
Pada malam itu Putri disuruh ibunya untuk membeli makanan di warung depan sana..
" putt " ucap ibu.
" eh iya bu " jawab putri
" kamu beli makanan buat bapak kamu di warung depan sana ya " ujar ibu sambil memberikan uangnya.
" sama siapa bu.. Masa putri sendirian udah malem " ucap putri.
" ajak temen kamu aja yg tinggal deket sini.. Siapa tuh namanya ibu lupa " ujar sang ibu sambil mengingat nama temannya putri.
" shasya bu " jawab putri
"iya itu.. telpon aja dia.. Sibuk enggak .. " tanya ibu
" iya bu. Gak tau deh.. " jawab putri sambil menelepon shasya.
Putri pun menelepon Shasya.. Shasya yg sedang menonton tv di Kamar kostnya mendengar suara handphone nya berbunyi..
" siapa sih malem malem nelfon ganggu orang santai aje " ucap shasya sinis.
" halo ada apa put " tanya shasya
" anterin gw yuk ke warung depan sana gw gk ada motor nih " ucap putri.
" dimana? " tanya shasya.
" dideket warung mie ayam sana " jawab putri.
" owh.. Yaudah gw OTW.. Tapi gw dibeliin es ya "ucap shasya
" iya udah.. Buru " jawab putri..
" sabar boss " ucap shasya sambil bersiap siap berangkat..
" iya udah gw tunggu " jawab putri.
" iya " ujar shasya sambil memakai kerudung nya.
Shasya pun bersiap siap ke rumah Putri .. Dia pun menaiki motor nya.. Dia pun menjalankan motor nya menembus dingin nya udara malam.. Tak beberapa lama Shasya pun sampai di rumah Putri.. Putri pun menunggu shasya didepan rumah nya..
" hai " sapa Putri..
" hai.. " jawab Shasya
" yuh dah jalan " ajak shasya.
" yuk " jawab putri sambil mengunci gerbang rumah nya..
" beli apa sih " tanya Shasya penasaran..
" ini bapak gw minta beliin makanan " jawab Putri.
" owh.. Motor lu kemana emang?? " tanya shasya sambil menjalankan motor nya.
" ya dipakai bapak gw lah " jawab Putri.
" lah yg satu lagi.. " ujar Shasya.
" yg satu dipakai sodara " jawab putri.
" owh "
Setelah membeli makanan.. Putri dan shasya melewati warung makan mie ayam itu.. Putri pun melihat Nashrul bersama wanita lain..
" eh sya.. Pelanin.. " ucap putri yang menyadari Nashrul ada disitu
" apa sih?? " tanya shasya yang menurunkan kecepatan motor nya.
" itu mass Nashrul bukan sih " tanya putri tak percaya..
" iya kyanya mah " Jawab shasya yg ikut menoleh
" iya tuh kan.. " Jawab putri kesal
Degh
Tiba-tiba Putri pun merasakan sakit hati.. Dia merasa dikhianati oleh Nashrul.. Padahal Nashrul cuma diajak makan malam dengan Melly..
Padahal aslinya Melly hanyalah teman kecil Nashrul..dan Nashrul pun tidak mempunyai rasa suka terhadap Melly.
Nashrul pun tidak menyadari bahwa Putri melewati jalan depan warung mie ayam tersebut..
" ya Allah mass Nashrul tega banget " ucap shasya kesal..
Putri pun terdiam.. Dan menahan air mata nya.. Selama diperjalanan pulang.. Shasya pun merasakan apa yang Putri.. Dia pun kesal dengan kelakuan Nashrul..
__ADS_1
Dia pun berniat memarahi Nashrul jika dia pulang ke kost nya. Shasya pun merasa tidak enak jika minta dibelikan minuman sama Putri dan dia memutuskan untuk menolak nya..
" kata nya mau beli es sya " tanya Putri..
" enggak deh putt gw udah kenyang.." jawab shasya.
" yg bener " tanya Putri yg mencoba mencairkan suasana.
" iya.. " ucap shasya yg tak kuasa menahan air mata..
" putt.. Lu adalah wanita yg kuat.. Walau udah disakiti orang tersayang.. " ucap Shasya dalam hati..
" yang sabar ya putt.. mungkin itu bukan jodoh lu " ucap shasya sambil meneteskan air mata nya..
