
*Ayo lah Like sebelum baca, kalau kagak... mungkin novel ini bakal hiatus.
Chapter 60
Di depan Kafe Ayase terlihat Yuto yang habis mengantar Yui untuk bekerja di Kafe tersebut. Dan saat itu Yuto juga akan segera pergi ke meninggalkan Yui karena ada urusan.
"Baiklah Yui, aku pergi dulu. Dan jika ada apa - apa kau hubungi aku saja."Ujar Yuto yang hendak pergi.
"Baik, dan kau hati - hati juga Yuto."Jawab Yui sambil tersenyum.
Setelah beberapa saat, Yuto pergi meninggalkan Yui di depan Kafe Ayase. Dan pada saat itu Yui juga ikut masuk ke dalam kafe. Lalu setelah ia masuk ke dalam bahwa kafe itu baru saja buka.
"Yo Ayase, akhirnya kau datang juga"Ucap Ayase
"Ya, maaf jika aku datang terlambat."Ucap Yui yang meminta maaf
"Tidak apa, kau datang tepat waktu. Jadi sekarang kau mau jadi Chef atau pelayan Maid hari ini?"Tanya Ayase
"Dua - dua nya Kak Ayase... Apakah boleh?"Yui menjawab dengan ragu
"Tentu saja, jadi sekarang kau menjadi pelayan Maid, setelah itu kau jadi chefnya. Bagaimana?"Ucap Ayase
"Oke."
Kemudian Ayase mulai masuk ke dalam ruang karyawan untuk mengganti baju miliknya. Setelah beberapa menit kemudian akhirnya Yui keluar memakai pakaian Maidnya.
Dan tentu saja ia sangat imut bahkan mungkin sudah melebihi para bidadari. Ya beberapa saat para pelanggan mulai masuk begitu cepatnya Ke dalam kafe ayase setelah Yui menampakan dirinya.
"Horeee! Akhirnya bidadari kita sudah muncul!"
"Semuanya ayo kita habiskan uang kita dan pesan sebanyak - banyaknya!"
"Yaaa!"
"Ini semua demi Bidadari kita mendapatkan gaju yang sanga banyak dari pemilik kafe ini!"
"Yaaaa!"
"Ayo semuanya! Ayo kita mulai memesan!"
Dan semua pelanggan tersebut kebanyakan laki - laki pekerja kantoran dan otaku. Sekaligus mereka adalah para Fansnya Yui saat ini, bahkan beberapa hari Kelompok Lovers Yui Nanaka di hancurkan oleh Yuto.
Sekarang sudah ada Kelompok Fans Yui yang tercipta baru - baru ini. Dan semua anggotanya sekarang berada di dalam Kafe Ayase dengan begitu riangnya karena ingin melihat kecantikan dan Keimutan Yui yang begitu luar biasa.
__ADS_1
Bagi mereka ini adalah Surga Dunia.
"Baik - baik! Semuanya ayo kita ada pekerjaan banyak!"Ucap Ayase
Dan pada saat itu juga, Yui nampak senang karena semua pelanggan datang di sini hanya untuk membantunya mendapatkan Gaji yang banyak. Awalnya Yui khawatir bahwa mereka akan menyakiti Yuto saat tahu ia adalah pacarnya.
Tapi ternyata mereka tidak menyakiti Yuto,melainkan mereka semua mendukungnya supaya tetap bersama dengan Yui karena mereka menganggap Gadis seperti Yui perlu laki - laki yang kuat untuk melindunginya.
Ya walaupun mereka sangat sakit hati, tapi mereka merelakan perasaan itu semua demi keselamatan dan kebahagiaan Yui.
.....
.....
.....
Sementara itu di sisi Yuto yang nampak sedang duduk di atas gedung yang sangat tinggi memandang Ribuan orang yang sedang beraktifitas dengan sangat giat.
Namun siapa sangka bahwa ia sedang melihat layar hologram yang hanya bisa di lihat oleh dirinya sendiri. Dan pada saat itu di layar hologramnya memperlihatkan Laki - laki berambut merah yang seumuran dengannya sedang berjalan melewati kerumunan.
Ia adalah Soen, seorang wakil ketua Yakuza pasukan 3
"Baiklah, aku ingin tahu dia akan menemui salah satu Ketua Yakuza itu dimana. Dan ia juga membawa Katana Versi 1.1 beserta dengan Pistol di balik bajunya itu..."
Soen sekarang melewati beberapa Gang yang ada di sekitar tempat itu. Dan Yuto langsung mengenali gang - gang yang di lewati Soen saat ini.
"Bukannya itu gang tempat masuk ke pasar gelap? Apakah dia akan pergi ke Bar itu?"Tanya Yuto kepada dirinya sendiri.
