Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 52: Metaverse


__ADS_3

Chapter 52


"Tidak ku sangka mereka akan seheboh ini. Dan sekarang yang tersisa hanyalah ketua organisasi itu."Ucap Yuto yang terus mengamati.


"Baiklah ,waktunya pertunjukan utama."


*Swosssh!*


Setelah itu Yuto melompat dan melesat ke arah markas dari Kelompok/Organisasi "Lovers Yui Nanaka" dengan sangat cepat.


....


....


Sementara itu di dalam Markas, Terlihat seorang laki - laki seumuran dengan Yuto dengan rambut berwarna merah sedang berjalan memperhatikan semua orang tergeletak di lantai. "Cih, tidak ku sangka ada serangan mendadak seperti ini."


Dia nampak begitu sangat kesal melihatnya. Lalu dia mulai mengecek semua kondisi orang - orang yang bergeletakan di lantai. "Mereka hanya di buat tidur ya? Cerdik sekali dia."


"Lalu, siapa yang melakukan ini semua? Tidak mungkin ini di lakukan hanya satu orang saja. Kecuali orang itu tidak terlihat."Pikir laki - laki itu.


"Jadi... Sekarang bagaimana? Apakah aku harus menunggu mereka semua sampai bangun? Atau justru aku pergi dari sini?"


Lovers Yui Nanaka, Adalah suatu Grup/Organisasi/Kelompok yang dia dirikan selama 2 Bulan. Lalu keberadaan Grup ini sudah mulai terlihat beberapa minggu yang lalu setelah banyak yang mendaftar.


"Dan Yui... Kenapa kau menghianatiku?"


*Bang!*


Tiba - tiba seseorang menghancurkan pintu masuk ke markas tersebut. Dan itu membuat ia cukup terkejut karena Pintu itu terbuat dari Besi yang sangat kuat. "Huh?"


Lalu ia melihat seseorang berjalan masuk ke markas dengan begitu santainya. Setelah itu ia langsung bersiap untuk menyerangnya.


"Siapa kau!?"Ia bertanya kepada seseorang yang ada di depannya dengan cukup keras.


Lalu orang itu semakin dekat dan wujud darinya mulai terlihat jelas. Lalu pada saat itu juga... Dia melihat sosok pemuda memakai topeng dengan jubah hitam dengan corak merah yang cukup mengerikan.


Dan pada saat melihatnya,dia cukup terkejut. "K-kau? Bukannya kau itu... Pesuruh dari Tuan Alexan?"


"Hoh... Ternyata kau mengenalku bocah, tapi aku lebih senang kau memanggilku 'Black'... Lalu siapa namamu?"Tanya Black.


"I-iya, Saya adalah Wakil Ketua dari pasukan 4 di Organisasi Yakuza. Nama saya Soen Tenosa. Tuan Black."


Nampak dia begitu ketakutan dan cukup menghormati Black. Ya alasan dia menghormatinya adalah karena Nama Alexan yang begitu terkenal dan sangat Mendominasi di Dunia Bawah dan Pasar Gelap.


"J-jadi apa yang anda lakukan di sini, Tuan Black?"Tanya Soen yang agak takut.


"Santai saja Seon, kau tidak perlu setegang itu."


"B-baik..."


"Lalu alasanku datang kesini hanya untuk melihat Kelompok aneh yang sering di bicarakan akhir - akhir ini. Dan karena tempat ini terlalu ramai... Aku membuat mereka semua tertidur. Apa kau tidak keberatan aku melakukan ini...Soen?"Jelas Black kepada Soen.


"Y-ya, Saya tidak keberatan sama sekali. Dan justru saya senang anda berkunjung ke sini."Ucap Yuto dengan tegang.


Setelah itu Black mulai berjalan dan melihat sekeliling Ruangan dengan begitu santainya. Sedangkan di sisi Soen... Di terlihat sangat panik.


'Sial! Kenapa harus dia yang datang! Jika seperti ini... Aku tidak bisa berbuat apa - apa!'

