
Malam pun tiba.. Udara sejuk mulai menyelimuti kota Bandung.. Gerimis rintik rintik turun. Membasahi pepohonan dan jalan jalan di kota Bandung...setelah sholat isya Nashrul pun bersantai diruang tamu sambil menonton televisi.
" hujan hujan gini enaknya makan apa ya..? " ( gumam Nashrul dalam hati )
" masak mie instan ah.. Enak kali yak. Hehehe " ( ujar Nashrul sambil tersenyum )
Nashrul pun pergi ke dapur untuk memasak mie instan..
" eh iya.. Gw kan janji kerumah putri malam ini.. " ( ucap Nashrul sambil memandang jendela dapur nya )
" hujan lagi ya.. Jadi gak.. Ya.. Klo gk jadi kasian putri menunggu.. " ( gumam Nashrul dalam hati )
" berangkat aja lah.. Gk papa cuma gerimis aja kok.. " ( ucap Nashrul sambil menuang mie nya kedalam mangkok )
Setelah menghabiskan mie instan nya, Nashrul pun bersiap siap untuk berangkat ke rumah putri.. Memakai kemeja dan jaket nya..
" sip.. Udah ganteng nih.. " ( ucap Nashrul sambil menyisir rambut nya di cermin )
" udah lah berangkat keburu besar hujan nya " ( ucap Nashrul )
" eh bawa jas hujan gak ya??.. " ( tanya Nashrul dalam hati )
" bawa aja lah... Takut hujan nya deras " ( ucap Nashrul sambil mengambil jas hujan nya )
" dah sip.. Berangkat.. " ( ujar Nashrul mengunci pintu kamar nya )
Dia pun berjalan ke lantai bawah, menuju parkiran kost.. Setelah sampai disana dia pun menaiki motor nya dan memakai helm nya, dan langsung berangkat ke rumah putri. Saat mau keluar dari kost Nashrul pun disapa oleh satpam kost..
" Kemana kang malam malam?? " ( ucap satpam kost sambil membukakan gerbang )
" owh mau keluar sebentar pak.. Hehe " ( ucap Nashrul )
" owh. Iya iya... Hati hati di jalan ya kang.. Lagi hujan.. Licin jalanan nya.. " ( ujar satpam itu sembari tersenyum )
" iya, Makasih.. Mari pak .. " (ucap Nashrul melanjutkan perjalanan nya )
" iya.. " ( jawab satpam itu )
Nashrul pun berangkat ke rumah putri. Ditemani hujan rintik rintik dan sejuk nya udara malam itu..diperjalanan Nashrul pun bergumam.
" masa ke rumah Putri gak bawa apa apa..? " ( gumam Nashrul dalam hati )
" hmmm.. Bawain martabak aja kali ya.. Gak enak klo main gk bawa apa apa.. " ( ucap Nashrul ).
" cari tukang martabak dulu deh. Dimana ya.. "( ucap Nashrul )
" nah itu dia... " ( ucap Nashrul saat melihat pedagang martabak di pinggir jalan. )
Dia pun memesan martabak tersebut.. Gak beberapa lama pesanan nya pun selesai dan Nashrul pun memberikan uangnya..
" Makasih pak.. " ( ucap Nashrul sambil memberikan uang )
" sama sama kang.. " ( jawab pedagang martabak itu sambil tersenyum )
Setelah membeli Martabak Nashrul pun melanjutkan perjalanan ke rumah putri..
Sedangkan di rumah Putri pun menunggu kedatangan Nashrul..
" Kemana ya tuh anak.. Mana hujan Lagi dateng gak ya dia.. " ( tanya putri agak kebingungan )
" klo gak dateng mah dia nelpon.. " ( ucap putri )
" nungguin siapa neng?? " ( tanya sang ibu )
" eh... Ibu. Nunggu temen katanya mau main dia. " ( ucap putri sembari tersenyum )
" temen kamu yang Masinis itu..?? " ( tanya sang ibu )
" iya bu... " ( jawab putri )
" gak dateng kali neng.. Hujannya aja belum berhenti masih gerimis " ( ucap sang ibu )
" gak tau bu.. Klo gak dateng biasanya dia nelpon aku.. Ini mah enggak " ( jawab putri )
" owh.. Yaudah tunggu aja neng .. Ibu mau buatin bapak mu kopi " ( ujar sang ibu )
" iya.. " ( jawab putri )
Gak beberapa lama putri pun melihat Nashrul yg sudah di depan gerbang rumah nya.. Putri pun langsung menyuruh nya masuk..
