SKY PATH

SKY PATH
lewat bulan


__ADS_3

"mommy, Arga punya hadiah buat mommy" dengan langkah kecilnya, Argatha berjalan ke arah Manda


"Dapat darimana ini Ga?" Tanya Manda


Argatha hanya diam karena dia tak tau harus bicara apa. Kalau bicara jujur bahwa dia dibelikan daddynya, dia takut membuat Manda sedih, mau bohong tapi Argatha tidak pernah diajari berbohong sebelumnya.


"Arga sayang,, Arga ngga mencuri kan?" Tanya Manda saat melihat keterdiaman Argatha


"Tidak mom, itu diberi orang" jawab Argatha, tidak bohong ya, hanya saja dia merahasiakan orang yang memberikannya


"Orang siapa?" Tanya Manda penasaran


Argatha hanya menggelengkan kepalanya. Manda menghela nafasnya lalu menerima karangan bunga yang ada ditangan Argatha.


"Makasih ya sayang" ucap Manda menunduk dan mencium kening Argatha


"Sama-sama mom, mommy suka?" Tanya Argatha antusias


"Yup, suka sekali, apalagi diberikan oleh orang yang mommy sayangi" ucap Manda mengacak-acak rambut Argatha


"Hehe" Argatha hanya menunjukkan deretan gigi rapihnya


"Sudah bilang makasih sama orang yang memberi ini pada Arga?" Tanya Manda


"Sudah mom" jawab Argatha


"Pinter,, Argatha laper? Kita makan ya,, udah jam makan siang" ucap Manda


"Yuk mom, makan disana" dengan antusias, Argatha menarik tangan mommynya menuju restoran terdekat yang dia tuju


Manda hanya pasrah saja saat tangannya ditarik pangeran kecilnya. Setelah makan siang, mereka memutuskan untuk pulang dan istirahat. Jam 2.30 siang, Nanda pulang lebih cepat dari biasanya. Masuk ke kamar Argatha dan membangunkan Argatha dan Manda.


"Nan,,," gumam Manda masih menggeliat kecil


"Bangun Nda,, Gatha juga bangun" Nanda membangunkan Argatha dan Manda


"Iya dad,," Argatha bangun terlebih dahulu


"Nda,,," Nanda menepuk-nepuk pipi Manda agar bangun


"Mommy" Argatha mengguncang-guncangkan tubuh Manda agar bangun


"Iya iya aku bangun" dengan terpaksa, Manda bangun dari tidurnya


"Mandi dulu habis itu sholat ashar bareng" ucap Nanda yang diangguki ibu dan anak itu


Manda dan Argatha masuk ke kamar mandi untuk bersiap menunaikan ibadah sholat ashar. Selesai sholat, seperti biasa mereka berdzikir terlebih dahulu lalu kemudian menadahkan kedua tangannya dan mulai berdoa.


'Ya Allah,, aku mau daddy,, tolong bawa daddyku pulang ya Allah, aku pengen main sama daddyku sendiri, bukannya aku ngga mau main sama daddy Nanda, tapi aku juga mau ngerasain punya daddy sendiri ya Allah. Aku sayang mommy, aku sayang daddy, aku sayang daddy Nanda, aunty Amee, aunty Krys, dan daddy Romi. Lindungilah mereka ya Allah. Amin' begitulah doa Argatha yang selalu dia panjatkan dalam hati disetiap sholatnya


'ya Allah,,, aku merindukan orang tuaku, aku mau curhat sama mereka, aku merindukan mereka, sangat merindukan mereka, jauhkanlah mereka dari siksaan api nerakamu. ya Allah, lindungilah Argatha dari marabahayamu, jadikan dia anak yang pintar dan berhasil dalam jalanmu. ya Allah, aku tidak mau berdusta padamu dan pada diriku sendiri kalau sampai saat ini, aku masih belum bisa melupakan Arkan, aku merindukannya juga ya Allah, sudah hampir 3 tahun hamba tidak bertemu dengannya, kalaupun dia saat ini sudah menikah dan melupakan hamba, tolong bahagiakan dia ya Allah, tolong sampaikan ucapan terimakasih dari hamba padanya karena dia pernah menolongku dan membuatku nyaman.' ~Manda

__ADS_1


'Ya Allah, lindungilah kami disini, lindungilah orang tua kami dari siksa api nerakamu, tempatkanlah orang tua kami pada surgamu, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami.' ~Nanda


Setelah berdoa, mereka duduk diruang keluarga dan berbincang kecil sambil memainkan permainan ular tangga. Lama mereka bermain hingga tak terasa sudah masuk waktu Maghrib. Mereka sholat Maghrib bersama lalu mengajarkan Argatha mengaji dan ditutup dengan sholat isya. Setelah sholat isya, mereka masuk waktunya makan malam. Selesai makan malam, Nanda sibuk membuat skripsi sementara Manda dan Argatha duduk melamun memperhatikan bulan lewat jendela belakang apartemen yang langsung mengarah ke hutan.


