
Chapter 67
Ethels adalah sebuah Baterai yang memiliki Kapasitas yang sangat tinggi, walaupun ukurannya hanya 30Cm. Tapi Baterai itu bisa menyalakan listrik 1 Desa dengan pemakaian Normal dalam 2 Minggu.
Beterai ini tidak di jual secara menyelurih di pasaran. Baterai tersebut hanya ada di pasar gelap/perdagangan ilegal yang ada di Dunia. Alasannya adalah karena pembuat Baterai ini di bisa mengancam konflik antar negara jika barang tersebut di sebar luaskan oleh Publik.
Maka dari itu, Baterai ini hanya ada di pasar gelap dengan Harga yang sangat mahal per bijinya. Kira - kira Baterai tersebut di hargai 10 Juta Yen. Dan beterai ini hanya ada 10 di setiap bulannya.
"Heh. Jadi begitu... Ini adalah alasan kenapa ada listrik di sini."Ucap Yuto yang mengerti.
"Ya, orang yang bernama Alexan itu adalah orang yang misterius dan luar biasa."Ujar Ren
"Tapi, apakah kau sudah mendapatkan Baterai itu bulan ini?"Tanya Yuto
Mendengar pertanyaan itu, ia langsung menunjukan muka muram. "Jadi belum ya. Itu pasti berat untukmu..."
"Ya, Baterai yang tersisa di sini hanya ada 1 biji saja. Sedangkan Baterai yang sedang di pakai... Sudah 12 Hari. Jadi tersisa 2 hari lagi untuk Baterai tersebut habis."Jelas Ren
"Bukannya baterai itu bisa di Isi ulang dayanya?"
"Tidak bisa dan kalau bisa, mau di isi pakai apa? Di sini jarang terkena Sinar Matahari dan Air Sungai tidak memiliki Arus sama sekali sehingga aku tidak bisa membuat PLTA ataupun PLTS."Jelas Ren yang cukup bingung
"Hm... Benar juga. Ini cukup sulit untukmu."Ucap Yuto
"Dan jika belum mendapatkan satupun Baterai,maka listrik di wilayah ini tidak akan ada."
Listrik di zaman ini adalah suatu Energi yang sangat di butuhkan. Tanpa adanya Listrik maka itu sama saja memakan bakso tanpa bakso. Semua orang akan kesulitan tanpa adanya listrik.
Lalu tiba - tiba seorang laki - laki paruh baya berlari mendekati Ren dengan muka yang sangat panik. "Tuan Ren!!"
"Huh? Ada apa Haki?"Tanya Ren yang cukup terkejut.
"Para pemerintah menyiarkan bahwa wilayah ini akan di gusur dan untuk pembuatan Pabrik!"Jawab Orang tersebut dengan panik.
Mendengar semua itu, Yuto dan Ren menjadi sangat terkejut. "Apa?"
"Dan, Penggusurannya akan terjadi hari ini!"
*Wuuuunggg!*
*BOOOOM!*
Lalu tiba - tiba terdengar suara yang begitu keras. Hingga membuat semua orang yang ada di sana sangat terkejut. "Apa itu tadi!?"
Ren langsung melihat arah suara tersebut. Dan setelah melihatnya... Ia menjadi sangat terkejut karena di sana ada beberapa Alat berat yang di pakai untuk menggusur tempat ini.
Lalu kemudian seorang Pria berumur 30Tahunan memakai Jaz hitam mulai menaiki dan mengeluarkan pengeras suara.
"SEPERTI YANG DI LIHAT SEKARANG, WILAYAH INI AKAN DI GUSUR KARENA AKAN ADA PEMBUATAN PABRIK DI SINI. JADI SEMUA YANG TINGGAL DI SINI HARUS PERGI SEKARANF JUGA!"
Mendengar hal tersebut, semua orang yang tinggal di sini menjadi sangat marah. "JANGAN BERCANDA BAJINNGGAN! KAMI TIDAK AKAN PERGI DARI SINI!"
__ADS_1
"BENAR! INI ADALAH RUMAH KAMI, EMANG APA HAK KALIAN BERANI MENGGUSUR TEMPAT INI!"
"PERGILAH! JIKA TIDAK... KAMI SEMUA AKAN MELINDUNGI RUMAH KAMI DAN MEMBUNUH KALIAN!"
Mendengar ocehan dari para orang yang tinggal di wilayah ini. Ia hanya menghela nafas. "BAIKLAH, BUNUH SEMUA LAKI - LAKI DAN WANITA TUA YANG ADA DI SINI! LALU TINGGALKAN WANITA CANTIK YANG ADA!"
