Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 44 : Pulang.


__ADS_3

Tak terasa malam pun tiba.. Mereka bertiga pun selesai dinas dan memutuskan untuk pulang.. July pun menawarkan untuk membeli makanan.


" pada mau nasi goreng gak nih?? " ( tanya July sembari menawarkan makanan )


" boleh tuh " ( jawab Rauff )


" iya.. " ( ucap Nashrul )


" yo dah mana duitnya.. " ( ucap July sembari mengulurkan tangan nya )


" kirain teh dibeliin.. " ( ucap Rauff sinis )


" yeh.. Ogah amat " ( ucap July sinis )


" udah jangan ribut, nih duitnya jull.. Ntar saya tunggu di kontrakan ya "( ucap Nashrul sembari memberikan uangnya )


" nah gitu dong.. Hehehe " ( ucap July sambil mengambil uang yang diberikan Nashrul )


" saya mau tpi pke duit akang dulu yak.. Gk ada uang kecil saya " ( ucap Rauff )


" yaudah.. Nih beliin dua bungkus ya " ( ucap Nashrul memberikan uang nya )


" makasih ya kang udah dibayarin " ( ucap Rauff dengan senyuman )


" iya.. " ( ucap Nashrul )


" yaudah saya mau beli nasi goreng dulu.. " ( ujar July )


" iya.. Kita duluan ke kontrakan ya.. " ( ucap Nashrul )


" yoi.. " ( jawab July sembari berjalan ke pedagang nasi goreng yang di pinggir jalan itu )


Mereka pun berpisah.. Nashrul dan Rauff berjalan ke kontrakan. Sedangkan July pergi membeli nasi goreng..


" berarti besok mesen tiket ya kang?. " ( tanya Nashrul )


" kayak nya sih iya " ( jawab Rauff )


" owh.. " ( jawab Nashrul )


" berarti dinas kya biasa pagi.. Sore nya balik ke Bandung.. " ( ujar Nashrul )


" iya kyanya mah.. " ( ucap Rauff )


" owh ..." ( jawab Nashrul )


" enak ya berangkat jadi driver pulang jadi penumpang. Hahahaha " ( ucap Nashrul sembari tertawa )


" iya ". ( jawab Rauff )


Sesampainya di depan pintu kontrakan.. Nashrul pun membuka pintu, mereka berdua pun mengganti pakaian dan bersih bersih.. Dan membereskan barang untuk dibawa pulang besok ..


gak beberapa lama July pun datang dan membawa makanan .. Akhirnya mereka pun menyantap makan malam dan berbincang bincang kecil.


" eh besok mau pamitan sama ibu pemilik kontrakan?? " ( tanya Rauff )


" gak usah lah " ( jawab July )


" pamitan aja kli sebentar. Ngucapin terima kasih dan bayar uang kontrakan juga sekalian" ( ujar Nashrul )


" harus ada sopan santun nya lah sama orang "( ucap Nashrul sembari tersenyum )


" iya nih " ( ucap Rauff )


" seneng banget kek nya besok balik kang.. " ( tanya Rauff meledek Nashrul )


" yo seneng lah.. Apalagi pulang ke pangkuan Ibunda tercinta .. " ( jawab Nashrul )


Degh....


July dan Rauff seketika terdiam..


" pada kenapa si . Kok pada diam..?? "( tanya Nashrul penasaran )


" ehh... " ( ucap Rauff terdiam )


" kok jadi keingetan orang tua di bandung ya??" ( ucap July dalam hati )


" ya, Allah bu. Pak.. Rauff minta maaf gk ngasih kabar. Sejak lebaran tahun kemarin.. " ( ucap Rauff agak menyesal didalam hati )


" heh.. " ( ucap Nashrul mengagetkan mereka )


" Astagfirullah.. " ( sontak mereka berdua terkejut )

__ADS_1


" jangan bengong bae kalian.. Kesurupan baru tau rasa.. Hahahaha " ( ucap Nashrul sembari tertawa )


" hehehe " ( ucap Rauff )


" sini piring nya saya bereskan.. " ( ucap Nashrul mengambil piring yg diberikan july )


" iya nih sekalian... " ( ucap Rauff )


" habis makan bukannya diberesin " (ucap Nashrul sembari menggerutu )


Nashrul pun pergi ke dapur untuk mencuci gelas dan piring dan membereskan sisa makanan yang mereka makan..


