Story Love Of Machinist

Story Love Of Machinist
Chapter 22 : Saling berbaur sapa..


__ADS_3

Malam itu.. Setelah membeli obat, july pun langsung ke rumahnya untuk meminta izin kepada istrinya..


" yang... Boleh gak akang nginep di rumah kang Nashrul??, nemenin si sendirian soalnya dia.. Takut kenapa kenapa ntar" ( ucap july sambil merayu istrinya)


" Boleh lah atuh Yang.. Owh My darling... Hehehe. Menemani teman yg sakit gak papa. Tapi dua hari aja ya" ( ujar sang istri manja)


" iya cantik" ( ucap july sambil masuk kedalam rumah nya)


" anak anak teh udah tidur??" ( tanya july )


" udah kang" ( ucap sang istri)


" kang Nashrul teh udah sadar" ( tanya sang istri yang masih khawatir)


" udah yang" ( ucap july)


" syukur lah" ( ucap sang istri tenang)


" kang Nashrul teh belum nikah nya? . Ganteng kek gitu kerjanya mapan, belum nikah juga.. Klo sakit kan repot. Katanya teh dia perantauan disini, orang mah atuh nikah, cari jodoh.." ( ucap sang istri dengan nada menggibah ibu ibu )


" iya . Mungkin blm ada yang cocok kali yang " ( jawab july )


" blm ada yang cocok.. Padahal teh umur segitu udah pas " ( ucap sang istri dengan nada julid)


" iya.. Katanya si udah ada cwe nya.. Mudah mudahan bisa diajak serius sama dia "(ucap july )


" orang mana? " ( tanya sang istri )


" orang sini.. Bandung asli.. Namanya putri" ( jawab july )


" putri anak nya bapak salim. Putri ramdani kan??" ( tanya sang istri penasaran )


" iya neng.." ( ucap july meyakinkan )


" beuh cocok itu yang, anak nya bapak salim yg di perumahan sana." ( ucap sang istri )


" dia teh geulis pisan.." ( ujar sang istri menambahkan )


" emang kamu gak cantik" ( ucap july agak pelan )


" apa kamu bilang? .." ( tanya istrinya kesal sambil memegang sapu yg Di dekat nya )


" enggak istriku kau memang paling cantik.. Hehe" ( ucap july agak takut )


" owh. Hahaha. Maacih atuh yang , kamu teh kasep.." (ucap sang istri senang)


" orang mana si yang? " ( tanya sang istri )


" orang bekasi katanya "( jawab july )


" jauh juga nya " ( ucap sang istri sembari masuk kedalam kamar berbarengan dengan july )


" iya " ( ucap july sambil duduk diatas kasur)


" kesini kamu teh mau bawa baju ganti??" (tanya istrinya yang mulai mengambil baju nya )


" iyadah Yang. bawa Ditaruh di tas aja" ( ucap july sambil membantu memasukan baju nya kedalam tas)


" siap doain biar cepet sembuh.. Ya." ( ujar july)


" Aamiin" ( ucap istrinya)


" sekalian seragam dinas nya masukin.. Jadi besok bisa langsung kerja" (ucap july )


" owh iya (jawab istrinya)


Setelah itu dia pun berpamitan kepada istri nya..


" dah ya.. Cantik.. Assalamualaikum " (ucap july sambil menaiki motornya)


" iya kang.. Wa'alaikumsalam "( jawab istrinya)


" dah ya.. " ( ucap july sambil menjalankan motor nya )


" iya hati hati kang" ( ucap sang istri).

__ADS_1


July pun langsung bergegas ke kost an Nashrul. Akhirnya july pun sampai di kost'an nya nashrul. Dan satpam membukakan gerbang.


" misi kang" ( ucap july menyapa)


" nya atuh kang" ( jawab pak andi)


" itu siapa sih pak ??" ( tanya pak andi kepada bapak kost)


" itu temannya kang Nashrul tadi yang keluar beli obat" ( ucap bapak kost)


" jadi itu yang nemenin kang Nashrul pak??" ( tanya pak andi)


" iya.. Saya suruh untuk tinggal, menemani Nashrul beberapa hari kedepan" ( ucap bapak kost)


" owh" ( jawab pak andi).


Setelah memarkirkan motornya di parkiran kost an. July pun berjalan ke arah tangga.. Dan diapun langsung menaiki anak tangga .


