Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 78


__ADS_3

Di perjalanan menuju rute yg ditentukan .. tangannya agak gemetar memegang tuas Kereta. Nashrul merasakan sakit di hati.. Dadanya agak sesak. Nashrul pun teringat dengan kata kata bahwa jangan menaruh harapan kepada seseorang pasti kita akan dikecewakan..


" ya Allah.. Bisa bisa nya putri.. Gk disangka lho" ucap Nashrul agak murung.


" saya juga gak nyangka lho bang.. Ku kira putri setia kok " jawab July.


" kemarin udh permalukan saya depan umum.. Sekarang hati saya dibuat sakit.. Mau apa sih tu orang " ujar Nashrul kesal.


" sabar ya bang.. Perempuan banyak kok" jawab Nashrul.


" iya... Saya masih gak nyangka aja.. Setega itukah putri terhadap saya??!" ujar Nashrul terhadap diri sendiri.


" heuh ya.. Allah " ucap Nashrul menghela nafasnya.


" jika dia bukan jodohku ya Allah jauhkan lah.. Jauhkan sejauh jauhnnya " ujar Nashrul dalam hati.


...----------------...


Di perjalanan menuju jakarta.. Mereka berdua naik di kereta yang sama..


" mass udah lama kerja di bekasi " tanya Putri


" udah si " Jawab Deo.


" ngomong ngomong temen kamu kemana.. " tanya deo.


" Astagfirullah ketinggalan " ucap Putri mengingat bahwa Shasya tertinggal.


" saha neng?? " tanya deo penasaran.


...----------------...


" ish mana si nih orang blm dateng juga " ucap shasya kesal.


Tiba-tiba telpon shasya berbunyi..


" Halo assalamualaikum sya.. " Ucap Putri.


" Wa'alaikumsalam dimane si lu " jawab Shasya kesal.

__ADS_1


" maaf sya gw udh dikereta " jawab putri dengan rasa bersalah.


" eh jubaedah lu ninggalin gw ye " ucap shasya geram terhadap Putri.


" ya maaf gw kelupaan sya.. " jawab Putri meminta maaf.


" heuh bisa dihukum ini mah " ucap Shasya kesal.


" maaf y sya " ucap Putri.


" udeh jan banyak cingcong lu.. Awas lu ye " ucap Shasya kesal sambil mematikan handphone nya.


Dia pun buru buru menaiki motornnya.. Dan berjalan menuju stasiun dengan terburu buru.


...----------------...


" bang.. " ucap July melihat Nashrul terdiam dengan tatapan agak kosong.


" eh " jawab Nashrul langsung terbangun dari haluannya.


" udeh jangan kebanyakan bengong " ujar July


" kasian banget lu bang.. Ya Allah " ucap July agak mengkhawatirkan keadaan Nashrul.


" nanti gw coba nelfon putri dah " ujar July berniat menelepon putri nanti.


...----------------...


Dengan terburu buru Shasya pun menuju stasiun.. Sesampainya di sana dia pun berlari menuju ruang pembelian Tiket kereta.


" permisi mbak " tanya shasya dengan nafas yg masih terengah engah.


" eh iya mbak " jawab petugas tiket itu kebingungan.


" kereta menuju Jakarta udah berangkat belum ya mbak? " tanya Shasya.


" owh yg menuju jakarta sudah berangkat berapa menit yang lalu mbak " jawab petugas tiket itu ramah.


" yah " jawab Shasya.

__ADS_1


" klo menuju Jakarta ada satu kereta lagi mbak.. Nanti tiba di stasiun ini jam delapan lewat. Jadi setelah stasiun ini langsung ke Jakarta " ucap petugas tiket tersebut


" yah.. " jawab Shasya.


" apa gw gk masuk kuliah aja ya.. Udah telat ini mah " gumam shasya dalam hati.


" bentar ya mbak" ujar shasya berniat menelepon Putri.


" owh iya " jawab petugas itu.


...----------------...


Tiba tiba telepon Putri berbunyi saat dosen menerangkan materi.. Untungnya putri langsung mengangkat nya sebelum sang dosen mendengar bunyi telepon tersebut.


" halo kenapa sya " tanya Putri pelan.


" tanggung jawab gak lo " jawab Shasya kesal.


" ni kereta udh berangkat.. " tambah Shasya.


" yah trus gimana donk masa lu gk masuk.. Masuk aja udah " ucap Putri.


" gk Lah daripada gw dihukum Telat.. mending gak masuk gw " ujar Shasya.


" yah " jawab Putri


" udah lo izinin gw.. Bilang gw ada acara.. Awass lu klo gk dibilangin " ucap Shasya kesal.


" yah sterah gw donk " jawab Putri meledek Shasya.


" ini kerjaan lo juga mo bareng tapi ninggalin dasar munafek.. " ucap Shasya kesal.


" eh eh.. Namanya gw lupa kok lu yg ngegas " ujar Putri.


" pantes gw ngegas lah.. " jawab shasya kesal


" iya iya maaf " ucap Putri meminta maaf.


" bodo " jawab Shasya mematikan telepon nya dengan perasaan kesal.

__ADS_1


__ADS_2