
Chapter 50
Di dalam rumah, saat di malam hari Yuto dan Yui nampak sedang duduk berduaan di sofa Sembari menonton Tv dengan sangat tenang. Sangking tenangnya sudah seperti tidak ada orang di rumah,yang ada hanya suara ocehan emak - emak di Sinetron Indosiar.
Eh tunggu dulu, bukannya Jepang tidak ada Channel Indosiar ya? Ah... Sudahlah yang terpenting mereka masih belum berbicara sedikitpun.
Lalu Yui pun memulai pembicaraan. "Oh Ya Yuto,bagaimana bermain gamenya tadi. Apakah seru?"Tanya Yui.
"Ya, bisa di bilang seru dan membanggokan."Jawab Yuto yang canggung.
"Be-begitu, Main game apa?"Tanya Yui.
"Menembak Zombie dan sejenisnya. Emang ada apa Yui?"Jawab Yuto yang sedikit bingung.
"A-aah... Tidak,aku hanya ingin bertanya."Ujar Yui.
"Oh begitu."
Lalu pembicaraan berakhir seketika dan mereka diam kembali beberapa saat.
"Oh ya Yuto, ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu."Ucap Yui.
"Hm... Apa itu?"Tanya Yuto.
"Apa kau tahu tentang Grup/Kelompok/Organisasi yang baru - baru ini di bicarakan?"Tanya Yui.
"Ya, aku seperti pernah mendengarnya. Jadi ada apa Yui?"Jawab dan Tanya Yuto.
"Ya mengenai Kelompok itu, Mereka itu seperti sangat mengidolakan aku bahkan menganggapku sebagai Dewi. Jujur saja aku tidak tahu mengenai itu... Dan aku baru tahu tadi saat di sekolah..."Jelas Yui.
"Oh begitu, Jadi?"
"Ya, Jujur saja aku takut dan aku merasa belakangan ini sering di Ikuti oleh seseorang yang tidak ku kenal. Dan aku juga takut kau akan terluka juga karena kelompok itu."Jelas Yuto yang terlihat begitu khawatir.
'Heh... Begitu ya? Sepertinya aku harus membereskan kelompok yang meresahkan itu.'
'Nao, apakah ada misi yang berhubungan dengan Kelompok itu?'
[Ada Tuan.]
[Misi: Menangkap Penguntit Yui Nanaka.
Waktu: 3 Jam Lagi.
Hadiah: 1 Drones Invisible
Seperti Namanya. Drone ini bisa tidak bisa di lihat oleh mata Telajang dan perlu memakai Kacamata Infra Merah untuk melihat drone ini.
Tidak hanya itu, Drone ini bisa di kendalikan dalam Jarak 5Km dan memiliki Fungsi Merekam dan Memotret setiap apa yang di lihat lalu masih banyak fungsi lain yang tidak dapat di sebutkan.]
Mendengarnya, Yuto tersenyum tipis. 'Jadi tengah malam ya...? Bagus.'
Lalu Yuto melihat wajah Yui yang nampak sangat khawatir. Ia hanya tersenyum dan lalu ia mengusap kepala Yui dengan sangat lembut. "Tenang saja... Jadi jangan khawatir Yui,semuanya akan baik - baik saja."
__ADS_1
"Apapun yang terjadi,aku akan melindungimu."
Mendengar itu terlihat Yui menjadi sangat senang, dan dia pun menyandarkan dirinya ke bahu Yuto.
"Yui, Ayo kita tidur."
"Baik."
Kemudian Yuto berdiri dan membopong Yui layaknya putri, melihat ia di bopong oleh Yuto... Ia menjadi sangat senang dan tersenyum dengan muka yang sedikit memerah.
'Aku menyukaimu, Yuto.'
Dan Yui mulai memeluk Yuto dengan sangat lembut.
.....
.....
Beberapa jam kemudian, Terlihat Yui sedang tidur pulas dengan tubuh yang hanya tertupi sehelai Selimut saja. Dan pada saat itu juga Yuto nampak sedang mengenakan pakaian serba hitam miliknya beserta jubah hitam merah itu.
'Sudah waktunya untuk memberi hukuman kepada mereka.'
Setelah itu Yuto keluar dari kamar lalu memakai Topeng miliknya yang terbuat dari susunan Struktur Nano Partikel.
*********
Di tengah malam, di atas gedung dekat rumah Yuto... Terlihat 2 laki - laki berumur 20 Tahunan sedang mengawasi Rumah Yuto menggunakan Teropong.
"Tidak Karena setiap sisi rumahnya tertutupi tirai. Jadinya aku tidak bisa melihatnya ke dalam."Jelas laki - laki yang menggunakan teropong itu.