'bulan,, temani aku melewati malam yang sunyi ini, aku sangat merindukan orang yang aku sayang sampai malam-malam sebelumnya aku sulit untuk terlelap' batin Manda


"Mom,," panggil Argatha


"Iya sayang?" Tanya Manda pada Argatha yang saat ini duduk dipangkuannya


"Mommy lagi mikirin apa?" Tanya Argatha


"Mommy lagi kangen sama oma dan opa kamu" jawab Manda


"Memangnya mereka kemana mom?" Tanya Argatha


"Mereka sudah tenang di surganya Allah" jawab Manda


"Kalau gitu mommy ngga usah sedih, oma sama opa nanti ikut sedih" ucap Argatha


"Iya sayang,, mommy ngga sedih kok, mommy hanya rindu" jawab Manda, matanya masih fokus menatap bulan


"Oma sama opa ada dibulan mom?" Tanya Argatha


"Tidak sayang, mommy cuma mau nitip rindu mommy sama bulan" jawab Manda


"Nanti bulannya ngasih tau ke oma dan opa?" Tanya Argatha


"Bulan,,, bantu mommy menyampaikan ke oma dan opa kalau malam ini, mommy rindu mereka" ucap Argatha ikut menatap bulan


"Bulan,, kirim pelukan hangat mereka ke dalam mimpiku" ucap Manda


'bulan,, tolong sampaikan sama daddyku, kalau aku menunggunya pulang' ucap Argatha dalam hati


'Arkan,, kenapa kau suka sekali menghilang tanpa kabar? Kau tiba-tiba muncul padaku lalu kau hilang begitu saja, berikan jawabannya Arkan, agar aku tidak menganggapmu jahat, tolong jangan buat aku bertanya tentang apakah aku harus menunggumu? Aku ingin mendengar suaramu, agar aku tau kau masih ada diduniaku. Bulan, sampaikan rinduku padanya' batin Manda


Lama mereka melamun menatap bulan, hingga tak terasa kini mereka tertidur. Karena Argatha tertidur diperlukan Manda dengan memeluk erat leher Manda, jadilah Nanda mengangkat mereka berdua dan membaringkannya dikamar milik Manda.


~o0o~


Pagi harinya, mereka menjalani hari-hari seperti biasa. Setelah sarapan dan Nanda berangkat ke kampus.


"Mom,, ayo ke jendela belakang lagi" ajak Argatha


"Ngapain Arga?" Tanya Manda


"Lihat bulan" jawab Argatha


"Bulannya sudah tidak ada, sayang" ucap Manda


"Ayo mom" Argatha menarik tangan Manda agar mau ikut dengannya

__ADS_1


Manda hanya pasrah saat Argatha membawanya ke jendela belakang tempat mereka kemarin mengucapkan rindu pada seseorang lewat bulan. Pemandangan hijau dan sejuk dari hutan menyambut mereka.


"Bulannya nggak ada Arga" ucap Manda lagi


"Iya Arga tau" ucap Argatha lesu


"Tapi lihat, pemandangannya ngga kalah bagus kok daripada bulan dimalam hari" manda membuka jendelanya hingga angin sejuk langsung dari alam menerpa wajahnya


"Bagus" gumam Argatha


Penasaran sama pemandangannya? Aku post di akun Instagram @mt4md_


"Lebih bagus lagi kalau kita menikmatinya sambil bernyanyi, bentar mommy ambil gitar dulu" ucap Manda masuk ke kamar Nanda dan meminjam gitar saudaranya itu


"Mommy bisa main gitar?" Tanya Argatha saat Manda sudah kembali


"Bisa dong" ucap Manda


"Nyanyi lagu apa mom?" Tanya Argatha


"Lagu ini mommy nyanyikan khusus untuk Arga, Arga dengerin dan pahamin ya" ucap Manda


"Oke mom" ucap Argatha


Manda mengambil nafas dalam, lalu mulai menyanyi.


bila bentakan kecilku


patahkan hatimu


lebih keras


dari itu


dunia kan


menghakimiku


ku bentuk dirimu


menjadi


engkau hari ini


kau harus kuat


kau harus hebat


permata hatiku


Penasaran sama suaranya Manda? Cek akun Instagram @mt4md_

__ADS_1


__ADS_2