
" jul nanti temenin saya kerumah putri yah.. Kesian dia nunggu dari kemarin gak da kepastian buat serius " ucap Nashrul sambil duduk di ruang lokomotif.
" siapa suruh atuh kerja mulu " ucap July berniat meledek Nashrul
" yeh.. " jawab Nashrul sinis
" yaudah ntar ditemenin " ucap July.
" mentang mentang dah nikah luh.. " jawab Nashrul sinis
" yeelah gitu doang ngambeks " ucap July masih meledek Nashrul
" bicit sia " jawab Nashrul kesal
" yaudah gak jadi nih " ucap July pura pura marah
" eh jangan gitu donk kasep.. " ujar Nashrul panik takut July tak mau membantu nya .
" ih " ucap July pura pura kesal.
" masa ngambek " ucap Nashrul
" iya " jawab July dengan sinis
" najong gw mah.. " ucap Nashrul sambil memalingkan wajahnya ke arah jendela
" iya bang canda.. Hahahaha " ucap July sambil tertawa.
" hahaha.. Dh lah gak mood " jawab Nashrul dengan sinis
" masa gitu aja baper " ucap July sambil menepuk pundak Nashrul
" sape pula yang baper " ujar Nashrul
" iya deh bang saya temenin.. " jawab July
" yaudah makasih yah " ucap Nashrul.
" apa kata orang tua putri yah klo saya hilang gak ada kepastian ini "
...----------------...
" put.. Bener kan yang Masinis itu ngajak kamu serius " tanya sang ibu sambil beres beres dapur
" bener lah bu " jawab Putri.
" tapi kok kamu udah jarang telponan.. Jalan sama dia.. Jangan jangan kamu dah putus ??" tanya sang ibu agak cemas
" enggak lah bu.. Mungkin Dia lagi sibuk " jawab Putri
" hmm. Padahal Ibu nunggu kepastian " ucap sang ibu
" ibu kok nungguin dia suka ya ? " tanya putri sambil meledek sang ibu.
" eh.. Takutnya kamu disakiti sama dia neng.. " jawab sang ibu
__ADS_1
" hmm " putri pun bergumam dan berfikir.
" tapi kamu masih chattingan sama dia ?" tanya sang ibu
" masih bu.. Katanya nanti malam mau kesini dia bu " jawab Putri.
" owh semoga aja dia kali ini beneran serius sama kamu neng.. " ucap ibu sambil berharap
" iya bu " jawab putri..
" dari dulu ibu teh pengen punya kamu punya suami yang baik Menantu yang baik .. Makanya sekalinya ketemu ibu berharap kepada Allah semoga itu jodoh kamu.. " ucap Ibu sambil tersenyum
" iyah bu.. Tapi namanya jodoh walau aku disini dia disana pasti bakal bersatu bu " jawab Putri
" iya... " ucap sang ibu sambil tersenyum
...----------------...
Malam itu hujan mengguyur secara rata di seluruh kota.. Hawa sejuk pun mulai terasa.. Nashrul dan July duduk di bangku depan Stasiun.
" serius malam ini bang.. Hujan hujanan dong berarti kita " ucap July.
" iya.. Tapi nunggu reda lah " jawab Nashrul sambil memainkan ponsel nya.
Nashrul pun menelepon Putri..
" halo put.. Assalamualaikum " ucap Nashrul
" wa'alaikumsalam mass " jawab Putri.
" eh put mungkin mass dateng nya agak malem yah soalnya hujan " ucap Nashrul
" yaudah kamu mau dibeliin apa ?" tanya Nashrul.
" hmm. Gak usah deh mass hehehe.. Dah kenyang " jawab Putri
" owh yaudah.. Hehe " ujar Nashrul
" orang tua mu ada dirumah kan ??" tanya Nashrul
" Ada mass " jawab Putri sambil melihat orang tuanya yang mengobrol di ruang tamu
" owh iya.. Yaudah.. Nanti mass kesana " ucap Nashrul
" iya " jawab Putri sambil mematikan telepon nya
" abis nelfon siapa bang ?" tanya July
" biasa.. Calon istri " jawab Nashrul sambil tersenyum.
" buset dah.. Ngarep banget yak " ujar July
" biarin apa lah hahaha " jawab Nashrul sembari tertawa
" iyah.. Semoga aja lancar bang. " ucap July sambil tersenyum
__ADS_1
" iya Aamiin.. " jawab Nashrul ikut tersenyum.
" hujannya dah berhenti tuh.. Yuk jull " ucap Nashrul sambil beranjak berdiri.
" yuk dah.. " jawab July
Mereka pun keluar dari stasiun itu dan berjalan menuju parkiran.
" seginimah gerimis.. " ucap July
" yah ilokan basah kuyup sampai sana " jawab Nashrul sambil mengelap motor nya yang basah.
" yaudah.. " ucap July.
Dibawah hujan rintik rintik.. Mereka pun berjalan.. Hawa sejuk yang mulai menenangkan fikiran Nashrul.. Akhirnya Nashrul menepikan motor nya dan memutuskan membeli makanan untuk Putri.
" loh kenapa berenti bang ?? " tanya July sambil menepikan motornya.
" udah kamu duluan aja.. Saya beli martabak dulu.. " jawab Nashrul
" iyaudah saya duluan ya " ucap July
" iya hati hati " jawab Nashrul.
July pun pergi kerumah Putri terlebih dahulu.. Meninggalkan Nashrul yang sedang berhenti di pedagang martabak. Sesampainya Dirumah Putri.. Putri pun mengira bahwa itu motor nya Nashrul dia pun berlari dan membuka gerbang rumah nya dan menyuruh nya masuk ..
" mass.. Kehujanan yah " ucap Putri menyambut July sambil tersenyum
" iya neng " jawab July sambil membuka helm nya
" Astagfirullah !! " ucap Putri terkejut
" kenapa neng " tanya July
" ih kang jully !!.. " ucap Putri merasa kesal
" jijik banget anjirr.. " ucap Putri dalam hati..
" eh kang July " sapa ayahnya Putri
" iya pak.. " jawab July ramah samnil bersalaman kepada ayahnya putri
" lah kang Nashrul mana ?? " tanya Ayahnya Putri.
" owh dia belakangan pak " jawab July
" yaudah masuk dulu kang.. Diluar dingin " ucap Ayahnya Putri mengajak July masuk
" iya.. " Jawab July.
" bu buatin minum nih ada tamu " ucap ayahnya Putri
" gak usah repot repot pak " ujar July.
" gak papa kang.. Hayuk kang masuk dulu " ucap ayahnya Putri mengajak July masuk kedalam rumah
__ADS_1
" iya pak.. Permisi. " ucap July yang ikut masuk ke dalam rumah.
" Ih mas Nashrul mana lagi.. lama banget.. " ucap Putri yang tidak sabar menunggu ayang nya datang