SKY PATH

SKY PATH
mulai mendekati


__ADS_3

"Kan" panggil Lance


"Hmm" Arkan hanya membalas dengan deheman 


"Gimana?" Tanya Lance duduk disofa ruang Arkan 


"Gimana apanya?" Arkan bangkit dari kursi kebesarannya dan duduk disofa single dekat Lance 


"Follow follow an lo ama Manda" jawab Lance


"Oh iya gue belum ngecek IG dari kemaren" Arkan mengotak-atik ponselnya membuka aplikasi Instagram 


"Gimana?" Tanya Lance lagi


"GILA!!! GUE DIFOLLBACK COK!!!" Arkan kegirangan sampai meninju udara


"Lebay lo" ucap Lance melihat reaksi Arkan yang menurutnya berlebihan padahal baru difollback, belum diterima 


"Bodo amat, terus ini gue gimana? Langsung gue DM? Atau langsung gue WA aja ya?" Arkan meminta saran pada Lance 


"Jangan bego, ketahuan nanti" jawab Lance


"Bukannya udah ketahuan banget yak?" Tanya Arkan bingung 


"Iya juga, tapi jangan dah pokoknya, ntar ketahuan kalau lo cari semua info tentang dia, cewek itu kagak suka dikejer, lo harus stay cool" jawab Lance


"Tapi ntar kelamaan" ucap Arkan


"Tunggu dia buat story, ntar lo bales dah tu storynya" ucap Lance


"Oke" ucap Arkan nurut


Ting


"Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba, gue pikir bakal lama, tapi baru juga diomongin dia dah bikin SG" jawab Arkan


"SG tentang apa?" Tanya Lance mendekat dan melihat isi hp Arkan 


"Kebersamaannya sama para teman-temannya" jawab Arkan


"Ada Romi juga" ucap Lance 


"Iya,, jadi iri gue" Arkan mulai menatap sendu 


"Iri kenapa?" Tanya Lance kembali ke tempat duduknya


"Romi bisa sedekat itu sama Manda, lah gue? Cuma tau nama" jawab Arkan


"Ya udah lo bales tuh SG, ntar pelan-pelan kenalan" ucap Lance


"Balesnya gimana?" Tanya Arkan


"Yang sesuai sama SG nya, misalnya tuh,, eee,," Lance berhenti untuk berfikir 


"Apa? Gimana?" Tanya Arkan


"Bales seru banget kayaknya, gitu aja dah" ucap Lance


"Oh oke" ucap Arkan mengetik apa yang diucapkan Lance 


*dalam dm


@arkan.al_ reply your story "Seru banget kayaknya"


Sementara Manda, dia masih sibuk bersama teman-temannya dan tidak menyadari notifikasi yang muncul di handphone miliknya.


"Kagak dibales" ucap Arkan tak semangat 


"Tunggu aja, ntar pasti dibales" ucap Lance 


"Kalau kagak mau bales gimana? Dia kagak suka ama gue?" Arkan mulai overthinking 


"Kalau dia kagak bales dm lo sampe besok, artinya dia emang kagak mau ama lo" ucap Lance


Arkan tidak menjawab lagi, dia hanya diam dan memperhatikan layar ponselnya, berharap Manda membalas DM nya. Lance menggelengkan kepalanya lalu keluar dari ruangan Arkan. Sementara dipuncak, Manda harus menyaksikan kemesraan Bulan dengan saudara kembarnya.

__ADS_1


"Kakak mau lagi?" Tanya Bulan menatap Nanda


"Iya,,, masakan Ulan enak soalnya" jawab Nanda. Mereka kini sedang makan nasi goreng buatan Bulan. Teman-teman yang lain sudah pergi entah kemana meninggalkan Manda dengan pasangan bucin ini. Argatha sudah ikut Angel dan Angkasa 


"Nih kak" ucap Bulan menyerahkan sisa nasi goreng buatannya 


"Suapin" ucap Nanda manja membuat Manda yang ada disana ingin muntah mendengarnya. Ayolah, suara Nanda itu bagus, keren, dingin, dan berat. Kalau dibikin manja seperti itu rasanya aneh.


Puk


Manda menepuk udara tapi seolah menepuk nyamuk didepannya.


"Kenapa kak?" Tanya Bulan polos menatap Manda


"Ah,, nggak,,, ini tadi ada nyamuk" jawab Manda, padahal dia sendiri yang jadi nyamuk disini


"Kakak serius? Kalau nyamuk demam berdarah gimana? Padahal udah ada obat nyamuk, ih jelek ini kualitas obat nyamuknya. nanti aku bilang bang Angkasa biar ganti merk obat nyamuknya" ucap Bulan serius 


Manda hanya bisa tercengang mendengarnya. Entah karena ucapan Manda terlalu serius atau Bulan yang terlalu polos dan mudah ditipu. Kasihan nyamuk yang tidak salah apa-apa dijadikan kambing hitam oleh Manda.


"Eeee aku ke kamar dulu ya, nasgornya juga udah abis, bye, thanks Ulan" ucap Manda buru-buru beranjak dan pergi ke kamarnya


Didalam kamar, Manda mendesah kasar. Dia melepas hijab dan cadarnya. Manda membaringkan tubuhnya diranjang empuk itu. Manda membuka ponselnya dan kaget ada DM masuk 2 jam yang lalu.


"Arkan?" Gumam Manda


Manda pun membuka DM nya dan membalasnya.


@manda.el_ "haha iya nih"


Sementara ditempat lain, Arkan tak bisa menahan diri untuk tidak melompat-lompat karena DM nya dibalas oleh Manda.