" eh mass.. " ( ucap putri membuka gerbang rumahnya )
" iya.. Hehe " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" baru sampai.. " ( ucap putri )
" iya.. " ( jawab Nashrul )
" kirain hujan hujan kaya gini gak dateng "( ujar Putri )
" dateng lah.. Mass kan mau nepatin janji.. Ketemu calon mertua. Hahahaha " ( jawab Nashrul sambil tertawa )
" ish mas mah bisa aja.. " ( ucap putri agak cemberut malu )
" masuk dulu mass. Ntar basah.. " ( ucap putri mendorong gerbang nya dan mempersilahkan Nashrul dan motor nya masuk ke garasi depan rumah Putri )
" emang udah basah dari tadi neng.. " ( jawab Nashrul )
" fyuh sampai juga.. Hehe.. " ( ucap Nashrul melepas helm nya )
" capek gak mass.. " ( tanya putri sembari tersenyum )
" capek si enggak neng tapi basah. Hahahaha " ( jawab Nashrul )
" nih makanan buat kamu.. " ( ucap Nashrul memberikan martabak yang dibeli nya tadi )
" asik.. Martabak kesukaan aku .. " ( ucap putri mengambil makanan yg diberikan Nashrul )
" tau aja mass ini makanan kesukaan aku " ( ujar putri senang )
" ya...Hehe tau lah.. " ( jawab Nashrul agak ragu )
" udah masuk dulu mass " ( ucap putri mengajak Nashrul masuk kerumah nya )
" mau minum apa mass?? " ( tanya putri )
" udah put gak usah repot repot.. " ( jawab Nashrul agak malu )
" bentar ya aku buatin " ( ucap putri )
" hadeuh.. " ( jawab Nashrul )
Putri pun masuk kerumah nya untuk menaruh makanan yang diberikan Nashrul dan membuatkan minuman..
" pak.. Bu.. Tuh mass Nashrul dateng.. " ( ucap putri kepada orang tua nya yang duduk diruang tamu )
" udah dateng nak. Suruh masuk atuh " ( jawab bapak )
" iya.. Aku naruh ini dulu.. " ( ucap putri berjalan ke arah dapur )
Tiba-tiba ayahnya nya putri keluar rumahnya dan menyapa Nashrul..
" eh kang.. Masuk atuh.. " ( sapa ayah putri mengajak Nashrul masuk ke rumahnya )
__ADS_1
" eh iya makasih pak.. " ( ucap Nashrul sambil tersenyum malu )
" silahkan duduk kang.. Rumahnya agak berantakan ini .. hahahaha " ( ucap ayahnya Putri mempersilahkan Nashrul duduk di sofa tamu )
" gak papa pak. Iya Makasih Hehehe " ( ucap Nashrul agak malu, duduk di sofa tamu )
" dari mana kang?? " ( tanya ayah nya putri )
" dari kost an pak " ( jawab Nashrul )
" owh ngekost disini?? " ( ucap ayahnya Putri )
" iya pak.. " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" gimana.. Penumpang ramai kang?? " ( tanya ayah nya Putri )
" Alhamdulillah hari kerja ramai terus pak.. " ( jawab Nashrul )
" kata putri kamu Masinis di stasiun B ya.. " ( ucap ayahnya putri )
" iya pak.. " ( jawab Nashrul )
"owh iya.. saya lupa nanya nama kamu. " ( tanya ayahnya putri )
" eh iya pak.. Belum kenalin diri.. Saya bernama Muhammad Nashrullah pak.. Panggil aja Nashrul pak " ( ucap Nashrul memperkenalkan dirinya )
" iya iya.. " ( jawab ayahnya putri )
Sedangkan di dapur, Putri mengobrol dengan ibunya sambil membuat kan minuman untuk Nashrul..
" kang Nashrul gak di bikinin kopi aja neng "( tanya ibu )
" kopi kurang suka dia bu " ( jawab Putri )
" owh.. Sukanya teh.. Iya iya. Hahaha " ( ujar ibu sambil tertawa )
" jadi bapak gak usah dibuatin minuman bu?? " ( tanya putri )
" gak perlu kan dia udah dibuatin kopi sama ibu" ( ucap sang ibu )
" owh.. " ( jawab Putri )
Putri pun membawa minuman ke ruang tamu dan memberikannya kepada Nashrul..
" silakan diminum mass " (. Ucap putri sambil tersenyum dan sambil menaruh segelas teh di meja depan Nashrul )
" eh iya makasih " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
Dia pun kembali ke dapur untuk menaruh nampan..
