
Tak terasa waktu pun berganti menjadi pagi Hari.. Percakapan tadi malam pun telah usai. July pun bersiap siap untuk dinas.. Dia pun berpamitan kepada Nashrul..
" izin dinas dulu ya bang " ucap July sambil menggendong tas nya.
" iya hati hati " jawab Nashrul sambil tersenyum.
" nanti siapa yang nemenin saya? " tanya Nashrul.
" ada kok bang.. Adik saya.. " jawab July.
" owh okay " ucap Nashrul.
tiba tiba adiknya July yang bernama Rei pun datang..
" misi " ucap rei sambil membuka pintu kamar tersebut.
" iya.. Tuh dia panjang umur " ucap July.
" gimana kabarnya adikku. Hehehe" sapa July.
" humm baik.. " jawab Rei..
" dah tau kan tugasmu apa?.. " tanya sang kakak..
" tau.. " jawab Rei sambil mengangguk.
" yess " ucap Jully
" yaudah bang saya tinggal ya.. " ujar July sambil berpamitan kepada Nashrul.
" iya hehehe " jawab Nashrul
" jangan buat ulah.. Awas ko. " ucap July sambil memberikan tatapan tajam ny kepada sang adik.
" iye iye.. " jawab Rei yang merasa tidak peduli..
" emang aku anak kecil " ucap rei dalam hati.
"semangat dinas nya " ujar Nashrul.
" ya bang.. " jawab July..
July pun pergi meninggalkan rumah sakit itu..
Nashrul pun mencoba untuk mengobrol untuk menghilangkan suasana canggung..
__ADS_1
" kamu kerja apa?? " tanya Nashrul.
" hmm saya sih kerja di perusahaan Motor pak " jawab rei.
" wah gede donk gaji nya " ujar Nashrul.
" iya. Hehehe " jawab rei agak terlihat malu.
" kamu kenapa gak ikut kya kakak mu " tanya Nashrul.
" enggak ah.. Gk minat " jawab rei sambil menatap ponsel nya.
" dih.. Kok gitu hahaha " ucap Nashrul keheranan.
" ye lah... " jawab Rei.
" padahal enak.. Lho kerja nya " ucap Nashrul..
" iya sih.. Tpi ntah kenapa gak tertarik gitu hehehe " jawab Rei.
" yaudah.. Gak papa si yang penting halal " ucap Nashrul.
" iya pak.. " jawab Rei sambil tersenyum.
" bapak.. Kerja kya gitu dah berapa tahun.. " tanya rei penasaran.
" hmm tiga tahun lebih kayaknya.. " jawab Nashrul sambil mengingat ingat.
" wah lama juga... " ucap Rei.
" iya.. " jawab Nashrul.
Tiba-tiba Nashrul pun teringat akan wisuda Putri hari ini.. Dia pun berniat untuk memberikan ucapan selamat kepada Putri.
Scene pun berpindah di kampus nya putri.. Terlihat raut wajah bahagia para wisudawan wisudawati.. Karena hari ini merupakan hari kelulusan mereka
" selamat ya nak.. Ibu bangga banget punya anak kaya kamu " ucap sang ibu sambil tersenyum bangga.
" iya bu.. Makasih udah mendidik putri sampai bangku kuliah .. " jawab Putri sambil mencium tangan ibunda.
" iya.." jawab sang ibu.
" makasih ya pak.. Udah bantu biaya putri kuliah dan itu gak murah.. " ucap Putri mulai terharu.
" iya nak.. Bapak ikhlas kok.. Yang penting kamu sukses " jawab sang ayah sambil tersenyum
__ADS_1
" iya pak.. " jawab putri sambil mencium tangan ayahnya.
Tiba-tiba Shasya menghampiri Putri..
" put.. " sapa shasya.
" humm?? " ucap putri sambil menoleh ke arah belakang dan cepat cepat mengusap air mata nya.
" lu nangis kenape? " tanya Shasya.
" enggak.. " jawab Putri..
" pasti takut kita berpisah yak.. " ujar shasya.
" maksudmu?? " tanya putri keheranan.
" iya.. Nanti aku langsung balik ke rumah om ku put yang ada di Sukabumi.. Jadi aku tinggal disana.. " jawab Shasya agak murung..
" yahh.. " ucap Putri semakin sedih.
" aku yakin kok put. Pasti aku datang lagi nanti.. " ujar shasya mencoba menenangkan sahabat dekat nya itu..
Putri pun langsung memeluk shasya dengan erat.. Seakan akan dia tidak mau ditinggal sahabat nya sendiri.. Yang telah menemani sejak masa sekolah SMA.
" cup cup.. Udah jangan nangis.. Malu.. " ucap shasya menenangkan.
" enggak kuat bestihh " jawab Putri mulai menangis sesenggukan di pelukan sahabat nya itu.
" udah.. Nanti aku ikut sedih lho.. " ucap shasya yg mulai terharu.
" hmm gak papa.. " ucap putri sambil menangis.
" selamat atas keberhasilan mu bestie.. " ucap Shasya sambil tersenyum haru .
" iya.. Kamu jugaa... T-Tapi kamu janji balik kesini lagi?. " ucap Putri yg masih menangis.
" insya Allah put.. " jawab Shasya sambil tersenyum menatap wajah putri.
" udah jangan nangis.. Kita kan sahabat selamanya.. Selagi kau punya kontak ku.. Ya kita masih sahabatan " ucap shasya
" iya.. Hehe.. Makasih sudah menemani.. " ujar shasya..
" iya.. Aku juga minta maaf klo ada salah " ucap putri..
" iya put.. Gw juga klo ada salah maafin yak.. " ujar shasya sambil meminta maaf.
__ADS_1