Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 24 : Bercanda bersama..


__ADS_3

Ketika waktu sedang romantis, untuk mereka berdua Tiba-tiba..


Brakkk !!!


Pintu pun ditendang oleh shasya..


" hayo ngapain kalian??" ( ucap shasya )


" lah ngapain.. Org temenin mas Nashrul kok lagi makan tadi" ( ucap putri )


" lagian kamu klo dateng sya.. Tuh salam.. Ketuk pintu., ini mah malah dobrak aje tuh pintu, untung gak copot pintunya" ( ucap Nashrul)


" kamu diajarin agama gak sih.. Buat malu aja" ( ucap putri kesal)


" hayo kalian lagi pacaran ya berduaan.. Apa kata penghuni kost tentang kalian " ( ucap shasya )


" katanya ya mass.. Klo orang berduaan yang ketiga nya itu setan " ( ucap putri kepada Nashrul dengan nada agak pelan )


" emang bener setan neng. Hehehe " ( jawab Nashrul sambil tertawa kecil )


" lah berarti gw setan dong..? " ( ucap shasya kesal )


" mungkin.. Hahahaha" ( ucap putri sembari tertawa )


" gw lempar sapu lu put" ( ucap shasya sambil mengambil sapu yang di dekat pintu )


" eh ngapain berantem disini" ( ucap Nashrul menenangkan )


" klo berantem tuh dibawah.. Di depan kost luas kan.. Sok atuh mau berantem mah" ( ucap Nashrul )


" atuh lagian mass putrinya tuh.." ( ucap shasya yg menahan emosi nya )


" haha.. Udeh gak papa, biarin aja " ( ucap Nashrul menenangkan shasya )


" sya kamu klo mau minum, atau laper bikin sendiri didapur ya. Mass gak bisa bikinin " ( ucap Nashrul )


" iya mass, boleh masak mie gk? " ( tanya shasya )


" bo..."( ucap Nashrul yg dipotong pembicaraan oleh putri )


" hustt.. kamu teh buat malu aja, kek dirumah gak ada makanan " ( ucap putri memotong pembicaraan Nashrul)


" udah gk pa.." ( ucap Nashrul yg dipotong lagi oleh putri )


" emng nih kudu saya marahin dlu mass baru paham. Buat malu aja" ( ucap putri kesal )


" eh.. Saya kapan ngomong nye ini woi, pas ngomong dipotong, ngomong dipotong. Lah" ( ucap Nashrul agk jengkel lihat tingkah mereka berdua )


pagi itu july sudah sampai di stasiun, Kondektur itu pun menyapanya, dengan senyuman hangat..


" pagi kang" (ucap kondektur tersebut)


" pagi " ( ucap july )


" lah biasanya sama kang Nashrul, kemana dia kang?? " ( tanya kondektur kereta itu )


" dia sakit kang.. Sampai pingsan " ( ucap july )


"Astagfirullah.. Pingsan dimana kang?? ( tanya kondektur itu kaget )


" yah di kost annya pas pulang kerja " ( ucap july )


" sekarang gak papa kan?? " ( tanya kondektur yg agak menghawatirkan keadaan Nashrul)


" Alhamdulillah, udh agak mendingan si " ( ucap july )


" Alhamdulillah.. syukur deh " ( ucap kondektur itu agak tenang )


" pantas saja semalem saya lihat dri jauh yg pamitan sama kamu, muka nya pucet banget, kya sakit.. " ( ujar kondektur itu )


" iya kang.. Saya jam stengah 11 malam ditelpone sama rizki temen saya.. Tinggal di samping kost nya nashrul, saya langsung bergegas kesana.. " ( ujar july )


" owh.. " ( jawab kondektur tersebut )


" untung ketahuan ya kang.. " ( ucap kondektur tersebut)


" ketahuan ama cwe nya pas dia nganterin makanan.. Tau tau dia lihat kang Nashrul udah geletak di depan pintu kamar nya, itu kata penghuni kost pada ngobrol disitu " ( ucap july menjelaskan kronologi kejadian)


" cwe nya orang mana kang??." ( tanya kondektur tersebut )


" orang sini asli... Bandung.. " ( ucap july )


" kenal gak kang sama putri..??" ( tanya july)


" anak nya bapak salim di perumahan sana? " ( tanya kondektur itu )


" iya kang. " ( jawab july mengangguk )


" beuh... dia teh geulis pisan. Hahaha.. Boleh tuh saya ambil. Hehehe" (ucap kondektur itu tertawa iseng )


" sok atuh klo bisa mah.." ( ucap july )