__ADS_1


Dan setelah beberapa saat Black melihat sekeliling. Tiba - tiba dia terhenti. "Soen, aku penasaran dari tadi... Kenapa di markas ini hanya terlihat foto - foto gadis ini? Hm... Apa mungkin dia adalah gadis yang bernama Yui Nanaka?"


"I-iya,di Grup kami di buat hanya untuk orang - orang yang mengagubumi kecantikan Yui Nanaka, Tuan."Jelas Soen


"Hm... Begitu ya tapi dari yang aku dengar. Yui Nanaka sudah mempunyai seorang kekasih,Jadi apa yang akan kau lakukan? Dan apa hubunganmu dengan gadis bernama Yui Nanaka,Seon?"Tanya Black dengan serius.


"M-mengenai itu saya sudah mengetahuinya dan saya berniat untuk membunuh Kekasih dari Yui Nanaka lalu merebut Yui Nanaka darinya. Lalu untuk hubungan saya dengan Yui Nanaka... Maaf, saya tidak bisa memberi tahu nya." Jelas Soen kepada Black.


"Jadi untuk apa kau membuat Kelompok menyedihkan ini?"Tanya Black


"I-itu karena janji saya kepada Yui, Tuan Black."Jawab Soen.


Mendengar itu Black sedikit terkejut di dalam hatinya. "Janji? Kapan?dimana?"


"Saya tidak bisa memberi tahu hal itu."


"Heh... Begitu ya..."Ucap black yang menyimpitkan matanya di balik topengnya itu.


"Maaf Tuan, saya tidak bisa memberitau nya."Soen meminta maaf dengan sopan keapada Black.


"Tidak apa. Semua orang memiliki rahasianya masing - masing kan? Baiklah aku pergi dulu."Ucap Black yang pamit.


"Ba-baik... Berhati - hatilah Tuan. Dan terimakasih sudah mengerti."Ucap Soen yang menunduk lalu melihat Black pergi keluar dari ruangan itu.


Lalu saat Black sudah tidak terlihat lagi dia berhenti menunduk dan langsung menghela nafasnya dalam - dalam. "Huhfttt!! Akhirnya dia pergi juga."


"Baiklah, waktu nya pergi juga dari ruangan ini..." Setelah itu ia berjalan ke arah sebaliknya...


Lalu tiba - tiba sesuatu dengan kecepatan yang sangat tinggi melesat ke arahnya dari belakang. Dan itu membuatnya cukup terkejut "A---"


*Brak!*


"Ahk! Lepaskan aku! Sialan siapa kau----"Lalu saat dia menoleh ke belakang, Soen melihat Black dan Soen mulai menyadari bahwa Black yang menyerang dirinya itu.


"T-tuan...kenapa kau menyerangku! Lepaskan aku!"Teriak Soen dengan cukup lantang.


"Jangan pikir aku akan membiarkanmu begitu saja tanpa mengetahui apapun bocah! Hey cepat beritahu aku hubunganmu dengan Yui sekarang juga! Jika tidak aku akan menyiksamu sampai kau mengatakan nya!"Ancam Black dengan penuh Intimidasi.


Mendengar itu Soen menjadi sangat ketakutan. Namun itu masih belum untuk membuat Soen mengatakan segalanya. "Aku tidak akan mengatakan nya B*jingan dan lepaskan aku sekarang juga!"


"Jika tidak kau yang akan ku bunuh!" Setelah itu Soen mulai mengambil sebuah Pistol di saku miliknya. Kemudian dia dengan sangat cepat langsung menarik palatuk pistol itu.


*Dor!*


Tapi dengan sangat mudah, Yuto menghindari serangan itu. "Sial!"


*Dor!*


*Dor!*


*Dor!*


Soen kembali menembak , tapi sayang semua tembakannya itu tidak mengenai Black sama sekali. Dan pada saat itu juga ia kehabisan pelurunya.


Hingga pada saat itu, ia menjadi sangat ketakutan. Karena semakin lama intimidasi Black semakin kuat. "Baiklah, Jika itu keinginanmu Bocah... Aku pasti akan membuatmu merasakan sakit yang sangat luar biasa hehehe... Hahahahaha!"


Black tertawa iblis. Melihat wajah Black itu ia menjadi sangat - sangat ketakutan. "T-tidak... Jangan lakukan itu..."

