
Chapter 108
Pertarungan Yuto dan Alhiro semakin sengit,dimana mereka menyerang dengan teknik dan kekuatan yang sama tidak ada hentinya.
Dan terlihat pula Arena Pertarungan sudah hancur lebur akibat pertaruntan dashyat mereka berdua. Dimana terdapat bekas pukulan serta pijakan yang telah membuat Lantai Arena yang terbuat dari Beton yang sangat tebal hancur.
Sekarang terlihat mereka berdua sedang melancarkan pukulan dengan sangat cepat,kecepatan pukulan mereka sudah hampir menyamai kecepatan suara mereka.
Para penonton yang sedang menonton pun tidak bisa memalingkan pandangan mereka dari pertarungan yang sangat mendebarkan ini.
"Hebat... Aku tidak menyangka akan melihat pertarungan seperti ini."
"Pertarungan ini sudah jauh di luar akal sehat kita, dan pertarungan ini bukan pertarungan sesama manusia melainkan..."
"Pertarungan Antar Monster!"
"Benar, Aku tidak menyangka akan ada orang yang levelnya sama seperti Pemimpin Organisasi Yakuza itu."
"Siapa dia sebenarnya?"
Semua penonton sangat kagum dan bertanya - tanya siapa lawan dari Pemimpin Organisasi Yakuza itu. Sedangkan di sisi 10 Bawahan terkuat milik Alhiro Sasuto.
Atau 10 Ketua Pasukan Yakuza, terlihat mereka tidak bisa memalingkan pandangan mereka dari Arena. Benar mereka sangat terpukau dengan pertarungan yang begitu hebat yang di lakukan oleh Atasan mereka.
"Hebat sekali,tidak ku sangka ada orang yang selevel dengan Tuan." Ucap Ketua Pasukan 1 yang sangat terkesan.
"Benar, ini baru pertama kalinya kita melihat Tuan Alhiro menunjukan sedikit keseriusannya saat bertarung." Lanjut Ketua Pasukan 5
"Tapi menurutku, Orang yang melawan Tuan Alhiro itu sama - sama belum serius juga." Ujar Ketua Pasukan 3
"Ya, Jika salah satu dari kita mencoba melawan salah satu dari mereka. Mungkin kita hanya bisa bertahan selama 2-3 menit saja." Ucap Ketua pasukan 7
"Ya meski begital
lpppppu, jika kita semua mencoba yllmelawan Tuan Alhiro. Presentase menang kita hanyalah 40% saja." Lanjut Ketua Pasukan 9
"Tapi,lebih baik kita saksikan saja pertarungan hebat ini. Dan mengukur sampai batas mana dia bisa menyaingi Tuan kita." Ujar Ketua Pasukan 2 yang tersenyum.
Setelah mendengarnya, semua Ketua pasukan Yakuza itu kembali menyaksikan pertarungan itu dengan tenang.
Sedangkan di sisi Yuki dan Ken, reaksi mereka sama halnya dengan para penonton yang lainnya. Sama - sama tidak bisa memalingkan pandangan mereka dari pertarungan hebat itu.
'Sangking cepatnya aku tidak bisa melihatnya. Mereka bertarung di dimensi yang berbeda!' Pikir Ken
'Jika aku ikut bertarung,kulitku saja sudah merasakan kematian di sekitarnya. Sial sekarang sudah tidak ada yang bisa ku lakukan lagi di sini!' Lanjut Ken
.......
Sementara itu di sisi Yuto dan Alhiro. Terlihat salah satu mereka melancarkan tendangan yang sangat keras ke depan. Dan yang menendang itu adalah Yuto karena dia ingin mendorong Alhiro sampai keluar arena.
__ADS_1
*Braaaaaaak!*
Alhiro menahannya dengan meyilangkan kedua tangannya, tapi meski dia sudah menahannya dia terdorong dengan paksa akibat power yang di berikan Tendangan ini sangat banyak.
"Haaaaaaaaaaa!!!"
Dan melihat dirinya terdorong, ia berdecak kesal. Kemudian ia langsung memegang pergelangan kaki Yuto dan melemparkannya ke luar arena.
"Sigh! Menyebalkan."
Saat tubuh Yuto terlempar, ia sengaja memberatkan kakinya menjadi Puluhan kali lipat dengan Kumpulan Nano Partikel yang sangat banyak itu.
Sehingga saat tubuhnya tidak terlempar terlalu jauh akibat lemparan itu. Tapi tetap saja saat Kaki Yuto mendarat,permukaan Arena langsung hancur.
*Braaak!*
Tidak berhenti di situ saja, Alhiro langsung menerjang kedepan dengan kecepatan penuhnya dan mendorong Yuto ke keluar arena.
Dan Karena menghindari itu cukup sulit, jadi ia memutuskan untuk menahannya menggunakan kedua tangannya.
