
"Manda, kamu mau jadi istriku?"
"Manda, kamu mau jadi istriku?"
Yudha dan Rendi melamar Manda secara bersamaan dan itu sukses membuat Nanda melotot tak percaya kalau Adiknya menjadi rebutan seperti beberapa tahun lalu saat mereka masih sekolah.
"Manda, aku duluan yang suka sama kamu" ucap Yudha
"Aku cinta banget sama kamu Nda" ucap Rendi
"Nda, plis terima aku Nda" ucap Yudha
"Terima aku aja Nda" ucap Rendi tak mau kalah
"Gatha,, kamu setuju kan kalau om jadi daddy kamu?" Tanya Yudha menatap Argatha penuh harap
"Gatha,,, sama om Rendi aja, nanti om berikan mainan yang banyak untuk Gatha" ucap Rendi
Jangankan Manda, Argatha saja jadi pusing merasakannya. Nanda juga pusing dengan ini, kedua orang ini begitu ingin menjadikan Manda sebagai istrinya.
Drttt drttt drttt
"Saya,, angkay telepon dulu" ucap Manda mengambil ponselnya dan pergi ke teras untuk mengangkat panggilannya
Panggilan terhubung
"Halo,,, siapa?" Tanya Manda
"Halo, Nda,, ini gue, Arkan" ucap Arkan
"Arkan,,, ya Allah demi apa gue seneng banget lo nelpon gue" ucap Manda lega
"Lo nungguin gue telepon ya? Sorry Nda baru sempet telepon, tadi,,," ucapan Arkan terpotong
"Its okay, nggapapa, sekarang bantuin gue" ucap Manda kembali panik
"Bantu apa?" Tanya Arkan
"Gue dilamar sama dua cowok sekaligus, gue ngga tau gimana nolaknya" ucap Manda
"Serius lo?" Tanya Arkan tak percaya
"Iya,,, ini gimana? Mereka nunggu jawaban dari gue" Tanya Manda panik
"Sekarang lo kerasin speakernya, biar gue yang ngomong" ucap Arkan
"Lo mau ngomong apa?" Tanya Manda
"Udah lakuin aja perintah gue" ucap Arkan
"Oke" Manda kembali masuk dan menyalakan speaker dalam panggilan itu
"Halo" panggil Arkan
"Daddy" panggil Argatha saat mendengar suara Arkan. Manda? Kaget, tapi tak peduli akan hal itu sekarang.
"Udah kan?" Tanya Arkan
"Udah" jawab Manda
"Halo para pria, saya calon suaminya Manda, jadi saya harap, kalian jauhi Manda karena sebentar lagi kami akan menikah" ucap Arkan
Manda melotot kecil mendengar pengakuan Arkan yang tidak benar. Arkan ini mau membuatnya semakin percaya diri atau gimana? Kalau Arkan berbicara seperti itu sama saja Arkan memberinya harapan.
"Om, itu daddynya Gatha, Gatha cuma mau punya daddy satu untuk mendampingi mommy" ucap Argatha
"Tapi,, bukannya kata Angkasa, daddynya Gatha sudah meninggal?" Tanya Yudha menatap Manda
"Angkasa ngomong gitu?" Tanya Manda dan Yudha mengangguk
"Angkasa hanya bohong, dia membohongimu karena Manda memang malas membahasnya bahkan sudah menganggap daddynya Gatha sudah meninggal, padahal aslinya tidak" Nanda menggantikan Manda untuk menjelaskan
"Sudah jelas kan? Saya daddynya Gatha, dari dulu, sekarang, dan selamanya, jadi jauhi calon istri saya" ucap Arkan menekan kata Istri
'Arkann lo bego apa sengaja mau bikin gue berharap lebih sama lo?' batin Manda mengumpati Arkan
__ADS_1
"Baik tuan, saya akan menjauhi Manda" ucap Yudha menghela nafas panjang
Rendi hanya bisa mendesah kasar. Memang mau sesempurna apapun orang baru, orang lama tetaplah pemenangnya.
"Kalau begitu, kami pamit dulu" ucap Nanda beranjak dari duduknya dan diikuti semua orang di sana
"Sekali lagi, terimakasih dan maaf" ucap Manda
"Tidak apa-apa nduk, kami mengerti, sering-seringlah berkunjung kemari, biarpun tidak ada hubungan, tapi tali silaturahmi jangan sampai putus" ucap bu Ayu
"Insya Allah bu" ucap Manda tersenyum
"Kami permisi" ucap Nanda
"Dadah om, nenek dan kakek,, Gatha pulang dulu ya" ucap Argatha menyalimi semua orang disana satu persatu
"Sama-sama, datang lagi ya" ucap Yudha
"Insya Allah" ucap Argatha menurunkan Manda
Mereka hanya tertawa gemas pada Argatha. Nanda, Manda dan Argatha pun kembali ke Villa karena mereka akan pulang sebentar lagi.
