
Di kereta menuju Jakarta.. Putri dan Shasya duduk bersebelahan.. Terlihat si putri dengan muka merah nya karena marah.. Dia pun berniat untuk tidak memaafkan nya.. Tiba-tiba ada seorang kondektur datang untuk mengecek tiket mereka..
" misi mbak tiket nya " ucap sang kondektur itu untuk mengecek tiket mereka berdua.
" owh iya mass ini " jawab shasya sambil memberikan tiket nya.
" nih " jawab putri sambil memberikan tiket nya.
" senyum put.. " ucap shasya memaksa putri untuk senyum.
" ish kamu mah " Jawab putri kesel..
" maaf mass mau nanya tadi ada kejadian apa ya di stasiun B.. Kok para petugas pada lari " tanya Shasya penasaran kepada kondektur itu.
" owh itu mbak.. Ada yg pingsan... Masinis lagi mbak !!" jawab kondektur itu.
" hah kok bisa... ?!" tanya shasya..
" kurang paham saya mah mbak.. Katanya kepalanya terbentur lantai sampai berdarah " ucap kondektur tersebut.
" Astagfirullah.. " ucap shasya terkejut
" kok tiba tiba perasaan gw gak enak ya?? " tanya shasya dalam hati.
" klo boleh tau siapa mass ??" tanya shasya yg mulai merasakan gk enak.
" pak Nashrul mbak.. Masinis yang terkenal kebaikan nya di stasiun itu " jawab kondektur itu menjelaskan.
" Astagfirullah mass Nashrul " ujar Shasya syok.
" biarin... Biar modar gek " ucap putri agak pelan sambil melihat keluar kereta.
" hush.. Astagfirullah kamu mulutnya " ujar Shasya yg mendengar ucapan Putri
" nih mbak tiket ya makasih.. " ujar kondektur itu mengembalikan tiket nya.
" iya.. " jawab shasya mengambil tiket yg diberikan kondektur tersebut.
" putt lu mulut nya minta gw cabein " ucap Shasya kesal..
" lagian gw kesel sya " ucap putri sinis.
" lu kesel kesel gek jangan begitu.. " jawab shasya
" biarin aja " ujar Putri.
__ADS_1
" setidaknya klo dia udah nyakitin hati lu jangan lu bales dengan keburukan lah " ucap shasya mengingatkan.
" nyenyenye " jawab putri agak meledek shasya
" uh.. Minta gw gaplok nih bocah kesel banget gw " ujar shasya kesel..
" sok pukul.. " ucap putri nantangin Shasya
" untung gek ini ditempat umum klo di kost'an gw tampar " jawab shasya kesel.
" lu.. Belain Nashrul " tanya Putri sinis
" gw bukannya belain Nashrul.. Tapi ngebantu lu supaya sama mass Nashrul lagi " ucap Shasya.
" ngapain sya.. Udh gk jodoh " ucap Putri meneteskan air mata..
" heuh.. " jawab Shasya
" gw gk nyerah.. Pokok nya ini dua insan harus bersatu.. " ucap Shasya didalam hati untuk meneguhkan niat nya..
...----------------...
Tak terasa sudah satu jam. Nashrul tidak sadar dari pingsan nya . July pun semakin Khawatir.. Petugas kesehatan sudah menangani luka Nashrul..
" eh iya bu. Gimana kabarnya bu pak Nashrul " jawab July sambil berdiri dari tempat duduk nya.
" sudah ditangani pak luka nya.. Tapi pak Nashrul blm siuman " ujar petugas kesehatan.
" ya Allah bang " jawab July sambil menahan air mata nya.
" kita tunggu aja pak.. Semoga cepet siuman. " ujar petugas kesehatan.
" Aamiin bu.. " jawab July
" jika tiga jam belum sadar kita bawa ke rumah sakit pak .. " ucap petugas kesehatan.
" iya bu " jawab July semakin khawatir.
Petugas kesehatan pun pergi meninggalkan July.. July pun semakin tidak karuan fikiran nya. Dia pun khawatir dengan keadaan Nashrul.
" mohon doanya apah wee.. Blm sadar nih udah sejam " ucap July khawatir didalam chattan grup stasiun..
" Astagfirullah kang " balas Rauff
" ngebentur nya keras kali itu jatuh nya " balas salah satu staff stasiun.
__ADS_1
" gak tau.. " jawab july
" lu sama siapa jull " tanya Rauff.
" sendirian ini nunggu di luar " jawab July
" hadeuh.. " ujar Rauff
...----------------...
" hah pak Nashrul sejam blm sadar?? " tanya petugas loket kereta melihat grup online stasiun.
" masa wee ??.. " tanya petugas tiket tidak percaya.
" iya nih pak July ngechat di grup stasiun " ucap petugas loket tersebut.
" Astagfirullah " jawab petugas tiket terkejut
" katanya minta doanya.. " ujar petugas loket.
" semoga cepet sadar deh " ucap petugas tiket mendoakan.
" Aamiin " jawab petugas loket tersebut.
...----------------...
" udah sejam blm sadar ?? " tanya petugas stasiun kaget
" hah masa pak " tanya petugas PPKA kaget
" Astagfirullah .. " ucap pramugara kereta
" katanya minta doanya " ucap petugas stasiun setelah melihat grup online stasiun.
" ya Allah bikin kefikiran aja " ucap petugas PPKA agak khawatir.
" kyaknya keras deh jatuh nya itu " ujar pramugara kereta.
" keras itu mah pak.. Smpe berdarah gitu " jawab petugas stasiun.
" semoga pak Nashrul cepet sadar deh .. " ucap petugas PPKA mendoakan.
" Aamiin " jawab mereka bertiga.
Udh ya sampai sini dlu yak.. Dadah
__ADS_1