"Aduhh degdegan gue" ucap Arkan senyum-senyum sambil memegangi dadanya yang terasa berdetak cukup kencang, seperti sedang lari maraton


@arkan.al_ "lagi dimana?"


@manda.el_ "dipuncak"


@arkan.al_ "lagi liburan?"


@arkan.al_ "enak ya rame-rame?"


@manda.el_ "iyaa, seru aja gitu kalo sama temen-temen mah"


@arkan.al_ "sama temen-temen aja, ama gue kapan?"


@manda.el_ "lo kagak pernah ngajak gue jalan"


@arkan.al_ "yaudah ayo sekarang jalan ama gue"


@manda.el_ "gue masih dipuncak, Arkan"


@arkan.al_ "tuh kan, lo diajak kagak mau"


@manda.el_ "lain kali aja"


@arkan.al_ "yaudah lain kali, janji ya?"


@manda.el_ "iya janji"


@arkan.al_ "gue pegang janji lo"


@manda.el_ "iya,, lo lagi dimana?"


@arkan.al_



"lagi dikantor, kerja buat masa depan kita"


@manda.el_ "bisa ae lo, tapi semangat kerjanya pak suami [emoticon ketawa]" 


@arkan.al_ "makasih istri [emoticon love]"


@manda.el_ "alay bet"

__ADS_1


@arkan.al_ "cuma ke lo doang"


Mereka terus bertukar pesan dengan suasana hati sama-sama berbunga-bunga. Manda dan Arkan mengetik dengan senyuman yang mengembang di bibir mereka.


@manda.el_ "udah dulu ya, gue mau sholat"


@arkan.al_ "oke,, btw minta WA lo boleh?"


@manda.el_ "boleh,, 0xxxxxxxxxxx"


@arkan.al_ "thanks"


@manda.el_ "your welcome"


@arkan.al_ "udah sholat dulu sana, ntar habis sholat gue chat"


@manda.el_ "oke"


Manda tak dapat lagi menahan senyumnya. Dengan semangat, dia beranjak dan mengambil wudhu untuk sholat ashar. Saat baru membasuh mukanya, Manda kembali teringat akan kenyataan yang dia ketahui.


"Arkan bukannya kristen ya? astaghfirullah ya Allah, kenapa hamba bisa berharap lebih" Manda terus menggumamkan istighfar dalam hatinya.


Setelah dirasa hatinya tenang, Manda mengambil wudhunya. Setelah wudhu, Manda sholat lalu menadahkan kedua tangannya dan berdoa.


"Ya Allah, maafkan hamba ya Allah. Maaf karena hamba sudah mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin. Tapi kenapa hamba tidak bisa mengabaikannya ya Allah? Kenapa hamba tidak bisa melupakannya? Hamba mencintainya ya Allah, kalau memang dia bukan untuk hamba, tolong ikhlaskan hati hamba ya Allah" Manda sampai menangis saat berdoa, dia mencintai Arkan, tapi dia takut dengan Tuhannya, tapi dia tidak bisa juga untuk melupakan Arkan.


Setelah sholat, Manda merapikan kembali alat sholatnya. Manda keluar karena mendengar suara teman-temannya yang sudah kembali. Manda bergegas menggunakan hijab dan cadarnya Namun saat Manda sudah keluar dari kamar, dia tidak mendapati para temannya. Disana hanya ada Yudha yang sedang bermain dengan Argatha.


"Arga" panggil Manda


"Mommy" Argatha langsung berlari ke arah Manda dan memeluknya 


"Arga main apa?" Tanya Manda 


"Puzzle mom, sama om Yudha, yuk mom" Argatha dengan antusias menarik tangan Manda mendekat ke arah Yudha


"Yang lainnya mana?" Tanya Manda pada Yudha 


"Mereka pergi ke kamarnya masing-masing, katanya mau istirahat sama sholat" jawab Yudha 


"Owh, kamu ngga sholat?" Tanya Manda


"Tadi om Yudha udah sholat sama Arga mom" jawab Argatha 


"Katanya tadi Arga mau jalan sama Uncle Angkasa sama aunty Angel?" Tanya Manda


"Ndak jadi" jawab Argatha 


"Kenapa?" Tanya Manda bingung, karena tadi Argatha semangat sekali


"Pas Gatha tau kalau saya mau pulang dan dirumah saya banyak anak-anak seusianya, Gatha malah ikut sama saya mbak" jawab Yudha


"Ya Allah, maaf ya Gatha jadi ngerepotin kamu" ucap Manda merasa tak enak 


"Nggapapa kok mbak, justru saya senang ada Gatha yang nemenin saya" ucap Yudha


"Ngga usah panggil mbak, panggil Manda saja, kita seumuran juga" ucap Manda


"Mom, tau ngga? Tadi dirumah om Yudha ada kolam ikan gede banget, banyak ikannya" cerita Argatha antusias 


"Arga mau pelihara ikan?" Tanya Manda yang peka dengan anaknya 


"Kalau boleh mom" ucap Argatha menunjukkan gigi rapihnya 


"Nanti kita beli ikannya ya" ucap Manda


"Ngga usah beli Nda, nanti saya ambilkan dirumah saja" ucap Yudha 


"Ngga usah lah Yud, ngga enak sama kamu harus bolak-balik" ucap Manda


"Nanti Gatha ikut ya om" ucap Argatha antusias 


"Iya Gatha, tenang aja Nda, nggapapa kok" ucap Yudha


"Sekali lagi makasih banyak ya, Yud" ucap Manda

__ADS_1


"Sama-sama Nda"


__ADS_2