Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 85: Kemunculan.


__ADS_3

Chapter 85


"Akhirnya selesai juga, sekarang waktunya untuk membangunkan Yuto."


Setelah Yui menyelesaikan membuat Omericenya. Ia segere pergi ke kamar Yuto dan membangunkannya. "Yuto! Cepat bangun!"


"Aaaah... 10 Jam lagi..."


"Ha!? 10 jam lagi!? Jangan bercanda. Apakah kau mau berangkat sekolah di malam hari!? Jangan bercanda. Ayo bangunlah!"


Yui langsung menarik selimutnya hingga membuat tubuh Yuto menggigil karena kedinginan.


"Aaaaah...! Yui jangan tarik selimutku rasanya dingin...!"


"Ini sudah hampir musim dingin. Jadi ayo bangun dan cepat siap - siap lalu sarapan----"


Sebelum Yui menyelesaikan perkataannya, Yuto segera menarik tangan Yui dan langsung memeluknya seperti guling.


Muka Yui langsung memerah padam melihat tindakan agresif yang di lakukan Yuto kepadanya. Sedangkan di sisi Yuto, ia melanjutkan tidurnya dan menjadikan tubuh Yui sebagai gulingnya.


Melihat Yuto malah lanjut tidur, Ia langsung memukul kepala Yuto dengan sangat keras. Dan itu membuat Yuto langsung bangun.


*Bak!*


"Aduh! Sakit Yui..."


"Makannya cepat bangun dan cepat siap - siap! Aku akan memunggumu di ruang makan!"Ucap Yui yang marah.


*Brak!*


Lalu Yui langsung menutup Pintunya dengan keras dan membuat Yuto cukup terkejut dengan apa yang di lakukannya. "Pagi - pagi sudah di marahi oleh istri tercinta... Enak sekali hehe~"


Bukannya takut, Yuto malah tersenyum senang dan malah ingin membuat Yui marah lagi. Dan sebenarnya apa yang di pikirkan Yuto sampai - sampai ia ingin Yui memarahinya lagi.


Apakah ini Fetish baru yang di miliki Yuto setelah ia menikahi Yui? Ya itu mungkin saja benar karena itu juga sering terjadi di kebanyakan orang.


"Baiklah, waktunya aku siap - siap."


Kemudian Yuto mulai berdiri dan langsung memakai seragam sekolah musim dinginnya itu. Dan Yuto memutuskan untuk tidak mandi karena cuaca dingin ini yang membuatnya menggigil.


Dan juga, Orang jepang terbilang jarang mandi bahkan mandi 1x sehari itu sudah di katakan "Sering mandi" tapi anehnya kulit yang mereka miliki mulus - mulus tidak seperti di Indonesia yang sudah terbilang sangat rajin mandi.


Ya mungkin itu adalah faktor iklim yang ada di Jepang itu lebih bagus untuk kelembaban kulit dari pada di Indonesia.


Dalam 1-2 Menit akhirnya Yuto telah selesai bersiap - siap dan segera pergi ke tempat makan untuk sarapan. Lalu setelah ia keluar kamar terlihat Yui sedang duduk menunggu di sana.


Dan saat itu Yuto tertegun dengan penampilan Yui saat memakai seragam musim dinginnya itu. Karena ini pertama kalinya ia melihat Yui memakainya. "Yui, seperti biasa kau itu sangat cantik."


"Hehehe Terimakasih, dan Ayo Yuto mari kita makan."Ucap Yui dengan sedikit malu.

__ADS_1


"Kau masak apa sekarang?"Tanya Yuto


"Omerise."Jawab Yui


"Heh... Enak pasti. "


Kemudian Yuto segera duduk dan lalu ia mulai memakannya. "Selamat makan."


Melihat Yuto memakannya dengan sangat lahap, ia tersenyum senang dan lalu ia segera memakan Omerise miliknya itu. "Baiklah,selamat makan."


Dan nampak saat mereka memakan Omerisenya saat ini. Suasana ini di penuhi dengan perasaan tentram dan mengambarkan keluarga yang sangat ideal untuk mereka.


"Yuto, aku sudah memasukan bekalmu ke dalam tasmu, jadi nanti saat istirahat kita makan bersama di tempat yang biasa."Ucap Yui


"Tentu saja."Jawab Yuto yang setuju.


Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya mereka berdua telah menyelesaikan sarapannya dan tidak lama kemudian mereka berangkat ke sekolah bersama dengan penuh semangat.