" eh kang.. Omongan kang Nashrul teh langsung ngena banget ya " ( ucap Rauff kepada July yg duduk disebelah nya )


" iya kang " ( jawab July )


" kang Nashrul teh hebat.. Padahal dia anak Perantauan.. Jauh dari keluarga.. " ( ucap July )


" iya.. " ( jawab Rauff sembari tersenyum )


" kenapa sih kalian? " ( tanya Nashrul sembari mengelap tangannya dengan tisu )


" eh gak papa kang. Hehehe " ( ucap Rauff )


" owh.. " ( jawab Nashrul yg tidak terlalu memikirkan )


Nashrul pun berjalan ke arah luar kontrakan. Untuk menenangkan dirinya.. Dia pun membuka HP nya ada pesan dari putri yang belum dibalas Nashrul..


" heh... Belum dibales ya.. " ( ucap Nashrul )


" bales ah... " ( gumam Nashrul dalam hati )


" mass tau.. Kamu kangen sama mass.. Sabar ya mass besok pulang ke bandung.. Tunggu yak.. Mass kangen sama kamu.."


" nah tinggal kirim pesan nya " ( ucap Nashrul )


Pada jam yang sama Di kota Bandung, pesan itu masuk ke Hp nya putri..


" ada pesan. Siapa sih " ( ucap putri )


" hah mass Nashrul.. " ( ucap putri senang )


Dia pun membaca pesan yang dikirim Nashrul dari Malang. setelah membaca nya Putri pun membalas pesan dari Nashrul


" ih mass mah bisa aja.. Gemoy.. Cepet pulang ya.. Kutunggu kehadiran mu ganteng. "


Tak terasa waktu pun sudah malam.. Nashrul pun melihat jam di Hp nya waktu menunjukkan pukul 23.30 malam.. Dia pun masuk dan memutuskan untuk bersiap siap tidur.


Saat lihat dikamar July dan Rauff sudah tertidur.


" tuh anak dua.. Cepet banget tidurnya. Hahahaha " ( ucap Nashrul sambil menggelengkan kepala nya )


Nashrul pun merebahkan tubuhnya di karpet.. Tiba-tiba rasa kantuknya menyerangnya. Akhirnya dia pun tertidur..


Malam pun telah berlalu... Digantikan pagi yg kembali datang, Nashrul yg sudah terbangun.. Dia pun bersiap siap untuk berangkat dinas.. Dan membangunkan July dan Rauff..


" wei bangun... " ( ucap Nashrul membangunkan mereka berdua )


" iya... " ( ucap Rauff sembari mengucek matanya )


" yaudah saya buat sarapan dulu.. " ( ucap Nashrul sambil berjalan kearah dapur )


Setelah sarapan mereka pun bersiap siap dinas seperti biasa. Menjalani pagi dengan penuh semangat..


Tak terasa waktu dinas mereka selesai siang itu.. Mereka laporan kepada pihak stasiun dan sekalian berpamitan. Dan mereka dikabarkan untuk menaiki kereta jam 3 sore. Untuk pulang ke Bandung. Mereka memutuskan untuk pulang ke kontrakan dan membereskan barang mereka. Sesampainya di kontrakan mereka langsung membereskan barang nya..


" udah yuk buru.. Udah jam 14.30 nih.. " (ucap Nashrul )


" iya. " ( ucap July )


" yaudah mana uang kontrakannya.. Sini.. " ( ucap Nashrul )


" nih.. " ( ucap July memberikan uang nya )


"nih kang.. " ( ujar Rauff memberikan uang nya )


" nah.. " ( jawab Nashrul sambil mengambil uang yang diberikan mereka berdua )


" udah selesai semua kan?? " ( tanya Nashrul )


" udah bang " ( jawab July terburu buru keluar kontrakan )


" udah.. Gak ada yang tertinggal kan..? " ( tanya Nashrul sambil keluar dari kontrakan )

__ADS_1


" gak ada kang.. " ( jawab Rauff )


" owh bagusss " ( ucap Nashrul sembari mengunci pintu kontrakan )


" cek lagi deh sebelum berangkat.. " ( ujar Nashrul agak ragu )


" iya deh.. " ( ucap Rauff )


Karena takut ada barang yang tertinggal mereka pun mengecek barang nya..


