Sistem Kekayaan : Nano Teknologi

Sistem Kekayaan : Nano Teknologi
Chapter 84: Tanggung Jawab.


__ADS_3

Chapter 84


Di sebuah rumah yang nampak biasa saja, terdapat pasangan suami istri yang baru menikah. Di dalam kamar terlihat sang suami sedang duduk di teras dan sang istri sedang duduk di atas sembari menatapnya dengan tajam.


Ya mungkin kalian bisa menembak mereka itu siap, tentu saja mereka adalah Udin dan Siti--- eh salah, maksudnya Yuto Tanaka dan Yui Nanaka.


"Yuto, bisakah kau jelaskan bagaimana kau dan Yuki melakukan hubungan intim? Dan apakah kau melakukannya sebelum kita pacaran atau sesudah kita pacaran? Bisakah kau jawab dengan jujur?"Tanya Yui dengan sangat serius.


Mendengar itu Yuto hanya bisa pasrah dan menjawab semuanya.


"Alasan kenapa aku bisa melakukannya dengan Yuki adalah karena keteledoran dan ketidak sengajaan. Saat itu aku pergi mengantar Yuki ke hotel karena dia mabuk kendaraan. Namun saat aku mengantarnya tiba - tiba aku ditarik olehnya dan di peluk dengan erat."Jelas Yuto


"Tidak cuma itu saja, Yuki ternyata memiliki kebiasaan aneh saat tidur dan kebiasaan anehnya itu adalah melepaskan pakaiannya saat ia tertidur. Dan tentu saja aku sedikit tergoda dan... Kau tau kan apa kelanjutannya?"Lanjutnya


Mendengar itu Yui hanya mengangguk paham "Lalu apakah kau melakukannya sebelum atau sesudah kita pacaran? Dan jika kau melakukannya sebelum kita berpacaran... Maka aku akan memaafkanmu tapi... "


"Jika kau melakukannya saat kita sudah berpacaran... Kau tau sendiri kan?"


Mendengar perkataan Yui yang begitu serius, ia langsung menelan ludahnya dan mulai berbicara dengan jujur.


"Jujur saja, aku melakukannya setelah kita pacaran. Aku sangat minta maaf Yui karena telah menghianatimu,kau boleh menghukumku seberat - beratnya tapi jangan tinggalkan aku sendiri."Ucap Yuto yang terus menatap kebawah.


Ya alasan kenapa dirinya menatap kebawah, tentu saja dia sangat malu dengan apa yang di lakukannya saat itu.


Bahkan Yuto tidak berani menatap wajah Yui karena ia merasa sangat malu kepada Yui. Dan pada saat itu Yui hanya bisa menghela nafasnya.


Lalu ia mendekati Yuto dengan perlahan dan ia langsung memeluknya dengan sangat lembut. Yuto cukup terkejut dengan tindakan yang di berikan kepadanya saat itu. "Tenang saja, aku tidak akan meninggalkanmu. Tapi tetap aku akan memberikan satu hukuman untukmu."


"Eh? Apa itu?"


"Kau harus bertanggung jawab dan menikahi Yuki juga. Apa kau paham?"Ucap Yui dengan serius


"Eh?"Dan saat mendengarnya, dirinya cukup terkejut.


Walaupun ia sudah pernah mendengar tawaran yang di berikan Yui kepada Yuki, Ia kira Yui telah menyerah atas hal tersebut.


Namun sekarang Yui malah menyuruhnya untuk menikahi Yuki dan hingga pada saat itu dirinya bisa menyimpulkan satu hal yang sangat luar biasa yaitu. "Rute Harem" Telah di mulai sekarang.


"Jangan malah 'Eh', aku serius. Dan alasan kenapa menyuruhmu untuk menikahi Yuki karena...


"Karena apa?"


Wajah Yui semakin memerah dan semakin malu mengatakan yang sebenarnya. "Aku menyukai Yuki dan satu lagi... Aku ingin Yuki membantuku saat melakukan kegiatan malam."Jelas Yui dengan malu


"Jujur saja, aku sangat kewalahan menangani mu apalagi punyamu besar sekali. Dan jika aku terus menangani ini sendirian... Aku bisa rusak."Lanjutnya dengan nada yang sama.


Dan pada saat Yuto mendengarnya, ia hanya tersenyum canggung dan menggaruk kepalanya.


"M-maaf, aku tidak bisa menahannya hehe"

__ADS_1


"Tidak apa, jadi kau harus bisa membuat Yuki menjadi istrimu dan karena pernikahan kita masih di rahasiakan. Jadi itu tidak masalah jika kau melakukan Poligami."Jawab Yui


" Ya, kau benar. Baiklah akan aku usahakan."


Mendengar itu Yui tersenyum. Dan langsung memeluk Yuto dengan sangat erat. "Baiklah, ayo kita tidur dan besok waktunya sekolah juga."Ucap Yui dengsn senyuman manisnya.


