Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 34: Singkat Saja.


__ADS_3

Chapter 34


Melihat penampilan Yuto sekarang, mereka tidak bisa berkata - kata lagi karena penampilan Yuto yang sekarang sama persis dengan Pria yang menyerang mereka berdua saat di Pasar Gelap.


"Dan selamat bertemu lagi, Yuki dan Ken" Ucap Yuto yang tersenyum licik di balik Topengnya.


"Hey... Bukannya tadi kalian bilang sedang mencariku? Jadi ayo, Aku sekarang ada di disini, Jadi ada apa?"Tanya Yuto dengan santainya.


Namun pada saat itu juga tiba - tiba Yuki tertawa "Hehe...heheheheh.. Heheheh! Tidak ku sangka... Tidak ku sangkaaaa! Kau adalah orang itu! Hahahaha....!"


Mendengar itu Yuto menjadi bingung "Kenapa Yuki?"


"Kau tanya kenapa!? Apa kau lupa perbuatanmu saat di pasar gelap beberapa hari yang lalu!?"Ucap Yuki yang sangat marah.


"Ah itu, aku tidak sengaja... Jadi maaf."Ucap Yuto yang meminta maaf.


"Kau pikir aku akan memaafkanmu?!"


"Sepertinya tidak"


"Hahahahaha! Ku bunuh kau Yuto!"


Setelah itu Yuki mulai mengeluarkan Pisau yang berada di balik bajunya itu. Kemudian dengan senyuman psikopatnya.


Yuki berlari ke arah Yuto dengan sangat cepat. Dan berniat untuk menusuknya. Melihat itu Yuto hanya menghela nafasnya karena Pisau biasa tidak akan melukai tubuhnya.


"Hah... Sudah ku bilang itu tidak berguna."


"Mati sana!!!"


Dan Yuki menusuk Yuto dengan pisau dapurnya tersebut dengan kecepatan tinggi. "Baiklah, aku akan bermain sebentar denganmu."


*Cring!*


Namun Yuto dengan sangat mudah menghindari serangan dari Yuki, namun dia masih belum menyerah untuk menyerang Yuto.


"Hahahahahaa...! Masih belum!"


Kemudian Yuki mengarahkan serangannya ke arah Leher Yuto. Melihat Yuto hanya menudukan kepalanya.


*Tsuk!*


"Uh... Bahaya bahaya."


Namun secara tiba - tiba arah serangan Yuki berbelok setelah serangan sebelumnya di hindari dengan sangat mudah.


"Matiiii kau Yuto!"


Lalu ujung tajam dari pisaunya tersebut mulai melaju ke atas kepala Yuto dengan sangat cepat. Dan pada saat itu juga Yuto cukup terkejut dengan gerakan Yuki yang cukup cepat tersebut.


"Lumayan juga."Yuto tersenyum ke arah Yuki.


Dan sebelum pisau Yuki menusuk ke kepalanya tersebut. Dia mulai mengfokuskan pertahan dari Nano Pertikel di kepalanya tersebut


Lalu pada saat Pisau Yuki menusuk kepalanya tersebut...


*Tang!*


Pisau tersebut bengkok karena sangking kerasnya kepala Yuto. Melihat itu Yuki menjadi kesal "Dasar kepala batu!"


"Ya, Kepalaku memang sekeras batu."


Lalu Yuto melihat Yuki mulai mengambil pisau - pisau yang dia sembunyikan di balik bajunya tersebut.


"Rasakan ini!"

__ADS_1


Kemudian puluhan Pisau mulai meluncur dan menyerang ke arah Yuto dengan sangat cepat. Namun dalam kecepatan itu Yuto masih bisa menghindarinya dengan sangat mudah.


Kecuali dengan Pistol atau Senapan, Yuto sangat sulit... Bahkan tidak bisa menghindari tembakan - tembakan itu karena kecepatannya sudah jauh berbeda dari Peluru.


"Heh... Lemparan yang bagus... Tapi..."


Yuto menghindari semuanya dengan sangat tenang,bahkan dia menutup matanya saat itu. Dan itu membuat Ken dan Yuki cukup terkejut.


"Apa itu jangan - jangan... Kau memakai teknik penguat Indra?"Tanya Yuki yang cukup terkejut.


*Swwwoosssh!*


Setelah itu Yuto menerjang kedepan Yuki dengan sangat cepat. Sehingga dia tidak bisa bereaksi sama sekali.


"Ya kurang lebih begitu."


Kemudian Yuto mulai memegang kedua tangannya dan lalu mendorong Yuki hingga ke ujung gang.


*Brak!*


"Aahk!"


Melihat itu Yuki kalah, Ken langsung bertindak dengan menyerang Yuto dari belakang menggunakan katana miliknya. "Lepaskan dia!"


"Bisakah kau diam dulu?"Ucap Yuto dengan dingin melihat serangan Ken hampir menyentuhnya.


Namun dengan sangat cepat, Yuto langsung memukul katana milik Ken dengan sangat keras hingga bilah katana itu hancur.


*Pyar!*


"Apa?" dan Ken sangat terkejut melihatnya karena Yuto menghancurkan Katananya hanya dengan pukulannya saja.


Lalu Yuki melihat Kaki Yuto mulai bersiap untuk menyerang Ken. Saat itu juga dia berteriak "Ken, Awas!"


Mendengar peringatan dari Yuki, dia langsung terkejut karena tiba - tiba tendangan keras melesat ke arahnya dengan sangat cepat


Ken sama sekali tidak bisa menghindarinya dan menerima tendangan itu tanpa ada pertahanan, sehingga membuat tubuhnya terlempar cukup jauh.