Ya tebakan Yuto benar, Soen berhenti di depan pintu bar minuman itu. Dan lalu ia masuk ke dalam bar tersebut dengan begitu santainya.
"Heh... Jadi Ketuanya ingin dia bertemu di dalam bar itu. Ya itu memang tempat yang sangat cocok bagi mereka."Pikir Yuto.
Saat Soen masuk ke dalam, terlihat seorang Pria berumur 25 Tahun sedang duduk meminum sake di sana. Lalu ia memanggilnya dengan sebutan "Ketua Theo."
Dan pada saat itu juga Yuto langsung mengetahui bahwa orang itu adalah Ketua Yakuza pasukan 3.
"Ini adalah kedua kalinya aku melihat ketua di organisasi Yakuza yang sangat besar itu. Yang pertama aku melihat Ketua Yakuza pasukan 4 di Pasar Gelap..."
"Dan sekarang aku melihat ketua Yakuza pasukan 3 di Bar yang memiliki fungsi pintu masuk ke Pasar gelap itu."
Lalu pada saat itu juga Yuto merasa bawa Ketua Yakuza pasukan 3 menyadari bahwa sedang di awasi, tapi ia tidak bisa menemukan sesuatu di sekitarnya.
Saat itu Yuto cukup terkejut dengan insting yang di miliki Ketia Yakuza itu.
__ADS_1
"Aku terkesan. Insting dari seorang Ketua Yakuza memang tidak bisa di remehkan."Ucap Yuto yang tersenyum licik.
***********
Terlihat Soen sedang masuk ke dalam Bar itu dengan santai. 'Kenapa ketua ingin aku bertemu di sini?'Pikir Soen
Lalu ia berjalan melewati tangga lalu membuka pintu seterusnya, dan saat ia membuka pintunya terlihat seorang Pria berumur 27 Tahun yang memiliki Rambut Coklat. Mukanya tidak terlalu tampan tapi tidak terlalu buruk untuk menggoda seorang wanita.
Sekarang ia nampak sedang meminum segelas sake berkualitas tinggi dan menikmatinya dengan perlahan.
"Ketua Theo, saya telah datang."Ucap Soen yang memanggil Pria tersebut.
Saat itu ia langsung menoleh. "Soen, akhirnya kau datang juga. Jadi apakah kau sudah mendapatkan Gadis yang kau inginkan?"Tanya Theo yang terlihat sedikit mabuk.
"Mengenai itu, saya belum bisa merebutnya karena ada seseorang yang menghalangi saya."Jelas Soen kepada Theo.
Dan saat Soen menjelaskan... Theo mulai merasakan ada sesuatu yang mengawasi dirinya. Tapi saat ia mencari sekeliling ruangan tidak ada apapun yang aneh.
"Ada apa Ketua Theo? Apakah ada sesuatu yang aneh?"Tanya Soen yang penasaran.
"Tidak, dan kenapa kau terus berdiri di situ? Cepat duduk di sini."Jawab dan Suruh Theo kepada Soen.
Mendengar hal itu ia langsung duduk di samping Theo. "Mengenai kenapa aku memanggilmu kesini,kau sudah tahu kan,Soen?"Tanya Theo
"Ya. Mengenai kejadian kemarin yang cukup merugikan pasukan kita."Jelas Soen.
"Benar, kita mengalami Kerugian Puluhan Juta Yen saat itu. Walaupun nominal itu cukup sedikit... Namun Rugi tetaplah Rugi, dan kerugian itu di sebabkan keteledoran dirumu yang memberi perintah membunuh tanpa memperkirakan resikonya."Jelas Theo
Mendengar itu Soen merasa bersalah. "Maaf karena keteledoran Saya memberikan misi ketua, tapi saya yakin ini akan berhasil karena target yang ingin di bunuh adalah Yuto Tanaka, sekaligus dia adalah orang yang merebut Gadis impian saya."Jelas Soen
"Saya pikir mereka gagal karena seseorang telah melindungi Yuto Tanaka dari balik layar. Dan pasti orang itu sangat hebat."Sambung Soen
Mendengar nama Yuto Tanaka, Theo merasa kenal dengan nama tersebut. Lalu ia berfikir sejenak untuk mengingat dimana dia mendengarnya.
"Soen, apakah kau ingat siapa orang yang menghajar Tuan muda Hanagi?"Tanya Theo
"Aku tidak begitu ingat ketua, jadi kenapa Ketua menanyakan hal itu?"Bingung Soen.
"Tidak. Kau pasti akan terkejut jika kau mengetahui orang yang menghajar Tuan Muda Hanagi 1 Bulan yang lalu."Ucap Soen yang tersenyum
"Jadi siapa Ketua?"
"Orang yang sudah menghajar Tuan Mudah Hanagi adalah Pacar dari gadis yang kau incar yaitu..."
__ADS_1
"Yuto Tanaka."