Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 103: Untuk Terakhir Kalinya...


__ADS_3

Chapter 103


Setelah 1 jam Yui menunggu selesainya Nagisa merawat rambutnya di sebuah Salon yang cukup besar dan terkenal. Akhirnya Nagisa memunculkan dirinya di hadapan Yui.


"Y-yui,aku sudah selesai." Ucap Nagisa yang menunjukan dirinya kepada Yui.


Dan saat Yui melihat penampilan Nagisa setelah melakukan perawatan rambut dan memangkas rambutnya.


Yui sangat terkejut dan tersenyum karena hasilnya itu jauh dari ekspetasinya. "C-cantik sekali, Dugaanku memang tidak salah. Kau itu memang sangat cantik Nagisa."


"B-begitu, terimakasih." Nagisa cukup malu karena Yui memujinya bahwa dirinya itu sangat cantik, dan lalu ia berterimakasih kepadanya.


Lalu dari belakang muncul pegawai salon yang telah mengurus Rambut Nagisa.


"Bagaimana,apakah kau puas?" Tanya Pegawai itu kepada Yui dan Nagisa.


"Ya, aku sangat puas, jadi berapa biaya nya?" Tanya Yui yang hendak membayar


Dan saat mendengarnya, Nagisa langsung menghentikan Yui untuk membayarkan perawatan rambutnya di salon. "T-tidak perlu Yui, biar aku saja yang membayarnya!"


"Tidak apa tidak apa, jadi berapa?"


"40.568 Yen dan karens kalian masih pelajar Sma, kalian hanya perlu membayarnya 30.000 Yen saja." Ucap Pegawai itu


"Begitu, baiklah akan ku bayar."


Setelah itu Yui mulai mengeluarkan Uang 3 lembar pecahan 10.000 Yen dan lalu memberikannya kepada Pegawai itu.


Lalu kemudian Yui dan Nagisa keluar dari Salon itu,tapi sebelum keluar Nagisa mengatakan sesuatu kepada Pegawai itu "Terimakasih atas sarannya tadi."


"Ya, hati - hati di jalan." Ucap Pegawai itu yang tersenyum sembari melambaikan tangannya kepada Nagisa dan Yui.


Lalu dari belakang ada seorang wanita berkata kepadanya. " Sepertinya Bos sangat menyukai Gadis sma berambut pirang itu."


Dan dia memanggilnya Bos, itu cukup mengejutkan karena Pegawai yang melayani Nagisa adalah Bos Salon itu. Dan pantas saja dia berani memberikan potongan harga kepada Yui dan Nagisa.


" Aku sedikit menyukainya," Jawabnya itu


"Begitu? Kenapa?" Tanya pegawai wanita itu

__ADS_1


"Kau tidak perlu tahu,jadi ayo lanjutkan pekerjaannya." Pega--- Bos dari pegawai itu menolak untuk memberitahu dan menyuruh bawahannya untuk bekerja kembali.


Sementara itu di sisi Yui dan Nagisa, mereka terlihat sedang berada di sebuah taman hiburan. Dimana banyak sekali wahana - wahana yang sangat menyenangkan dan sangat menantanh adrenali


"Nagisa, ayo mencoba itu!" Ajak Yui untuk mencoba salah satu wahana yang ada di depan mereka.


Dan saat Nagisa melihatnya, seketika lututnya lemas karena takut. Lalu wahana apa yang ingin di coba Yui? Tentu saja itu adalah "R-rumah hantu..."


"Ya, bagaimana? Sepertinya seru!" Ucap Yui yang nampak begitu senang dan tak sabar untuk masuk kedalamnya.


"B-baiklah, ayo kita mencobanya!" Nagisa tidak bisa menolaknya setelah melihat wajah Yui yang nampak sangat ingin masuk kedalam rumah hantu itu.


Lalu mereka masuk kedalam rumah hantu itu,dan setelah setengah jam mereka berdua memasukinya, mereka akhirnya berhasil keluar dari rumah itu.


Namun sekarang, semuanya berbanding terbalik ketika saat masuk. Terlihat Yui nampak sedang gemetaran ketakutan dan terus memeluk tangan Nagisa dengan erat.


"I-itu sangat menakutkan..." Ucap Yui yang masih gemetaran ketakutan.


"Itu tidak menakutkan Yui, hantu - hantu palsu itu bahkan tidak bisa membuatku terkejut."


