
Tak terasa pagi pun telah datang.. Menyapa para insan.. Terlihat Nashrul dan July yang masih terlelap tidur di lantai ruangan itu.. Entah dari mana adiknya Bima datang pagi itu..
" misi.. " ucap seseorang bersuara dari luar ruangan
" iyh.. " jawab Nashrul yg masih berat membuka mata nya.
" siapa jull ?? " tanya Nashrul
" gak tau bang ah " ucap July melanjutkan tidur nya.
" et dah lu ngecek gih.. " ucap Nashrul
" iyah " jawab Bima.
" kakak !!" ucap Rizki yang langsung masuk ke ruangan itu
" rizki " ujar Bima terkejut
" kaka.. Gimana kabar nya " tanya Rizki
" ya gini lah dik " jawab bima agak murung
" owh.. Iyh hehe.. Cepet sembuh ya kak.. Ada adik disini.. Adik yang nemenin kaka " ucap Rizki sambil tersenyum.
" iya " jawab Bima ikut tersenyum
" itu mereka ka ??" tanya Rizki melihat Nashrul dan July tidur di lantai.
" udah jangan diganggu.. Mereka lgi tidur " jawab Bima.
" iyah.. Jadi mereka yang nemenin kaka semalem " ucap Rizki.
" iya " jawab Bima.
" wahh. Pak Nashrul teh the bestt.. Pengen banget kya beliau.. Keberanianya, Ketampananya, Kewibawaaannya, kebaikannya " ucap Rizki
" iya.. " jawab Bima
Mendengar suara berisik itu Nashrul pun terbangun.
" saha si pagi pagi ribut bae " tanya Nashrul sambil bangun dari tidur nya
" pagi pak " ucap Rizki dengan tegas.
" owh iya " jawab Nashrul yang sedikit terkejut.
" rizki gimana kabarnya " tanya Nashrul
__ADS_1
" Alhamdulillah baik pak.. Akhirnya diizinkan oleh senior pak " jawab Rizki dengan tegas
"Alhamdulillah.. Yaudah kamu disini nemenin kaka kamu yah " ucap Nashrul
" iya pak" jawab Rizki
" jam berapa sih " tanya Nashrul.
" jam tujuh lewat pak " jawab Rizki
" waduhh.. " ucap Nashrul langsung beranjak dari duduk nya.
" iya met dinas pak hehe " ucap Rizki sambil tersenyum.
" iya.. Yaudah saya duluan ya bim.. Cepet sembuh " ucap Nashrul terburu buru memakai jaket dan tas nya.
"iya pak " jawab Bima.
" ntar bangunin July tu.. Suruh dinas " ucap Nashrul
" siap pak.. " jawab Rizki
" yah pagi " ucap Nashrul sambil berjalan meninggalkan ruangan
" pagi pak !" jawab mereka berdua.
" nasib jadi jomblo. Apa apa sendiri " ucap Nashrul sambil duduk dimeja makanya
" sabar.. Nanti kita halalin doi wkwkw.. Hadeh gak sabar ya Allah.. " ujar Nashrul sambil tertawa geli..
Dengan santai nya Nashrul pun meminum kopi sambil menyalakan televisi.. Suatu peristiwa semalam seperti hanya angin belaka.. Tak ada yang istimewa untuk nya.. Mungkin nanti akan terukir oleh sejarah.. Dan beritanya viral di media massa...
Setelah dia bersantai.. Melihat jam menunjukkan pukul 8 pagi.. Dia pun bersiap siap untuk menghadiri sidang di pengadilan Ehsan..
...----------------...
" pak ?" sapa Rizki kepada July
" iyah " jawab July sambil mengucek matanya.
" jam berapa nih bim " tanya July
" jam 8 lewat pak " jawab Bima
" buset astagfirullah.. " ucap July terkejut
" kenapa pak " tanya Eizki keheranan
__ADS_1
" saya mau menghadiri sidang nya pak Ehsan " jawab July terburu buru memakai jaket nya.
" pengadilan negara maksudnya pak? " tanya Rizki
" iyah.. " jawab July
" emang salah apa pak dia ??!" tanya Rizki penasaran
" ini kaka mu disandera dia. Sama pak Nashrul juga " ucap July sambil memakai tas nya.
" Astagfirullah !!" ucap Rizki syok
" kakak ku salah apa pak ?" tanya Rizki.
" nah itu saya juga kurang tau " jawab July.
" Astaga " ucap Rizki
" dia tuh mau mencelakakan pak Nashrul.. Dan ingin membunuh nya !" timpal Bima yang memotong ucapan mereka.
" Astagfirullah !!" ucap mereka berdua terkejut
" yang bener kak ?" tanya Rizki tak percaya
" jadi dia mau membunuh pak Nashrul " timpal July dengan wajah serius memandang Bima.
" iya.. Saya disekap sampai kya gini.. Gara gara belain pak Nashrul " jawab Bima
" ya Allah " ucap Rizki
" kamu gak lupa.. Bisa kan kamu jelasin semua di persidangan " tanya July.
" saya masih lemes pak " jawab Bima.
" hadehh " ucap July
Tiba-tiba July pun di telpon oleh petugas perusahaan untuk membawa bima ke persidangan untuk meminta kesaksian korban ..
" kamu gak papa kan ??" tanya July lagi setelah ditelpon petugas itu
" ya gak ppa si pak cuma lemas aja " jawab Bima
" semangat kak.. Demi keadilan " ucap Rizki
" yaudah bang cariin kursi roda.. Kita ke pengadilan sekarang !" ucap July menyuruh Rizki mencari kursi roda
" siap pak " jawab Rizki.
__ADS_1