"Ya, ayo kita tidur."


Setelah itu Yuto mulai mematikan lampu kamarnya dan menyalakan lampu tidurnya. Lalu Yuto mulai berbaring di samping Yui.


"Oh ya Yuto, jangan lupa Ciuman malamnya."Ucap Yui dengan senyuman imutnya


"Aah... Kau semakin manja saja akhir - akhir ini."Ucap Yuto yang tersenyum.


"Hehehe... Maaf ya,"Yui terkekeh manis dengan pipi sedikit memerah.


"Tidak apa, kau adalah istriku dan sudah sewajarnya istri manja kepada suaminya."Jawab Yuto.


Setelah itu Yuto mulai memegang kepala Yui dengan lembut dan lalu ia langsung memberikan ciuman kening kepada Yui.


Cup! Cump!


Setelah kening, ciuman Yuto berpindah ke bibir. Saat itu Yui merasa sangat senang saat dirinya di cium dua kali oleh Yuto dengan tempat yang berbeda. "Baiklah, selamat tidur Yui."


"Y-ya... Selamat tidur juga Yuto."


Ya seperti inilah kejadian yang sering di lakukan oleh Pasutri baru, dan jujur saat author mengetik di bagian ini merasa sangat iri karena ini adalah keromantisan yang sulit di capai oleh siapapun.


Lalu posisi tidur mereka mulai berubah, yang awalnya mereka tidak saling berpelukan tapi sekarang berubah menjadi berpelukan.


Apakah ini bisa di bilang kebetulan atau justru itu alurnya? Aaah.. Entahlah, yang pasti ini adalah suatu hal yang sulit di capai oleh siapapun.


......


.......


Di pagi harinya, Nampak Yui dan Yuto masih tertidur pulas dengan posisi saling berpelukan. Saat matahari pagi mulai masuk ke kamar ,salah satu dari mereka mulai membuka matanya.


Dan pertama yang bangun adalah Yui Nanaka.


"Sudah pagi ya? Dan jam berapa ini?"


Lalu Yui mulai melihat jam.


"Jam 6 ya? Aku akan buat sarapan dulu sebelum sekolah."


Setelah itu Yui mulai bangun dan beranjak dari tempat tidurnya itu. Lalu setelah itu ia langsung pergi ke dapur dan minum air putih dulu terlebih dahulu.


Ya karena minum air putih setelah bangun itu memiliki manfaat yang sangat besar bagi tubuh manusia.

__ADS_1


Glek! Glek! Glek!


"Aaaaaahk! Segarnya! Yossssh! Waktunya kita mulai masaknya!"


Dengan penuh semangat Yui langsung membuka lemari esnya, dan mencari bahan - bahan makanan yang cocok untuk di masak di pagi hari.


"Hmmm... Masak apa ya? Hm... Omurice(Nasi Omelet) saja ah. Aku harap Yuto menyukainya hehe."


Pertama - tama Yui langsung mengambil semua bahan yang di butuhkan untuk memasak Omurice itu. Dan bahan - bahan yang di butuhka adalah


200 gram ayam (tanpa tulang, sebaiknya gunakan bagian paha)


[•1/2 bawang bombai


•1/2 paprika hijau


•400 gram nasi putih


•5 sendok makan saus tomat


•2 sendok makan susu


•Garam secukupnya


•Lada secukupnya


•Mentega secukupnya


•4 butir telur (2 butir untuk 1 omurice)]


Setelah ia menyiapkan semua itu, Yui langsung menanak nasi terlebih dahulu supaya saat semua bahannya telah selesai di masak. Nasinya sudah matang


"Baiklah, waktunya untuk memasaknya!"


Dan Yui mulai memasak dengan sangat sungguh - sungguh. Ini adalah urutan cara memasaknya


1.Potong-potong bawang bombai dan paprika sesuai selera


2.Potong-potong kecil daging ayam.


3.Tumis bawang bombai, paprika, dan daging ayam di wajan sampai harum dan ayam menjadi lebih kering dan berubah warna.


4.Tuangkan saus tomat, garam, dan lada.


5.Masukkan nasi. Aduk-aduk supaya nasi tercampur rata dengan bumbu. Masak nasi bersama campuran bumbu sampai matang.


6.Sajikan nasi ke piring. Sisihkan terlebih dahulu.ampurkan susu dan telur ke wadah. Kocok sampai rata.


7.Panaskan mentega di teflon. Tuangkan telur dan segera lipat supaya menempel dan masak setengah matang kalau Anda ingin menghasilkan omelette yang lumer.

__ADS_1


8.Letakkan omelette setengah matang di atas nasi. Kemudian belah bagian tengah omelette dengan pisau, maka akan tambah omurice yang lumer dan tampak menggiurkan.


"Selesai juga!!"


__ADS_2