Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 81: Seperti Memiliki 2 Istri...


__ADS_3

Chapter 81


Setelah itu Yui melihat Yuki sedang berdiri sendirian dia sana. Ia langsung mendekatinya dengan penuh senyuman.


"Yuki, kenapa kau sendirian di sana? Ayo kita makan bersama-sama!"Ajak Yui kepada Yuki.


Melihat itu, Yuki sedikit terkejut karena ia tidak menyangka Yui langsung mendekati dan mengajaknya untuk makan.


"A-ah... Iya."Ucap Yuki yang sedikit gagap.


"Baiklah, ayo kita besama - sama!" Setelah itu Yui segera menarik tangan Yuki ke dalam kafe dengan senyuman manisnya.


Dan saat melihatnya juga, Yuki juga memasang senyuman manisnya juga. Walaupun Yui jauh lebih cantik + Imut dari pada Yuki.


Tapi keimutan dan kecantikan Yuki tidak bisa di anggap remeh, karena jika di bandingkan... Spek wajah mereka berdua itu hampir sama walaupun spek Yui sedikit lebih tinggi dari pada Yuki.


"Ya!"


Sedangkan Yuto yang melihat Yuki dan Yui langsung akrab. Ia hanya tersenyum senang dan wajah nya berbinar - binar begitu cerah.


'Aah... Aku mereka berdua seperti biadari, aku merasa seperti memiliki 2 istri saja...'


Benar, Author juga merasa begitu. Karena dari yang di lihat, Kesucian Yuki dan Yui memang telah di ambil oleh Yuto sendiri. Namun kondisi saat mereka malakukan hubungan intim sangat berbeda.


Saat Yui dan Yuto melakukannya dengan sadar, sedangkan Yuki dan Yuto mereka melakukannya tanpa sadar atau bisa di bilang itu adalah ketidak sengajaan.


'Tapi tetap saja, aku merasa tidak tenang karena akulah yang sudah merebut kesucian Yuki. Setidaknya aku ingin bertanggung jawab kepadanya.' Pikir Yuto


Yuto nampak bingung dan tidak tenang, dengan apa yang di lakukan Yuto kepada Yuki saat itu. Jujur saja ia ingin bertanggung jawab tapi Yuki malah menyuruhnya untuk tidak melalukannya.


Ya karena Yuki tahu bahwa, dirinya itu sudah tidak memiliki tempat di sisi Yuto karena tempat itu telah di isi oleh Yui.


"Akan aku pikirkan nanti, sekarang waktunya untuk makan - makan."


Kemudian Yuto langsung masuk ke dalam kafenya tersebut dan langsung memesan Makanan yang sangat banyak. Ya tentu saja itu semua gratis dan selamanya gratis.


Karena ini adalah kafe miliknya.


"Permisi, aku pesan Nasi Padang,Rendang,Tempe,Soto Ayam,Nasi Goreng dan Jus Jeruk!"Yuto memesan makanan kepada pelayan.


"Baik, segera saya siapkan Tuan Yuto."


Yuto memesan banyak makanan tanpa pikir panjang. Dan tentu saja semua itu akan di layani oleh pelayan kafe ini.


.....


.....

__ADS_1


Sedangkan di sisi Yui dan Yuki, terlihat mereka sedang duduk dan saling berhadapan satu sama lain.


Dan nampak mereka cukup canggung saat ini. Namun mereka tetap tidak mau kondisi canggung ini menyerang mereka tambah lama.


Jadinya...


""Anu--"" Pada akhirnya mereka berdua berbicara dengan bersamaan dan membuat mereka menjadi malu.


"S-silahkan duluan Yuki."Yui mempersilahkan Yuki untuk duluan berbicara.


"Y-ya,baiklah. Oh ya omong - omong makanan ini sangat enak ya?"Ucap Yuki yang memulai topik pembicaraan.


"kau benar... Makanan ini sangat enak. "Ucap Yui yang menjawab.


"Ya, tidak kusangka masakan khas Indonesia sangat enak. Walaupun kebanyakan masakannya pedas - pedas."Ucap Yuki


"Justru itulah yang membuatnya Enak, maskan Indonesia tanpa di taburi rasa pedas. Itu akan membuang cita rasanya."Ucap Yui


"Betul sekali Yui, tidak pedas tidak Indonesia."Lanjut Yuki.


Dan mereka saling tertawa satu sama lain lalu topik mereka sudah habis di sini. Namun Yuki langsung mengajukan pertanyaan kepada Yui.


"Hey, sudah berapa lama kau mengenal Yuto?"Tanya Yuki yang cukup penasaran.


Mendengar hal tersebut. Yui cukup terkejut dengan pertanyaan yang di lontarkan kepadanya.