__ADS_1


*Krak!*


Black mematahkan tangan Soen menggunakan kakinya itu. "AAAAAAAAAAAA!!!! SAKIT!!"


Soen merasakan sakit yang luar biasa, namun tidak berhenti di situ saja... Black juga mulai mematahkan kaki dan tangan Soen secara bergantian.


*Krak!*


*Krak!*


*Krak!


Soen berteriak dengan kencangnya karena rasa sakit yang ia rasakan. "Hehehe~ sakit? Kalau begitu ayo mulai pindah ke jari - jari mu Soen~"


Mendengarnya, Soen menjadi sangat - sangat ketakutan. "T-tidak... Jangan lakukan..."


"Jika kau tidak ingin, cepat beritahu hubunganmu dengan Yui sebenarnya." Ucap Black dengan sangat serius.


"A-aku...tidak bisa mengatakan nya..."Ucap Soen yang menolak.


"Begitu, baiklah ayo kita lanjutkan ke jarimu."Ucap Black yang cukup kecewa.


Lalu rasa kecewa Black mulai berubah dengan senyuman bengis yang sangat mengerikan. Dan setelah itu dia berlanjut untuk menyiksa Soen dengan sangat brutal.


Mulai dari mematahkan jari - jari miliknya satu persatu. Serta memotong jari - jarinya. Itu semua dia lakukan demi membuat Soen membuka mulutnya. Namun sayangnya dia tidak mau membuka mulut dan hanya berteriak menangis kesakitan.


Namun apa yang kita lihat ini apakah itu nyata? Jawabannya adalah tidak... Karena di luar dunia terdapat Black yang sedang melihat itu dari Layar Hologram miliknya.


Dan pada saat itu juga. Terlihat banyak orang yang tergeletak beserta dengan seo di lantai. Benar apa yang kita lihat dari tadi hanyalah Mimpi buatan yang di buat oleh Yuto.


"Hah... Dia masih belum mau mengatakannya walaupun aku menyiksanya di dunia mimpi buatanku. Ini sangat membosankan."Ucap Black Atau Yuto yang cukup kecewa.


Lalu yang jadi pertanyaan, kapan Soen terkena jarum itu? Dan inilah jawabannya: Soen terkena jarum itu saat dia sedang melihat - lihat semua orang tergeletak begitu saja.


Dan saat dia lengah, Drone memembakan itu dari belakang. Sehingga itu membuatnya tidak bisa menghindari hal itu.


"Hm... Tapi memainkan mimpi seseorang, itu cukup seru juga. Lalu mungkin saja aku bisa membuat mimpi seseorang bisa menghancurkan Infinity Multiverse dengan semua konsep yang ada dengan sangat mudah."


"Dan itu akan sedikit mirip dengan 'Metaverse.'... Tapi aku menamainya dengan 'Dreamverse'... Ya tapi sih aku tidak peduli juga."


[Itu mungkin saja Tuan, tapi jika anda melakukan hal itu... Kemungkinan Otak seseorang akan hancur/rusak jika anda membuat Mimpi seperti itu.]


"Hmm... Benar juga."


Lalu Yuto mulai berfikir sejenak. "Baiklah,waktunya aku pulang. Dan jika aku memakai Alat itu untuk mengecek ingatannya. Kemungkinan aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena Otaknya sekarang sudah sangat terbebani sekarang."


Lalu Yuto mulai memutuskan kendali dengan Dunia mimpinya itu. Dan lalu Black atau Yuto pergi dari markas tersebut. "Mungkin mereka akan bangun beberapa jam lagi. Setelah itu aku sudah mengambil semua Foto,lukiasan,patung serta File tentang Yui."


"Lalu sampai jumpa lagi, Para b*engsek sekalian."


Note: Untuk cara kerja jarum itu akan saya jelaskan Di chapter kedepannya.


...~Author Riza~...


...Yo bagaimana? Bagus tidak? Jika bagus mohon berikan Like,Vote dan Komennya ya teman - teman....


...~Salam Dari Author Riza~...

__ADS_1


__ADS_2