" silahkan diminum kang Nashrul ya.... " ( ucap ayahnya Putri )
" eh iya.. Hehe " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" hujan hujan gini enaknya minum yang anget anget.. " ( ujar ayahnya putri )
" iya pak.. " ( jawab Nashrul )
" silahkan kue nya di makan.. " ( ujar ayahnya putri )
" iya pak..." ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" Aslinya akang orang mana..??" ( tanya ayahnya putri )
" orang Bekasi pak.. Dapet Dinas di Bandung.. Jadi tinggal disini deh " ( jawab Nashrul )
" owh.. Iya.." ( ucap ayah nya putri )
" udah lama jadi Masinis kang?. " ( tanya ayahnya putri )
" iya.. Iya.. " ( ucap ayahnya putri )
Tiba-tiba ibunya putri dan Putri menghampiri dan duduk di ruang tamu..
" diminum atuh kang teh nya.. " ( ujar Ibunya putri )
" eh iya bu.. Hehe " ( jawab Nashrul meminum teh yang disediakan putri )
" kamu yang menjenguk putri waktu dirumah sakit ya..? "( tanya ibunya putri )
" iya bu.. " ( jawab Nashrul )
" pantes banget.. Kasep.. Hahahaha " ( ujar ibunya putri sambil tertawa )
" ibu bisa aja.. " ( jawab Nashrul )
" kamu yang pernah nganterin putri pulang ya? "
( tanya sang ibu )
" iya bu.. " ( jawab Nashrul )
" pantes Putri deket sama kamu.. Orang nya baik.." ( ucap ibunya putri )
" gak juga bu.. Hehehe " ( jawab Nashrul sambil tertawa kecil )
" disini tinggal dimana kang.. " ( tanya ibu nya putri )
" dikost an sana bu.. " ( jawab Nashrul )
" owh.. Sendirian?? " ( ujar ibunya putri )
" iya bu.. " ( ucap Nashrul sambil tersenyum )
" dia tuh anak perantauan disini bu, aslinya orang Bekasi " ( ucap ayahnya putri ke ibu putri )
" owh.. " ( jawab ibunya putri )
" masih sendiri nih kang..? " ( tanya sang ibu sambil mengasih kode rahasia )
Ibu putri pun mengasih kode kepada Nashrul. Dan Nashrul pun paham dengan kode itu..
" iya bu.. Masih single. Temen udah pada nikah semua.. Hehehe " ( jawab Nashrul )
" owh.. Hehehe.. Masih betah sendiri ya nak?. "( ujar sang ibu )
" sebenarnya gak enak si bu sendiri. Hehehehe" ( jawab Nashrul sambil tertawa )
" mau cepet cepet nikah ya klo ada.. " ( ucap ibunya putri )
" ya itu sih. Insya Allah bu.. Klo pas di saya. Saya juga suka, dia juga suka... Insya Allah saya ajak serius bu " ( jawab Nashrul )
Putri pun agak menahan rasa malu saat mendengar ucapan Nashrul. Pipi nya mulai memerah. Rasa senang bercampur malu menguasai dirinya..
" emang umurnya berapa kang " ( tanya ayah nya putri )
" 24 tahun pak. " ( ucap Nashrul )
" bapak diumur segitu udah nikah sama ibunya putri tapi belum punya anak " ( ujar ayah nya putri )
" owh.. Gitu hehehe " ( jawab Nashrul agak malu malu )
" percis sama kaya kamu perantauan.. Bapak kampunya Ciamis.. Klo main ke rumah. Biasa pacaran sama ibunya putri.. Kadang dimarahi nenek nya putri. " ( ucap ayahnya putri )
__ADS_1
" iya.. Hehehe " ( jawab Nashrul )
" wah bapak mah langsung ngajak serius.. Pacaran setahun.. Langsung nikah " ( ujar sang ayah dengan nada agak bangga )
" wih.. Cepet banget pak.. Keren.. Hahahaha " ( ucap Nashrul sambil mengacungkan jempol nya )
" iya " ( jawab ayahnya putri )
" kamu akrab sama anak saya udah lama? "( tanya ayah nya putri )
" baru kok pak.. Blm lama banget " ( jawab Nashrul )
" owh.. "
" kemarin bapak kirain kamu pacar nya putri?? " ( ujar ayahnya putri )
" enggak kok pak.. Cuma temen.. " ( jawab Nashrul agak takut )
" klo main ajakin jalan jalan Putri kang diakan suka banget jalan jalan " ( ujar ayahnya putri sambil tersenyum )
" iya pak?? " ( tanya Nashrul tidak percaya )
" iya.. " ( jawab ayahny putri sambil tersenyum )
" pantes kemarin dia mau ke Malang .. Katanya yg nganterin saya.. Pakai kereta hahahaha " ( ujar Nashrul sambil tertawa )
" owh gitu.. Hahahaha " ( jawab ayahnya putri sambil tertawa )
" saya aja klo dinas ke luar kota .. Ya gitu pak lama.. Sekalian dinas juga disana.. Tapi yah jarang jarang si ditugaskan sma pihak perkereta apiannya " ( ucap Nashrul sambil tersenyum )
" owh.. "
" kemarin ditinggal kamu putri kya merasa kesepian lho kang??" ( ucap ibunya putri )
" masa bu ?? ' ( tanya Nashrul dengan nada tidak percaya )
" iya " ( jawab sang ibu sambil tersenyum )
" waktu itu saya lupa kasih kabar ke putri bu. Hehehe " ( ucap Nashrul tertawa pelan )
" pantes.. " ( jawab ibunya putri )
Mereka berempat pun mengobrol di ruang tamu.. Tak terasa waktu pun sudah larut malam.. Nashrul pun berpamitan untuk pulang..
