
Amee kelelahan berlari, dia melihat kebelakang dan sudah tidak ada anak buah yang mengejarnya lagi. Saat Amee kembali menatap ke depan, dia terkejut melihat Lance disepanjang.
"L-lance" Amee hanya bisa berjalan mundur saat Lance berjalan mendekatinya
"Kenapa kau ketakutan? Dimana hijabmu?" Tanya Lance semakin memperpendek jarak mereka
"Aku kabur saat akan dirias" jawab Ameea mundur secara perlahan
"Kemarilah" dengan cepat, Lance menarik tengkuk Amee sehingga jarak mereka hanya tinggp beberapa centi saja
"Lance" lirih Amee
"Ada apa? Apa kau pikir aku akan memelukmu seperti didalam drama?" Tanya Lance, matanya menangkap sosok bayangan yang memperhatikan mereka
"Tidak,, aku,,," Amee bingung mau menjawab apa
"Pakai ini" Lance memakaikan jaketnya pada tubuh Amee "dan tutupi mahkotamu" ucap Lance
"Lance,, bagaimana kau bisa sampai ke sini?" Tanya Amee bingung
"Tunggu disini, aku akan melawan mereka" ucap Lance
Lance berlalu melewati Amee bersiap menghajar anak buah orang tua Amee. Penasaran sama visual Amee dan Lance? Cek akun Instagram @mt4md_ ya. Lance berhasil melawan mereka dengan tangan kosong. Lance segera kembali mendekati Amee.
"Ayo kita pulang, maafkan aku" ucap Lance penuh sesal
"Sepertinya, aku akan kembali pada orang tuaku" ucap Amee
"Kau gila?!" Tanya Lance tak percaya
"Lance, tamu dan keluargaku sudah berdatangan, aku tidak mau membuat orang tuaku malu" ucap Amee
Lance terdiam, setelah semua yang terjadi, Amee masih memikirkan orang tuanya? Terbuat dari apa hati Amee ini.
"Baiklah, aku akan ikut denganmu dan menyelesaikan semuanya" ucap Lance
Amee mengangguk. Lance menggendong Amee karena Amee tidak menggunakan alas kaki. Mereka sampai dirumah Amee. Rasya sudah bersiap akan memukul anaknya tapi Lance dengan cepat menghalanginya.
"Saya tidak suka kekerasan" ucap Lance dingin
"Amee, masuk, sebentar lagi kau akan menikah" ucap Rasya
"Baik ayah" ucap Amee akhirnya pasrah
Pada akhirnya, dia memang tidak bisa membantah perintah kedua orangtuanya. Sesi akad nikah sudah selesai, Amee sudah sah menjadi seorang istri sekarang. Amee dituntun Amel- ibunya untuk menemui suaminya.
"LANCE?!"
Amee terkejut bukan main, Lance? Suaminya? Kejutan apalagi ini?!.
"Ibu, mana suamiku?" Tanya Amee
"Kau but4? Dia suamimu" jawab Amel ketus
"Amee, bawa suamimu ke kamarmu" perintah Rasya
"T-tapi aku,,," Amee berusaha mencari kata-kata yang pas tapi tidak menemukannya, dia terlalu terkejut
__ADS_1
"Ayo istriku" Lance merangkul Amee dan membawa ke kamar
"Bagaimana bisa begini? Kau benar-benar suamiku?" Tanya Amee saat mereka sudah berada didalam kamar, bahkan Amee menyentuh wajah Lance untuk memastikan
"Tentu saja, aku sudah membelimu pada calon suamimu" jawab Lance
"Astaghfirullah,,, aku sudah seperti barang saja yang bisa diperjualbelikan" ucap Amee frustasi
"Kau bukan barang untukku" ucap Lance
"Bagaimana kau bisa menikah denganku?" Tanya Amee
"Begini,,,"
Flashback on
Saat Amee sudah masuk, Lance menatap Rasya dengan tatapan dingin.
"Kenapa kau tega sekali menjual anakmu?" Tanya Lance
"Bukan urusanmu" jawab Rasya
"Berapa?" Tanya Lance
"$1 juta" jawab Rasya
"Aku bayar $2 juta, asalkan kau batalkan pernikahan ini" ucap Lance
"D-dua juta?!" Beo Rasya, 2 juta usd sama dengan 30 miliar rupiah
"Yup, batalkan pernikahannya sekarang" jawab Lance
"Kalau begitu, biar aku saja yang menikah" ucap Lance
"Kau yakin?" Tanya Rasya
"Ya, aku yakin, aku akan mengembalikan uang yang sudah lelaki itu keluarkan" jawab Lance
"Hmm baiklah, silahkan kau bersiap-siap dan obati bibirmu yang terluka" jawab Rasya
"Terluka?" Beo Lance reflek menyentuh sudut bibinya.
"Oh ternyata hasil tinjuan Nanda tadi" batin Lance
Dan Lance pun berhasil menggantikan lelaki paruh baya yang akan menikahi Amee. Ijab kabul berjalan dengan lancar. Lance sudah sah menjadi suami Amee. Lance tidak menyangka kalau dia akan menikah secepat dan semendadak ini. Random sekali hidup Lance. Ke Myanmar dalam keadaan status jomblo, kembali ke Indonesia dengan status menikah.
