Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 10 : bermunajat dan kerinduan.


__ADS_3

Malam itu sangat dingin. Nashrul pun terbangun karena badannya pegal, tak terasa dia pun tertidur dia atas meja nya .. Karena ketiduran dan ia pun agak pegal dan merasa mengigil kedinginan .. Ia pun melihat jam wekernya.. Menunjukan pukul 02,30 malam. Akhirnya dia pun menunaikan sholat malam.. Setelah sholat dia pun bermunajat.


" ya Allah jika si putri itu adalah jodoh ku tolong dekatkan hatiku dengan dia... Ku bertemu dengannya seperti ada rasa suka ya rabb.. Tolong dekatkanlah dan satukanlah."


" jika dia bukan jodohku ya rabb, jauhkan dia dari hatiku, jauhkan dia sejauh jauhnya.. Aamiin " ( ucap Nashrul didalam doa nya)


" ku yakin ya Robb. Dia adalah pendamping hidupku, dia adalah jodohku. "..


Di rumah sakit pada malam itu, putri pun terbangun pada jam yang sama, di tangan nya terdapat impus yang menempel.. Dia pun kefikiran Nashrul yg sudah tiga hari tak menanyakan kabarnya.


" Ya Allah kok aku tidak berhenti kefikiran mas Nashrul ya, Kabar nya dia gimana ya ?? ( tanya putri dalam hati)


" tumben dia gak nelfon aku, biasanya udah sering nelfon nanyain kabar aku " ( ucap putri)


Putri melihat disamping tempat tidur nya ada ibunya yang sedang terlelap menjaga putri di rumah sakit..


" ya Allah ibu.. Ku minta maaf ya bu karena aku tak bisa membahagiakan ibu dan ayah " ( ujar putri sambil menahan tangis)


" ku yakin suatu hari nanti ku akan membahagiakan ibu dan ayah" ( ucap putri meneteskan air mata nya)


" hadeuh gara gara aku sakit jadi seperti ini, ku membuat khawatir ibu dan ayah" ( ucap putri)


Flash back putri ..


Ibu gak minta apa-apa dari kamu nak, kamu cukup membahagiakan ibu, dengan kamu lulus kuliah.. Ibu dan ayah pasti menunggu kesuksesan mu nak.. Jika ada yang mengajak kamu menikah ibu dan ayah pasti mesrestui mu nak.. Jangan menjadi perempuan tua yang gak menikah. Hahahaha ( ucap ibu kepada putri sembari tertawa).


" jika kamu sudah mempunyai suami jangan lupa sama ibu ya nak.. Ibu hanya minta dijenguk.. Ibu mau kamu menemani ibu dimasa senja nanti..." ( ujar ibu)


" waktu kamu sudah pas nak untuk menjadi pendamping.." ( ucap ayah menambahkan)


" bu, yah... Putri kan mau bahagiakan ibu dan ayah dlu, putri janji bu yah.. Putri pasti bisa bahagiakan ibu dan ayah, putri bisa mengangkat derajat keluarga kita, putri gak mau menikah dlu " ( ucap putri agak kesal)


" pasti ayah klo putri berteman sama laki-laki dikata pacar putri.. Pdahal temen putri itu.. Dan juga ayah bilang klo aku diajak serius sama orang katanya boleh " ( ujar putri kesal )

__ADS_1


" ayah dan ibu gak mau kamu pacaran nak.. Pacaran itu dosa .. Belum sah udah pegang pegang-an tangan, peluk pelukan, apa gak haram itu sama wanita yang bukan mahrom nya.. Itu dosa neng.. ( ujar ayah kepada putri)


" jika kamu diajak serius sama orang, yah ayah mesrestui lah. Soalnya kamu sudah dewasa.. Yang penting orang itu datang, dan bicara dengan ayah untuk melamar kamu. Hahahana.. Yah ayah merestui asalkan bener nak, orang nya.. Baik, sholeh, pintar mengaji .urusan Agama no satu..dan punya hafalan Qur'an.. ( ucap ayah menambah kan)