Dan seperti biasa, mereka akan menaiki Bus sekolah. Walaupun Yuto memiliki banyak sekali uang dan karena gaya hidup Yuto yang begitu sederhana.


Ia memilih untuk tidak membeli mobil,motor ataupun rumah baru. Jika itu masih belum di butuhkan olehnya.


Sekarang, nampak Yui dan Yuto sedang duduk di bangku belakang bus yang sedang menuju ke sekolah.


Sekarang Yuto nampak sedang bersandar di bahu Yui dan tidur. Ya karena jarak ke sekolah cukup jauh jadinya ia membiarkannya tidur.


'Hah... Lebih baik ku biarkan saja, sepertinya ia begadang main game sampai jam 4 pagi.'Batin Yui.


[Yuki: Yui bagaimana kabarmu?]


[Yui: Aku baik - baik saja,bagaimana denganmu?]


[Yuki: Sama denganmu. Dan apakah kau sedang sekolah?]


[Yui: Ya, aku sedang berada dalam perjalanan dan bagaimana keadaan kafe?]


[Yuki: Kafenya sangat ramai setelah Yuto membuat iklan di beberapa saluran Tv.]


Melihat pesan Line Yuki, Ia cukup terkejut. Dan setelah itu Yui paham alasan kenapa Yuto bergadang sampai jam 4 pagi.


'Alasan kenapa kau begadang ternyata untuk memasang Iklan. Kerja bagus Yuto...'Yui tersenyum senang.


Dan setelah itu ia mulai mengelus kepala Yuto dengan lembut.


Kembali ke Obrolan Line dengan Yuki.


[Yui: Sepertinya Yuto telah bekerja keras ya. Pantas saja Yuto sangat mengantuk dan sekarang ia sedang tertidur di bahuku >///<]


[Yuki: Heh? Benarkah? Bisakah kau foto Yuto yang sedang tertidur itu?]

__ADS_1


Yui tersenyum tipis.


[Yui: Tentu saja tidak boleh dan selamanya tidak akan ku berikan foto tidurnya. Kecuali kau menjadi wanitanya Yuto hehe]


[Yuki: Ha?! Masih membahas tentang itu? Yang benar saja Yui. Sudah ku bilang aku menolaknya -_ ]


[Yui: Hehehe, maaf - maaf aku cuma bercanda. Akan segera ku kirimkan foto Yuto yang sedang tertidur ini.]


Lalu Yui mulai memotret Yuto yang sedang tertidur di bahunya. Dan setelah itu Yui segera mengirimkan nya ke Yuki.


[Yui: Yuto tertidur.jpg]


Dan di detik pertama Yuki langsung melihatnya. Melihat itu Yui tersenyum tipis.


[Yuki: Imut dan tampan sekali Yui, aku jadi iri!!!]


[Yui: Hehehe, biasa saja kok karena sudah sering begini.]


[Yuki: Aku jadi makin iri!!]


[Yui: Hehe, begitulah. Tapi jika kau mau menjadi wanitanya Yuto mungkin kau akan merasakannya juga.]


[Yui: Oh ya telah sampai ke sekolah, jadi sampai nanti Yuki. Dan semangat bekerjanya.]


[Yuki: Hah... Baik - baik, belajarlah dengan benar Yui dan jangan sepertiku yang berhenti bersekolah.]


[Yui: Oke.]


Dan setelah itu Obrolan Yuki dan Yui telah selesai. Lalu terlihat Yui sedang membangunkan Yuto yang tengah tertidur itu.


"Yui, kita sudah sampai."


"Oh... Sudah sampai ya? Maaf ya karena aku bersandar di di bahumu."


"Tidak apa, jadi ayo."


"Ya."


Sekarang Yui dan Yuto keluar dari Bus, lalu mereka berdua segera masuk ke sekolah melewati gerbang yang sedang di jaga oleh guru.


"Selamat pagi."


"Selamat pagi."


Dan semua murid yang melewatinya langsung memberikan salam dengan sopan. Begitu juga dengan Yui dan Yuto.


Lalu tiba - tiba, Sebuah Mobil mewah berhenti di depan gerbang dan membuat semua Murid yang ada terhenti dan menatapnya.


Saat itu Yuto langsung menatap tajam mobil mewah itu. 'Akhirnya datang juga...'

__ADS_1


Lalu pintu mobil mulai terbuka dan seorang laki - laki berambut pirang mulai keluar dari mobil mewah tersebut dengan begitu elegan.


Dan pemuda itu tidak lain dan tidak bukan adalah "Hanagi Sasuto."


__ADS_2