" wah udah setengah sepuluh nih.. " ( ucap Nashrul melihat jam tangan nya )
" udah bu pak.. Makasih.. Saya mau pamit pulang dulu.. " ( ucap Nashrul berdiri dari tempat duduk nya )
" eh kok main nya bentar banget sih kang? " ( jawab ibunya putri ikut berdiri )
" iya bu besok dinas.. " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" owh iya.. Ya.. " ( jawab ibunya putri )
Nashrul pun berpamitan Kepada ayah dan ibunya Putri.. bersalaman dan mencium tangan ibu dan bapak putri..
" udah bu.. Ah pamitan dulu " ( ucap Nashrul sambil mencium tangan ibu dan ayah nya putri )
" iya " ( jawab mereka berdua )
" maaf bu gak bisa ngasih apa apa " ( ujar Nashrul malu )
" udah gak usah repot repot kang.. Udah silaturahmi kesini aja udah bagus " ( ucap ibunya putri )
" iya bu.. Hehe " ( jawab Nashrul )
" cantik mass pulang dulu yak. " ( ucap Nashrul sambil meledek )
" iya mass " ( jawab putri sambil tersenyum malu )
" hati hati dijalan kang.. " ( ujar bapaknya putri )
" iya pak.. " ( jawab Nashrul )
Akhirnya Nashrul pun keluar dari rumahnya putri. Ayah ibu putri mengantarkan sampai teras rumah..
" udah bu pak.. Ya.. " ( ujar Nashrul berpamitan kepada orang tua putri )
" iya " ( jawab mereka berdua )
" hati hati dijalan ya mass licin habis hujan " ( ucap putri yg menghampiri Nashrul yg sedang memakai jaket dan helm nya )
" iya neng.. " ( jawab Nashrul sambil tersenyum )
" makasih martabak nya ya mass " ( ucap putri tersenyum senang )
" iya " ( jawab Nashrul )
" besok malam mass ajakin makan bakso mau Gak??" ( tanya Nashrul )
" mau atuh mass hehehe " ( jawab putri senang )
" yaudah.. Insya Allah besok malam ya mass tunggu.. Inget minta izin sama orang tua kamu " ( ucap Nashrul )
" iya mass " ( jawab putri sambil tersenyum )
Ayah dan ibu putri melihat keakraban Anaknya kepada Nashrul pun tersenyum..
" anak kita udah besar ya bu .." ( ucap ayahnya putri )
" iya pak.. Harusnya dia udah punya calon suami " ( jawab ibunya putri )
" iya.. Hehehe " ( jawab ayahnya putri )
" kayaknya kang Nashrul tuh orang nya baik ya bu " ( ucap ayahnya putri )
" iya pak. Ibu berharap mah punya Menantu kaya dia.. Udah baik Masinis lagi " ( jawab ibunya putri )
" iya bu .. Semoga aja, mungkin jodoh ya bu " ( ujar sang ayah )
" Aamiin. Hahahaha " ( jawab sang ibu )
" mungkin ada saatnya nanti bu.. Anak kita dilamar oleh dia.. Hehehe " ( ucap sang ayah sambil tersenyum )
" iya.. Aamiin doakan yg terbaik buat anak kita pak.. Semoga Allah mempertemukan jodoh nya " ( jawab sang ibu )
" Aamiin bu " ( ujar sang ayah )
" dikit lagi dia lulus pak " ( ucap sang ibu )
" iya ya bu ya. Dikit lagi gelar Sarjana anak kita "( jawab sang ayah sambil tersenyum senang )
" iya pak.. " ( ucap sang ibu. )
" dah ya bu Assalamu’alaikum " ( ucap Nashrul sambil memundurkan motor nya )
" wa'alaikumsalam.. " ( jawab mereka berdua )
" hati hati mass " ( ujar putri )
" iya.. Dah ya " ( ucap Nashrul sambil mulai melajukan motor nya )
" ya " ( jawab putri )
__ADS_1
Dah ya sampai sini dulu. Dukung terus ya biar author rajin upload kisah baru.. Gak kerasa ya ini udah chapter 50.. Keren.. Makasih buat readers semua atas dukungan nya .. Dadah
_Nashrullah #