" ibu juga setuju dengan ayah.. Misal klo kerjanya lancar, kaya, kamu gk mau diajak susah yah ibu merestui dan klo orang yg melamar kamu dri orang sederhana, agk susah hidup nya.. Yah ibu merestui yang penting kamu mau diajak susah. Kan dalam berkeluarga ada susah dan senang.. Jadi klo susah hadapi bareng bareng, klo senang juga sama.. Jangan bertengkar atau bahkan pisah / cerai.. Ibu gk mau klo masalah kek gitu " ( ujar ibu)


" yah gimana ya bu.. Soalnya blm ada yg laki-laki yg mendekati putri bu, yah.. " ( ujar putri)


" sabar nak, jodoh udah ada yang atur.. Kamu makanya berdoa bangun tahajud minta sama Allah supaya dikasih jodoh yam yang baik " ( ucap ibu)


" kamu boro boro tahajud shubuh aja kadang kesiangan. Hahahahaha. " ( ucap ayah sembari tertawa)


" ih.. Ayah mah orang putri lagi berusaha supaya bangun tahajud " ( ujar putri cemberut)


" makanya tidur jangan malam malam.. " ( jawab ibu sambil tersenyum).


Flashback off..


" masya Allah tenang banget hati ku" ( ucap putri).


Tiba-tiba ibunya pun terbangun..


" eh putri udah bangun.. Masih malam neng" ( ujar ibu)


" iya bu, udah kenyang tidur dari tadi jadi gak ngantuk" ( jawab putri)


" lihat bu bulannya indah banget ya" ( ujar putri sambil menunjuk bulan tersebut)


" iya cantik ya neng.. Masya Allah.. Langit ny indah" ( ucap ibu)


" ayah kemana bu ??" ( tanya putri ke ibunya)


" ayah pulang ke rumah nak. Besok katanya balik lagi kesini mengantarkan baju kamu" ( jawab ibu).

__ADS_1


" owh. Emang aku sakit apa si bu" ( tanya putri penasaran)


" kamu, kena tipes nak.. Nanti juga sembuh" ( jawab ibu sambil tersenyum)


" owh.." ( ucap putri)


" bu ngomong ngomong mas Nashrul gak kesini ya?? Udah tau blm dia ya?" ( tanya putri)


" enggak neng, kamu emang gak mengabarkan dia" ?? ( ucap ibu sambil bertanya)


" enggak bu putri lupa, takutnya dia nyariin putri " ( ujar putri sambil tertawa kecil)


" yaudah besok kamu telepon dia ya. Mungkin dia sekarang sedang istirahat.. Dia kan capek, Masinis soalny. Hahaha" ( ujar ibu)


" neng... Ibu mau kok punya menantu Masinis kya dia lho. Hahaha" ( ucap ibu sambil tertawa)


" Ah..... Ibu mah bisa aja" ( jawab putri malu)


" kyanya anak nya baik, sholeh, ganteng lagi. Pas banget buat jadi pendamping kamu, itu masuk kategori calon menantu idaman." ( ucap ibu)


" ah..... Ibu mah ( jawab putri sambil cemberut manja kepada ibu nya)


" yeh manja dah anak ibu. Hahahahaha.. " ( ujar ibu sambil tertawa)


Mereka pun tertawa berdua. Sembari memandang keindahan kota bandung saat malam hari.


Di kamar kost... setelah sholat tahajud dan berdoa . Nashrul pun merebahkan diri diatas sajadahnya. Rasa ngantuk mulai memasuki dri nya.. Akhirnya dia pun ketiduran diatas sajadahnya. Mungkin karena kelelahan karena bekerja seharian..


Udah dulu ya Author lanjut lagi nanti


Salam hangat..dan sukses selalu untuk para readers semua ya.. Aamiin. Simak trus ya.


Dadah..

__ADS_1


__ADS_2