Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 103 : Sadar.


__ADS_3

" kenapa pak balik lagi " tanya Ehsan keheranan.


" eh.. " ucap July sambil menengok ke arah Rauff yg baru masuk keruangan tersebut.


" biaya rumah sakit.. Sudah dibayarin wanita yang bernama.. Melly " ujar Rauff.


" hah.." July pun terkejut dan menengok arah Rauff.


" Astaga " ucap bima terkejut


Mereka Semua pun menengok ke arah Rauff.


" ya dia bilang. Aku cinta sama pak Nashrul. Dan dia gak berhak mengganti uang yg dikeluarkan nya untuk biaya rumah sakit ini. " ucap Rauff.


" yang bener pak " tanya Ehsan tak percaya.


" sumpah.. Dah.. Iris telinga saya " jawab Rauff sambil memegang telinga nya


" kejar kang.. Dia yang buat hubungan mereka berantakan " ucap July.


" Astaga.. " ucap Bima syok.. Dia pun tak menyangka sahabat nya Melly merusak hubungan Nashrul.


" coba pak kejar dah " ujar Shasya menyuruh mereka untuk mengejar wanita itu.


" iya deh. " jawab Rauff sambil berjalan ke arah ruangan itu


" minta penjelasannya " ujar shasya.


Rauff dan Ehsan mencoba mengejar wanita itu.. Untuk meminta penjelasan dirinya. Sayang mereka pun mencari ke parkiran rumah sakit sudah tidak ada..

__ADS_1


Malam pun telah larut.. Waktu sudah menunjukkan pukul 00:30 malam.. Udara dingin mulai menyelimuti daerah Bandung malam itu.


" hmm " Nashrul pun menunjukkan kesadaran nya.


Nashrul pun mencoba membuka matanya.. Dengan berat dia pun mencoba nya.


" akh.. " Nashrul merasakan sakit saat ia mencoba menggerakan kaki nya.


" ya Allah .. " ucap July terkejut melihat Nashrul yg tiba-tiba sadar.


" sa-a-aya dimana? " ujar Nashrul pelan.


" di rumah sakit bang. " jawab July.


" Alhamdulillah pak dah sadar.. " ucap Bima.


" mass.. " sapa Shasya.


" eh anu.. " ujar Shasya ragu untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya.


" mungkin dia gak ikut bang .. Besok kan dia ke kampus " ucap July


" iya.. " jawab Nashrul pelan.


" jangan kasih tau pokok nya takut keadaan nya memburuk " ujar Bima kepada July pelan


" iya " jawab July.


" naon si??" tanya Nashrul agak pelan.

__ADS_1


" enggak kak " jawab Bima.


" owh.. " ucap Nashrul.


" tenang pak.. Besok bapak akan operasi " ujar Bima.


" ha?!!.. Iya kah.?" ucap Nashrul syok.


" iya kak " jawab Bima


" hadeh... " ucap Nashrul.


" udah mass jangan difikirin.. Semoga lancar ya nanti " ujar Shasya menenangkan Nashrul.


" Aamiin " jawab July


"Aamiin " ujar Shasya.


Tiba-tiba Rauff dan ehsan pun masuk keruangan tersebut.


" gimana pak?. " tanya Bima.


"gak ketemu " jawab Ehsan


" ya Allah.. " ucap shasya.


" trus gimana??! " tanya July..


" ya mana ku tau.. " jawab Rauff.

__ADS_1


" bentar mas.. " ucap Shasya mengambil handphone di tas nya.


Shasya pun tiba-tiba ingin menelepon putri.. Dia pun ingin mencoba membujuk Putri untuk bertemu Nashrul malam itu.


__ADS_2