Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 59 : Keusilan Teman


__ADS_3

Sayup sayup suara Adzan Subuh menggema di seluruh Kota Bandung pagi itu. Nashrul pun terbangun akibat mendengar suara Adzan subuh.. Tubuhnya terasa pegal karena tertidur di sofa tamu. Matanya masih mengantuk namun ia tahan.. ia pun bangun dan bersiap siap untuk sholat subuh..


Setelah sholat subuh, seperti biasa dia pun menyiapkan sarapan dan bersiap siap untuk berangkat dinas. Walau masih agak pagi diapun agak santai sebentar setelah memakai seragam nya.


" duduk dulu ah.. " ( ucap Nashrul sambil menyalakan televisi )


" eh bentar tadi gw merebus air ya buat bikin kopi.. " ( ucap Nashrul sambil mengingat sesuatu )


" eh iya.. Gw lupa matiin kompor " ( ucap Nashrul sambil beranjak dari tempat duduknya menuju dapur )


Air itu pun mendidih, Nashrul pun menuangkan air yang direbus nya kedalam tremos supaya tetap hangat. Dan ia pun menuangkan kopi bubuk dan gula kedalam gelas. Setelah itu dia pun menuangkan air panas kedalam gelas.


Srupp...


Nashrul pun menyeruput kopi nya di meja makan..


" males banget bikin sarapan..." ( ujar Nashrul dengan nada agak malas )


" eh jam berapa sih? .. " ( tanya Nashrul )


" bru setengah enam.. " ( ucap Nashrul sambil melihat jam tangannya )


" makan roti aja ah.. Males buat makanan.. Nasi kan udah di masak. Buat nanti malem. " ( ucap Nashrul )


Dia pun membuka lemari makanan dan mengambil sebungkus roti tawar dan memakannya.. Setelah itu dia pun bersiap siap untuk berangkat dinas..


Matahari pun mulai menyapa Kota Bandung. Udara sejuk dan kabut pun tersingkap. Hari itu adalah hari Minggu.. Setelah semuanya beres. Nashrul pun keluar dari kamar kost.. Dan berpenampilan rapih. Dengan semangat dia pun berangkat menuju stasiun..


" mass.. " ( sapa shasya yang sedang menyapu depan kamarnya )


" iya.. " ( jawab Nashrul dengan ramah )


" rapih banget hari ini " ( ucap shasya )


" iya.. Nih mau dinas kya biasa " ( jawab Nashrul )


" owh.. Emang gk ada libur ya? " ( tanya shasya )


" gak ada lah cantik. Hehe" ( jawab Nashrul sambil melontarkan senyuman manisnya )


" owh. Gitu.. Yaudah yg semangat ya dinas nya .. " ( ucap shasya dengan senyuman )


" siap.. " ( jawab Nashrul sambil melanjutkan jalannya menuju parkiran kost )


" hati hati " ( ucap shasya )


" sip " ( jawab Nashrul )


Nashrul pun melanjutkan perjalanananya menuju stasiun.. Setelah sampai di stasiun seperti biasa Nashrul pun keruangan petugas dan setelah itu langsung menuju ruangan lokomotif.dia pun duduk di bangku Masinis. Badan nya masih terasa pegal akibat tertidur di sofa. Entah mengapa mata Nashrul pun sangat mengantuk, akhirnya dia pun tertidur di ruang kendali Kereta tersebut.


Tiba-tiba July pun sampai di stasiun. Dia pun menyapa Rauff yg sedang mengobrol dengan seorang kru kereta..

__ADS_1


" pagi.. Kang " ( sapa July sambil melontarkan senyuman )


" pagi.. " ( jawab Rauff )


" kang.. Si Nashrul udah dateng? " ( tanya July ramah )


" udah kyaknya mah.. " ( jawab Rauff )


" owh.. Yaudah saya mau langsung ke Kereta aja " ( ucap July sambil berjalan menuju kereta)


" iya sok atuh " ( ujar Rauff )


July pun menaiki kereta seperti biasa. Ketika ia masuk ke ruang Lokomotif. Ia pun melihat Nashrul yang tertidur di kursi kerjanya. Niat iseng July pun seketika muncul..


