Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 54: Kejutan.


__ADS_3

...*View naik tapi komenan dan like semakin berkurang, Ya inilah kelakukan para Readers Ghaib ga ada akhlak....


..."Like!!!!! komeeen!!"...


...sekian....


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Chapter 54


Riska sekarang telah berkenalan dengan Yuto sekaligus dengan pacar nya yaitu Yui. Di dalam Bus mereka saling ngobrol sembari menunggu sampai nya Bus ke sekolah.


Ia berfikir bahwa "Yui adalah gadis yang sangat baik" Lalu terlihat saat itu ia melihat Yuto dan Yui sedang keluar dari Bus.


"Sampai ketemu lagi, Riska."Ucap Yui sambil tersenyum.


"Y-ya, sampai bertemu lagi."Jawab Riska Yang melambaikan tangan.


....


....


....


Selang beberapa jam setelah Yuto dan Yui mamasuki kelas. Sekarang di kelas 2-A terjadi sesuatu yang cukup mengejutkan karena seseorang.


Benar ada siswa baru yang akan memasuki kelas 2-A, dan lebih mengejutkan lagi dia adalah seorang laki - laki tampan dengan rambut berwarna merah. Lalu ketampanannya hampir menyamai Ren Tamaka.


"Nama ku adalah Soen Tenosa. Salam kenal."


Yuto mengenal pasti orang itu siapa dan Ia sama sekali tidak menyangka bakal sekelas dengannya dengan begitu cepat. 'Ku kira dia akan masuk ke kelas C atau B. Tidak ku sangka dia malah langsung bisa masuk ke Kelas A.'


Jujur ini sangat mengejutkan bagi Yuto, dan alasan Yuto mengetahui dia akan mendaftar sekolah ini karena dia sudah meprediksikannya dari awal Yuto bertemu dengan nya.


Soen pasti akan melakukan apa saja demi bertemu dengan Yui, dan cara aman untuk bertemu dengan Yui adalah masuk sekolah yang sama seperti Yui. Meski begitu Yuto tidak memprediksikan bahwa Soen dapat langsung masuk ke dalam Kelas A.


Syarat untuk masuk ke kelas A adalah Nilai harus berada di Atas 92 semua. Dan sekarang semua gadis yang ada di sini mulai kagum dan terpesona dengan ketampanan lalu kepintaran Soen.


"Baiklah, Kamu duduk di Samping Yuto Tanaka. Soen."Ucap Guru Kinan yang menunjuk bangku kosong di samping Yuto.


'Aku sudah menebak dia akan duduk di sampingku karena... Hanya bangku di sampingku saja yang kosong.'Batin Yuto dengan santai nya.


"Baik."Ucap Soen yang segera duduk di samping Yuto.


Setelah Soen duduk di sampingnya... Ia hanya memandang Soen sebelah mata. Dan untuk tidak menimbukan kecurigaan, Yuto tersenyum kepada Soen.

__ADS_1


"Yo, Kita bersebelahan ya. Namaku Yuto Tanaka, Salam kenal Soen."Ucap Yuto dengan lirih yang memperkenalkan diri kepada Soen.


"Ya,salam kenal juga Yuto."Jawab Soen dengan senyuman.


Ya walaupun Soen terlihat senang berkenalan dengan Yuto, tapi sebenarnya dia sangat enggan melakukan hal itu.


'Jadi dia adalah Kekasihnya Yui? Dia terlihat begitu lemah. Aku pasti dengan sangat mudah menyingkirkan laki - laki itu.'Batin Soen dengan licik.


Begitu juga dengan Yuto, ia juga sudah tahu apa yang di pikirkan Soen dari awal... 'Pasti dia meremehkan aku, baguslah. Aku bisa bermain dengan nya sebentar.'


"Baik baik! Mari kita lanjutkan belajarnya!"Ucap Bu Kinan.


Kemudian guru kinan memulai kelas nya, dan semua murid yang ada langsung mendengarkan dengan sangat cermat apa yang di ajarkan Guru Kinan.


Lalu setelah beberapa jam kemudian, akhirnya Jam Itirahat tiba. Dan suara Bell terdengar di seluruh gedung sekolah ini. Lalu semua guru juga segere keluar dari kelas mereka masing - masing kemudian kembali ke Kantor mereka.


"Huft... Akhirnya selesai juga. "Yuto menghela nafas dan mulai menatap buku - buku yang ada di meja miliknya.


Setelah itu Yuto melihat Soen sudah di kelilingi oleh para siswa dan siswi yang adadi Kelas ini. Atau bisa di bilang... Dia langsung Populer di hari pertamanya di sekolah.


