
Chapter 31
Di Pagi hari di Stasiun yang sangat padat dan luas, terlihat Pemuda Sma yang berdiri menunggu kereta datang.
Dan pemuda itu adalah Yuto Tanaka.
'Aku penasaran bagaimana pembangunan Kafe milikku nanti, katanya itu hampir selesai.'
'Ngomong - ngomong sudah lama sekali aku tidak naik kereta, ya sudah 2 Tahun kira - kira'
Sembari menunggu Kereta, dia melihat lokasi dari kafenya nanti lewat ponselnya. Dan letaknya itu berada di Pusat Kyoto, ya itu adalah tempat yang cukup Ramai di kunjungi oleh Orang asing seperti Indonesia.
"Hm... Mungkin sebentar lagi datang..."
Yuto sekarang sedang memunggu Kereta yang melaju ke Stasiun Kyoto, dan setelah beberapa menunggu Akhirnya kereta itu datang.
Dan pada saat itu juga semua orang mulai keluar dari kereta lalu orang yang menunggu di Stasiun Tokyo mulai masuk ke dalam Kereta itu.
Lalu biaya yang di keluarkan juga cukup mahal bagi Anak Sma karena...
Biaya shinkansen rute Tokyo-Kyoto 13.710 yen atau setara Rp 1.645.200, yang terdiri dari 2 tiket. Tiket pertama seharga 8.210 yen atau Rp 985.200 dan 5.500 yen atau setara Rp 660.000.
Dan pada saat itu juga Yuto masih merasa itu mahal walaupun dia punya Uang sampai 1,75 Miliyar Yen / Rp.215.529.481.475,00 lebih.
Namun karena Jiwa Kemiskinan Yuto masih melekat kepada dirinya, jadi dia tetap merasa begitu.
Lalu saat di dalam kereta terlihat Yuto sedang duduk di tempat duduk yang sudah di sediakan sembari bermain ponsel Spek Dewa nya itu.
Dan di Ponselnya terlihat dia sedang memainkan sebuah Game dengan Grafik yang cukup Memukau yang sudah setara dengan Game PC/PS3/PS4/PS5.
Dan saat bermain juga, Ponsel milik Yuto tidak mengelami Lag atau apapun. Pokoknya lancar jaya... Ya memang Ponsel milik Yuto adalah Raja dari segala Raja Ponsel Gaming dan itu hanya ada 2 di Dunia ini.
'Akhirnya aku menyelesaikan Game nya, Plot cerita yang ada di dalamnya juga master Piece, begitu juga dengan Grafik nya...'
'Pokoknya Ranting 5/5 Bintang Game ini.'
Dan Yuto baru menyadari bahwa ada seorang gadis yang terus melihat Yuto saat bermain game itu. "Game apa itu?"Tanya Gadis itu yang terlihat penasaran.
"Hm... Ini? Judul Gamenya adalah Become a Legend of Destiny."Jawab Yuto yang memberitahu.
*Note: Gamenya tidak ada di Playstore ataupun di Appstore
"Heh... Aku juga sering dengar tentang Game ini, Katanya game ini terlalu berat untuk di mainkan ke Grafik Very High..."Jelas Gadis itu
"Jadi semua gamers memainkan Game itu dengan Grafik di Bawah Very High untuk menghindari Lag saat bermain."Lanjut Gadis itu
"Heh... Benarkah? Omong - omong aku memainkan game ini di Kualitas Grafik Very High."Ucap Yuto
Mendengar itu dia cukup terkejut. "Ee? Benarkah? Pantas saja grafiknya sangat bagus saat kau memainkannya."
"Hehehe... Begitulah."
__ADS_1
"Oh ya, Kau pakai Ponsel apa? Aku ingin membelinya juga..."Tanya gadis itu yang nampak semangat.
"Aaah... Ponsel ku... Ya aku lupa merek Ponselku "Ucap Yuto yang nampak bingung menjawab.
"Heh... Bagaimana bisa kau melupakannya... Ya sudahlah..."Ucap Gadis itu yang nampak pasrah.
"Maaf ya hehe"Yuto meminta maaf dengan nada canggung.
"Oh ya, perkenalkan namaku adalah Yuki Inohara, Umurku 16 Tahun. Kalau kamu?"
Dia memperkenalkan diri dengan sopan dan mulai menanyakan nama laki - laki yang ada di sampingnya.
"Namaki Yuto Tanaka,umur 16 Tahun. Salam kenal juga Inohara..."Yuto memperkenalkan diri kepada gadis yang ada di sampingnya juga.
"Ya, salam kenal juga Tanaka."Ucap Gadis itu yang nampak tersenyum.
Dan mereka berdua akhirnya berkenalan satu sama lain.
"Oh ya, Kenapa kau ke Kyoto?"Tanya Yuki.