__ADS_1


" haha.. Ntar saya mau jenguk kang Nashrul.. Pulang dinas ntar.." ( ucap kondektur )


" iya, malah saya disuruh untuk nemenin kang Nashrul, kesian gak ada keluarga nya disini " ( ujar july )


" perantauan ya dia?" ( tanya kondektur itu )


" iya kang " ( jawab july )


" owh yaudah ntar saya ajakin petugas lain untuk menjenguk kang Nashrul " ( ucap kondektur itu )


" iya.. Eh kang masinis nya siapa ntar buat gantiin kang Nashrul?? " ( tanya july ke kondektur itu )


" udah kamu kasih dulu ke pihak atasan, surat izinnya ntar gek dicariin" ( ucap kondektur itu )


" owh yaudah.. " ( ucap july )


Setelah memberikan surat izin ke pihak atasan. July diberi tau untuk dinas bersama pak Ehsan ...


" siapa kang pengganti nya?? " ( tanya kondektur itu)


" pak Ehsan kang " ( ucap july )


" hah.. Hati hati lho kang.. Diakan orang nya kurang ramah, klo salah dikit bisa kena marah " ( ucap kondektur tersebut )


" masa ia kang?? " ( ujar july tak percaya )


" jangan tanya kang . Makanya klo ada yg gak masuk salah satu Masinis, pada minta sama kang Nashrul untuk nemenin perjalanan " ( ucap kondektur itu )


" makanya suka jarang aja, yg lain mau sama dia.. Kadang dia bawa kereta cuma hanya asisten kepercayaan nya aja , asisten nya sombong banget, kata petugas yg lain saya denger ya " ( ujar kondektur itu menambah kan )


" eh.. Iya kang? Baru tau saya " ( ucap july seakan tidak percaya )


" dlu mah pas baru diresmikan. Yah gak ada masalah.. Semenjak sifat nya berubah. Jadi agak sepi yg mau sama dia " ( ucap kondektur itu )


" makanya nama kang Nashrul agak terkenal di stasiun ini " ( ucap kondektur itu)


" owh.. " ( ujar july)


" pokoknya akang, saya saranin jangan buat masalah deh.. " ( ucap kondektur itu )


" iya.. Hehehe " ( jawab july )


Gak beberapa lama pak ehsan pun datang, menghampiri july dan kondektur..


" tuh pak ehsan" ( ucap kondektur itu seraya memandangnya dari kejauhan )


" owh itu orang nya, gak seberapa serem si.." ( ucap july agak tenang )


" ye emang keliatan gak serem, tapi klo marah beuh.." ( ujar kondektur itu )


" serem juga ya sifat nya " ( ucap july )


Tiba-tiba entah dari mana pak ehsan datang dan mengejutkan mereka berdua..


" udah bisa berangkat sekarang " ( tanya ehsan dengan tegas )


" Astagfirullah " ( ucap mereka berdua )


" eh bisa kang.. Hehehe.. " ( ucap kondektur itu agak panik )


" yaudah kamu masuk buru " ujar ehsan menyuruh july masuk )


" eh iya pak.. " ( ucap july langsung bergegas menaiki kereta).


Kereta tersebut mulai beroperasi. Dan meninggalkan stasiun tersebut.


" emang pak Nashrul kemana??" ( tanya ehsan dengan tegas )


" eh.. Lagi sakit pak " ( jawab july agak gemetaran )


" owh kamu ini jadi asisten pribadi nya? " ( ucap ehsan )


" iya.. Pak.. " ( jawab july )


Di sepanjang perjalanan tak ada pembicaraan dan terasa hening .. Kadang mereka cuma bicara untuk semboyan atau hanya simbol yg terpasang di rel kereta api.


Akhirnya kereta pun berhenti di salah satu stasiun.. Kondektur yg tadi pun menyapa nya kembali.


" eh kang gimana perjalanan pertama nya? " ( ucap kondektur itu )


" dingin banget sumpah , gak ngobrol , klo sama kang Nashrul mah ya.. Ngobrol kadang smpe tertawa.. Ini mah gak, ngomong cuma simbol yang di rel kereta aja " ( ujar july )


" emang.. Banyak yang ngeluh kek gitu.. Pada Merasa bosan sama pak ehsan " ( jawab kondektur itu )


" udah yuk kang.. Nyari kopi kita " ( ucap july mengajak kondektur itu minum kopi )


" yuk dah.. Gass " ( ucap kondektur itu )..


Tak terasa waktu yang agak membosankan telah selesai.. Malam pun tiba.. Udara dingin mulai menyelimuti kota bandung, jangkrik bernyanyi di semak semak terdengar jelas ..selesai juga waktu mereka dinas. Para petugas mulai pulang kerumah masing masing.