Yang di katakan Nagisa memang benar, saat Nagisa masuk ke dalam rumah hantu itu dia memang takut karena membayangkan ada adegan mutilasi ,darah atau sebagainya yang begitu nyata.


Semua yang di lihatnya tidak sesuai dengan harapannya. Sedangkan Yui yang mengajaknya, dia malah ketakutan dan langsung memeluk lalu bersembunyi di belakang Nagisa.


Kembali kecerita sebelumnya


"A-apakah kau benar - benar manusia?" Tanya Yui yang heran


"Aku manusia kok, cuma aku sudah terlalu sering nonton film horor yang jauh lebih menakutkan dari hantu - hantu tadi. Jadi mungkin itu sebabnya aku tidak merasa takut..."


"Pantas saja,jadi Film Horror apa yang kau tonton?" Tanya Yui


"Hm... Kebanyakan Film Horor yang ku tonton dari Indonesia karena dari segi Plot cerita horor mereka adalah Jagonya." Jawab Nagisa


"Bahkan Hantu - hantu yang ada di Film Horror Indonesia, semuanya memang ada dan sering sekali ada penampakan di sana." Lanjutnya


"Heh... Aku jadi makin penasaran, lain kali aku akan mencoba menontonnya bersama dengan Yuto. "


Setelah Yui mengatakan Nama Yuto, tiba - tiba Nagisa berhenti melangkah dan kebetulan tempat itu cukup sepi. "Kenapa kau berhenti Nagisa? Ada apa?" Yui bingung dan bertanya kepada Nagisa alasan kenapa dirinya berhenti di tengah jalan.

__ADS_1


"Hey, bagaimana hubunganmu dengan Yuto? Apakah masih baik - baik saja?" Tanya Nagisa yang menundukan kepalanya ke bawah.


"Baik - baik saja, tenang saja, tidak ada yang perlu di khawatirkan. Jadi ayo kita pulang ini sudah sore" Jawab Yui yang tersenyum


"Begitu, syukurlah hubunganmu baik - baik saja dengannya. Dan ada beberapa hal yang ingin ku katakan padamu sebelum kita pulang." Ucap Nagisa yang masih menundukan wajahnya ke bawah.


"Apa itu?"


Dan suasana kali ini tiba - tiba menjadi berat.


"Akulah orang yang telah menyebarkan dan menjual Kontak Linemu kepada semua orang yang ngefans denganmu." Ucap Nagisa yang terdengar serius.


Yui saat mendengarnya, dia cukup terkejut. Dan wajahnya menjadi suram.


"Kenapa kau melakukan itu?" Tanya Yui


"Karena aku membencimu." Jawab Nagisa yang terus terang


"Kenapa kau membenciku? Apakah aku sudah berbuat salah kepadamu? Bisakah aku boleh tahu alasannya?" Tanya Yui lagi


"Aku telah mengenal Yuto lebih dulu jauh sebelum kau bertemu dengannya, tidak hanya itu... Aku juga sudah lama mencintai Yuto jauh kau sebelum mencintainya."


"Aku membencimu karena telah merebutnya dariku, aku membencimu karena kau duluan yang mendahuluiku. Dan aku juga membencimu karena Yuto sangat mencintaimu..."


Lalu saat Yui mendengar semua penjelasan dari Nagisa, Yui menjadi cukup terkejut dan matanya membelak tidak percaya.


Namun dia terus diam dan mendengarkan apa yang akan di katakan Nagisa selanjutnya


"Dulu beberapa bulan yang lalu saat aku sedang berada di Kolam Renang sekolah... Aku melihatmu sedang berciuman dengan Yuto."


"Jujur saja, setelah aku melihatnya... Aku seharian terpuruk dalam kamar dan terus menangis di kamar suramku itu,"


"Setelelah itu aku membencimu karena kau telah mendahuluiku sebelum diriku mengungkapkan perasaan ini. Aku membencimu tapi kau tidak salah..."


"Yang salah adalah aku, jadi kau tidak perlu merasa bersalah. Jadi ini terakhir kalinya aku akan mengatakan ini..."


Lalu tubuh Nagisa mulai membungkuk dengan sangat sopan di depan Yui. Lalu dengan sangat serius dia... "Maafkan aku!"


Setelah mengatakan hal itu, dia langsung berlari menjauh dari Yui dan menyisakan air mata di depan Yui.

__ADS_1


Saat Yui mendengarnya, dia hanya bisa diam dan menatap keatas dengan sangat berat. "Apa yang harus aku lakukan?"


__ADS_2