Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 141


__ADS_3

Berita itu pun tersebar sampai kemana mana.. Banyak media yang mulai meliput.. Nama Nashrul semakin terkenal karena keberanian nya dalam bertugas..


" halah itu doang gek.. Gw ge bisa.. Huh " ucap Ehsan merasa iri kepada Nashrul.


" bilang aja iri kan bapak ??!" timpal bima dengan pelan


" bilang apa kau ??!" tanya Ehsan kesal.


" enggak pak hehe" jawab bima..


" makin niat aja aku menjatuhkan dia.. Heuhh.. " ucap Ehsan sambil melepaskan topi nya.


...----------------...


" mass Nashrul keren.. " ucap Putri.


" ya enggak juga si put hehe " jawab Nashrul malu malu.


" keren tau.. Makin cinta deh aku sama mass " ucap Putri sambil tersenyum manis.


" hadehh.. Salting akuh " jawab Nashrul sambil agak sempoyongan..


" ih mass mahh " ucap Putri mendorong Nashrul dengan pelan..


Mereka berdua pun tertawa dan bercanda.. Memulai pagi dengan kehangatan cinta.. Tak disadari dari kejauhan Rauff memantau mereka berdua.


" tuh bocah bedua malah becanda disitu bukannya dinas " ucap Rauff sinis dari kejauhan.


" jull !!" teriak Rauff memanggil July


" apa si ?" tanya July sinis


" kmu panggil deh kang Nashrul " ucap Rauff


" halah.. Biarin aja lah kang.. Menikmati masa muda " jawab July.


" iya biarin biarin.. Panas pula aku liatnya " ucap Rauff sinis.


" yaudah jangan dilihatin " jawab July sambil beranjak pergi.

__ADS_1


" eh.. Sini " ucap Rauff menarik tas yang di gendong July.


" apa sih kang ?!" tanya July kesal.


" kita dinas woi.. Kesiangan ntar kita " ucap Rauff.


" yaudah " jawab July.


" kamu panggil dia lah.. " ucap Rauff.


" ntar gek sadar sendiri kang . Liat aja " jawab July sambil memainkan ponsel nya.


" orang klo dah jatuh cinta buta tau" timpal Rauff.


" hmm .. Iya sih.. Klo diomelin atasan juga saya tidak peduli hahahaha " jawab July sambil tertawa.


" kereta yang biasa kita pake dinas jadi jelek namanya.. Aduhh kumaha sii " ucap Rauff geram.


" hmm.. " ucap July sambil bergumam


" kebanyakan mikir.. Udah gek samperin.. " ujar Rauff mendorong July.


" iya iya.. Cerewet amat si.. " jawab July sambil pergi


" udah pusing mikirin rute.. Mikirin ini itu.. Hadehh.. Bisa stres aku lama lama.. " ucap Rauff sambil pergi dari situ.


...----------------...


" mass beliin bunga apa hihi " ucap Putri sambil menunjukan mata imut nya.


" sejak kapan kamu suka bunga ??" tanya Nashrul.


" hmm ntah.. " jawab Putri.


" yaudah ntar mass beliin.. Bunga plastik aja y biar gak layu.. " ucap Nashrul.


" iya deh gak papa hihi.. Tapi jangan lupa ntar malam kerumah ku !" ucap Putri dengan tatapan tajam


" iya iya.. " jawab Nashrul.

__ADS_1


" dah ya aku mau kerja dulu.. Dadah gantengku " ucap putri sembari pergi dan melambaikan tangan kepada Nashrul


" dah.. Cantik " jawab Nashrul


" woi !!" gertak July


" eh... Kenapa si jull " ucap Nashrul terkejut.


" dinas.. " ucap July dengan wajah geram.


" jam berapa sih emang ?" tanya Nashrul.


" tuh .. " ucap July sambil menunjuk jam yamg ada distasiun.


" Astagfirullah.. " ucap Nashrul terkejut. Dia pun berlari ke arah kereta..


" hadehh.. Pengen ditabok tpi takut gak sopan hadehh.. Jadi serba salah " ucap July berjalan santai sambil memainkan ponsel nya.


" eh buru !!" ucap Nashrul


" iya " jawab July.. Dia pun setengah berlari mengejar Nashrul.


...----------------...


" hadeh gak sabar nunggu nanti malam hihihi.. " gumam Putri di dalam kereta.. Wajah putri terlihat bahagia pagi itu


" put.. Kamu yo kenapa sih dari tadi senyam senyum wae " tanya Dinda teman satu perusahaan dengan putri.


" gak ada apa apa sih " jawab Putri


" kayanya kamu lagi asmara kan " ucap Dinda


" apaan sih kmu.. " jawab Putri dengan malu malu.


" iya kan ?? Jawab aja.. Masih karo Masinis iku ???" tanya Dinda.


" iya lah hehe " jawab Putri.


" beruntung banget dapet kaya gitu. Malahan aku yo pengen banget dapet kaya abdi negara gitu " ujar Dinda..

__ADS_1


" ya doa aja lah minta sama yang diatas.. " timpal Putri.


" iya juga sih.. " jawab Dinda.


__ADS_2