*Gubraaak!*


Dan Ken mencoba untuk bediri kembali, namun karena dia menerima tendangan itu secara langsung. Ken merasakan sakit yang sangat luar biasa dan itu membuatnya tidak bisa bangkit.


"Sial... Sakit... sekali..."Dan kesadaran Ken mulai memudar, kemudian dia pingsan.


Melihat itu Yuki sangat marah. "Sialan! Lepaskan aku Yuto!" Yuki memberontak dan mencoba melepaskan kedua tangannya dari Yuto.


"Tenang saja, aku hanya membuatnya pingsan untuk sementara."Jelas Yuto dengan tenang.


"Tapi tetap saja... Aku tidak menyangka kau orang itu! Apa jangan - jangan kau berencana untuk menyakiti Ayahku juga!? Tidak akan ku biarkan itu terjadi!"Ucap Yuki dengan sangat marah.


"Aku tidak berniat melukai Ayahmu itu, aku cuma memiliki kerja sama dalam membangun Kafe milikku saja. Tapi sejujurnya aku juga terkejut loh Yuki..."


"Tidak ku sangka kau Wanita yang ku temui di pasar gelap itu. Dan untuk masalah itu... "


"Dan Aku sangat minta maaf, aku benar - benar tidak sengaja."Jelas Yuto dan lalu dia meminta maaf kepada Yuki dengan sungguh - sungguh.


Mendengar itu Yuki lega tapi dia masih sedikit ragu. "Kau tidak berniat menyakiti Ayahku kan?"


"Ya, aku tidak ada niatan begitu."Ucap Yuto yang jujur.


"Dan Aku sangat minta maaf, aku benar - benar tidak sengaja memegang dadamu saat itu." lalu dia meminta maaf kepada Yuki dengan sungguh - sungguh.


"Baiklah kalau begitu, Tapi apakah kau bisa melepaskan ku?"Tanya Yuki.


"Ya, tapi sebelum itu..."

__ADS_1


Yuto mulai mengambil semua pisau yang tersisa milik Yuki yang dia sembunyikan di pakaiannya itu.


Lalu Yuto juga menemukan sebuah Pistol juga. "Ini akan ku sita, Apa kau mengerti Yuki?"


Setelah itu Yuto mulai melepaskan tangan Yuki dan menurunkannya ke permukaan. "Ya... Aku mengerti."


"Lalu?"


"Lalu apanya?"


"Hah... Bukannya kalian sedang mencariku, lalu apa alasan kalian mencariku?"Tanya Yuto kepada Yuki


"Oh itu,... Kami hanya ingin merekrutmu ke dalam kelompok kami."Jawab Yuki


"Merekrutku kedalam kelompok kalian? Kau pasti bercanda ya."Ucap Yuto yang terlihat santai.


"Entahlah, itu keinginan guru kami dan sekaligus Pendiri kelompok itu."Jelas Yuki


"Heh... Jadi apa tujuan dari kelompok itu?"Tanya Yuto


"Tujuannya hanyalah untuk menguasai Pasar Gelap, itulah yang di katakan guruku."Jawab Yuki


"Menguasai? Memangnya berapa orang yang ada di kelompok kalian?"Tanya Yuto


"3 orang termasuk guruku."Jawab Yuki tanpa ragu


Mendengar itu Yuto hanya tersenyum kecut. "Tujuan kalian masih sangat jauh ya. Jadi bersabarlah."


"Jadi, apakah kau mau bergabung ke Kelompok kami?"Tanya Yuki


"Hmm... Tentu saja tidak karena aku tidak ingin di manfaatkan oleh Gurumu itu."Jawab dan jelas Yuto.


"Hm... Begitu, baiklah... Aku tidak memaksa."Ucap Yuki dengan santainya.


"Ya, baguslah... Dan untuk saat ini juga aku tidak ingin berhubungan dengan Dunia gelap ataupun pasar gelap."


"Karena aku ingin fokus ke kafe yang ingin ku buat."Jelas Yuto


"Mengenai kafemu itu, Aku dan Ken bisa saja menjadi Karyawan di kafemu nanti."


Mendengar itu Yuto sedikit terkejut "Heh? Apa kau yakin?"


"Tentu saja dan aku yakin dia(Ken) bisa menjadi karyawan kafemu nanti dengan sangat baik. Jadi bagaimana?"Tawar Yuki.


Mendengar itu Yuto berfikir sejenak. Dan setelah itu dia tersenyum tipis karena menyadari rencana milik Yuki.


'Heh... Jadi Begitu.'


"Baiklah, aku akan menerima kalian berdua. Tapi ada syratanya."Ucap Yuto


"Apa syarat nya?"Tanya Yuki yang penasaran.


"Syaratnya kau harus melupakannya"


"Ha? Apa yang kau kata----"Sebelum Yuki menyelesaikan perkataannya. Yuto langsung memukul tekuk lehernya hingga dia pingsan.


'Aku akan menghapus ingatanmu dan Ken tentang aku adalah Pria Bertopeng dengan Alat yang ku beli dari Toko Sistem'


"Nao,Keluarkan Alatnya."


[Baik, Tuan.]


...~Author Riza~...


...Yo bagaimana? Bagus tidak? Jika bagus mohon berikan Like,Vote dan Komennya ya teman - teman....

__ADS_1


...~Salam Dari Author Riza...


*Note: Komenan di chapter kemarin sedikit, jadi gw males ngetik. 🗿


__ADS_2