Kemudian ratusan pasukan bersenjata mulai berkumpul. Dan lalu mereka semua langsung menodongkan senapan kepada penduduk yang ada di sini. "Kalian telah menempati tempat ini secara ilegal, maka kalian akan di eksekusi!"
*Dor!*
*Dor!*
*Dor!*
Dan lalu mereka semua mulai menembakan semua senapan itu kepada penduduk yang terlihat jelek dan buruk.
Namun sebelum semua peluru itu mengenai semua penduduk tersebut.
*Swosssssh!*
Seseorang dengan sangat cepat melesat menghadang semua peluru tersebut sembari membawa Dua Katana versi 1.2 di tangannya.
Ia adalah laki - laki tampan yang memiliki rambut perak dan memiliki pupil emas di matanya. Dan sekarang yang ada di raut wajahnya adalah kemaranan.
"BAJINGAAAN KALIAN SEMUA!!!"
Pemuda itu sangat marah, dan akhirnya ia tepat waktu menghadang peluru - peluru tersebut. Lalu ia langsung menangkis semua peluru itu dengan kedua katananya tersebut.
*Tring!*
*Tring!*
*Tring!*
"Tuan Ren!"
"Tuan Ren!"
Semua orang menjadi sangat senang melihat kehadiran orang tersebut. Yang tidak lain orang itu adalah Ren Tamaka. "SIAPAPUN YANG INGIN MEREBUT RUMAHKU DAN MELUKAI ORANG YANG PENTING BAGIKU!"
"SEMUANYA AKAN KU BUNUH!"
Mendengar perkataan tersebut, pihak yang ingin menggusur tempat itu langsung menyerang Ren dengan senapan yang mereka miliki. "Semuanya serang bocah itu!"
Namun sebelum mereka semua menyerang Ren, tiba - tiba ia sudah berada di dekat mereka dan langsung menyerang pihak lawan dengan Katananya.
*Sring!*
"Kalian semua akan ku bunuh!"
Ren mulai berpindah tempat, dan langsung membantai semua pasukan lawan yang ada di sini. Semua yang melihatnya menjadi sangat panik dan langsung menembaki Ren tanpa membidik.
__ADS_1
"SIALAAAN!"
*DOR!*
*DOR!*
Namun semuanya di hindari oleh Ren dengan sangat mudah karena kecepatan yang di miliki Ren sudah lebih cepat dari penglihatan mata.
"Ahkk!"
*Sring!*
*Sring!*
""
Ren langsung menggunakan teknik berpedang miliknya. Dan seketika kecepatan tebasan dari Ren meningkat dengan sangat drastis
"Matilah!!---"
"Dasar mons---"
Mereka semua terus menyerang, tapi itu semua tidak berguna di hadapan Ren. Dan apa yang di katakan Ren dulu saat ajang basket bahwa "Dirinya belum serius" semuanya benar.
Keseriusan Ren sekarang sudah di lihat sendiri oleh Yuto, hal tersebut membuat ia menjadi sangat terkejut dengan kekuatan yang di miliki oleh Ren.
"Tidak ku sangka ia sekuat itu... Tapi jumlah musuh terlalu banyak untuk Ren. Aku akan..."
Namun sebelum Yuto ikut membantu, tiba - tiba semua petarung yang ada di sini juga ikut membantu Ren.
""TUAAN REN! KAMI DATANG UNTUK MEMBANTU!""
Melihat itu Ren hanya mengangguk tersenyum menandakan bahwa mereka bisa menghajar semua musuh yang ada di sini.
Ya walaupun mereka tidak terlalu jago bertarung, tapi itu udah cukup untuk mengalahkan 1 atau dua orang yang ada di sini.
Dan saat itu, pria berpakaian Jaz tersebut sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya sekarang. "I-ini tidak mungkin!"
"Ini semua bohong! Semuanya di kalahkan!"
Lalu ia mulai mundur dan mencoba untuk lari diam - diam ketika mereka semua sedang bertarung. "A-aku harus lari..."
Namun saat ia lari, seseorang berada di depannya. Dan dia adalah Yuto "Kau mau kemana? Pengecut sekali."
"Berisik kau bocah! Minggir kau!"
Orang itu hendak mau menyerang Yuto, namun Yuto langsung menyerangnya lebih dulu. Lalu membuat orang itu terjatuh ke tengah pertempuran yang penuh dengan mayat dan darah.
Lalu saat itu juga, ia langsung di kelilingi oleh para penduduk di sini dengan tatapan benci dan marah. Dan itu membuatnya semakin ketakutan "Hiiiiiik!"
Lalu Ren langsung menusuk jantungnya dan memenggal kepalanya. "Berisik."
__ADS_1
*Tsuk!*
*Sring!*