"Hm... Begitu ya, jadi kita harus bagaimana?"Tanya laki - laki itu.
"Kita pergi sana dari sini. Dan kita juga sudah mendapatkan beberapa Fotonya tadi sore."Jelas laki - laki itu.
"Benar juga,baiklah ayo kita pergi."
Kemudian mereka berdua mulai berdiri dan hendak pergi dari tempat itu. Namun saat mereka berbalik ,terlihat seorang Pria menggunakan Jubah Hitam merah berserta topeng seperti menanti mereka.
Dan itu kedua laki - laki itu sangat sangat terkejut. "S-siapa kau!? Dan apa yang kau lakukan di sini!?"
Mendengarnya, Laki - laki itu menjawab. "Namaku adalah Black, dan aku tanya balik... Kenapa kalian ada di sini? Siapa kalian? Dan ada urusan apa di sini? Asal kalian tahu, ini adalah Tempat Kekuasaanku."Tanya black dengan nada dingin.
"Itu bukan urusanmu b*jingan!"
Kemudian Black melihat sebuah lembaran foto di tangan mereka. "Kalian berdua, serahkan lembaran foto di tangan kalian? Aku ingin melihatnya."Ucap Black.
"Ha!? Tidak akan! Emangnya kau siapa berani memerintah kami!?"Marah salah satu laki - laki itu.
"Benar! Ayo kita habisi dia,kakak!"
"Ya!"
Kemudian mereka mengeluarkan sebilah pisau kecil dadi sakunya. Dan lalu mereka menodongkan pisaunya ke arah Black. "Jika kau tidak ingin terluka, pergilah dari sini!"
__ADS_1
"Jika tidak,kami akan menyerangmu dengan pisau ini!"
Black yang mendengarnya itu hanya tertawa. "Hahahahahahah! Orang lemah seperti kalian ingin melukaiku? Bercanda kalian itu sangat lucu hahahaha!"
Mendengarnya, mereka berdua menjadi sangat marah. "Baj*ngan!" lalu mereka menyerang Black menggunakan pisau masing - masing.
Namun pisau tidak berguna di hadapan Black. Dan pasti kalian semua tahu siapa Black. Benar dia adalah Yuto Tanaka yang sedang menyamar.
"Maaati!!!"
Dan mereka berdua menyerang dan menusuk Black menggunakan pisau itu. Dan saat pisau mereka mengenai tubuh Yuto, seketika bilah pisau itu bengkok dan patah.
*Tang!*
Melihatnya mereka manjadi sangat terkejut dan lalu mereka mundur beberapa langkah. Lalu tanpa di sadari... Black sudah mengambil lembaran foto itu dari mereka.
"A-apa? Bagaimana itu ada padanya?"
"Hm... Mari kita lihat..."Black melihat foto - foto itu... Dan saat melihatnya dia menjadi sangat terkejut.
Di lembaran itu, terlihat foto - foto Yui yang di potret dari berbagai arah, mulai wajah,bahu,dada,kaki dan seluruh tubuhnya... Dan pada saat itu Black/Yuto menjadi sangat marah.
"Brengsek... Berani - beraninya kalian melakukan hal itu kepada Yui."Black mengeluarkan intimidasi yang sangat kuat dan menatap tajam mereka berdua.
Setelah itu mereka menjadi sangat ketakutan. "J-jangan mendekat! Jika tidak..."
"Jika tidak apa ha? Aku mati? Atau kalian yang akan mati!?"Bentak Black dengan sangat marah.
Mereka menjadi semakin ketakutan melihat Black semakin dekat dengan mereka berdua. "B-berhenti... Sudah ku bilang berhenti b*jingan!"
Salah satu dari laki - laki itu memberanikan diri dan menyerang Black. Namun saat itu juga...
*Bugh!*
Black memukul wajahnya dengan sangat keras sampai terhentak ke permukaan, akibatnya kepala laki - laki itu bocor dan mengeluarkan banyak darah. Melihat temannya sudah di kalahkan dengan sangat mudah,ia menjadi semakin ketakutan.
"H-hey.... M-maafkan aku... Aku tidak akan melakukannya lagi, jadi biarkan aku pergi."Ucapnya yang gemetaran ketakutan.
Namun Black tidak mempedulikan perkataannya itu. Dan dia melesat lalu memukul orang itu dengan begitu keras.
*Bugh!*
"Guhak!"
Dia memuntahkan sedeguk darah. "Sudah terlambat,Brengsek."
"Si...alan..." Dan dia langsung tersungkur tidak sadarkan diri.
...~Author Riza~...
...Yo bagaimana? Bagus tidak? Jika bagus mohon berikan Like,Vote dan Komennya ya teman - teman....
...~Salam Dari Author Riza~...
__ADS_1