"Kenapa kalian lama sekali?" Tanya Romi
"Kau tidak akan percaya" jawab Manda
"Ayo pulang" ucap Nanda
Mereka pun memasuki mobil sesuai saat mereka pergi kemari. Sesampainya dimansion Nanda dan Manda, Angkasa pamit bersama Bulan dan Angel
"Mommy pergi dulu ya,,, Gatha baik-baik disini" ucap Bulan
"Mommy mau pulang?" Tanya Argatha
"Iya" jawab Bulan
"Kesini lagi?" Tanya Argatha
"Pasti dong" ucap Bulan
"Lo kagak pulang?" Tanya Nanda menatap Iqbal
"Kagak, orang pacar gue ada disini kok" ucap Iqbal merangkul Amee
"Kalian pacaran?" Tanya Manda
"Iya,,," jawab Iqbal
Amee hanya menyengir pada Manda. It's okay, tidak ada yang menghalanginya kecuali perjodohan Amee. Manda dan Argatha pergi ke kamarnya untuk beristirahat. Mereka sudah sholat isya' saat diperjalanan tadi jadi mereka tinggal tidur.
Ting
"Arkan?" Ternyata itu notifikasi chat dari Arkan
ArkanAlaxarryyan : "udah sampe?"
MandaElfachra: "udah"
ArkanAlaxarryyan: "udah sholat isya'?
MandaElfachra: "udah"
ArkanAlaxarryyan: "istirahat, jangan bergadang, besok kita jalan-jalan bertiga"
MandaElfachra: "kemana?"
ArkanAlaxarryyan: "kemanapun yang kamu mau sayang [emoticon love]"
MandaElfachra: "apa sih Ar"
Manda jadi senyum-senyum sendiri, padahal dia hanya chatingan sama Arkan. Manda jadi tidak sabar menunggu besok.
"Mommy lihat apa?" Tanya Argatha
"Arga kok belum tidur?" Manda malah bertanya balik
__ADS_1
"Lihat" Argatha merebut ponsel Manda dan melihat dengan siapa mommynya mengobrol
"Eh Arga" dengan cepat Manda merebutnya kembali
"Video call daddy, mom. Arga kangen daddy" ucap Manda
Manda menurut dan mengvc Arkan. Hanya dalam hitungan detik, wajah tampan Arkan sudah hadir dilayar ponsel.
"Daddy" panggil Argatha
"Hai sayang,,, mana mommy?" Tanya Arkan
"Ada, mommy tidak pakai cadar, dad" jawab Arkan
"Pasti cantik ya mommy" ucap Arkan menggoda Manda
"Cantik banget, daddy cepet pulang, biar bisa lihat wajah cantik mommy" ucap Argatha
"Iya,,, daddy akan secepatnya lamar mommy, biar kita bisa tinggal bertiga" ucap Arkan
"Arga,, udah waktunya tidur, matikan panggilannya" ucap Manda, bukannya kenapa tapi jantungnya tidak aman kalau terus begini
"Oke,, daddy,, Arga tidur dulu ya, daddy tidur juga" ucap Argatha
"Iya Arga, good night" ucap Arkan
"Good night daddy" ucap Argatha
Panggilan terputus dan mereka tidur. Keesokan harinya, Manda dan Argatha sudah bersiap dengan rapi. Sekarang mereka berdua menuruni tangga untuk sarapan.
"Kalian mau kemana?" Tanya Nanda
"Nggatau mommy, Gatha ikut saja dad" jawab Argatha
"Hari inikan weekend, jadi kita mau jalan-jalan" jawab Manda
"Oh oke,, have fun buat kalian" ucap Nanda
"Thanks, lo ajak jalan aja Bulan kalau bosen" ucap Manda
"Iya nanti gue ajak dia jalan" ucap Nanda
"Kita jalan juga?" Tanya Iqbal menatap Amee
"Boleh" jawab Amee mengangguk dengan antusias
"Kita juga harus jalan-jalan sayang" ucap Romi
"Oh baiklah" ucap Krys
Selesai sarapan, Manda dan Argatha keluar dari Mansion. Diluar sudah ada mobil yang menunggu mereka. Manda menggendong Argatha lalu masuk ke dalam mobil dan duduk disamping pengemudi dengan Argatha dipangkuannya.
"Sudah lama menunggu?" Tanya Manda
"Halo daddy" ucap Argatha
"Baru aja,, halo Arga" ucap Arkan mulai menjalankan mobilnya
"Kita jalan-jalan sama daddy mom?" Tanya Argatha
"Iya sayang" jawab Manda
"Yeyyy Arga mau duduk dipangkuan daddy" ucap Argatha
"Daddy sedang menyetir sayang" ucap Manda
"Udah, nggapapa, sini Arga" ucap Arkan menepikan mobilnya dan menggendong Argatha agar duduk dipangkuannya lalu kembali menjalankan mobilnya
"Kita mau kemana dad?" Tanya Argatha
"Daddy punya kejutan buat mommy" jawab Arkan melirik Manda sekilas
"Apa?" Tanya Manda
"Nanti kamu juga tau" ucap Arkan tersenyum
__ADS_1
Kamu? Astaga selamatkan jantung Manda sekarang juga.