"Aku ada keperluan penting di Kyoto, kalau kau?"Jawab dan Tanya Yuto
"Aku juga ada keperluan penting di sana."Jawab Yuki
Setelah itu mereka becakap - cakap dan langsung akrab saat itu. Sampai pada akhirnya Kereta pun sampai ke Kota Kyoto
Dan semua yang ada di dalam kereta pun turun, dan beserta Yuki dan Yuto.
"Sampai jumpa lagi Tanaka!"
Lalu Yuki pergi ke arah yang saling berlawanan dari Yuto "Waktunya aku pergi juga"
Setelah itu Yuto juga pergi ke tempat Kafe yang sedang di bangun.
....
....
....
Setelah beberapa menit berjalan, Akhirnya Yuto telah sampai ke Tempat Kafe yang hampir jadi.
Dan lokasi tempat itu juga Lumayan dekat dengan Stasiun yang ada di Kyoto. Oleh dari itu akan ada Orang kantor yang akan mampir sebelum pulang.
Itulah yang dia pikirkan. Lalu Yuto mulai melihat Bangunan dari Kafenya itu.
"Hm... Bagus juga."
Lalu dari dalam tempat Kontruksi terlihat seorang pekerja mendekati Yuto. "Apakah Anda Yuto Tanaka, orang yang akan memiliki Kafe ini?"
"Iya, Benar itu saya."Jawab Yuto
__ADS_1
"Lebih muda dari yang saya kira, Perkenalkan Nama saya Jiruo Inohara. Saya adalah Mandor disini."Ucapnya yang memperkenalkan diri.
Mendengar itu Yuto cukup terkejut karena mendengar marga nya
"Eh? Apakah anda mengenal Yuki Inohara?"Tanya Yuto
"Ya, Yuki Inohara adalah Anak perempuan saya. Tunggu apakah Anda mengenal Anak saya?"Tanya Paman Jirou yang juga cukup terkejut
"Ya, Saya baru saja bertemu dengan nya saat di dalam kereta."Jawab Yuto dengan sopan.
"Aaah... Begitu, Baiklah... Kembali kita mulai untuk ke sesi kunjungan Anda."Ucap Jirou yang mempersilahkan Yuto untuk masuk.
Namun sebelum itu Jirou menyuruh Yuto untuk memakai Helm Kontruksi untuk keamanan.
Setelah itu Jirou mulai menjelaskan tentang bagaimama Proses pembangunannya dan Tata letak Kafe yang akan menjadi milik Yuto.
Lalu setelah 30 Menit lebih akhirnya Yuto telah selesai melihat - lihat. "Terimakasih sudah mau menemani kunjungan saya Paman Jirou" Ucap Yuto yang berterimakasih
"Tentu saja, Saya juga berterimakasih telah berteman dengan Putri saya."Paman Jirou juga berterimakasih
"Tidak apa... Kami kebetulan memiliki Hobi yang hampir sama... Oh ya, kira - kira berapa hari lagi pembangunan ini selesai?"Tanya Yuto
"Kemungkinan 3-5 Hari lagi."Jawab Paman Jirou
"Begitu, baguslah... "
Dan tiba - tiba seseorang datang "Ayah! Aku membawakanmu bekal!"
Ternyata orang itu adalah Yuki Inohara, lalu pada saat itu juga dia melihat Yuto yang sedang bersama dengan Ayahnya.
"E-eh Tanaka?"Dan itu membuatnya cukup terkejut.
"Ya, Bagaimana kabarmu Inohara?"Ucap Yuto yang tersenyum
"Tentu saja---Bukan itu! Kenapa kau bisa bersama dengan Ayahku!?"Ucap Yui yang terlihat sangat terkejut
"Oh, aku memiliki kerja sama dengan Ayahmu."Jawab Yuto dengan santai
"Benar Yuki dan omong - omong kau membawakan bekal untuk Ayah? Terimakasih ya."Dan paman Jirou tersenyum ke anaknya yaitu Yuki.
"Tentu saja, Ayah itu selalu saja lupa membawa bekal. Jadi ku bawakan."Ucap Yuki yang terlihat kesal namun juga senang.
"Begitu, maaf sudah merepotkanmu..."Ucap Paman Jirou yang tersenyum menanggapi Anaknya itu.
Setelah itu Yuki memberikan bekal kepada Ayahnya dengan sangat tulus, begitu juga dengan Paman Jirou yang menerimanya dengan sangat senang.
Melihat itu Yuto hanya tersenyum
'Baguslah... Mereka keluarga yang bahagia' Batin Yuto yang tersenyum kepada mereka.
...~Author Riza~...
__ADS_1
...Yo bagaimana? Bagus tidak? Jika bagus mohon berikan Like,Vote dan Komennya ya teman - teman....
...~Salam Dari Author Riza...