
...~Sebelum Baca mohon berikan Like terlebih dahulu, jadi selamat membaca~...
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Chapter 45
Di Sore harinya di Kafe Ayase, terlihat Yui yang habis keluar dapur kafe bersama dengan Yoko.
"Terimakasih banyak Kak Yoko!"Yui berterima kasih kepada Wanita yang seumuran dengan Ayase.
Yaitu Yoko Khawasa, dia adalah orang yang memiliki kemampuan memasak yang tinggi dan sudah lulus di kejuruan masak dengan Nilai yang sempurna. Dan dia bisa saja bekerja di Restoran - restoran besar terkenal jauh dari Kafe Ayase.
Namun karena Yoko Khawasa adalah Sahabat Karib Ayase. Jadinya dia dengan senang hati masuk ke dalam Kafe milik Ayase itu.
"Ya, Tentu saja. Besok kau datang ke sini lagi ya."Pinta Yoko
"Tentu!"Yui menjawab dengan penuh semangat dan gembira.
"Oh ya... Dimana Yuto?"Yui mencari Yuto di sekeliling.
Lalu Ayase yang sedang merapikan meja - meja bersama dengan Maid lainnya berkata: "Yuto tadi datang kepadaku, katanya dia ada urusan mendadak sampai besok."
Mendengarnya Yui tidak terkejut lagi ya karena itu sudah hal biasa bagi Yui.
"Begitu ya, hm... Lebih baik aku menyewa hote---"Sebelum Yui menyelesaikan perkataannya.
Yoko menyela nya "Kau menginap saja di rumahku Yui. Kebetulan sekali rumahku lumayan dekat dan ada kamar kosong di rumahku."Tawar Yoko.
"Oh...! Itu usulan yang bagus Yoko!"Ucap Ayase
"Eh? Apa tidak apa Kak Yoko?"Tanya Yui
"Tidak apa, dan aku juga tinggal sendirian di rumah. Jadi bagaimana?"Jelas Yoko kepada Yui.
"Hm... Baiklah, aku akan menginap di Rumah Kak Yoko."Yui menerima tawaran itu.
"Oke. Kita akan pergi setelah kita selesai beres - beres."Ucap Yoko
Sembari menunggu semuanya beres - beres, Yui mulai mengambil Ponselnya dari dalam tas miliknya itu. Setelah itu dia langsung membuka Line dan mengabari Yuto bahwa.
["Aku menginap di rumah Kak Yoko dan berhati - hatilah Yuto."]
....
....
....
Di malam hari nya di dalam rumah Yoko yang terlihat cukup indah dan sedikit lebih luas dari rumah Yuto.
Dan saat masuk ke dalam rumah Yoko, Yui nampak sangat terkesan karena katanya rumah ini adalah rumah yang di bangun dengan uang jerih payahnya sendiri.
"Kau sangat hebat Kak Yoko!"Puji Yui dengan cukup semangat.
"Kau terlalu berlebihan Yui, ini bukan lah sesuatu yang hebat."Ujar Yoko yang sedikit malu.
__ADS_1
"Tidak... Kau sangat hebat bisa membangun rumah seindah ini dengan uang Jerih payahmu sendiri!"Yui memuji Yoko sekali lagi.
"Ya terserah kau saja..."Ucap Yoko yang pasrah.
"Dan... Kau pasti lelah kan? Mau ku masakkan apa?"Tawar Yoko
"Tidak usah Yoko... Aku jadi merepotkanmu."Tolak Yui
"Tidak usah sungkan Yui, jadi kau mau makan apa?"Tawar Yoko sekali lagi.
"Terserah Kak Yoko mau masak apa. Aku juga bingung karena masakan Kak Yoko semuanya sangat enak."Jelas Yui
"Baiklah. Setelah makan kita langsung tidur ya?"Ucap Yoko
"Baik."
**********
Di Hutan belakang rumah Yuto, terlihat seorang pemuda yang berpakaian serba hitam dengan jubah yang memiliki corak Hitam Merah dan memakai Topeng yang cukup mengerikan, mau membuka Pintu ke pasar gelap itu.
*Syut!*
Lalu seketika tiba - tiba beberapa jaring terbuat dari tambang meluncur ke arah pemuda bertopeng itu. "Hm...?"
Melihatnya dia melompat dan menghindari satu persatu jaring - jaring yang akan menangkap diri nya itu.
*Stap!*
*Stap!*
Dan dia adalah Yami Tanaka.
"Kau hebat juga bisa menghindarinya Pesuruh Tuan Alexan. Dan tidak ku sangka kau adalah orang yang mengerjaiku hari ini."Ucap Yami yang nampak kesal.