"Jadi kau masih belum lama mengenal Yuto ya? Lalu sudah berapa lama kau berpacaran dengannya?"Tanya Yuki


"1 Bulan 2 minggu mungkin."Jawab Yui


Mendengar hal tersebut, Yuki menjadi sangat terkejut. Pasalnya hanya perlu 2 minggu Yui mengenal Yuto, mereka sudah berpacaran dengan begitu cepat.


"C-cepat sekali kalian sampai ke hubungan itu ya?aku sampai terkejut."Ucap Yuki yang cukup kaget.


"Aku juga tidak menyangkanya bisa bertemu sekaligus menjadi pacarnya. Dan kurang dari 1 Minggu bahkan aku sudah jatuh cinta dengannya."Jelas Yui


"Ya alasannya karena dia sangat baik dan selalu membantuku saat itu."Lanjutnya.


"Kau sangat beruntung ya, Yui?"Tanya Yuki


"Ya, aku sangat beruntung bisa bertemu dengannya. Dan jika saja aku tidak bertemu Yuto saat itu... "


"Aku sudah tidak tahu apa yang akan terjadi padaku saat ini."Jelas Yui yang nampak sangat beryukur


"Aku tidak tahu alasanya kenapa kau begitu beryukur, tapi baguslah kau bisa bertemu dengan Yuto."Ucap Yuki yang tersenyum.


"Y-ya, Yuto adalah penyelamatku dan aku sangat mencintainya sampai kapan pun itu"Ucap Yui sambil tersenyum bersyukur.

__ADS_1


Mendengar dan melihat pernyataan yang di berikan Yui, ia hanya bisa senang mendengarnya tapi tetap saja Ia merasa cemburu terhadap Yui.


Namun Ia tetap menyembunyikan rasa cemburunya dan terus tersenyum kepada Yui.


"Oh ya, aku mau tanya. Apakah kau sudah pernah melakukannya dengan Yuto?"Tanya Yuki yang sudah mulai nyeleneh.


Dan saat mendengar apa yang tanyakan Yuki, muka Yui menjadi sangat merah. "K-kalau itu... Aku sudah melakukannya."


Yui menjawab dengan sangat malu dan mukanya memerah tomat. Mendengar hal tersebut Yuki semakin ingin menjahili Yui.


"H-heh, ku kira kau belum melakukannya dengan Yuto. Jadi apakah enak?"Tanya Yui yang sangat senang.


"A-awalnya itu lumayan sakit karena saat itu aku masih perawan. Dan punya Yuto itu sangat besar lalu saat pertama kali melakukannya dia sangat kasar padaku..."Jelas Yui dengan sangat malu.


"T-tapi setelah beberapa kali melakukannya, rasanya enak. W-walaupun begitu,aku sudah sangat kewalahan saat bermain dengannya(Yuto)"Lanjutnya.


Mendengar penjelasan Yui, ia tidak terkejut lagi. Ya karena dia sudah pernah melakukan dan merasakan bagaimana Yuto bermain dengannya.


Walaupun dirinya saat itu melakukannya setengah sadar, tapi dia merasakan bahwa pinggul dan bagian bawahnya sangat sakit. Sampai dirinya itu kesulitan untuk berdiri.


"Pasti sangat berat untukmu Yui."Ucap Yuki yang sedikit kasihan.


"Y-ya, tapi tidak apa asalkan Yuto tetap bisa mencintaku. Aku tidak keberatan."Jelas Yui.


Mendengar itu, Yuki sudah tidak habis pikir dengan apa yang di katakan Yui.


"Hah... Terserah kau saja Yui, tapi lebih baik kau sedikit berhati - hati saat melakukannya. Takutnya kau akan hamil duluan sebelum nikah."Ucap Yui yang menghela nafasnya.


Mendengar itu Yui hanya bisa tersenyum canggung kepada Yuki. 'Sebenarnya sekarang ini aku tengah hamil hehe'


"Oh ya, sekarang giliranku bertanya. Sebenarnya apa hubunganmu dengan Yuto?"Tanya Yui yang tiba - tiba serius.


"Aah... Aku hanya temannya saja. Jadi tidak ada yang spesial."Jawab Yuki dengan santai.


"Tidak ada yang spesial? Jadi kau ingin memiliki hubungan spesial dengan Yuto?"Tanya Yui dengan serius.


"T---"


"Apa jangan - jangan kau itu memiliki hubungan yang spesial dengan Yuto?"


"Tidak, aku tidak sepe---"


"Heh, tidak seperti itu? Jadi kau itu sudah memiliki hubungan spesial dengan Yuto? Apakah benar begitu?"


Saat ini Yuki tersudut. 'Sial. Instingnya lebih tajam dari yang ku kira!'


Author: Dan... apakah Yuto akan ketahuan selingkuh atau tidak? kita lihat saja nanti di Next Chapter.

__ADS_1


__ADS_2