" buset dah pagi pagi udah tidur " ( ucap July yg melihat Nashrul tertidur di kursi kerjanya )


" hehe tak kerjain ah.. " ( ujar July sambil tertawa usil )


" bang.. Bang bangun.. Ada mobil didepan bang " ( ucap July mengerjai Nashrul )


" bang.. Awas nabrak " ( ujar July agak keras ditelinga Nashrul )


" hah..!!! Nabrak..!! " ( ucap Nashrul terbangun dari tidur nya )


" hahaha... " ( july pun tertawa geli )


" ett.. Dah org kereta belum jalan juga " ( ucap Nashrul sinis )


" namanya gek ngantuk saya " ( ujar Nashrul )


" klo tidur di rumah sana " ( jawab July agak sinis )


" ah elah mengganggu gw aja lu.. " ( ucap Nashrul sinis sambil membenarkan posisi duduk nya supaya nyaman )


" dah gw mau tidur lagi " ( ucap Nashrul sambil memejamkan matanya )


" eh.. Jangan gitu dong bang. Dikit lagi mau berangkat nih kita " ( ucap July nada memohon )


" bang.. " ( ujar July )


" cepet amat tidurnya nih orang " ( ucap July sinis )


" bang..!! " ( teriak July dengan keras )


" eh iya.. Iya " ( ucap Nashrul sambil membuka matannya yg agak berat )


" tak bilangin pihak atasan nih " ( ucap July sinis )


" eh jangan donk.. Hehehe " ( ucap Nashrul agak panik dan segera duduk tegak )


" udah cuci muka dlu sana.. " ( ujar July kesal )

__ADS_1


" iya ett dah.. " ( jawab Nashrul sambil beranjak dari tempat duduknya menuju luar kereta )


Dengan agak kesal Nashrul pun turun dari kereta dan menuju toilet stasiun untuk mencuci muka. Setelah itu Nashrul pun berjalan menuju kereta.. Rauff pun menyapa Nashrul.


" kang.. " ( sapa Rauff )


" eh ya. " ( jawab Nashrul sambil menoleh kan wajahnya )


" bolehhh berangkat nih.. " ( ucap Rauff )


" oke.. Siap.. " ( jawab Nashrul )


...----------------...


Sedangkan dirumah, Putri yg sudah bangun dari tidurnya sedang membantu ibunya memasak di dapur. Mereka berdua pun mengobrol .


" put.. Katanya si Nashrul itu mau ngajak kamu jalan?" ( tanya sang ibu dengan ramah )


" eh.. Gk jadi bu.. Harusnya semalam sih bu gk jadi karena mass Nashrul ada urusan mendadak " ( jawab Putri )


" owh. " ( ucap ibu )


" tapi dia bakal ngajak putri Jalan malam ini bu. Boleh ya " ( ujar Putri langsung menimpali perkataan sang ibu )


" iya. Jangan malem malem pulangnya " ( ucap sang ibu )


" ok bu.. " ( jawab putri Dengan senyum )


" bentar bu.. Mass Nashrul kan pulangnya biasanya malem. Stengah sepuluh.. " ( ucap putri sambil mengingat sesuatu )


" tuh.. Lebih baik gak usah neng.. Dah malem banget Kasihan dia abis dinas capek, masa kamu minta jalan-jalan sama dia " ( ujar sang ibu dengan lembut )


" hehehe "


" udh neng. Ibu hanya mau nunggu kepastian dari mass Nashrul aja " ( ucap sang ibu )


" maksud ibu?? " ( tanya putri penasaran )


" iya.. Semoga itu jodoh kamu ya nak .. Aamiin " ( ucap sang ibu dengan senyuman manis nya)


" ish ibu mah.. Aamiin hehehe " ( ucap putri malu malu )


" jodoh mah gk ada yg tau.. Neng " ( ucap sang ibu sambil mengiris sayuran )


" iya bu " ( jawab putri )


Dah ya sampai sini dulu


Dukung trus ya..


Dadah..

__ADS_1


__ADS_2