan gerbang itu, dan dia adalah Yuto Tanaka.


Ya seperti yang di lihat dia sedang menunggu seseorang yaitu kekasihnya, yang tidak lain adalah Yui Nanaka.


Lalu setelah menunggu satu menit menunggu akhirnya Yui Nanaka terlihat sedang menuju ke arahnya. Dan setelah itu mereka mulai menatap satu sama lain.


"Ayo kita pulang."


"Ya!"


Dan mereka pulang sembari berpegangan tangan, dan pemandangan yang di lihat sekarang itu pasti akan membuat semua orang iri.


Namun sekarang Yuto dan Yui memilih Untuk tidak menaiki Bus karena dia ingin menikmati perjalanan pulang lebih lama bersamanya.


"Oh ya Yuto..."Yui memulai pembicaraan.


"Ada apa Yui?"Ucap Yuto.


"Tadi... Seseorang telah menembakku supaya aku menjadi pacarnya..."Ucap Yui yang sedikit cemas karena takutnya Yuto akan marah kepadanya.


"Heh... Terus?apa kau menerimanya?"Yuto menenyakan apa yang terjadi selanjutnya.


"Tentu saja aku menolaknya, karena aku adalah pacarmu dan aku juga sangat mencintaimu!"Lanjut Yui.


Mendengar itu Yuto ingin menggoda Yui"Heh... Sangat mencintaiku ya...?"

__ADS_1


"Tentu saja,aku sangat mencintaimu! Bahkan aku pernah berniat untuk memberikan ke pe...."Tiba - tiba perkataan Yui berhenti di akhir kata dan setelah itu Muka Yui memerah tomat karena dia hampir mengatakan hal itu.


"Pe?"


"B-bukan apa - apa, dan jangan bahas itu lagi!"Ucap Yui yang sangat malu.


Melihat itu Yuto semakin ingin untuk menggodanya, karena bagi Yuto dia itu sangatlah imut ketika dia malu.


"Heh... Apa itu tadi Yui? Aku penasaran...?"


"A-aku tidak akan mengatakannya!"


"Ah... Jangan begitu Yui..."


"S-sudah ku bilang aku tidak akan mengatakannya!"


"Baiklah biar ku tebak.... Kau pasti ingin mengatakan 'Memberikan kep*rawananmu'? " Mendengar itu Yui terdiam dan Yuto bahkan tidak mengetahui bahwa gurauan yang dia katakan itu ternyata benar.


Yuto melihat Yui terdiam itu membuatnya menjadi sangat terkejut


"E-eh... A-apa itu benar Yui?"Dan Yuto bertanya dengan gagap. Dan lalu Yui menjawabnya dengan anggukan dengan wajah yang memerah.


Melihat jawaban yang di berikan Yui itu membuatnya tidak bisa berkata - kata lagi."I-itu... Aaah... Eh... A... Haha...."


"Dan mengenai... Hadiah yang ku katakan tadi siang adalah itu... Jadi itulah yang membuat aku tidak ingin mengatakannya sekarang..."


Mendengar itu Yuto hanya bisa terdiam kaku karena sangking terkejutnya karena dia sama sekali tidak mengira hadiahnya adalah itu.


Dan dia juga mengira hadiah yang di berikan Yui adalah berupa makanan yang jauh lebih enak dari sebelumnya. Ya itu bisa di bilang itu adalah serangan kuat yang di berikan oleh Yui.


"A.. Ya?"Dan Yuto tersadar dari lamunannya itu.


"Apa tadi kau mendengarnya?"Tanya Yui


"Y-ya aku mendengarnya Yui."Jawab Yuto.


"Jika kau sudah mendengarnya... Kau pasti pahamkan apa yang kau dan aku lakukan Nanti malam?"Tanya Yui.


"Ya-ya aku tahu... Pasti itu... Kan itu..."Yuto tidak tahu mau menjawab apa karena kalian tahu bahwa Yuto itu P*rjaka. Dan itu sudah pasti dia akan gugup setelah mendengar itu.


"Kalau begitu... Ayo kita cepat - cepat pulang ke rumah Yuto!" Dan Yui menarik tangan Yuto dengan senang.


Dan Yuto hanya bisa mengikuti Yui, sampai... Beberapa 10 Menit kemudian... Mereka berdua sudah sampai di depan rumahnya sendiri.


Namun kali ini Yuto melihat rumahnya bukan seperti biasanya melainkan "Medan perang" Meski begitu dia tetap mencoba masuk kedalam karena itu adalah rumahnya.


"Ayo masuk Yuto."


"Y-ya"


Setelah itu Yuto dan Yui masuk ke dalam rumah.


....

__ADS_1


....


....


Setelah Yui dan Yuto mandi sekarang mereka berdua sedang berada di sebuah kamar yang nampak biasa - biasa saja. Dan juga terlihat Yui sedang menggunakan Pakaian Tipis yang begitu menggoda.


Namun entah kenapa mereka saling malingkan wajah mereka dan tidak memulai kegiatan malamnya.


"Oh ya Yuto, bagaimana cara melakukannya?"Yui bertanya dengan bingung dan malu.


"Ha? Apa kau tidak tahu?"Kaget Yuto


"I-iya... Aku t-tidak punya pengalaman dalam hal seperti ini... Jadi apakah kau bisa memimpinnya...?"


"Ta-tapi jangan terlalu kasar Y-yuto..."


Mendengar itu Yuto tersenyum


"Baiklah, tapi aku juga tidak berpengalaman... Jadi jangan salahkan aku jika kau tidak puas."


"Un."


Sebagai awalan Yuto mulai mencium bibir Yui yang lembut dan mungil itu,lalu secara perlahan dia mulai memasukan lidahnya ke mulut Yui dan mulai meliliti Lidah miliknya.


Merasakan itu Yui menjadi sedikit kaget, walaupun Yui sudah melakukan itu sekali dengan Yuto... Namun Yui masih belum terbiasa untuk main lidah.


Setelah itu ciumannya mulai menurun ke leher indah milik Yui, dan nafas milik Yuto pun di rasakan olehnya sehingga membuatnya Geli.


"Y-yuto... Ini geli... Kyaa!"


Dan tiba - tiba sebuah dorongan di lakukan oleh Yuto sehingga membuat Yui terjatuh ke kasurnya. "Y-yuto..."


Perlahan Yuto mulai membuka baju miliknya, sedangkan Yui yang melihatnya membuka baju. Wajahnya semakin memerah.


Setelah itu dia melihat Yuto mulai melepaskan pakaian tipis miliknya, Yui hanya bisa mengikuti apa yang di lakukan Yuto padanya.


"Maaf Yuto... Jika tubuhku tidak terlalu bagus..."Yui mengatakan itu dengan muka memerah karena sekarang dia sudah tidak memakai apa-apa.


"Tidak... Kau sangat indah Yui..."Yuto menjawab sembari tersenyum.


Mendengar apa yang di katakan Yuto,itu membuatnya sangat senang. Setelah itu Yui mulai memeluk Yuto dengan sangat erat. "Yuto... Aku mencintaimu..."


"Begitu juga denganku Yui, aku mencintaimu..."


Setelah itu mereka mulai melanjutkan kegiatan mereka dengan penuh cinta dan gairah.


...~Author Riza~...


...Yo bagaimana? Bagus tidak? Jika bagus mohon berikan Like,Vote dan Komennya ya teman - teman....


...~Salam Dari Author Riza...


*Note: Yahahahah lanjutannya pikir aja sendiri!! Awowkwok!

__ADS_1


*Jangan lupa komennya panjang lebar walaupun kagak jelas awowkwok!


__ADS_2