
Saat ini, Renata tengah pergi arisan bersama ibu-ibu kompleks.
"Mbak Rena kayaknya lesu banget,, kenapa mbak?" Tanya salah satu teman arisan Renata bernama Limau
"Biasa mbak Li,, anak-anak nakal banget dirumah, saya sampai pusing bagaimana mendidik mereka" jawab Renata mendramatis sok sedih
"Ya Allah, memangnya anak-anak ngapain mbak? Kelihatannya mereka anak baik-baik" ucap Limau
"Iya memang di luar baik mbak, tapi pas didalam rumah itu nakalnya minta ampun, tadi pagi aja Calvin mecahin piring, saya kasih tau pelan-pelan tapi Calvin malah marah sama saya, tau sendirikan kalau Calvin itu tempramen" cerita Renata panjang lebar
"Astaga,,, yang sabar ya mbak, nanti pasti dapat pahala, mereka yatim piatu, pahala besar menunggu mbak Rena" ucap yang lain menimpali
"Gak nyangka ternyata Calvin dan Clara begitu, gak tau diri banget mereka" ucap Limau geram
"Sudah mbak, nggapapa, saya ikhlas kok menjaga mereka. Cuma ya saya agak kewalahan juga" ucap Renata
"Yang sabar ya mbak" ucap Gina- ketua arisan itu
"Iya mbak Gin, cuma saya bingung sekarang, Calvin minta masuk TK, padahal umurnya masih kurang, mana saya belum ada uang" ucap Renata
"Nggapapa mbak Ren, biar nanti kita iuran buat biaya sekolahnya Calvin" ucap Limau
"Gak usah mbak Li, saya jadi gaenak, Calvin kan anak saya" ucap Renata
"Gak perlu sungkan mbak Ren, itung-itung Amal kita" ucap Gina
"Benar mbak Ren, jangan memaksakan untuk membiayai Calvin kalau kurang, biar kita yang menambahkan" ucap Limau
"Ya sudah kalau kalian memaksa, makasih banyak ya, kalian sudah mau membantu saya, semoga amal kalian dibalas oleh Allah" ucap Renata
"Amin" jawab mereka semua serempak
~o0o~
sementara diKanada, Arkan dan Manda tengah bersantai dibalkon kamar. Arkan dengan kopi hitamnya dan Manda dengan teh hangatnya.
"Mommy,,, daddy,,," Argatha datang dan duduk dipangkuan Arkan
"Halo sayang" ucap Manda mengusap lembut rambut Argatha
"Mommy, Arga kapan punya adik?" Tanya Argatha
"Nanti ya sayang, kalau sudah waktunya nanti, Arga pasti punya adik" jawab Manda
__ADS_1
"Arga berdoa terus sama Allah, biar Arga cepat punya adik" ucap Arkan
"Siap mom, dad" ucap Argatha
"Pintarnya anak mommy" ucap Manda kembali mengacak-acak rambut Argatha
"Kita kapan ke Indonesia, dad?" Tanya Argatha mendongak untuk menatap Arkan
"Kerjaan daddy masih banyak sayang" jawab Arkan
"Yaudah, daddy semangat kerja ya" ucap Argatha
"Makasih sayang" ucap Arkan gemas mengecupi setiap inci wajah anaknya
"Arga sebentar lagi masuk TK" ucap Manda
"Beneran mom? Arga sekolah?" Tanya Argatha
"Iya sayang, Argatha suka?" Tanya Manda
"Suka banget mom, makasih" ucap Argatha turun dari pangkuan Arkan lalu memeluk Manda
"Sama-sama sayang" balas Manda
Malam harinya, Manda tidur dalam posisi memeluk Arkan dengan sangat erat. Arkan sampai susah bergerak karena pelukan Manda, tapi dia tidak mau pelukan ini lepas.
"Aku belum hamil juga, kamu ngga akan ninggalin aku kan?" Tanya Manda lirih, dia sedikit takut kalau Arkan akan meninggalkannya seperti didalam sinetron
"Mana mungkin aku ninggalin kamu, Baby. Kita sudah punya Arga, aku ngga masalah kalau kamu ngga hamil lagi" ucap Arkan
"Bener? Janji sama aku terus?" Tanya Manda
"Janji, baby. Perjuanganku susah buat dapetin kamu, jadi ngga mungkin aku akan ninggalin kamu gitu aja" ucap Arkan
"Makasih" gumam Manda menenggelamkan kepalanya didada bidang Arkan
"Apapun untukmu, baby" jawab Arkan menunduk dan mencium kepala Manda
Beberapa hari kemudian, Argatha sudah masuk sekolah TK. Argatha diantar oleh orangtuanya, hari ini Arkan libur karena ingin menemani Argatha dihari pertama sekolahnya. Argatha bertemu dengan seorang anak perempuan yang cantik keturunan Rusia bernama Agniya Larissa. Mereka duduk sebangku.
"Halo, namaku Rissa" ucap Rissa mengulurkan tangannya pada Argatha
"Gatha" jawab Argatha dingin tapi dia tetap membalas uluran tangan Rissa
__ADS_1
"Kau tinggal dimana?" Tanya Rissa
"Rumah daddyku dekat sini" jawab Argatha
"Kau mau jadi temanku?" Tanya Rissa lagi
"Hmm baiklah" jawab Argatha
Guru masuk dan para murid diam tenang ditempat duduknya masing-masing. Guru itu memperkenalkan diri pada anak didik barunya. Karena hari pertama hanya sesi perkenalan lingkungan sekolah, jadi tidak ada jam istirahat tapi langsung pulang. Jam pulang sekolah tiba, Rissa menggandeng tangan Argatha keluar dari kelas.
"Mommy" panggil Rissa pada mommynya
"Hai, ini siapa? Tampan sekali" ucap mommynya Risa bernama Rosella
"Temanku, namanya Gatha" ucap Rissa memperkenalkan Argatha
"Halo Gatha" sapa Rosella ramah
"Hai Aunty" sapa Argatha
"Dimana mommymu?" Tanya Rosella
Argatha mengedarkan pandangannya ke sekeliling dan menemukan mommynya tengah duduk bersama daddynya dalam posisi memunggunginya.
"Itu" ucap Argatha melepas gandengan dengan Rissa dan berlari ke arah mommynya
Rosella menggandeng tangan Rissa dan mengikuti kemana Argatha berlari. Argatha memeluk Manda dari belakang. Manda berbalik dan tersenyum dibalik cadarnya. Lalu Argatha pergi ke arah Arkan, Arkan langsung menggendongnya dan membawanya ke mobil.
"Halo,,, kalian orang tuanya Gatha?" Tanya Rosella
"Oh, iya benar,," jawab Manda
"Saya Rosella, mommynya Rissa, mereka teman sebangku" ucap Rosella ramah mengulurkan tangannya
"Saya Manda, mommynya Gatha" jawab Manda membalas uluran tangan Rosella.
"Senang berkenalan denganmu, saya harap anak-anak kita bisa berteman baik" ucap Rosella
"Ya, saya juga berharap begitu" ucap Manda
"Kalau begitu saya permisi, suami saya sudah menunggu" ucap Rosella menatap mobil suaminya yang baru datang
"Baiklah,, hati-hati dijalan" ucap Manda
__ADS_1
"Kalian juga" balas Rosella
Setelah Rosella pergi, Manda masuk ke dalam mobil. Argatha menceritakan banyak hal tentang sekolahnya. Walaupun teman Argatha hanya Rissa karena tidak ada yang mau berteman dengan anak sedingin Argatha.