Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 37: Kemunculan


__ADS_3

Chapter 37


Sekarang di dalam Kamar 26 atau lebih tepatnya kamar yang di pakai oleh Yuto dan Yuki untuk menginap. Di pagi harinya Ken melihat bahwa sekarang...


"A-apa yang telah kalian lakukan...?"


Dia nampak sangat terkejut, setelah melihat Yuki nampak menangis dan tubuhnya hanya di tutupi oleh sehelai selimut.


Sedangkan di sisi Yuto yang berada di samping Yuki, nampak raut wajah sangat kebingungan dengan apa yang telah terjadi.


"Y-yuto... Apa yang telah kau lakukan pada Yuki?"Tanya Ken yang sangat terkejut dan dia melihat Yuto dengan tatapan tidak percaya.


Sedangkan Yuto tidak bisa menjawabnya dan terus diam dengan raut wajah menyesal dengan apa yang telah di lakukannya. Melihat itu Ken menjadi sangat marah... "Yutoooo! Apa yang telah kau lakukan pada Yuki!"


*Bugh!*


Dengan sangat marah Ken melesat dan memukul wajah Yuto dengan sangat keras hingga Yuto jatuh dari kasurnya.


Melihat itu Yuki menjadi sangat terkejut melihat Ken terus memukuli Yuto dengan sangat keras.


"Bajingan! Bajingan! Kenapa kau melakukan itu kepada Juniorku!"


*Bugh!*


*Bugh!*


*Bugh!*


Setelah itu Yuki langsung menahan tangan Ken, dan menghentikan Ken memukul Yuto. "Ken berhenti! Jangan memukulinya lagi!"


"Lepaskan Yuki! Akan ku bunuh bajingan ini karena telah membuatmu menangis!"Tolak Ken dengan sangat marah.


Ken terus menerus memukul Yuto tapi tetap saja Yuki terus menghentikannya sembari menangis. "Berhenti! Ken!"


"Yuto tidak salah, yang salah ada diriku! Jadi jangan pukul dia lagi!"Ucap Yuki sembari memeluk Yuto yang sedang terbaring di lantai tersebut.


Lalu Ken melihat Yuki memeluk Yuto dengan penuh tangisan dia pun terhenti tidak percaya. Namun setelah mendengar perkataan Yuki dia pun berhenti.


"Apa yang kau katakan? Ini semua salahmu?"Tanya Ken yang masih saja terkejut.


"Ya. Sebenarnya..."


Setelah itu Yuki mulai menjelaskan semuanya dengan sangat rinci kepada Ken. Dan apa yang dia jelaskan kepada Ken adalah:


"Sebenarnya saat aku tidur aku ngelindur sampai buka baju... Itu sudah biasa terjadi padaku. Dan pada saat itu aku tidak sadar membuka pakaian Yuto yang sedang tidur di sampingku..."


"Lalu saat itu juga aku melakukan hubungan intim dengan Yuto saat aku ngelindur. Dan alasan aku menangis karena aku sangat terkejut sudah kehilangan kesucianku... "


"Dan Yuto juga sangat kebingungan saat itu. Jadi dia hanya diam dan tidak bisa menjelaskan ini..."


Mendengar penjelasan Yuki, dia terduduk lemas tidak percaya karena dia baru saja ingat gurunya pernah berkata. "Yuki memiliki keanehan saat dia tidur."


Dan pada saat itu juga dia langsung paham dengan penjelasan milik Yuki.


'Hahaha... Jadi itu yang di maksudkan guru... Sial sekali...' Ken tertawa lemas di dalam hatinya itu.

__ADS_1


Setelah itu dia melihat Yuto mulai bangkit dengan wajah yang babak belur karena telah di pukul olehnya hingga puluhan Kali.


"Y-Yuto kau tidak apa?"Tanya Yuki dengan cemas.


"Ya... Sepertinya begitu. "Jawab Yuto dengan tenang.


"Aku minta maaf Yuto... Gara - gara diriku kau jadi seperti ini..."Ucap Yuki yang meminta maaf dengan raut wajah menyesal.


"Aku juga... Minta maaf Yuki. "Yuto meminta maaf balik.


"Tidak perlu, kau tidak salah apapun Yuto... Dan mengenai itu,lebih baik kita lupakan saja dan kau tidak perlu bertanggung jawab juga."


"Kenapa?"


"Kan kamu sudah punya pacarkan? Jika pacarmu mengetahui ini maka hubungan kalian akan menjadi sangat berantakan."Jelas Yuki


Mendengar itu Yuto hanya mengangguk, setelah itu Yuto melihat Ken yang sedang duduk itu.


"Ken, Tidak perlu minta maaf... Kau tidak salah apapun. Dan menurutku apa yang telah kau lakukan adalah hal yang bagus karena..."


