
" wa'alaikumsalam.. Nashrul mana mass?? " tanya sang ibu.
" eh anu.. " jawab july gugup.
" kenapa mass " tanya ibu
" eh enggak bu... pak Nashrul dia sibuk bu. Lagi diluar.. Ini hp nya dititipin ke saya.. " Jawab July.
" hmmm" sang ibu sambil berfikir.
" sibuk ya?!.. " ucap sang ibu kembali bertanya.
" iya bu.. " jawab July dengan sopan.
" bisa enggak saya ngobrol sama Nashrul " tanya sang ibu.
" maaf bu.. Gak bisa..pak Nashrul nya lagi dinas keluar " ucap July.
" owh yaudah.. Makasih ya mass ntar klo dah ada Nashrul dia suruh telpon ibunya ya .. Katanya kangen gitu " ucap sang Ibu.
" iya bu.. Nanti saya sampaikan " jawab July.
" yaudah makasih ya mass " ucap sang Ibu sambil menutup telepon nya.
" iya bu.. " jawab July dengan sopan..
" untung dia gak memaksa gw buat kasih ni hp ke Nashrul " ucap July.
Scene berpindah di rumah Putri.. Saat itu di sedang duduk diatas tempat tidur nya.. Memandangi jendela yg gordennya terbuka.. Cahaya bulan pun menembus jendela itu. Ketenangan dan ke sunyian pun menghiasi malam itu.
" mass Nashrul apa baik baik aja ya? " tanya Putri mulai khawatir..
" merasa bersalah kali lah aku.. Dia tuh aslinya mencintai ku tapi aku yg terlalu menuruti egois " ucap Putri merasa bersalah.
" aku bilang batal lamaran aja kya gini.. Apalagi batal nikah.. Koma kali.. Hadehh" ucap Putri mulai murung.
__ADS_1
" coba aku telpon.. Sekalian minta maaf " ucap Putri sambil mengambil telepon genggam nya
Putri pun menelepon Nashrul malam itu juga.
Tiba-tiba telpon Nashrul berbunyi di kantung celana July..
" siapa si malem malem " tanya July sambil menuruni tangga kost an Nashrul. Dia pun mengambil telepon di kantung celana tersebut.
" halo assalamualaikum mass " ucap Putri.
" wa'alaikumsalam geulis " jawab July.
" ihh... Naon geulis geulis.. " ucap Putri sinis.
" ya.. " jawab July seakan tak peduli.
" pasti akang.. Kang july ya " ucap putri sinis
" kok tau.. " jawab July pura pura tak tahu.
" emang suara saya apaa neng ?? " tanya July.
" petirr " jawab Putri.
" gk sekeras itu tpi " ucap July.
" canda yaelah.. Hahaha " jawab Putri sambil tertawa
" ye.. Btw kenapa nelfon kang Nashrul.. Kangen ya. Udah buat celaka gek . Baru dateng.. Mna ada tanggung jawab mu.. Semoga aja kang Nashrul teh maafin.. Klo enggak. ya mungkin gk mau ketemu kamu lagi " ucap July sinis.
" ishh akang mah.. " ujar Putri..
" ya itu urusan kamu sama kang Nashrul.. Aku gk mau ikut campur " jawab July mulai agak kesel.
" ih gitu masa " ucap Putri makin agak kecewa.
__ADS_1
" ya kan itu salah mu.. Kenapa udah berburuk sangka duluan " jawab July sinis.
" habis nya dia dateng dateng ngaku pacarnya.. Ya ku kira Nashrul dah punya pacar " ucap Putri
" satu kali lagi ku ingetin ya cantik.. Jangan percaya sama orang.. Pastiin dulu itu berita benar apa enggak. Jangan main berburuk sangka duluan " ujar July mengingatkan putri.
" yaudah aku mau nemenin mass Nashrul besok " ujar Putri.
" Sok wae atuh " ucap July kesal
" iya mass.. Maaf " jawab Putri sedih
" mass saha ??! " ucap July.
" eh iya.. Maaf kang " jawab Putri..
" heuhh " ucap July sinis.
July pun langsung menutup telepon nya.. Dengan perasaan yang agak kesal dia pun menuruni tangga.. Kelakuan saudara sang istri cukup membuat nya naik darah..
" kang.. " sapa July.
" mau langsung ke rumah sakit kang " tanya bapak Kost.
" iya pak ". Jawab July.
" owh iya atuh.. Semoga cepet sembuh ya. " ucap bapak pemilik kost
" Aamiin " jawab July.
" padahal kang Nashrul itu orang nya baik banget lho.. " ujar satpam kost tersebut
" iya " jawab bapak kost "
" kemarin aja pas pulang malem.. Saya aja ditanya.. Sempet ngobrol juga " ucap bapak kost tersebut.
__ADS_1
" owh " jawab July.