Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 101


__ADS_3

" misi mbak" tanya Ehsan kepada petugas administrasi rumah sakit.


" iya pak ada apa ya " tanya petugas itu dengan ramah.


" apakah rumah sakit ini menerima korban kecelakaan " ucap Ehsan


" iya pak tadi barusan saja.. Korban barusan di bawa ke UGD " jawab petugas tersebut


" owh iya mbak makasih.. " jawab Ehsan.


Mereka bertiga pun berlari menuju ruang UGD..


Scene dibuka di perjalanan pulang.. Putri yang sedang mengendarai motor nya. Tiba tiba handphone nya berbunyi.. Dia pun menepikan motornya..


" ada apa put " tanya Shasya sambil memberhentikan motor nya.


" ini.. Handphone ku bunyi.. " ujar Putri sambil mengambil handphone di saku nya.


" hah kang July?? " ujar Putri


" halo kang " ucap Putri.


" iya put " jawab July.


July pun agak terdiam.. Putri yg keheranan dia pun bertanya kepada July..


" kamu yang sabar ya " ujar July.


" naon?? " tanya putri penasaran.


" pak Nashrul teh kecelakaan neng " ujar July


" innalillahi " jawab putri agak syok.

__ADS_1


" naon put? " tanya shasya penasaran.


" iya kang " jawab Putri


Putri pun menutup telpon nya..


" hahaha sukurin " jawab Putri sambil tertawa.


" apa sih " tanya shasya penasaran.


" si Nashrul kecelakaan " ucap putri .


" Astagfirullah " Ucap shasya kaget.


" iya lah dia mau sma yg lain " ucap Putri sinis.


" gblk.. Calon nya kecelakaan.. Ketawa tawa.. " ucap Shasya geram..


" .. Dah lah gw mau kerumah Sakit " ucap shasya sambil membelokan motor nya. Dia pun berniat untuk ke rumah sakit.


" hih.. Ngapain dia tergila2 " ucap Putri tidak peduli dengan keadaan Nashrul.


...----------------...


" jadi gimana dok? " tanya polisi yang ikut mengantarkan sampai rumah sakit.


" pembuluh darah yang dihidung nya pecah.. Sama tulang kakinya geser dan patah juga.. Dan saya takutkan korban akan lumpuh dan saya usahakan akan melakukan operasi " ucap dokter tersebut.


" Astagfirullah pak.. " tiba tiba July datang. Dia pun syok mendengar penjelasan dari dokter


" ya Allah.. " ujar Rauff.


Tiba-tiba kaki July tak kuat berdiri.. Dia pun akhirnya terduduk dan menangis.. Dia pun tak tega

__ADS_1


" sabar pak. Udah " ucap Ehsan menenangkan July yg histeris tersebut.


Tiba-tiba Rauff pun pingsan..di samping Bima..


" eh eh.. Pak Astagfirullah.. " ucap Bima panik


" Astagfirullah.. " ucap salah satu warga.


" eh pak.. " ujar polisi tersebut mulai panik.


" pak " ujar salah satu orang yg ikut mengantarkan Nashrul ke rumah sakit.


" tolongin.. " ucap bima.


" bawa ke ruang sebelah aja pak " ucap dokter tersebut.


" iya pak. " jawab polisi tersebut.


Beberapa orang di ruangan itu mengangkat Rauff yang pingsan tersebut.. Dia pun dibawa keluar dari ruang IGD.


July yg masih terduduk Di lantai pun mencoba untuk berdiri. Dan menghampiri Nashrul yg terbaring lemas di ruangan itu. Dia pun menatap wajah Nashrul, matanya masih terpejam. Seragam masih terpakai oleh nya.. Dia pun mengusap dasi dan atribut Nashrul yg kotor terkena debu di jalan.. Sambil menangis..


" ya Allah bang.. Yang kuat ya.. " ucap July sambil menangis mengelap dasi Nashrul


" ya Allah.. " ucap Ehsan mengusap air mata nya.


" bang.. Klo kau masih bisa selamat.. Bangun.. " ucap July agak histeris.


" iya lah pak.. Bangun dong " ujar Ehsan sambil memegang tangan Nashrul yg tertempel impusan.


" tau kan pak dia klo pingsan gak sadar cepet. " ucap July sambil menangis..


" iya.. " jawab Ehsan sambil mengusap air mata nya.

__ADS_1


__ADS_2