" emang mass Nashrul buat kesel wanita mulu " ucap Shasya kesal..
Sesampainya nya di rumah.. Putri pun menuruni motor dan mengucapkan terima kasih kepada Shasya..
" makasih ya sya " ucap Putri
" eh iya..." jawab shasya
" gw mau lanjut ke kost ya putt.. " ujar shasya minta izin balik ke kost nya
" iya.. " jawab putri sambil membuka gerbang rumahnya.
Putri pun memasuki rumahnya dengan perasaan sedih dan kesal.. Setelah memberikan makanan yg dipesan ibu nya.. Dia pun masuk kamar nya.. Dia pun menangis sejadi jadinya.. Merasa dikecewakan oleh orang yg terlalu disayang itu..
" ya Allah jika mass Nashrul bukan jodohku jauhkan ya Allah... Saya gk mau ketemu mass Nashrul.. Saya benci dia.. " ucap putri yg mulai menangis.
" aku kecewa ya Allah termakan janji manis dia aku kecewa.. Aku benci " ujar Putri sambil meneteskan air mata.
...----------------...
Sedangkan Nashrul yg selesai makan.. Dia mulai kefikiran putri.. Perasaan nya pun tidak enak..
" ya Allah kok perasaan gw gk enak ya? " ujar Nashrul dalam hati..
" kenapa rull " tanya Melly melihat Nashrul yg masih agak terdiam itu
" enggak.. Klo masalah itu gw fikir fikir dulu deh.. " jawab Nashrul mengalihkan pembicaraannya
" yaudah.. " jawab melly.
" eh pulang yuk mell dah malem.. " ajak Nashrul
" gw ntar dijemput soalnya ada ortu gw dirumah " jawab Melly sambil meminum airnya
" yaudah gw bayar yak.. " ucap Nashrul sambil beranjak untuk membayar makanan.
" eh gak usah rull biarin gw aja yang bayar " ucap Melly.
" gaenak gw mell " jawab Nashrul..
" udah gak papa.. " ucap Melly sambil tersenyum.
" yaudah deh gw balik duluan soalnya besok ada kerjaan lagi " ujar Nashrul.
" owh yaudah sana" jawab Melly..
" makasih ya mell " ucap Nashrul..
" iya ganteng.. Udah sana pulang " jawab Melly sambil tersenyum kepada Nashrul..
" iya.. Makasih atas jamuannya ya " ujar Nashrul sekali lagi.
" iya " jawab Melly sambil tersenyum.
" duluan ya dah " ucapkan Nashrul sambil meninggalkan Melly di warung itu.
" iya.. " jawab melly..
Nashrul pun meninggalkan Melly di warung itu.. Saat diperjalanan pulang Nashrul pun merasakan perasaan yang tidak enak malam itu..
" ya Allah ada apa ya?? " Tanya Nashrul dalam hati dengan fikiran nya tidak karuan
Sesampainya di kostnya seperti biasa dia memarkirkan motornya di parkiran kost.. Saat ingin menaiki tangga menuju kamarnya. Nashrul pun dijegat Shasya yang sedang kesal.. Dengan polos nya Nashrul pun menyapanya.
" sya.. " sapa Nashrul sambil tersenyum.
" mass " jawab Shasya dengan muka agak kesal
" iya. " jawab Nashrul yg mulai menaiki ansk tangga..
" tunggu sebentar aku mau ngomong " ujar shasya.
" ngomong apa sya?? " ucap Nashrul memberhentikan langkah nya.
__ADS_1
" mass tadi sama cewek kan? " tanya shasya.
" hah kok kamu bisa tau? " tanya Nashrul terkejut.
" ya tau lah.. Tadi kan aku sama Putri lewat warung mie ayam itu.. " ucap Shasya sinis.
" aduh bakalan ancur ini mah urusanya " ucapkan Nashrul sambil mengusap kepalanya.
" ngaku mass itu siapa? " tanya Shasya.
" itu cuma temen sya " jawab Nashrul mengucapkan hal yang sebenarnya.
" kamu ngapain sih nanya begituan.. " tanya Nashrul agak risih..
" aku tau Perasaan Putri kya apa.. Sakit hati dia. Ganteng doang. Tapi nyakitin hati cewek " ujar Shasya sinis.
" Astagfirullah.. " ucap Nashrul menahan emosi nya.