" gak ada bang.. " ( ucap July )


" iya gak ada kang.. " ( ujar Rauff )


" yaudah kalian buruan ke stasiun.. Saya mau pamitan dulu sama ibu kontrakan. " ( ucap Nashrul )


" iya deh.. " ( ucap July mengajak Rauff untuk ke stasiun )


" hei, sekalian beliin tiket kereta buat saya ya " ( ucap Nashrul )


" iya kang " ( jawab Rauff )


July dan Rauff pun berjalan ke stasiun. Nashrul pun berjalan ke rumah pemilik kontrakan dan mengetuk pintu rumah nya..


Tok... Tok.


" Assalamualaikum..bu " ( ucap Nashrul )


" wa'alaikumsalam sebentar " ( jawab ibu pemilik kontrakan )


" eh mass... Ono opo yo? " ( ucap ibu sambil membuka pintu )


" ini bu saya mau pamitan.. Mau pulang ke Bandung.. " ( ucap Nashrul )


" udh mau pulang aja mass.. Cepet banget.. " ( ujar ibu pemilik kontrakan )


" iya bu, pekerjaan saya udah selesai disini " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )


" owh.. Iya.. " ( ucap ibu pemilik kontrakan )


" makasih ya bu. Nih uang kontrakannya " ( ucap Nashrul memberikan uang kontrakan nya )


" iya. Saya terima yo mass.. Semoga selamat deh sampai tujuan.. " ( jawab ibu mengambil uang yang diberikan Nashrul )


" Aamiin.. " ( ucap Nashrul )


" semoga nanti klo panjang umur .. Gak tau kapan kita bertemu lagi ya bu.. " ( ucap Nashrul )


" iyo mass.. " ( jawab ibu pemilik kontrakan )


" ngomong ngomong koncone pada kemana mass?.. " ( tanya ibu pemilik kontrakan )


" owh.. Mereka sudah saya suruh langsung ke stasiun.. " ( jawab Nashrul )


" iya.. " ( ucap ibu pemilik kontrakan )


Di depan stasiun Rauff dan July menunggu Nashrul yang belum datang..


" Kemana lagi sih tu orang " ( ucap July sinis )


" paling telat ini mah, hadeh dikit lagi jam tiga lagi. " ( ucap Rauff )


" iya mana tiket udah dibeli lagi.. " ( jawab July )


Masih di rumah pemilik kontrakan.. Nashrul masih mengobrol dengan ibu pemilik kontrakan. Dia pun melihat jam tangan nya.. Dia pun terkejut karena jam sedikit lagi menunjukkan pukul 3 sore.. Dia pun panik dan segera berpamitan kepada ibu pemilik kontrakan..


Setelah itu dia pun berlari ke arah stasiun.. Akhirnya Nashrul pun bertemu July dan Rauff di depan stasiun.. Dan mereka pun bergegas masuk kedalam stasiun.


Pengumuman terdengar kereta ke arah Bandung akan berangkat tiga menit lagi.. Mereka bertiga langsung menaiki kereta.. Tak beberapa lama kereta ke arah Bandung berangkat sore itu.. Di dalam kereta mereka bertiga pun berbincang.


" fyuh. Alhamdulillah gak telat " ( ucap Nashrul )


" iya kang. Klo telat bisa repot. " ( ucap rauff )


" iya nih.. " ( ucap Nashrul )


" kenapa sih bang telat.. " ( ucap July sambil melihat kearah luar kereta )


" biasa tuh ibunya ngajakin ngobrol.. " ( ucap Nashrul )


" pantes agak lama.. " ( jawab July agak sinis )


" iya nih.. Hehehe " ( ucap Nashrul )

__ADS_1


" untung kita Masinis.. Dipermudah.. Hahahaha " ( ucap July )


" iya.. " ( jawab Nashrul sembari tersenyum )


__ADS_2