"... Kau nemiliki sifat untuk melindungi Juniormu sendiri. Itu adalah hal yang bagus dan terimakasih sudah menghajarku seperti ini."Ucap Yuto yang tersenyum kepada Ken.


Mendengar itu perkataan dari Yuto, dia menjadi malu dan nyengir "Hehehe... Tentu saja..."


Setelah itu Yuki berjalan mendekati Ken.


"Oh ya Ken, terimakasih atas yang tadi."Yuki berterimakasih dengan senyuman.


"Tentu saja."


Setelah itu Yuto tersenyum melihat Yuki dan Ken yang nampak akrab dan memiliki rasa saling melindungi.


"Baiklah... Aku akan pergi ke kamar mandi dulu."Ucap Yuto


"Oh benar, aku juga harus mandi... Ken. Pinjam kamar mandimu!"Ucap Yuki yang meminta izin


"Silahkan. Dan aku akan menunggu di bawah."Ucap Ken yang memberi izin dan dia juga langsung pergi ke lantai bawah untuk makan.


Sementara itu Yuto di kamar mandi terlihat raut wajahnya berubah menjadi suram. Setelah itu dia mulai menyalakan keran air yang menyiram tubuhnya dari atas.


*Bak!*


Dan terlihat dia memukul tembok dengan sangat keras sampai retak.


"Aaah... Sial... Aku tidak bisa mengatakannya..."Ucap Yuto yang terdengar lemas.


"Sebenarnya aku yang salah saat itu... Benar... Saat itu aku melihat Yuki seperti Yui saat aku setengah sadar... Dan tanpa pikir panjang aku langsung menyerangnya...."


"Ini semua salahku...tapi aku tidak bisa mengatakannya kepada mereka. Sial sekali..."


[Anda telah melakukan hal yang benar Tuan, Jika Anda memberi tahu itu kepada mereka tadi... Maka akan menimbulkan Konflik yang sangat panjang.]


[Dan Tuan juga pasti sudah memprediksi hal itu jika anda melakukannya kan?]


"Benar... Aku telah memprediksinya, tapi tetap saja aku merasa bersalah pada Yuki."

__ADS_1


[Jika Tuan masih merasa bersalah, lebih baik anda memberitahu kepada Individu Yuki.]


"Ya aku akan melakukannya saat waktunya tepat."


Yuto dan Yuki menyusul Ken yang sedang makan di lantai 1. Lalu setelah sampai mereka berdua makan bersama dengan Ken.


Lalu saat makan mereka mambahas tentang Kafe milik Yuto, dan tugas apa yang akan mereka ambil. Dan setelah dengan serius membahas itu mereka berhasil menentukannya.


"Baiklah, Ken berada di bagian mencatat/Mengantar/ pesanan dari pelanggan , sedangkan Yuki kau berada di bagian dapur."Jelas Yuto


"Baik!"


***********


Di siang harinya Yuto memutuskan untuk pulang ke Tokyo karena khawatir kepada Yui yang sedang menunggunya di rumah.


Dan Yuto kembali ke Tokyo dengan menaiki Kereta, sedangkan Yuki dia melihat dan menunggu Ayahnya pulang karena dia ingin pulang bersamanya.


Sedangkan Ken dia pergi mengeliling Kyoto sendirian. "Hah... Yui pasti sangat khawatir."


"Aku harus segera pulang saat sampai ke Tokyo."


Benar, Yuto bahkan sudah mengecek Line dari Yui yang nampak sangat khawatir. Dan total Line dari Yui adalah 10 pesan lebih.


Dan itu semua langsung di jawab Yuto paginya.


Beberapa jam kemudian,Yuto telah sampai di rumahnya dan terlihat dia sedang berdiri di depan pintu.


*Klak!*


Yuto membuka pintunya "Aku pulang---"


*Pluk!*


Baru saja masuk, Yuto langsung di sambut dengan pelukan hangat dan rindu dari Yui. "Selamat datang kembali Yuto!"


"Ya... Aku pulang Yui. Maaf telah membuatmu khawatir."


Lalu saat itu juga, Yui melihat seseorang berada di belakang Yuto. "Yuto... Siapa orang itu?"Tanya Yui


"Siapa?"


"Itu di belakangmu."Ucap Yui yang menunjuk di belakang Yuto.


Melihat itu Yuto langsung membalikan dirinya dan melihat kebelakang. "Emangnya sia....."


Tiba - tiba perkataan Yuto terhenti saat melihat orang itu. Dan nampak Yuto sangat terkejut melihatnya... Benar dia seperti melihat sebuah ancaman.


"A-Ayah...."


"Yo. Sepertinya kau bersenang - senang Yuto saat aku tidak dirumah" Ucapnya dengan senyum bengisnya.


...~Author Riza~...


...Yo bagaimana? Bagus tidak? Jika bagus mohon berikan Like,Vote dan Komennya ya teman - teman....

__ADS_1


...~Salam Dari Author Riza~...


__ADS_2