" gimana bang, enak gak makanannya" ( tanya putri)


" enak banget lho..." ( ucap Nashrul sembari tersenyum sambil mengunyah makanan )


" wah.. Banyakin makannya biar cepet sembuh. Ya mass" ( ucap putri)


" iya, dengerin makannya cwe nya tuh mass" ( ucap shasya)


" ishh... Apaan si kamu..." ( ucap putri mendorong shasya)


" emang bener kan lu suka.. Sma mass Nashrul" ( ucap shasya)


" euh.. Kebiasaan mulut mu" ( ucap putri sambil sambil ingin memukul shasya)


" eh malah berantem kau disini" ( ucap Nashrul)


" ini nih mass shasya, bandel " ( ucap putri dengan nada manjanya)


" emang kamu suka kan sama mass.?? " ( tanya Nashrul meledek)


" ish mass mah.." ( ucap putri memukul kaki Nashrul yg terduduk di sofa sambil memakan makanan putri)


"Aduh sakit tau. Kamu mah .." ( ucap Nashrul mengusap kaki yg dipukul putri)


" Assalamu’alaikum" ( ucap july sambil membawa obat)


" Wa'alaikumsalam" ( ucap mereka bersamaan)


" wah menang banyak nih bang " ( ujar july sambil tertawa)


" apa apaan sih akang ini" ( ucap putri dengan nada julid nya)


" hehehe.. Udah makan bang? " ( tanya july)


" udah.." ( ucap Nashrul)


" lah kalian blm pulang?? Udah malem lho.. "( tanya july)


" blm.. Hahahaha" ( ucap shasya sambil tertawa )


" minum obat nya dlu bang.." ( ucap july sambil memberikan obat yg dibawa nya)


" iya, makasih " ( ucap Nashrul sambil mengambil obat yang dari july)


" eh sya.. Ambilin minum mass. Didapur" ( ucap Nashrul menyuruh shasya mengambil segelas air)


" iya mass.." ( ucap shsya sambil beranjak dari tempat duduk nya)


" ntar dulu aja mass.. Baru habis makan kan?" ( tanya putri)


" iya.." ( jawab Nashrul)


" yaudah tunggu brp menit mass . " ( ujar putri)


" iya.. Cantik" ( ucap Nashrul sambil tersenyum )


" nih..Kasep ! Minuman nya.. Sudah di taburin bubuk bubuk cinta lho" ( ucap shasya berjalan membawa minuman Nashrul)

__ADS_1


" buset dah. Pke pelet neng. Hahaha " ( ucap july tertawa )


" hahaha.. Bisa aja lu" ( ucap putri tertawa)


" makasih cantik " ( ujar nashrul sambil mengambil minuman nya sembari tersenyum)


" pelet nya apa mbak..??" ( tanya july mencairkan suasana)


" jaran goyang" ( ucap shasya sambil joget )


Merek bertempat pun tertawa..


" liat aja put. Mas Nashrul akan jatuh cinta kepada ku" ( ucap shasya duduk disamping putri dan berniat meledek putri)


" eh. Lu gak bercanda kan?" ( ucap putri yang masih tertawa)


" ya enggaklah maemunah.. Gw beneran" ( ucap shasya serius)


" masa.." ( ucap putri yg mulai menatap tajam shasya)


" liat aja ntar gek bereaksi.." ( ucap shasya)


Putri pun mulai mempercayai omongan shasya, Wajah putri pun terlihat agak panik..


" kamu kenapa?" ( tanya Nashrul kepada putri)


" eh gak pp ko mass" ( jawab putri yg mulai agak gk tenang)


" tapi bohong. Hahahahaha" ( ucap shasya tertawa)


" ih kamu mah kirain gw beneran" (ucap shasya)


" udah kalian pada pulang sana.. Udah malam" ( ucap Nashrul )


Putri pun mulai mengerjai shasya..


" iya mass.." ( ujar putri langsung beranjak berdiri )


" lah.. Kok kamu yang patuh? ( tanya shasya keheranan)


" soalnya pelet nya kena putri bukan kamu sya " (ucap july tertawa )


" yuk sya balik " ( ucap putri dengan nada datarnya )


" eh iya iya.. " ( ucap shasya agak ketakutan )


" udah put.. Jangan beginian gw iseng nih.." (ucap shasya )


" katanya gak takut." ( ucap putri sembari menatap shasya).


" yaudah mass cepet sembuh ya.. Dadah kasep. Besok aku temenin" ( ucap putri ke Nashrul)


" eh iya geulis.. Malam ya" (ucap Nashrul )


" iya malam juga.." (jawab putri sambil menarik tangan shasya dan menutup pintu nya)


" yuk pulang dah malam" ( ucap putri yg masih mengerjai shasya )


" iya.. " ( ucap shasya gemetaran )


Tangan shasya pun ditarik putri.. Sesampainya di depan pintu kamar shasya.


" tapi bohong. Hahahaha " ( ucap putri tertawa puas mengerjai temannya itu)


" ish.. kamu mah. Bikin gw takut aje " (ucap shasya )


"udah yuk masuk dah malem " ( ucap putri )


" Yuk dah" ( ucap shasya sambil membuka kunci pintu kamarnya )


Dah ya sampai sini dulu , author gantung. Hahahaha.. Semangat para readers semua. Pamit dlu.


Kasep \= ganteng


Geulis \= cantik

__ADS_1


Dadah, salam hangat


_Nashrullah#


__ADS_2