
Saat Putri selesai menunaikan Sholat.. Terlihat para medis berlari dan seperti membawa tabung oksigen dan masuk ke kamar tempat Nashrul berada..
" Astagfirullah " ucap putri syok dan berlari menuju kamar itu
" hah !!!" ucap Putri terpaku diam di depan kamar itu
Terlihat beberapa tim medis mencoba menyelamatkan nyawa Nashrul.. Tiba-tiba shasya menoleh ke arah putri sambil menangis memeluk putri..
" mass Nashrul " ucap Putri histeris..
" sabar mbak.. " ucap salah satu perawat menenangkan Putri
" udah put sabar put.. " ujar shasya mencoba menenangkan Nashrul.
" mass " ucap putri sambil menangis histeris.
__ADS_1
" udah mbak yg tenang ya " ucap perawat menenangkan putri..
" kami sedang mencoba sekuat mungkin.. " ucap salah satu dokter yang ada didalam ruangan itu.
Sedangkan di stasiun July tak henti henti nya memikirkan Nashrul..
" ada apa ini ?!" ucap July merasakan fikiran nya yang tidak enak.
July pun memutuskan untuk pulang lebih awal saat itu.. Diapun meminta izin kepada pihak perusahaan untuk pulang lebih awal dari biasanya.. Saat diizinkan.. July pun langsung bergegas ke rumah sakit..
" kang July kemana sih ?!" tanya Rauff mencari kebradaan July.
" pulang ??" tanya Rauff tak percaya.
" iya.. Katanya ada urusan penting mendadak " jawab petugas tersebut.
__ADS_1
" bisa bisanya dia dizininn.. " ucap Rauff keheranan.
" ntah.. " jawab petugas itu sambil membaca kertas yang di pegang nya..
" gimana keadaan nya pak Nashrul.. Kang " tanya petugas tersebut.
" waduh... Saya kurang tau.. Katanya sudah selesai operasi sih " jawab Rauff agak terlihat ragu ragu.
" Alhamdulillah.. " jawab petugas itu.
" iya.. " ucap Rauff agak tersenyum
" apa si July izin pulang.. ke rumah sakit ya.. Kayaknya dia sangat mengkhawatirkan kang Nashrul. " ujar Rauff dalam hati.
" hmm " ucap Rauff sambil berfikir.
__ADS_1
" ada apa pak.. " tanya petugas PPKA itu keheranan.
" owh enggak hehehehe " jawab Rauff..