"Ya begitulah, karena itu sangat seru melihat orang bekerja keras dengan muka kesal dan penuh rasa lelah hehe~"Ucap Pria bertopeng yang terdengar mengejek Yami.
Mendengarnya Yami menjadi sangat kesal. "B*jingan! Kau kira itu menyenangkan ha!?"
"Yang melihat itu menyenangkan, dan yang mengerjakan itu tidaklah menyenangkan dan..."
"O jangan panggil aku Pesuruh Tuan Alexan ,Pria bertopeng ataupun B*jingan . Tolong panggil aku 'Black'..."Lanjutnya.
"Heh... Begitu ya, Jadi aku harus memanggilmu 'Black?' maaf saja ya... Aku lebih suka kau di panggil Pesuruh!"
*Stap!*
Setelah itu Yami melompat dan melesat ke arah Black. Lalu dia langsung melancarkan pukulan kuat ke arahnya.
"Begitu ya..." Di balik topengnya Black terlihat tersenyum tipis. Dan lalu menghindari pukulan dari Yami dengan sangat santai.
"Tapi ya... Aku sedikit kesal."
Setelah menghindari pukulan Yami. Dia langsung melancarkan satu pukulan ke arah Yami. Melihatnya Yami langsung memasang posisi bertahan.
*Bugh!*
__ADS_1
Karena pukulan Black sedikit lebih kuat darinya. Yami terdorong beberapa langkah setelah menahan serangan itu.
"Lumayan juga untuk sekelas pesuruh!"Ucap Yami dengan wajah mengejek.
"Kau mengejek atau justru memujiku?"Tanya Black dengan nada dingin.
"Tentu saja aku mengejekmu pesuruh!!!"
*Swosssh!*
Yami kembali menyerang Black dan kali ini dia menambahkan kecepatan menyerangnya itu. Melihat itu Black cukup terkesan "Kau lebih cepat dari yang aku duga."
"Tentu saja! Aku ini kuaaat!"
Yami menyerang Black dengan cukup cepat dari berbagai arah hanya dengan pukulan'nya saja.
Dan Black merasa bahwa Yami semakin lama dia bertarung serangannya menjadi lebih kuat dan cepat. Lalu dia berfikir bahwa ada rahasia di balik itu.
Ya walaupun begitu dia masih bisa menghindari serangan dengan kecepatan seperti itu.
"Rasakan ini pesuruhhh!!!"Yami dengan marah melancarkan pukulan dengan tenaga penuhnya ke wajah Black.
Melihatnya Black langsung menahan serangan itu dengan satu tangannya. Sehingga membuat Yami sangat terkejut .
'T-tidak mungkin! Aku sudah memukulnya dengan tenaga penuhku! Kenapa dia bisa menahannya dengan sangat mudah!?'
'Serangan itu bahkan bisa meretakan sebuah tembok! Kenapa dia bisa menahannya begitu saja!?'
Setelah itu Black menggenggam tangan Yami. "Pukulanmu tadi cukup kuat untuk bisa melukaiku Yami. Tapi sayang nya kau kurang cepat saja."
Kemudian Black langsung melempar Yami dengan sangat kuat dan membuat tubuh Yami terhentak ke Pohon besar tidak jauh darinya.
*Brak!*
"Ghak!"Yami memuntahkan sedeguk darah.
Tapi dengan serangan seperti itu tidak akan cukup untuk menubangkan Yami karena tubuhnya sudah sangat terlatih untuk menahan benturan seperti itu.
Dan itu sudah terlihat jelas dari Tubuhnya yang sangat kekar dan cukup besar itu. "J-jangan pikir kau bisa mengalahkan aku hanya dengan melemparku seperti ini..."
"Aku juga merasa begitu. Dan kau kuat juga untuk sekelas Om - om."Black mengejek Yami.
Mendengarnya Yami menjadi semakin kesal. "Berani juga kau mengejek'ku seperti itu... Sepertinya kau sudah bosan hidup pesuruh!"
"Tidak juga, aku masih ingin hidup... Dan sepertinya itu kata - kataku Yami..."
"Heh... Begitu, jadi mari kita lihat siapa pemilik kata - kata itu Pesuruh."
Kemudian Yami mengeluarkan Gagang katana besi hitam di balik bajunya itu. Lalu dia langsung menekan tombol yang ada di Gagang tersebut.
Seketika gagang katana itu mengeluarkan sebuah Bilah pedang yang sangat tajam dan sangat kuat.
"Heh... Bukannya itu Katana Versi 1.0?"Ucap Black
"Benar... Tapi ini sudah cukup untuk membunuhmu! Matilah pesuruh!"
__ADS_1
"Ya... Kalau itu bisa mengenaiku hahahaha!"