Melihat Black atau Yuto berniat untuk menahannya dengan kedua tangannya, dia sekarang juga berniat sama seperti itu.
*Brak!*
*Brak!*
"Baiklah, siapapun yang kalah harus menuruti semua permintaan yang menang. Bagaimana?" Tawar Yuto.
"Itu menarik,baiklah ayo kita lakukan ini!"
Genggaman mereka semakin kuat dan terus bertambah. Mereka tidak ada mau yang kalah dan berniat untuk menang.
Dan benar, mereka berdua memang cukup mirip dalam hal ini. Ya tentu saja karena mereka adalah Ayah dan Anak,sudah pasti ada kemiripan di antara mereka berdua.
Walaupun di bidang fisik, Yuto sangat mirip dengan Ibunya. Tapi di bagian sifat, Yuto cukup mirip dengan Ayahnya.
[Tuan, Sepertinya Individu Alhiro Sasuto sudah berada di Level "Blok Multi-Kota" dan Hampir mendekati Level "Kota Kecil." kemungkinan ebih tinggi lagi.]
[Jika anda terus seperti ini,maka anda akan kalah karena Level Kekuatan Alhiro Sasuto lebih tinggi dari Tuan!]
Mendengar laporan dari Nao, Yuto menjadi cukup terkejut. 'Benarkah? Ini cukup gawat, aku harus mencari cara untuk keluar dari kondisi ini!'
Setelah itu Yuto mulai berfikir keras, dan mulai mencari cara yang tepat untuk keluar dari situasi yang tidak menguntungkannya.
Kemudian Yuto melihat Robot Terit masih memperhatikan dirinya sedang bertarung saat ini. Dan sebuah ide muncul di kepalanya.
'Aktifkan '
[Hack Eyes telah di aktifkan!]
__ADS_1
Kemudian dan mata Yuto berubah menjadi lebih biru dari sebelumnya. Dan Lalu Yuto segera menatap mata Robot Terit dengan sangat tajam dan berusaha untuk meretas sistem kendali robot itu.
Saat ini, Alhiro menyadari bahwa Mata Yuto telah berubah warna. 'Warna matanya berubah!? Apa yang terjadi? Tidak yang lebih penting,kenapa matanya berubah?'
[Berhasil meretas Sistem Kendali Robot Terit!]
'Bagus, baiklah perintah pertama dan terakhirku! Seranglah "Alhiro Sasuto" dengan kekuatan penuhmu dan jika kau kalah ledakan dirimu sampai tidak tersisa!' Yuto memerintahkan robot itu lewat pikirannya
Dan seketika, Mata Robot Terit berubah menjadi merah darah yang menyala "Perintah di Konfirmasi,menjalankan perintah."
Saat itu, Robot Terit mulai berdiri dan semua orang tidak menyadarinya karena terlalu fokus kearah Yuto dan Alhiro.
"Alhiro,aku ingin katakan satu hal padamu sebelum aku pergi." Ucap Yuto
"Apa itu?"
"Wanita bernama Alvice masih hidup." Setelah mendengar apa yang dikatakan Black, Alhiro menjadi cukup terkejut.
"Eh?"
"Sampai bertemu kembali...Ayah.."
"T-tunggu dari tadi apa yang kau ka---"
Sebelum Alhiro menyelesaikan perkataannya, sebuah hantaman kuat di lancarkan ke wajah Alhiro dengan sangat keras dan membuat Tubuh Alhiro terpental cukup jauh.
Dan semua yang melihatnya cukup terkejut, setelah melihat Robot Terit mulai menyerang. Yoto segera terbang dengan kecepatan penuhnya dan segera menuju ke pintu keluar Pasar gelap ini.
"Baiklah,waktunya aku lari!"
*Swooosssh!*
Semua yang melihatnya menjadi terkejut setelah melihat kejadian ini. "Apa yang terjadi!? Robot Terit menyerang Peserta Nomer 11! Dan Peserta Nomer 9 nampaknya lari dari pertarungan!!!"
Setelah melihat Black lari dan Robot Terit menyerangnya secara tiba - tiba, Alhiro pun menjadi paham. "Begitu, aku akhirnya paham. Alasan kenapa matanya berubah dan Robot itu menyerangku."
"Jadi mata yang dia gunakan adalah dan ternyata yang dari tadi ku lawan adalah Anakku sendiri."
"Hahahahaha!"
Alhiro tertawa dengan sangat keras karena menyadari kebenaran yang sangat konyol ini. Dan setelah itu ia melihat Robot Terit mulai menyerang kembali.
Sesaat, Alhiro langsung menggenggam kepala robot itu. "Diamlah dan hancurlah!"
*Brak!*
Dan Lalu Robot Terit mulai proses peledakan diri,tapi sebelum itu Alhiro menghancurkan Kepala Robot itu sampai tidak ada sisa menggunakan tangannya.
"Rongsokan yang tidak berguna."
__ADS_1