Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 161 : Gak enak badan


__ADS_3

" serius bang gak enak badan " tanya July yang khawatir melihat keadaan Nashrul seperti orang kedinginan.


" iyah.. Agak pusing kepala sayah.. Sma agak mengigil " jawab Nashrul


. " dibilang juga apa bang.. Mana tadi kehujanan lagi.. " ucap July


" mungkin kecapek an kli saya " jawab Nashrul


" ntar pingsan lagi.. Buat panik aja " ujar July


" hmm " gumam Nashrul yang menyenderkan badannya di kursi


" yaudah saya beliin obat yah " ucap July


" udah jangan " jawab Nashrul


" masih panjang loh bang ini perjalanan nya " ucap July


" iya deh " jawab Nashrul terlihat agak lemas


" udah makan bang ?" tanya July


" belum nih siang mah " jawab Nashrul


" owh iya tadi kan abang sibuk sama PPKA yak.. yaudah saya ambilin makanan belakang yah " ucap July


" iya.. " jawab Nashrul


" yaudah tunggu bentar ya bang.. " ujar July sambil beranjak pergi dari ruangan itu


...----------------...


" loh kok turun pak ?? " tanya petugas PPKA stasiun itu


" ini mau ke ruang kantin sebentar " jawab July


" owh " ucap petugas itu


" masi lama berangkat ya pak ??" tanya July


" iya pak 20 menitan " jawab petugas itu


" owh siap pak " ucap July


" iya " jawab petugas itu sambil tersenyum...


July pun bergegas menuju ruang kantin yang ada di dalam gerbong kereta..


" eh ada air.. " tanya July kepada petugas kantin


" ada pak " jawab petugas kantin sambil memberikan sebotol air mineral.

__ADS_1


" eh sekalian ada kotak p3k gk disini ??" tanya July


" ada kayanya pak sebentar " jawab pramugara itu


" iya " ucap July


" eh kang July.. Ngapain " tanya Rauff yang datang dari belakang July


" ini beli air.. " jawab July


" owh.. " jawab Rauff


" bang Nashrul tiba-tiba gak enak badan " ucap July


" lah. Gimana ??" tanya Rauff agak khawatir


" iya katanya kepala nya pusing.. Kyaknya meriang deh dia " jawab Rauff


" Astagfirullah kok bisa.." tanya Rauff keheranan.


" mana saya tau.. Mungkin karena kehujanan kli " jawab July


" dia bukanya punya darah rendah ya ?? Apa jangan jangan kumat " tanya Rauff


" saya takut nya tuh tiba-tiba pingsan aja.. Kan repot " jawab July


" iya " ucap Rauff


Yaudah saya kesana ya " ujar Rauff sambil keluar dari gerbong itu


" iya " jawab July


" nih A.. Maaf lama.. Dicari dulu tadi " ucap pramugara itu sambil membawa kotak P3K


" gak papa kok mas hehe " jawab July


" sekalian dong nasi kotak nya " ucap July


" iya pak siap.." jawab pramugara itu.


...----------------...


Rauff pun naik ke kabin Masinis di kereta itu.. Saat di luar Rauff mendengar keheningan.. Walau terdengar suara mesin saja.. Dia pun mengetuk pintu tapi tak ada jawaban.


" kang Nashrul " ucap Rauff dari arah luar


Tong tong..


Pintu lokomotif itu pun diketuk.


" pintunya gak di kunci.. " ucap Rauff sambil membuka pintu ruangan itu

__ADS_1


" Assalamualaikum kang.. " ucap Rauff sambil memasuki kabin itu


" Astagfirullah !! " ucap Rauff terkejut melihat Nashrul sudah lemas dalam posisi duduk nya


" kang.. Kang.. Kang Nashrul " dengan panik Rauff pun membangun kan Nashrul yang matanya terpejam


" hmm " jawab Nashrul


"Akang teh gak papa ?? " tanya Rauff


" gak papa hehe.. Cuma pusing aja kepala saya.. " jawab Nashrul sambil tersenyum tipis


" ya Allah.. Kok bisa kang.. Agak demam kyanya nih " ucap Rauff khawatir


" gak tau.. Tiba tiba sih " jawab Nashrul


" yaudah akang istirahat aja di ruang istirahat petugas yg ada di belakang.. Biar saya yang cari pengganti " ucap Rauff


" udah jangan A.. Repot repot bae " jawab Nashrul


" daripada ada apa apa di jalan nanti " ucap Rauff


" hmm.. " gumam Nashrul


" inget bang nyawa orang kita bawa lho ini.. " timpal July yang tiba-tiba masuk keruangan itu


" iya.. " jawab Nashrul.


" tolong pak minta mundur in dikit perjalanan nya bisa gak ?? Biar makan sma minum obat dulu dia.. "


" yaudah ntar saya bilang ke PPKA dulu deh.. "


" abang masih kuat kan ??" tanya July


" insya Allah kuat " jawab Nashrul


" klo ada apa apa bilang ya bang.. " ucap July


" iya bilang.. Klo gak enak berenti aja.. " timpal Rauff


" iya.. " jawab Nashrul


" walau saya yang pandu perjalanan ini tapi saya agak khawatir kondisi akang kan.. Akang yg bawa.. Takut apa apa " ucap Rauff


" insya Allah enggak.. Bismillah aja " jawab Nashrul sambil tersenyum


" semoga selamat sampai tujuan " ucap Rauff


" Aamiin " jawab mereka berdua


" yaudah kang istirahat 5 menit aja yah " ucap Rauff sambil berjalan ke arah luar

__ADS_1


" iya " jawab Nashrul.


__ADS_2