" alhamdulillah.. Hari yang membosankan telah usai.. " ( ucap july menghela nafasnya )

__ADS_1


" kang.. " ( kondektur itu memanggil nya dari belakang)


" eh.." ( ucap july sambil menengok ke arah suara itu )


" kata nya mau menjenguk kang Nashrul.. Hayuk atuh" ( ucap kontektur itu )


" eh iya kang" ( ujar july )


" lah.. Kok cuma bertempat aja?" ( ucap july )


" ya diajakin tdi pada gak sempet kang "( jawab kondektur itu )


" owh iya.. Hehehe " ( ucap july sambil memakai helm nya)


" yaudah kita ambil motor dlu ya. Nanti tungguin didepan gerbang stasiun" ( ucap salah satu petugas )


" iya kang " ( ucap july )


Di kost an Nashrul malam itu putri meminta izin untuk memakai dapur nya nashrul untuk memasak makanan..


" mass.. Minjem dapur nya buat masak boleh gak?" ( tanya putri sambil membawa bahan makanan )


" boleh silahkan atuh neng.. Ntar klo udh selesai, rapihin ya" ( jawab Nashrul )


" siap mass " ( ujar putri )


" emang lu mau masak apa??" ( tanya shasya )


" ye sterah gw.. Mau masak apa gek.. Mau bantuin.? " ( ucap putri )


" yaudah gw bantuin ya " ( ucap shasya )


" yaudah.. Ntar kita makan bareng bareng " ( ucap putri )


" siap Maemunah.. Haha " ( ucap shasya sambil tertawa )


Akhir nya makanan yang dimasak putri dan shasya selesai..dan tak lupa membereskan dapur Nashrul, Mereka pun mulai memakan makanan nya bersama Nashrul..


" yang banyak mass makan nya.. " ( ucap putri )


" iya neng.. " ( jawab Nashrul )


" biar cepet sembuh.. Hahahaha" ( ujar shasya sembari tertawa )


" iya cantik" ( ucap Nashrul sambil tersenyum )


" Kalian perhatian banget si sama mass...??, mass merasa punya keluarga disini.. Mas, berterimakasih banget,buat kalian berdua.. Punya temen perhatian banget. Wajib nih mass perjuangin" (ujar Nashrul )


" Jangan perjuangin saya mass. Putri aja noh.. Perjuangin" ( ucap shasya )


" apaan si lu sya..." ( ucap putri malu mendorong shasya )


" hehehe.." ( ujar Nashrul tertawa)


" temen apa doi" ( ucap shasya meledek dan mendorong pelan ke putri )


" hmm... Bisa jadi DOI.." ( ucap Nashrul tersenyum )


" DOI singkatan apa sih mas" ( ucap shasya meledek)


" Dia Orang Istimewa. Hahahaha" ( jawab Nashrul sembari tertawa)


" uda put jangan malu malu.. Terima aja" ( ujar shasya )


" ih .... Kamu mah bisa diem gak?? (ucap putri merengut )


" udah ah jangan merengut.. Nanti manis nya hilang " ( ucap Nashrul mencairkan suasana )


" cie.. Ekhreemm.. Keselek tutup gelas kayaknya nih.. " ( ucap shasya meledek putri )


" Aamiin apa ya Allah.. Keselek beneran" ( ucap putri jengkel )


" ih.. Amit amit lah.. Naudzubillah dah.." ( ucap shasya sambil mengetok ngetok meja tamu..)


Semenjak hadirnya putri dan shasya, Nashrul pun merasa tidak kesepian lagi.. Merasa mereka adalah saudara Nashrul sendiri.. Mereka juga pun akrab dengan Nashrul..


Tiba-tiba terdengar suara motor July dan teman teman nya dari bawah..


" udah beresin makanan nya kek nya ada tamu" ( ucap Nashrul )


" iya mass.. Buru..sya" ( ujar putri sembari membawa piring nya ke dapur )


Mereka pun selesai membereskan makanan mereka.


" udah kalian balik dulu ke kamar yak.. Ntar klo mau kesini lagi gak papa, klo tamunya sudah pulang" ( ucap Nashrul )


" iya mass. Dah ya.. Saya balik dlu. Assalamu’alaikum" ( ucap mereka berdua sambil menutup pintu )


" wa'alaikumsalam" ( jawab Nashrul )


Putri dan shasya segera turun dari tangga yang satunya lagi.. Mereka pun tidak ketahuan oleh july dan teman teman nya..

__ADS_1


Dah dulu ya.. Nanti lanjut lagi.. Dadah


_ Nashrullah #


__ADS_2