Namun semua itu tidak ada menariknya bagi Yuto, lalu ia melihat Yui dari pintu kelas yang sedang membawa dua kotak bekal, Saat itu Yuto mendekat ke arah Yui.


"Yuto, makan di tempat biasa ya?"Yui dengan senyuman mengajak Yuto.


"Ya."Jawab Yuto yang tersenyum.


"Seperti biasa mereka memang sangat serasi."Ucap salah satu siswa yang melihat.


"Benar. Pacarnya Yuto itu sangat cantik begitu juga dengannya yang sudah menjadi sangat tampan karena Menata rambut nya saja."Ujar siswi di sebelahnya.


"Ya, aku juga sudah berfikir bahwa Yuto itu tampan jika ia sedikit menata rambut nya itu. Tapi ternyata hasil nya akan segila ini."Ujar Siswa yang satunya.


Dan pada saat itu Soen hanya melihatnya sebelah mata ke arah Yui dan Yuto yang pergi bersama sembari bergandengan tangan. Saat itu juga ia melihat Yui nampak begitu bahagia saat bersama Yuto.


Setelah melihatnya, Soen hanya merasakan sakit di hati yang sangat dalam karena melihat gadis yang ia cintai bersama dengan Laki - laki lain.


'Sial... Kenapa kau melupakan ku Yui!? Kau bahkan tidak melihat ke arahku sedikit saja!' Batinnya yang begitu marah.


Walaupun di hatinya ia merasakan sakit hati yang begitu dalam. Ia tetap menyembunyikan rasa sakit tersebut dengan senyuman milik nya.


'Yuto Tanaka! Aku pasti akan merebut Yui darimu dan aku akan membunuhmu!'


.....


.....

__ADS_1


.....


Di atas gedung sekolah, Yuto dan Yui nampak sedang duduk makan bersama.


"Yuto, Aku lihat tadi di kelasmu... Kenapa ramai sekali?"Tanya Yui.


"Oh... Tadi, Itu hanya ada murid pindahan di kelasku. Dan karena tampan dia jadi pusat perhatian."Jelas Yuto


"Oh... Begitu ya, Tapi sykurlah bukan kau yang jadi pusat perhatian para gadis."Ucap Yui yang bersyukur.


"Tentu saja, aku tidak suka jadi pusat perhatian hanya karena tampan."Ujar Yuto


"Benar, aku juga sebenarnya tidak suka menjadi pusat perhatian karena wajahku ini yang begitu cantik."Ucap Yui dengan sedikit kesal.


"Heh... Jadi kau ingin jadi pusat perhatian di bidang apa?"Tanya Yuto.


"Hm... Mungkin di bidang memasak atau juga... Aku lagi Mengandung anakmu loh"Mendengar perkataan itu Yuto langsung tersedak.


"Uhuk! Uhuk!"


"Y-yuto, kau tidak apa -apa?" Yui langsung memberikan air kepada Yuto.


Dan lalu ia langsung meminumnya dengan perlahan. Lalu pada saat itu juga dia menatap Yui dengan muka tidak percaya. "Y-yui... Kau tadi bilang apa?"


"Aku sedang mengandung anakmu dan lebih tepatnya aku hamil."Jelas Yui kepada Yuto.


Dan pada saat itu dia menjadi tambah terkejut. Ya walaupun Yuto sudah memprediksikan ini... Tapi tetap saja dia sangat terkejut setelah mendengar kabar ini.


"B-begitu... Kau hamil ya..."Ucap Yuto dengan suara terdengar lemas.


"Benar. Jadi... Bagaimana ini? Apakah kau mau bertanggung jawab.. Yuto?"Tanya Yui yang nampak bingung.


"Tentu saja. Aku yang melakukannya, Sudah pasti aku akan bertanggung jawab."Jelas Yuto yang tersenyum.


Mendengar itu Yui menjadi begitu sangat senang. "T-terimakasih Yuto."


"Ya... Jadi, sudah berapa hari hamil nya?"Tanya Yuto


"Hmm... 1 atau 2 hari mungkin. "Jawab Yui


"Tapi yang masih ku pikirkan, Bagaimana dengan sekolah mu Yui?"Tanya Yuto


"Aku akan tetap bersekolah sampai aku tidak bisa menyembunyikan kehamilan ku. Dan setelah itu aku akan berhenti."Jelas Yui


"Sesuai keinginanmu Yui, Tapi yang terpenting. Kau jaga anak kita baik - baik."Ucap Yuto yang langsung mencium kening Yui.

__ADS_1


*Cump!*


"Te-tentu saja."


__ADS_2