Flashback off
"Jadi,, aku istrimu yang seharga 30 miliar rupiah?" Tanya Amee
"Yup, aku sudah membayarmu dengan lunas" jawab Lance
"Kenapa kau mau membayar semahal itu?" Tanya Amee
"Kenapa tidak? Kau berharga" jawab Lance
"Lance" Amee memundurkan kepalanya saat Lance mendekatkan wajahnya
__ADS_1
"Kau istriku, dan kau tau bukan, harus berbuat apa?" Tanya Lance mengunci pergerakan Amee
"Aku,,, aku,,," Amee kehabisan kata-kata, tolong
"Layani aku sayang, jangan khawatir, kau mendapatkan yang pertama, aku harap, aku juga mendapat yang pertama darimu" ucap Lance
Amee hanya pasrah saat tubuhnya digunakan Lance untuk pemuas nafsu yang selama ini Lance tahan. Malam ini juga, Amee melepaskan status singlenya. Amee bukan gadis lagi sekarang. Lance menaburkan benihnya didalam rahim Amee, berharap akan segera tumbuh disana dan menghasilkan Lance Junior. Keesokan harinya, Lance bangun terlebih dahulu. Dia hanya menatap wajah Amee yang begitu tenang saat tidur dalam pelukannya. Lance perlahan bangun dan pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.
Setelah mandi, Lance menggunakan pakaian yang semalam dia minta belikan pada Rasya. Setelah itu, Lance ingin membangunkan Amee tapi tidak jadi karena melihat wajah Amee yang tenang, Lance jadi tak tega ingin mengusiknya.
"Aku akan memastikan mulai saat ini, kau tidak akan menangis lagi, kecuali itu tangis Penuh kebahagiaan" ucap Lance mencium puncak kepala Amee
Amee menggeliat lalu perlahan dia membuka matanya dan langsung disuguhi dengan wajah tampan rupawan milik suaminya ini.
Cup
"Selamat pagi" ucap Lance setelah mencuri satu kecupan dibibir Amee
"Pagi" jawab Amee "awshh" ringis Amee saat mengambil posisi duduk
Bagian intimnya terasa sangat sakit, bagaimana tidak? Lance menghajarnya sampai hampir pagi.
"Apa masih sakit? Aku minta maaf" ucap Lance penuh kelembutan, sudah tidak datar ataupun kasar lagi.
"Tidak masalah, cepat atau lambat pasti akan hilang sakitnya" jawab Amee tersenyum lembut pada Lance
"Aku akan membawamu pergi dari sini. Berjanjilah padaku kalau kau tidak akan kembali lagi kesini" ucap Lance menyodorkan jari kelingkingnya
"Janji, aku tidak akan kesini lagi" jawab Amee menautkan jari kelingking mereka
"Aku akan pastikan kau bahagia setelah ini" ucap Lance lalu mencium kening Amee cukup lama "mandilah, aku akan membantumu bersiap, kita makan diluar saja ya" ucap Lance membelai lembut pipi Amee
Amee hanya mengangguk dan menuruti apa yang Lance ucapkan. Saat dikamar mandi, Amee tersenyum-senyum sendiri saat mengingat bagaimana lembutnya Lance padanya. Amee jadi benar-benar merasa dihargai saat bersama Lance. Setelah mandi, Amee dengan dibantu Lance menyiapkan barang-barangnya yang masih ada. Setelah kamar Amee bersih dari barang-barang Amee seperti pakaian, skincare, make up, dll. Amee dan Lance keluar dari rumah itu. Jam 3 sore, mereka sudah mendarat di Indonesia. Lance membawa Amee ke mansion Elfachra terlebih dahulu untuk mengambil barang-barang Amee yang masih disana.
"Amee" panggil Manda langsung berlari dan memeluk Amee dengan erat
"Aku merindukanmu" ucap Amee
"Aku juga" jawab Manda
"Alay, padahal baru juga semalam kagak ketemu" cibir Lance dalam hatinya
"Ayo ke meja makan" ajak Manda
"Ayo" ucap Amee
Manda jalan terlebih dahulu, Amee melirik Lance yang tersenyum padanya kemudian tangan Lance melingkar dengan mesra dip1nggang Amee.
"Ekhemm,,, ada apa nih?" Tanya Arkan menatap Lance penuh selidik
"Kenalin, Istri gue" Jawab Lance dengan bangga
"APA?! ISTRI?!!" Pekik mereka bersamaan, sampai mansion terasa bergetar karena saking kerasnya mereka terpekik kaget
"Kok bisa?" Tanya Arkan mendekat ke arah Lance dan menempelkan tangannya didahi Lance -takut Lance kesambet, pasalnya dulu Lance sangat anti terhadap Amee
"Istri 30 miliyar bos" bisik Lance
__ADS_1
"Hah?" Arkan tidak paham
Lance pun menceritakan apa yang terjadi pada mereka sampai mereka berakhir menikah.