" demi Allah.. sumpah itu cuma temen.. " jawab Nashrul bersumpah.
" mana buktinya?? " tanya Shasya tidak percaya.
" ada ntar mass kasih tau sya.. " jawab Nashrul yang agak terburu buru menaiki anak tangga untuk menghindari masalah.
" eittss.. Dengerin aku.. aku sekarang berusaha supaya Putri dan Mass bisa balik lagi " jawab Shasya mencegah Nashrul untuk berjalan.
" sok.. Atuh .. Gak paham paham dari tadi " ucap Nashrul mulai kesal dan memberhentikan langkah nya.
" mass cinta mati sama Putri.. Mass sayang sama putri.. Klo perlu mass nikahin sekalian!! " ujar Nashrul kesal.
" itu cuma temen masa kecil mass.. Temen.. Dia minta temenin makan malem " jawab Nashrul menjelaskan hal yang sebenarnya.
" kenapa mass mau?? .. " tanya Shasya memancing emosi Nashrul..
" Akhh.. Ya Allah " ucap Nashrul kesal.. Emosinya memuncak
" udah itu bukan urusan lu.. " ucap Nashrul keras karena tersulut emosi nya...
" owh yaudah biarin klo putri ngamuk sama mass aku gk mau bantuin " ujar Shasya sinis.
" sana... Mass gk peduli.. " ucap Nashrul kesal
" Ya Allah sumpah aku suka sama Putri dan aku gak cinta sama wanita itu. " ujar Nashrul sambil agak meneteskan air mata sambil agak teriak di balkon kost dan dia pun berjalan ke kamarnya.
Degh..
Seketika Shasya pun percaya dengan ucapan Nashrul.. Dia pun menoleh ke arah Nashrul dia melihat dengan wajah yg agak kecewa dan sedih.
" berarti gw salah paham donk..? " ucap shasya dalam hati..
" mass Nashrul aja berani bersumpah bahwa dia cinta sama Putri " jawab shasya yg merasa agak bersalah kepada Nashrul.
" mass " teriak shasya untuk memberhentikan Nashrul. Tapi apa daya Nashrul tidak mengubrisnya.. Dan membuka kamarnya. Dan masuk dengan perasaan sakit dan sedih
" yaudah deh besok aku bantu ngomong sama Putri bahwa dia salah paham.. " ( ucap shasya membantu Nashrul untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya )
Saat masuk kekamar nya Nashrul pun mulai menangis di sofa tamu.. Menunduk dan membuka kaca matanya.. Melihat keadaan yang mulai retak. seakan dunia sangat kejam dan membuat bingung terhadap nya ..
" ya Allah ini masalah belum selesai ada masalah lagi.. " ucap Nashrul yang mulai menangis.
" gw kesal ya Allah " jawab Nashrul sambil menendang meja tamu tersebut..
" gw capek ya Allah.. Capek.. Mna ortu sakit.. Si Putri salah paham.. Akhhh.. " ucap Nashrul sambil mengacak acak rambut nya.
" ya Allah kuatkan.. " ucap Nashrul mengusap air matanya.
Seperti biasa Dia pun bersih bersih dan bersiap siap untuk tidur.. Sebelum tidur ia termenung di kasurnya menatap kearah luar jendela. Malam itu sangat cerah.. Sang bulang bersinar terang.. Udara sejuk sudah menyelimuti kota Bandung seluruhnya..
...----------------...
" kok tiba-tiba perasaan gw gak enak ya?? " ujar July dalam hati
" ada apa ya ya Allah.. " ucap July agak memikirkan Nashrul
" kenapa kang.. " tanya sang istri sambil membawakan kopi
" eh enggak neng.. Perasaan akang tiba-tiba gak enak " ucap July.
" kenapa emang kang? " tanya sang istri sambil duduk di kursi samping July
" kang Nashrul kasian ya. Mana merantau. Ibunya sakit. Dia jadi murung terus.. Denger kabar ibunya nya aja smpe nangis dia " jawab July..
" ya Allah.. Kasian ya kang " ucap sang Istri.
" iya mana kerjaan ramai lagi " ujar July.
" emang penumpang nya banyak kang? " tanya Sang istri.
__ADS_1
" iya.. Ramai " jawab July..
Dah sampai sini dlu guys... Besok lanjut lagi dadah